Anda di halaman 1dari 6

TEORIONLINE PERSONAL PAPER

No. 1/Oct-2015

Hasil Ujicoba Kuesioner Komitmen Organisasional


Uji Tanggal 1 Oktober 2015

UJICOBA KUESIONER KOMITMEN


ORGANISASIONAL (OC-9) KE-2
Hendryadi
www.teorionline.net
Phone : 021 9229 0445 / 0856 9752 3260
Email : hendry.basrah@gmail.com

Abstract
Purpose-Artikel ini ditujukan untuk menguji ulang struktur skala komitmen organisasional yang
disusun berdasarkan 9 item pertanyaan yang terdiri dari komitmen afektif, kontinuan, dan
normative yang diadaptasi dan disesuaikan dari Meyer and Allen (1997).
Methods: Data dikumpulkan melalui koesioner online online yang di isi oleh pengunjung
teorionline.net di halaman http://teorionline.net/resources/survey-instrument/. Sebanyak 158
orang responden berpartisipasi, namun hanya 85 responden menjawab secara keseluruhan dari
9 item pernyataan yang diajukan. Responden terdiri dari 45 laki-laki dan 50 wanita.
Berdasarkan pendidikan, sebanyak 28 orang berpendidikan SMA/sederajat, 39 orang
berpendidikan Diploma/Sarjana, dan 18 orang berpendidikan Pascasarjana. Untuk menguji
validitas digunakan Exploratory factor analysis (EFA) yang dilanjutkan dengan confirmatory
factor analysis untuk menentukan construct validity dari skala komitmen organisasi V-9. Uji
reliabilitas menggunakan konsistensi internal cronbach alpha.
Results and Conclusion: Melalui analisis faktor diketahui bahwa struktur yang tepat dari 9 item
yang dipergunakan dalam kuesioner ini adalah dengan menempatkan 2 faktor yaitu afektif dan
continuance. Masing-masing dimensi terdiri dari 3 item yang terbukti valid (loading factor >
0.70) dan konsistensi internal yang cukup baik pada dua faktor tersebut. Memperhatikan
temuan ini,maka dapat direkomendasikan : (1) Pengukuran komitmen organisasional yang
diukur dengan komitmen afektif dan continuance dengan masing-masing tiga item sudah dapat
digunakan menggunakan skala ini; (2) Pengukuran tahap ke-2 ini dilakukan pada 85 responden,
sehingga memiliki keterbatasan (terutama pada ukuran sampel minimal untuk analisis faktor
yaitu sebesar 10 15 responden per variabel). Dengan demikian, diperlukan pengujian lebih
lanjut.

TEORIONLINE PERSONAL PAPER


No. 1/Oct-2015

MEASUREMENT AND PROCEDURES


Meyer, Allen dan Smith, yang dikutip Sopiah (2008:165-166) menyakan ada tiga aspek
komitmen antara lain : (1) Affective commitment, yang berkaitan dengan adanya keinginan
untuk terikat pada organisasi. Individu menetap dalam organisasi karena keinginan sendiri.
Kunci dari komitmen ini adalah want to; (2) Continuance commitment, adalah suatu komitmen
yang didasarkan akan kebutuhan rasional. Dengan kata lain, komitmen ini terbentuk atas dasar
untung rugi, dipertimbangkan atas apa yang harus dikorbankan bila akan menetap pada suatu
organisasi. Kunci dari komitmen ini adalah kebutuhan untuk bertahan (need to); dan (3)
Normative Commitment, adalah komitmen yang didasarkan pada norma yang ada dalam diri
karyawan, berisi keyakinan individu akan tanggung jawab terhadap organisasi.
Berdasarkan kriteria ini, maka disusun 9 item untuk mengukur komitmen yang terdiri dari
affective (4 item), continuance (3 item), dan normative (2 item). Karena skala ini merupakan
skala yang dikembangkan sebagai pengembangan awal, maka pengujian validitas
menggunakan pendekatan factorial (EFA dan CFA), dan reliabilitas menggunakan internal
consistency (Cronbach alpha).
Tabel 1. Struktur Pertanyaan
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9

Pernyataan
Saya ingin menghabiskan sisa karir saya di perusahaan ini
Saya sulit meninggalkan perusahaan ini karena
Saya merasa organisasi ini telah banyak berjasa bagi hidup saya
Saya merasa masalah yang terjadi di perusahaan menjadi permasalahan saya juga
Saya sudah merasa menjadi bagian dari perusahaan ini
Saya akan merasa sangat rugi jika keluar dari perusahaan ini
Sulit mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan yang bagus
Saya merasa belum memberikan banyak kontribusi bagi perusahaan ini
Perusahaan ini layak mendapatkan kesetiaan dari saya

Kode
AFF1
CON1
NOR1
AFF2
AFF3
CON2
CON3
NOR2
NOR3

HASIL ANALISIS
Uji Validitas

KMO and Bartlett's Test


Kaiser-Meyer-Olkin Measure of Sampling Adequacy.
Bartlett's Test of Sphericity

Approx. Chi-Square
df
Sig.

.806
402.221
36
.000

TEORIONLINE PERSONAL PAPER


No. 1/Oct-2015

Keiser-Meyer-Olkin (KMO) test digunakan untuk menguji apakah ukuran sampel yang memadai
untuk analisis faktor eksploratori dan KMO dari kumpulan data adalah 0.806. Bartlett's Test of
Sphericity (approx.chi-square= 402.221, p 0.000 < 0,01) menunjukkan bahwa sudah
memenuhi syarat analisis faktor.
Initial Eigenvalues
Component

Total

% of Variance

Cumulative %

4.477

49.743

49.743

1.513

16.811

66.554

.811

9.012

75.566

.649

7.211

82.777

.494

5.485

88.261

.408

4.536

92.797

.290

3.221

96.018

.197

2.186

98.204

.162

1.796

100.000

Berdasarkan hasil uji total variance explained diketahui bahwa 9 item yang digunakan
membentuk 2 faktor dengan kemampuan menjelaskan konstrak (% variance) sebesar
66.554%. Faktor 1 menjelaskan 49.743% dan faktor 2 menjelaskan 16.811% dari varians.

Rotated Component Matrix


Component
1

AFF1

.751

.376

CON1

-.155

.797

NOR1

.718

.362

AFF2

.843

-.056

AFF3

.861

-.041

CON2

.443

.706

CON3

.261

.761

NOR2

.558

.361

NOR3

.832

.219

TEORIONLINE PERSONAL PAPER


No. 1/Oct-2015

Hasil Rotated component matrix menunjukkana bahwa seluruh item memiliki loading faktor >
0.60, menunjukkan seluruh item memiliki validitas yang memadai. Meskipun demikian, hasil uji
ini berbeda dengan skala awal yang diadaptasi yaitu yang terdiri 3 dimensi (afektif, kontinuan,
dan normative).
Simulasi Perbaikan Model Pengukuran
Memperhatikan struktur item yang ditampilkan di atas, maka dilakukan ujicoba dengan
mengeliminasi item NOR1 NOR3. Dengan demikian, uji ini hanya difokuskan untuk
memperoleh struktur skala dua dimensi yaitu afektif dan continuance.

KMO and Bartlett's Test


Kaiser-Meyer-Olkin Measure of Sampling Adequacy.
Bartlett's Test of Sphericity

.741

Approx. Chi-Square

209.712

df

15

Sig.

.000

Initial Eigenvalues
Component

Total

% of Variance

Cumulative %

2.966

49.426

49.426

1.475

24.582

74.008

.583

9.716

83.724

.468

7.800

91.524

.292

4.860

96.384

.217

3.616

100.000

Dengan mengeliminasi 3 item, maka diperoleh nilai Keiser-Meyer-Olkin (KMO) sebesar 0.741 (>
0.60), dan sig 0.000 (< 0.05) sehingga 6 item yang diuji sudah memenuhi syarat analisis faktor.
Selanjutnya, pada total variance explained diketahui bahwa 6 item yang digunakan membentuk
2 faktor dengan kemampuan menjelaskan konstrak (% variance) sebesar 74.00%. Faktor 1
menjelaskan 49.426% dan faktor 2 menjelaskan 24.582% dari varians. Hasil simulasi model 1
ini menghasilkan nilai total variance lebih besar dibandingkan dengan versi 9 item yaitu
sebesar 66.554%.

TEORIONLINE PERSONAL PAPER


No. 1/Oct-2015

Rotated Component Matrix


Component
1

AFF1

.771

.440

CON1

-.144

.802

AFF2

.909

.026

AFF3

.911

.044

CON2

.369

.741

CON3

.192

.780

Hasil Rotated component matrix menunjukkan bahwa seluruh item memiliki loading faktor >
0.70, sehingga dapat dinyatakan bahwa seluruh item memiliki validitas yang memadai.
Uji Reliabilitas
Cronbach alpha pada konstrak komitmen continuance sudah memiliki konsistensi internal yang
baik (CA = 0.70); dan affective (CA=0.857) sehingga dapat dinyatakan cukup handal sebagai
alat ukur komitmen organisasional.
Perbandingan dengan Hasil Uji Sebelumnya
Keterangan
Sampel
Tanggal
Skala
Jumlah Item
Jumlah faktor Awal
Struktur Faktor
Jumlah Faktor akhir
KMO
Total Variance
Cronbach Alpha

Uji Tahap 1
35
14 Oktober 2014
Likert type 7 Point
9
3
Afektif dan Kontinuan
2
0.682
78.00
Afektif = 0.826
Kontinuan = 0.853

Uji Tahap 2
85
1 Oktober 2015
Likert type 7 Point
9
3
Afektif dan Kontinuan
2
0.741
74.00
Afektif = 0.700
Kontinuan = 0.857

Berdasarkan tampilan tabel di atas dapat dinyatakan bahwa hasil perbaikan item pada
pengujian sebelumnya ternyata tidak berhasil memperbaiki struktur faktor. Baik pengujian
pertama maupun pengujian kedua hanya berhasil memvalidasi struktur komitmen menjadi dua
faktor yaitu komitmen afektif dan komitmen kontinuan.

TEORIONLINE PERSONAL PAPER


No. 1/Oct-2015

KESIMPULAN DAN REKOMENDASI


Melalui analisis faktor diketahui bahwa struktur yang tepat dari 9 item yang
dipergunakan dalam kuesioner ini adalah dengan menempatkan 2 faktor yaitu afektif dan
continuance. Masing-masing dimensi terdiri dari 3 item yang terbukti valid (loading factor >
0.70) dan konsistensi internal yang cukup baik pada dua faktor tersebut.
Memperhatikan temuan ini,maka dapat direkomendasikan :
1. Pengukuran komitmen organisasional yang diukur dengan komitmen afektif dan
continuance dengan masing-masing tiga item sudah dapat digunakan menggunakan
skala ini.
2. Pengukuran tahap ke-2 ini dilakukan pada 85 responden, sehingga memiliki
keterbatasan (terutama pada ukuran sampel minimal untuk analisis faktor yaitu sebesar
10 15 responden per variabel). Dengan demikian, diperlukan pengujian lebih lanjut.

REFERENSI
Sopiah. 2008. Perilaku Organisasi. Yogyakarta : Andi

Corresponding author
Hendryadi
Website : www.teorionline.net
Phone : 021 9229 0445 / 0857-7160 0973
Email : hendry.basrah@gmail.com

Anda mungkin juga menyukai