Anda di halaman 1dari 69

Kesetimbangan Kimia

Ketika reaksi berlangsung laju reaksi dan


konsentrasi pereaksi berkurang.

Umumnya setelah waktu tertentu semua


pereaksi habis bereaksi reaksi
berkesudahan.

Pada kondisi tertentu, banyak reaksi tak


berkesudahan (konsentrasi pereaksi dan
produk reaksi tetap) kesetimbangan.

Kesetimbangan Dalam
Kehidupan Sehari-hari
Contoh :

Perubahan wujud zat


Reaksi kesetimbangan dalam tubuh
Reaksi kesetimbangan zat di alam

Ciri Umum Sistem Kesetimbangan


Sistem tidak memperoleh materi dari lingkungannya dan
tanpa kehilangan (memberikan) materi ke lingkungan
Sistem adalah dinamik
Dua proses yang berlawanan berlangsung pada saat
yang sama
Sifat yang dapat diukur dan diamati adalah konstan,
sebab kedua proses berlangsung dalam laju yang sama,
sehingga zat-zat konsentrasi konstan
sifat makroskopik.

Pada suhu tertentu kesetimbangan mencapai


suatu nilai yang konstan.
Nilai konstan yang berkaitan dengan konsentrasi
dalam sistem kesetimbangan merupakan ukuran
sampai berapa jauh reaksi berlangsung sebelum
mencapai kesetimbangan
Nilai yang konstan ini disebut TETAPAN
KESETIMBANGAN

Kesetimbangan Kimia
Untuk reaksi kimia yang umum
aA + bB

cC + dD

Jika A dan B direaksikan bersamaan


kesetimbangan akan tercapai bila tidak ada lagi
perubahan pada sistem
Spesies-sepies yang terlibat secara konstan dapat
terbentuk tanpa mengalami perubahan konsentrasi

Kesetimbangan Kimia
Tanda panah tunggal
Tanda panah ganda

kesetimbangan

Kesetimbangan Kimia
Kesetimbangan homogen
Kesetimbangan yang melibatkan satu fasa
Contoh:
Semua komponen berada dalam fasa gas

Kesetimbangan kimia
Tahap-tahap dasar
Untuk reaksi umum

Reaksi terdiri dalam 3 tahap :


awal pencampuran
daerah kinetik
daerah kesetimbangan

Kesetimbangan Kimia
Saat Pencampuran Awal
Ketika A dan B direaksikan, C belum terbentuk
Reaksi berjalan menurut A + B

Ini merupakan tahapan paling awal dari reaksi.


Akan terjadi perubahan sejalan dengan
terbentuknya C

Kesetimbangan Kimia
Daerah Kinetik
Ketika C terbentuk, reaksi sebaliknya mungkin
terjadi

Secara keseluruhan kita dapat menaikkan


konsentrasi C
Ketika mendekati keaadan kesetimbangan, laju
reaksi ke kanan (pembentukan C) akan semakin
melambat

Kesetimbangan Kimia
Daerah kesetimbangan
Daerah ini tercapai apabila reaksi ke kanan dan
reaksi ke kiri berjalan dengan laju yang sama

Tidak ada lagi perubahan konsentrasi dari


tiap spesies

Kesetimbangan kimia

Hukum Kesetimbangan
Besarnya tetapan kesetimbangan suatu reaksi
pada temperatur tertentu hanya dapat
ditentukan dengan eksperimen dan tidak dapat
diramal dari persamaan reaksi
Besarnya tetapan kesetimbangan berubah
jika temperatur berubah
Pada temperatur tertentu mungkin terdapat
banyak campuran reaksi setiap reaksi
mempunyai konsentrasi pereaksi yang berbeda
dalam keadaan kesetimbangan

Untuk suatu reksi kesetimbangan,


aA + bB cC + dD
Hukum kesetimbangan selalu berlaku apakah
dimulai dari campuran A dan B, atau dari
campuran C dan D.
Suatu reaksi dapat dinyatakan lebih dari satu
persamaan.
Besarnya tetapan kesetimbangan bergantung
pada persamaan reaksi.
Persamaan reaksi harus diketahui untuk
menyatakan tetapan kesetimbangan.

Konstanta Kesetimbangan dan


Ekspresinya
Untuk reaksi umum
Kesetimbangan dapat dinyatakan sebagai

Kc Konstanta kesetimbangan pada kesetimbangan


homogen
[ ]n Konsentrasi molar dengan pangkat dari koefisean
reaksi pada persamaan reaksi kesetimbangan

Konstanta Kesetimbangan dan


Ekspresinya
Kesetimbangan heterogen
Kesetimbangan yang melibatkan lebih dari satu
fasa
Ekspresi kesetimbangan dari sistem ini tidak
melibatkan konsentrasi dari padatan atau
cairan murni.

Konstanta Kesetimbangan dan


Ekspresinya
Kesetimbangan Heterogen
Padatan maupun cairan murni tidak dilibatkan karena
konsentrasinya dianggap tidak berubah. Nilainya tidak
diikutsertakan pada nilai K

Sejalan dengan kenaikan temperatur yang konstan dan


terdapatnya sejmlah padatan, jumlah padatan tersebut
tidak memberikan efek pada kesetimbangan

Menulis Ekspresi Kesetimbangan


Tulis persamaan kesetimbangannya
Letakkan produknya sebagai penyebut dan
reaktannya sebagai pembilang
Abaikan padatan dan cairan murni dari
ekspresi tersebut
Abaikan pelarut, bila konsentrasi
pelarutnya sangat encer (<0.1 M)
Nilai eksponensial dari tiap-tiap
konsentrasi sama dengan nilai koefisien tiap
spesies pada persamaan

Menulis Ekspresi Kesetimbangan


Contoh
Bagaimana menuliskan ekspresi kesetimbangan
untuk reaksi berikut?

(NH4)2CO3 merupakan padatan murni sehingga tidak


dimasukkan ke dalam K

Kesetimbangan dan Laju Reaksi


Reaksi kimia cenderung untuk menuju ke kesetimbangan
reaksi berjalan dengan laju yang signifikan
Secara langsung tidak ada persamaan yang
menghubungkan antara laju reaksi dengan konstanta
kesetimbangan.

[ H 2O ]
K c 2,9 x10
2
[ H 2 ] [O2 ]
31

Walaupun harga K sangat besar tetapi reaksi


tersebut memakan waktu bertahun-tahun untuk
mencapai kesetimbangan pada suhu ruang.

Tetapan Kesetimbangan Tekanan Parsial


Untuk kesetimbangan yang melibatkan gas
tekanan parsial dapat digunakan untuk
menggantikan konsentrasi

Kp digunakan dimana tekanan parsial diungkapkan


dalam satuan atmosfir

Tetapan Kesetimbangan yang Dinyatakan


sebagai Kp
Tetapan kesetimbangan dalam sistem gas dapat
dinyatakan berdasarkan tekanan parsial gas
bukan konsentrasi molarnya
Tetapan kesetimbangan yang ditulis tetapan
kesetimbangan tekanan parsial Kp.
Misalkan suatu reaksi
2SO2(g) + O2(g) 2SO3(g)

Kc = 2,8 x 102 pd 1000 K

[ SO3 ]2
Kc
[ SO2 ]2 [O2 ]

Tekanan Uap pada Konstanta


Kesetimbangan
Pada temperatur konstan, tekanan gas
sebanding dengan molaritas.
Untuk gas ideal :

PV = nRT

Dan molaritas adalah : M = mol / liter atau n/V


Sehingga

P = RTM

R = konstanta gas
T = temperatur (K)

Sesuai dengan hukum gas ideal, PV = nRT

[ SO]3

nSO3
V

PSO3
RT

[ SO2 ]

nSO2
V

PSO2

[O2 ]

RT

nO2
V

Dengan mengganti suku-suku yang dilingkari dengan


konsentrasi dalam Kc akan diperoleh rumus;
Kc

( PSO3 / RT ) 2
2

( PSO2 / RT ) ( PO2 / RT )

( PSO3 ) 2
2

( PSO2 ) ( PO2 )

x RT

Terlihat ada hubungan antara Kc dan Kp yaitu:

K c K p x RT dan

Kc
Kp
K c ( RT ) 1
RT

PO2
RT

Tetapan Kesetimbangan Tekanan parsial


Secara umum, Kp = Kc , sebagai gantinya

ng adalah jumlah mol gas hasil reaksi minus


jumlah mol gas pereaksi

Satuan Tetapan Kesetimbangan


Harga tetapan kesetimbangan bergantung pada satuan yang
digunakan untuk konsentrasi.
Misalnya pada temperatur 673 K, jika tekanan parsial dinyatakan
dalam atm, maka untuk reaksi,
N2(g) + 3H2(g) 2 NH3(g)

P P
2

Kp

NH 3

N2

H2

1.64 10 4 atm 2

Jika tekanan dinyatakan dalam mmHg atau torr, maka

Kp

760 2
atm
760torr 760torr 3
atm atm

K p torr

K p ( atm)
(760)

K p torr 2,84 10 10

K p atm

1,64 10 4

760 2

Jika dalam quosien reaksi disetarakan satuan


tekanan atau konsentrasi maka satuan Kp untuk
reaksi,
N2 (g) + 3 H2 (g) 2 NH3 (g)

P atm

P atm P atm
2

Kp

NH 3

N2

1,64 10 4 atm 2

H2

Kp (torr) = 2,84 x 10-10 torr-2

Jika kesetimbangan dinyatakan dengan konsentrasi,

K c K p RT

Konsentrasi dalam mol L-1 tekanan dalam atm,


R = 0,08206 L atm mol-1K-1
Kc = (1,64 x 10-4) x (0,08206 x 673)2
Kc = 0,500

Manfaat Tetapan Kesetimbangan


1.
2.
3.

Interpretasi kualitatif
Meramal arah reaksi
Menghitung konsentrasi kesetimbangan

1.

Interpretasi Kualitatif
Perhatikan,

aA bB
cC dD

pereaksi
produk
Jika harga Kc besar, campuran kesetimbangan hampir
semuanya mengandung produk reaksi.
Jika harga Kc kecil, campuran kesetimbangan hampir
semuanya mengandung pereaksi.

Contoh :
N2 (g) + 3 H2 2 NH3 (g)
pada 25oC,
Kc = 4,1 x 108
Hal ini berarti bahwa konsentrasi produk reaksi
4,1 x 108 lebih besar dari konsentrasi pereaksi.
Jadi pada suhu ini reaksi cenderung untuk menghasilkan
amonia pada kesetimbangan.

N2 (g) + 3 O2 2 NO (g)
pada 25oC,
Kc = 4,6 x 10-31
Jika konsentrasi N2 dan O2 1,0 M, maka
konsentrasi NO 6,8 x 10-16 M
Dalam hal ini produk reaksi tidak mungkin
dideteksi

2.

Meramal Arah Reaksi


Contoh :
N2 (g) + 3 H2 (g) 2 NH3 (g)

NH 3 2
N 2 H 2 3

3.Menghitung Konsentrasi Kesetimbangan


N2 (g) + 3 H2 2 NH3(g)
pada 25oC,
Kc = 4,1 x 108
Hitung konsentrasi
NH3,jika pada keadaan
kesetimbangan
konsentrasi N2 dan H2
masing-masing 0,01M.

NH 3
Kc
N 2 H 2 3

Arti Nilai Tetapan Kesetimbangan

Nilai numeris Kc atau Kp yang sangat besar menandakan bahwa


reaksi berjalan ke kanan sebagaimana dituliskan, berlangsung
sempurna atau mendekati sempurna
Nilai numeris Kc atau Kp yang sangat kecil menyatakan bahwa
reaksi ke kanan sebagaimana dituliskan tidak berlangsung
besar-besaran

Meramalkan Arah dan Besarnya Reaksi


Pada setiap saat selama berlangsungnya
reaksi dapat dirumuskan nisbah
konsentrasi-konsentrasi yang bentuknya
sama dengan rumus tetapan kesetimbangan.
Nisbah ini disebut kuosien reaksi
[G ]g [ H ]h ...
Q
[ A]a [ B ]b ...
Apabila nilai yang disubstitusikan kedalam kuosien reaksi Q
merupakan konsentrasi-konsentrasi dalam keadaan setimbang,
maka Q akan sama dengan K.

H2(g) + I2(g) 2HI(g)

1
2
3

Kc = 50,2

Contoh Perhitungan kesetimbangan


Suatu sampel COCl2 dibiarkan terdekomposisi
Nilai Kc untuk kesetimbangan

Jika konsentrasi awal COCl2 adalah 0,095 M, berapa


konsentrasi setiap komponen pada keadaan
kesetimbangan

Konsentrasi awal, M

Perubahan
konsentrasi akibat
reaksi

Kesetimbngan
konsentrasi, M

Persamaan kuadrat
Suatu bentuk persamaan

Hanya akar yang positif yang digunakan dalam


memecahkan masalah kesetimbangan

Dalam kasus ini, perubahan dari konsentrasi


COCl2 diabaikan

Kesimpulan dari metode perhitungan


konsentrasi kesetimbangan

Tuliskan persaman reaksi kesetimbangan

Tuliskan uangkapan tetapan kesetimbangan


Nyatakan semua konsentrasi yang tidak diketahui dalam
bentuk suatu variabel tunggal misalnya x .
Subtitusikan konsentrasi dalam bentuk varabel tunggal
tersebut kedalam ungkapan tetapan kesetimbangan
hitung harga x
Gunakan nilai x untuk menghitung konsentrasi
kesetimbangan

Memperkirakan pergeseran
kesetimbangan
Prinsip le Chateliers
Jika suatu sistem diberi gangguan, sistem dalam
kesetimbangan akan bereaksi untuk menghilangkan
gangguan tersebut
Posisi kesetimbangan kimia akan bergeser ke arah
berlawanan (yang menghilangkan) dari gangguan tersebut.

Contoh
Penambahan A atau B atau mengurangi C atau D akan
mengeser kesetimbangan ke arah kanan

Pergeseran kesetimbangan dipengaruhi :


- Konsentrasi reaktan
- Temperatur
- Tekanan / volume
- Katalis

Prinsip Le Chatelier
Usaha untuk mengubah suhu, tekanan atau
konsentrasi pereaksi dalam suatu sistem
dalam keadaan setimbang memicu
terjadinya reaksi yang mengembalikan
kesetimbangan pada sistem tersebut

Meramalkan Pergeseran Kesetimbangan


Konsentrasi pada kesetimbangan :
-Konsentrasi awal
-Kesetimbangannya
-Faktor lain seperti temperatur, tekanan dan kondisi
reaksi

Merubah kondisi berarti memberikan stress pada sistem,


sehingga kesetimbangan bergeser

Perubahan konsentrasi
Perubahan konsentrasi tidak akan merubah nilai
tetapan kesetimbangan pada temperatur yang
tetap
Jika suatu zat ditambahkan ke dalam sistem
yang setimbang kesetimbangan akan bergeser
ke arah sisi yang lain
Jika zat dikurangi dari sistem yang setimbang
kesetimbangan akan bergeser ke arah sisi tempat
zat itu diambil

Perubahan konsentrasi
Contoh : Jika sejumlah I2 ditambahkan ke dalam
campuran.
Sistem akan mengatur konsetrasi dan menyusun
ulang kesetimbangan baru dengan Kc yang sama

Perubahan konsentrasi
Contoh : Jika sejumlah H2 dihilangkan
Sistem akan menyusun ulang konsetrasi dalam
kesetimbangan baru dengan Kc yang tetap

Perubahan tekanan
Secara umum, bertambahnya tekanan akan
menurunkan volume akan menggeser
kesetimbangan ke sisi yang jumlah mol gasnya lebih
kecil

Perubahan Tekanan
Perubahan tekanan tidak akan merubah nilai
tetapan kesetimbangan pada temperatur yang
konstan
Padatan dan cairan tidak begitu dipengaruhi oleh
perubahan tekanan
Perubahan tekanan dengan memasukkan gas inert
tidak akan menggeser kesetimbangan
Perubahan tekanan hanya berpengaruh terhadap
porsi gas pada kesetimbangan

Jika sejumlah gas helium ditambahkan pada keadaan


volume tetap, tekanan akan meningkat, sehingga
tekanan gas total akan meningkat,tetapi tekanan
parsial gas-gas dalam kesetimbangan tetap
Jika gas ditambahkan pada tekanan tetap, maka
volume akan bertambah.
Pengaruhnya akan sama dengan peningkatan volume
akibat penambahan tekanan eksternal.
Gas lembam mempengaruhi keadaan kesetimbangan
hanya jika gas tersebut mengakibatkan perubahan
konsentrasi
(atau tekanan parsial) dari pereaksi-pereaksinya

Perubahan Temperatur
Perubahan temperatur secara umum merubah nilai
tetapan kesetimbangan
Kc dapat juga meningkat atau menurun dengan
bertambahnya temperatur
Arah dan tingkat perubahannya tergatung pada
spesifik reaksi

Nilai Kp untuk reaksi oksidasi belerang


dioksida :

Hubungan pada tabel tersebut dapat


dituliskan dengan:
H o 1
log K
tetapan
2,303R T
Persamaan garis lurus

m.x

+b

Dan jika ada dua keadaan yang berbeda kita dapat


menghubungkan dengan modifikasi sederhana hingga diperoleh:

K2
H o T2 T1

log

K1 2,303R T2T1

K2 dan K1 adalah tetapan kesetimbangan pada


suhu kelvin T2 dan T1.
Ho adalah entalpi (kalor) molar standar dari
reaksi.
Nilai positif dan negatif untuk parameter ini
dimungkinkan dan diperlukan asumsi bahwa H o
tidak tergantung pada suhu

Menurut prinsip Le Chatelier, jika Ho > 0


(endoterm) reaksi ke depan terjadi jika suhu
ditingkatkan menyiratkan bahwa nilai K
meningkat dengan suhu.
Jika Ho < 0 (eksoterm) reaksi kebalikan terjadi
jika suhu ditingkatkan dan nilai K menurun dengan
suhu
Persamaan diatas menghasilkan nilai kuantitatif
yang sesuai dengan pengamatan kualitatif dari
prinsip Le Chatelier.

Hubungan Termodinamika
dan Kesetimbangan
G = Go + RT lnQ
atau
G = Go + 2.303 RT logQ
G
Go
R
T

= perubahan energi bebas sistem


= perubahan energi bebas standar
= konstanta gas
= temperatur (K)

Hubungan Go dan Kesetimbangan


Pada kesetimbangan, G = 0 karena tidak ada
transfer perubahan energi bebas dan nilai Q =
K sehingga
Go = - RT ln K atau Go = - 2.303 RT log K
Go

Pembentukan Produk

Go < 0

Arah pembentukan produk di sukai

Go = 0

=1

Pada kesetimbangan

Go > 0

<1

Arah pembentukan reaktan disukai

K vs T
Persamaan vant Hoff
KT2
Ho
ln K =
T1
R

1
1
T1 - T2

atau
KT2
Ho 1
1
log K =
- T
T
T1
2.303R 1
2

Pengaruh Katalis pada Kesetimbangan


Katalis dalam reaksi dapat balik dapat mempercepat
reaksi baik ke kanan atau ke kiri.
Keadaan kesetimbangan tercapai lebih cepat tetapi tidak
mengubah jumlah kesetimbangan dari spesies-spesies
yang bereaksi.
Peranan katalis mengubah mekanisme reaksi agar
tercapai energi aktivasi yang lebih rendah.
Keadaan kesetimbangan tidak bergantung pada
mekanisme reaksi sehingga tetapan kesetimbangan
yang diturunkan secara kinetik tidak dipengaruhi oleh
mekanisme yang dipilih.

2SO2(g) + o2(g) 2SO3 (g) Kc = 1,7 x 1026


Pada pembakaran belerang dengan oksigen
hasil utamanya adalah SO2 (terdapat sedikit
sekali SO3).
Oksidasi SO2 dengan penambahan katalis
proses kontak.
4NH3(g) + 3O2(g) 2N2(g) + 6H2O(g)
4NH3(g) + 5O2(g) 4NO(g) + 6H2O(g)

PROSES

KATALIS

N2 + 3 H2 2 NH3

Fe dng K2O dan Al2O3

4NH3 + 5O2 4NO + 6H2O

Campuran Pt - Rh

2SO2 + O2 H2SO4

Pt, V2O5

C2H4 + H2 C2H6

Pt, Ni, Pd

8CO + 17 H2C8H18+ 8H2O

Campuran Fe-Co

CO + 2H2 CH3OH

Campuran ZnO-Cr2O3

2CO + O2 2CO2

Pt, Pd, V2O5

C7H16 + 11O2 7CO2+8H2O

Aplikasi Prinsip Kesetimbangan


HCO3- (aq) + H+ (aq) H2CO3 (aq)
pH darah dan jaringan tubuh manusia = 7,4.
Asam karbonat dalam darah berada dalam
kesetimbangan dengan ion hidrogen karbonat
dan ion hidrogen.
Hb + O2 HbO2
Di dalam paru-paru, konsentrasi oksigen cukup
tinggi.
Di dalam jaringan tubuh, konsentrasi oksigen
rendah

CO2 + H2O H2CO3


Dalam jaringan tubuh konsentrasi CO2 cukup tinggi
melarut dalam darah dan bereaksi dengan air.
Dalam paru-paru konsentrasi CO2 rendah.
CaCO3 + CO2 + H2O Ca2+ + 2 HCO3Batu kapur tidak melarut dalam air murni,tetapi melarut
dalam air tanah yang mengandung CO2 terlarut
terbentuk kalsium hidrogen karbonat yang larut.
Jika air tanah mengalir melalui daerah berkapur batu
kapur melarut.
Jika air bertemu dengan udara yang mengandung sedikit
CO2, maka CO2 akan dilepaskan dari larutan ke udara
kalsium karbonat mengendap.