Anda di halaman 1dari 12

LARANGAN PENGGUNAAN

BAHAN KIMIA BERBAHAYA


PADA PRODUK PERIKANAN

DINAS PERTANIAN KOTA SURABAYA


Bidang Perikanan dan Kelautan
JL. Pagesangan II / 56 Surabaya

PENDAHULUAN

Akhir

akhir ini maraknya isu penggunaan bahan kimia berbahaya

seperti formalin, borak, zat pembasmi serangga, dan zat pewarna sintetis untuk
penanganan dan pengolahan hasil perikanan sudah pada tahap memprihatinkan .

Bahan bahan kimia tersebut biasanya digunakan dalam bidang industri,


farmasi, dan kedokteran bukan untuk konsumsi, akan tetapi di bidang perikanan
bahan ini disalahgunakan untuk produk makanan dengan tujuan memperpanjang
daya awet, lebih menarik, lebih enak, dan tekstur lebih baik tanpa mempertimbangkan resiko / dampak yang ditimbulkan pada tubuh bagi yang mengkonsumsi produk
olahan tersebut .

BAHAN KIMIA BERBAHAYA


A. FORMALin

Merupakan cairan tak berwarna dan berbau tajam/ pedas, tergolong carsinogenic,
yaitu senyawa yang dapat menimbulkan tumor / kanker.

1. Fungsi Formalin :
-

Bahan anti septik ( untuk membunuh bakteri )


Bahan pembuatan cermin kaca
Bahan pembuatan Pupuk dalam
Pencegah Korosi
Bahan untuk Insulasi
Bahan Perekat

2. Efek Formalin terhadap Kesehatan :


Bila mengkonsumsi produk perikanan yang mengandung formalin
dapat mengakibatkan :
- Kerusakan susunan syaraf pusat
- Kerusakan hati
- Kerusakan jantung, dan paru
- Kerusakan ginjal dan juga dapat berakibat kanker

3. Ciri ciri visual produk yang mengandung Formalin :


a. Ikan Basah / Segar
- Penampakan luar bersih dan cermelang
- Tekstur Daging padat dan kenyal
- Mata ikan merah dan insang pucat
- Sedikit lendir
- Bau amis ( spesifik ikan ) berkurang dan ada seperti bau kaporit
- Lalat kurang / tidak mau hinggap.

Gambar 1.a

Gambar 1.a

ikan segar
berformalin

ikan segar
tidak berformalin

Gambar 2.a

Cumi=CUMI berformalin

Gambar 2.b

cumi CUMI YANG tidak berformalin

b. Ikan Asin / Kering


- Penampakan luar bersih dan cerah
- Tekstur daging keras dan kenyal
- Bau hampir netral

Gambar 3.a

Gambar 3.b

ikan asin berformalin

ikan asin tidak berformalin

b. borak

Merupakan senyawa berbentuk kristal berwarna putih, tidak berbau, dan larut
dalam air, borak bersifat carsinogenic, yaitu senyawa yang dapat menimbulkan
tumor / kanker.

1. Fungsi Borak :
-

Bahan anti septik ( untuk membunuh bakteri dan jamur)


Bahan pembuatan gula
Bahan pembuatan salep
Mematri logam
Pengawet kayu

2. Efek samping Borak terhadap Kesehatan :


Bila mengkonsumsi produk perikanan yang mengandung borak
dapat mengakibatkan :
- Kerusakan susunan syaraf pusat
- Kerusakan ginjal
- Demam dan Sakit kepala
- Muntah darah

Ciri ciri visual produk yang mengandung


Borak :
a. Bakso Ikan
- Tekstur kenyal
- Rasa Tepung kecut

Gambar 4.a

Bakso ikan yang mengandung borak

Gambar 4.b

Bakso ikan tidak mengandung borak

C. Zat pewarna

Penggunaan Zat pewarna sebagai bahan tambahan pada makanan bertujuan


memberi kesan menarik, menyeragamkan warna dan memperbaiki tampilan
makanan.
Zat pewarna ada 3 ( Tiga )
yaitu:1. Pewarna Alami

2. Pewarna yang identik dengan alami


3. Pewarna sintetik

Zat pewarna yang umum digunakan dalam hasil perikanan adalah pewarna
sintetis.
Seperti Rhodamin B, Wantex, Ponceau 3R, dan Mettany C Yellow yang
sebetulnya untuk pewarna tekstil atau cat. Pewarna ini tidak diperbolehkan untuk
dikonsumsi manusia ( Berdasarkan Permenkes No. 239 tahun 1985 ) karena
mengandung logam berat dan diperkirakan dapat menimbukan kanker.

ZAT PEWARNA YANG DIPERBOLEHKAN / DIJINKAN UNTUK


MAKANAN :

Erithrosine
Tatrazine
Kuning KCF
Briliant Blue
Ponceau 4R, dll

ZAT PEWARNA YANG DILARANG UNTUK MAKANAN ANTARA


LAIN :

Rhodamin
Wantex
Ponceau 3R
Mettany C Yellow
Orange RN
Auromine, dll

EFEK SAMPING ZAT PEWARNA TERHADAP KESEHATAN


MANUSIA :

Bila mengkonsumsi produk perikanan yang mengandung borak dapat


mengakibatkan :
- Kanker Kandung Kemih
- Kerusakan Hati / Kanker Hati
- Kerusakan Mata / Rabun

CIRI VISUAL MAKANAN YANG MENGGUNAKAN ZAT PEWARNA YANG


DILARANG UNTUK MAKANAN ANTARA LAIN :

- Penampakan luar bersih, cerah dan Menarik


- Warna tidak seperti aslinya, dan terlihat cerah merata

Gambar 5.a

kerang kupas yang mengandung pewarna yang


dilarang

Gambar 5.b

kerang kupas yang tidak mengandung pewarna

penutup
1. PESAN UNTUK KONSUMEN
- DENGAN MELIHAT BESARNYA RESIKO YANG DITIMBULKAN DIHARAPKAN AGAR TIDAK
MENGGUNAKAN BAHAN KIMIA BERBAHAYA( FORMALIN, ZAT PEWARNA, BORAK , DLL)
2. PESAN UNTUK NELAYAN DAN PENGOLAH IKAN
- MENYARANKAN KEPADA NELAYAN DAN PENGOLAH IKAN AGAR TIDAK MENGGUNAKAN
BAHAN - BAHAN KIMIA BERBAHAYA KARENA DAPAT MENGGANGGU KESEHATAN
MASYARAKAT DAN MERUSAK GENERASI BANGSA
3. PERLUNYA PAYUNG HUKUM YANG KUAT UNTUK
MENANGGULANGI PENYALAHGUNAAN BAHAN
PRODUK PERIKANAN

KIMIA BERBAHAYA PADA

KESIMPULAN
ISSUE

FUNGSI

DAMPAK

MARAKNYA PENGGUNAAN BAHAN KIMIA BERBAHAYA SEPERTI FORMALIN, BORAK, ZAT


PEMBASMI SERANGGA, DAN ZAT PEWARNA SINTETIS UNTUK PENANGANAN DAN
PENGOLAHAN HASIL PERIKANAN SUDAH PADA TAHAP MEMPRIHATINKAN.

BAHAN BAHAN KIMIA TERSEBUT BIASANYA DIGUNAKAN DALAM BIDANG INDUSTRI,


FARMASI, DAN KEDOKTERAN BUKAN UNTUK KONSUMSI.
DI BIDANG PERIKANAN BAHAN INI DISALAHGUNAKAN UNTUK PRODUK MAKANAN
DENGAN TUJUAN MEMPERPANJANG DAYA AWET, LEBIH MENARIK, LEBIH ENAK, DAN
TEKSTUR LEBIH BAIK

A. FORMALIN BERAKIBAT

: KERUSAKAN SUSUNAN SYARAF PUSAT, HATI, JANTUNG,


PARU, GINJAL DAN JUGA DAPAT BERAKIBAT KANKER

B. BORAK BERAKIBAT

: KERUSAKAN PADA SUSUNAN SYARAF, DAN GINJAL,


DEMAM, SAKIT KEPALA DAN MUNTAH DARAH

C. ZAT PEWARNA BERAKIBAT : KANKER KANDUNG KEMIH, KERUSAKAN HATI / KANKER


HATI DAN KERUSAKAN MATA / RABUN

A. ADANYA PAYUNG HUKUM YANG KUAT ( LAW FORCEMENT ) YAITU:

PENCEGAHA
N DAN CARA
MENGATASI
MASALAH

DENGAN MEMBERIKAN SANGSI HUKUM YANG TEGAS PADA NELAYAN ATAU PENGOLAH
PRODUK PERIKANAN YANG MENGGUNAKAN BAHAN KIMIA BERBAHAYA SEHINGGA DAPAT
MENIMBULKAN EFEK JERA.

B. SOSIALISASI BAHAYA PENGGUNAAN BAHAN KIMIA BERBAHAYA PADA


MASYARAKAT ;
- MENYARANKAN KEPADA MASYAKAT UNTUK TIDAK MENGKONSUMSI ATAU MEMBELI
PRODUK PERIKANAN YANG MENGGUNAKAN BAHAN KIMIA BERBAHAYA ( FORMALIN, ZAT
PEWARNA, BORAK , DLL).
- MENYARANKAN KEPADA NELAYAN DAN PENGOLAH IKAN AGAR TIDAK MENGGUNAKAN
BAHAN - BAHAN KIMIA BERBAHAYA KARENA DAPAT MENGGANGGU KESEHATAN MASYARAKAT DAN MERUSAK GENERASI BANGSA

DENGAN ADANYA KEBERSAMAAN


KITA TINGKATKAN KUALITAS
GENERASI MENDATANG

DENGAN
MENGHINDARI PENGGUNAAN
BAHAN KIMIA BERBAHAYA PADA
PRODUK PERIKANAN