Anda di halaman 1dari 5

Nama

NIM
Jurusan
Mata Kuliah

: Nida
: 022109288
: D II Ilmu Perpustakaan
: ISIP4110Pengantar Sosiologi

TUGAS 1

Untuk tugas pertama ini cobalah Anda kerjakan soal berikut ini !
1. Berikanlah contoh mengenai pola interaksi sosial yang ada dilingkungan anda, uraikanlah
mengenai makna dan simbol yang anda rasakan.
2. Mengapa di masyarakat terjadi perbedaan sosialisasi pada anak perempuan dan anak lakilaki, uraikanlah dengan memberikan contoh!
JAWAB :
1. Contoh pola interaksi:
Pada hari senin pagi SMA 1 ABCDE tengah mengadakan ujian akhir semester,
mendengar bel masuk berbunyi nyaring para murid segera bergegas masuk ke ruangannya
masing-masing dan duduk di bangku yang sesuai dengan nomor kartu ujian mereka.
Saat itu Andri dan Yogi yang memasuki Ruang I yang akan menjadi tempat ujian mereka
berdua, lalu mencari bangku masing-masing. Andri tersenyum senang saat mendapati sebuah
bangku paling belakang di pojok kanan adalah tempat duduknya begitupun juga Yogi yang
ternyata juga menempati posisi yang sama dengan Andri yaitu dibelakang hanya saja bangku
mereka berdua dipisahkan oleh satu bangku yang diisi oleh seorang perempuan, sebut saja
Rina.
Eh Yog! lo udah bawa cerpeankan?
Iyadong, lo jugakan? mendengar itu Yogi segera mengacungkan jempolnya ke atas
kepada Andri, mereka berdua terkikik senang. Rina yang melihat kelakuan keduanya hanya
menggelengkan kepalanya.

Dua orang guru telah memasuki Ruang I, salah seorang guru membacakan tata tertib saat
ujian berlangsung dan guru yang lain membagikan lembar soal dan lembar jawaban kepada
setiap murid. Para murid yang sudah mendapatkan lembar soal dan lembar jawaban segera
mengerjakannya. Andri merenggut kesal saat membaca lembaran soal yang ada di tangannya,
ia ingat-ingat catatan yang dibuatnya semalam hanya sedikit memuat jawaban di soal tersebut.
Sebaliknya Yogi malah telihat senang saat membaca lembaran soal.
Menit demi menit berlalu para murid sibuk mengerjakan soal mereka, begitupun juga
Andri dan Yogi sibuk berbagi jawaban satu sama lain.
Yogi.. nomor sebelas? Bisik Andri pada Yogi yang diseberangnya. Yogi yang
mendengar itu mengacung ke dua jarinya membentuk huruf V ke arah Andri. Setelah
mendapat jawaban Andri segera mencoret huruf B yang ada di lembar jawabannya.
Eh, Dri. kalo yang nomor tiga apa jawabannya? Tanya Yogi. Andri segera melihati
lembar jawabannya dan menoleh pada Yogi sambil merentangkan semua jarinya.
Tak disangka salah seorang guru melihat aksi keduanya yang dari tadi tengah asik saling
bertukar jawaban. Guru tersebut segera melangkah mendekati meja Andri. Andri yang duduk
dengan keadaan posisi menyamping ke arah Yogi masih belum menyadari jika sang guru telah
berdiri di samping kanan mejanya tepatnya dibelakangnya. Sedangkan Yogi hanya bisa
terdiam saat Andri meminta jawaban darinya karena kini ia melihat sang guru tengah melotot
memandang punggung Andri lalu beralih ke arahnya.
Yogi, napa lo diam? Cepat kasih gue jawaban! Ntar waktunya abis! Ucap Andri
setengah berbisik. Sang Guru yang mendengar itu segera memukul pelan penggaris yang ada
di tangannya ke kepala Andri. Merasa sesuatu tengah dipukulkan ke kepalanya, Andri segera
memusut kepalanya dan segera berbalik ke arah belakangnya.
Eh, siapa nih berani mukul pala... Andri segera mengatupkan bibirnya saat ia berbalik
dan mendapati gurunya tengah memandang ganas ke arah.
Saya yang mukul kamu. Kenapa? Mau protes? Ucap sang guru.

Enggak kok Bu.. hehehe


Andri, Yogi. Segera kumpulkan lembar soal dan lembar jawaban kalian berdua ke
depan! Setelah itu silakan keluar!
Ta-tapi bu... Ucap Andri dan Yogi bersamaan.
Tidak ada tapi-tapian, cepat kumpul dan keluar!! Mendengar perintah guru tersebut,
dengan langkah lesu mereka berdua, Andri dan Yogi mengumpul lembar soal dan lembar
jawabannya ke meja pengawas dan segera keluar ruangan, para murid lain yang berada di
ruangan itu hanya memandang heran ke arah keduanya dan kembali kekesibukannya masingmasing.

Uraian makna dan simbol:

Simbol

Makna dari simbol

Mengacungkan jempol (ke atas)

Bermakna bisa setuju, bagus, OK,


bentuk tidak formal dari respon positif,
dsb.

Menggelengkan kepala

Menyatakan heran, tidak mau, tidak


tahu, tidak mengerti, dsb

Mengacungkan kedua jari (jari


telunjuk dan jari tengah)
membentuk huruf V

Menyatakan angka dua, huruf abjad


kedua yaitu b, dsb.

Merentangkan seluruh jari

Menyatakan angka lima, huruf abjad ke


lima yaitu e, dsb.

2. Karena anak perempuan dan anak laki-laki sudah dibedakan secara alamiah, sejak ia lahir
hingga dewasa seperti dari bentuk tubuh, perilaku, tata cara berpakaian dan sebagainya.
Sehingga dalam bersosialisasi di masyarakat pun memiliki aturan tentang perilaku yang
berbeda, antara mana yang pantas dan tidak pantas dilakukan oleh seorang perempuan
maupun laki-laki. Sehingga karena itulah ada perbedaan sosialisai antara anak perempuan
dengan anak laki-laki. Sebagai contoh misalnya dari segi perbedaan seragam sekolah untuk
laki-laki dan perempuan di Indonesia. Dalam aturan sekolah, anak laki-laki diharuskan
memakai kemeja dan bawahannya celana panjang sedangkan anak perempuan memakai
kemeja dan rok. Rok merupakan pakaian yang identik dengan kata feminim dan yang pantas
menggunakannya adalah anak perempuan. Laki-laki idektik dengan kata maskulin. Jadi, lakilaki tidak mungkin memakai rok baik itu untuk pergi ke sekolah maupun dipakai untuk
kegiatan sehari-hari.

Sumber :
BMP ISIP4110 Pengantar Sosiologi
http://www.tahupedia.com/content/show/320/10-Isyarat-Tangan-Yang-Harus-Anda-Hindari-di-Luar-Negeri
http://www.artikata.com/arti-363998-menggelengkan.html
http://lifestyle.kompasiana.com/catatan/2012/12/10/arti-gestur-jari-tangan-515595.html