Anda di halaman 1dari 4

Tekanan absolut = tekanan atmosfir + tekanan terukur.

Jadi untuk mendapatkan


tekanan absolut, kita menambahkan tekanan terukur dengan tekanan atmosfir. Dengan kata
lain, tekanan absolut = tekanan total. Secara matematis bisa ditulis :
Pabs = Patm + Pukur
misalnya jika tekanan ban yang kita ukur = 100 kPa, maka tekanan absolut adalah :
Pabs = Patm + pukur
Pabs = 101 kPa + 100 kPa
Pabs = 201 kPa
Besarnya tekanan absolut = 201 kPa.
Terus Patm = 101 kPa (101 kilo Pascal).
Ada satu lagi istilah, yakni tekanan gauge alias tekanan tolok. Tekanan gauge merupakan
kelebihan tekanan di atas tekanan atmosfir. Misalnya kita tinjau tekanan ban sepeda motor.
Ketika ban sepeda motor kempes, tekanan dalam ban = tekanan atmosfir (Tekanan atmosfir
= 1,01 x 105 Pa = 101 kPa). Jika dirimu ingin mengunakan ban tersebut sehingga sepeda
motor yang ditunggangi bisa kebut-kebutan di jalan, maka dirimu harus mengisi ban
tersebut dengan udara. Ketika ban diisi udara, tekanan ban pasti bertambah. Nah, ketika
tekanan ban menjadi lebih besar dari 101 kPa, maka kelebihan tekanan tersebut disebut juga
tekanan gauge.

Satuan tekanan dapat dihubungkan dengan satuan volume (isi) dan suhu. Semakin tinggi tekanan di dalam
suatu tempat dengan isi yang sama, maka suhu akan semakin tinggi. Hal ini dapat digunakan untuk
menjelaskan mengapa suhu di pegunungan lebih rendah dari pada di dataran rendah, karena di dataran
rendah tekanan lebih tinggi.
Akan tetapi pernyataan ini tidak selamanya benar atau terkecuali untuk uap air, uap air jika tekanan
ditingkatkan maka akan terjadi perubahan dari gas kembali menjadi cair. (dikutip dari wikipedia :
kondensasi).
Nah, saat saya kerja praktek menemukan satuan tekanan yang tak biasa yaitu satuan tekanan kg/cm2G
Menurut saya ada hubungan dengan yang namanya tekanan gauge dan tekanan absolute.
Tekanan Gauge = tekanan yang terbaca pada alat instrument pengukur.
Tekanan Absolut = Tekanan Gauge + Tekanan Atmosfer
Dimana, biasanya tekanan atmosfer standar di permukaan laut adalah 1,01 x 105 Pa
PRESSURE CONVERSION FORMULAE:
1 BAR = 14.500 PSI
1 BAR = 100.00 KPa
1 BAR = 1.0193 KG/CM2
1 PSI = 0.0690 BAR
1 PSI = 6.8966 KPa
1 PSI = 0.0703 KG/CM2

1 KPa = 0.0100 BAR


1 KPa = 0.1450 PSI
1 KPa = 0.0102 KG/CM2
1 KG/CM2 = 0.9810 BAR
1 KG/CM2 = 14.225 PSI
1 KG/CM2 = 0.0098

Atau bila ingin lebih tepat, tekanan atmosfer diukur berdasarkan ketinggian tempat, Berdasarkan hand book
ASHRAE, persamaan untuk menentukan tekanan atmosfir yaitu:
P = 101,325 ((1 (2,25577 x Z))5,2559
Z = ketinggian (m)
P = tekanan (kPa)
Untuk perhitungan yang dipakai adalah tekanan absolute.
Fluida Statis : Tekanan Hidrostatik & Tekanan Mutlak

Tekanan
Keterangan:

Satuan:

P : Tekanan (N/m atau dyne/cm)


F: Gaya (N atau dyne)
A: Luas alas/penampang (m atau cm)

1 Pa = 1 N/m = 10-5 bar = 0,99 x 10-5 atm = 0,752 x 10-2 mmHg atau torr =
0,145 x 10-3 lb/in (psi)
1 torr= 1 mmHg

Tekanan hidrostatis
Keterangan:
Ph : Tekanan hidrostatis (N/m atau dn/cm)
h : jarak ke permukaan zat cair (m atau cm)
s : berat jenis zat cair (N/m atau dyne/cm)
: massa jenis zat cair (kg/m atau g/cm)
g : gravitasi (m/s atau cm/s)
Tekanan mutlak dan tekanan gauge

Tekanan gauge: selisih antara tekanan yang tidak diketahui dengan tekanan udara luar.
Tekanan mutlak = tekanan gauge + tekanan atmosfer
Tekanan mutlak pada kedalaman zat cair

Keterangan:

p0: tekanan udara luar (1 atm = 76 cmHg = 1,01 x 10 5 Pa)

Hukum Pascal
Tekanan yang diberikan pada zat cair dalam ruang tertutup akan diteruskan sama besar ke segala arah.

Keterangan:

F1: Gaya tekan pada pengisap 1


F2: Gaya tekan pada pengisap 2
A1: Luas penampang pada pengisap 1
A2: Luas penampang pada pengisap 2

Jika yang diketahui adalah besar diameternya, maka:

Gaya apung (Hukum Archimedes)


Gaya apung adalah selisih antara berat benda di udara dengan berat benda dalam zat cair.
Keterangan:

Fa: gaya apung


Mf: massa zat cair yang dipindahkan oleh benda
g: gravitasi bumi
f: massa jenis zat cair
Vbf: volume benda yang tercelup dalam zat cair

Mengapung, tenggelam, dan melayang

Syarat benda mengapung:


Syarat benda melayang:
Syarat benda tenggelam:

1. Tentukan tekanan mutlak (total) pada kedalaman 50 meter dibawah permukaan


danau! Jika (massa jenis air danau 1g/cm3, g = 10 m/s2, tekanan atmosfer = 1 x 105
N/m2.
Diketahui : h = 50 m
air = 1 g/cm = 1000 kg/m
g = 10 m/s
P atmosfer = 1. 10 N/m2
Ditanya :
Pabsolut = Pabs
Jawab :
Ph = . g . h
= 1000 kg/m . 10 m/s . 50 m
= 500.000 Nm
= 5 . 10 N/m
Pabs = Ph + Patmosfer
= 5 . 10 N/m + 1 . 10 N/m
= 6 .105 N/m
Tekanan Hidrostatik
Tekanan Hidrostatik adalah tekanan pada zat cair yang diam sesuai dengan namanya
(hidro: air dan statik: diam). Atau lebih lengkapnya Tekanan Hidrostatik didefinisikan
sebagai tekanan yang diberikan oleh cairan pada kesetimbangan karena pengaruh
gaya gravitasi.
Hal ini berarti setiap benda yang berada pada zat cair yang diam, tekanannya
tergantung dari besarnya gravitasi. Adakah hal lain yang mempengaruhi besarnya
tekanan hidrostatik? Ya ada yaitu: kedalaman/ketinggian dan massa jenis zat cair.
Coba perhatikan gambar dan penjelasannya dibawah ini:

Dari Penjelasan penurunan rumus tekanan hidrostatik di atas diperoleh kesimpulan


beberapa hal:
1. Volume tidak mempengaruhi besarnya tekanan hidrostatik
2. Besarnya tekanan hidrostatik dipengaruhi oleh kedalaman, gravitasi dan massa
jenis zat cair (fluida)
Sehingga rumus tekanan hidrostatik fluida statis adalah:

Tambahan:
Massa jenis air = 1000 kg/m3 atau 1 gr/cm3
Massa jenis raksa = 13600 kg/m3 atau 13,6 gr/cm3
Maka, karena volume tidak berpengaruh pada besarnya tekanan hidrostatik, apapun
bentuk wadahnya jika kedalamannya sama akan menghasilkan tekanan hidrostatik
yang sama pula. Seperti diperlihatkan gambar berikut:

Tekanan Mutlak
Tekanan mutlak merupakan tekanan total hasil penjumlahan tekanan hidrostatik
dengan tekanan atmosfer (udara). Seperti ditunjukkan rumus berikut:

Bukan hanya zat cair saja, namun udarapun memiliki tekanan yang disebut tekanan
atmosfer (udara), sehingga jika dihitung secara total antara tekanan udara yang
menekan zat cair dalam wadah tentu akan semakin besar.
Perhatikan gambar berikut: Pair maksud (air = udara).

Perlu diketahui bahwa dalam keadaan normal 1 atm (satu atmosfer) = 10 m Pascal
Contoh Soal:
Pada kedalaman 10.000 m, besar tekanan hidrostatik adalah? (massa jenis air laut =
1,025x103 Kg/m3
Dengan menggunakan rumus tekanan hidrostatik di atas maka jawabannya adalah:
P = 1.025 x 103 (10) (10.000) = 1,025 x 108 atau setara dengan 103 atm

Anda mungkin juga menyukai