Anda di halaman 1dari 211

PENGENALAN

SISTEM
SKEMA
PELAYANAN
1

BIODATA

Nama
: DENY SUKMANEGARA
NIP
: 6383085.L
Status
: K1/3
Alamat Rumah : Jl. Alamanda No.10
Komplek Kotabaru Cibaduyut
Bandung
Alamat Kantor : PT. PLN. DJBB
Jl. Asia Afrika No. 63 Bandung
Kedudukan
: Bidang Perencanaan /
Bagian Teknologi Informasi
Pendidikan
: S1 Statistik
No Tlp / email : +628112228962 /
deny.sukmanegara@pln.co.id

TUJUAN PELATIHAN
SETELAH MENGIKUTI PELATIHAN
INI, PESERTA MAMPU MEMAHAMI
TEKNOLOGI DAN SEKURITI
LISTRIK PRABAYAR
SESUAI
SPLN. D3.009.1:2010

Ground rules/ Peraturan


Menghadiri sesi tepat waktu
Alat telekomunikasi di non aktifkan /
silent
Pertanyaan dapat diajukan selama
proses belajar

PENGENALAN LPB

Landasan Hukum LPB


Keputusan Direksi PT.PLN (Persero)
Nomor :
300.K/DIR/2009 Tentang Ketentuan Akuntansi
Listrik Para Bayar Tanggal
23 Desember
2009
Keputusan Direksi PT.PLN (Persero)
Nomor :
378.K/DIR/2010 Tentang LPB Dilinkungan PT. PLN
( Persero ), Tanggal 30 Juni 2010
Keputusan Direksi PT.PLN (Persero)
Nomor :
728.K/DIR/2010 Tentang LPB Dilinkungan PT. PLN
( Persero ), Tanggal 31 Desember 2010

APA ITU PRA BAYAR


CARA PEMBELIAN TENAGA LISTRIK
DIMANA PELANGGAN MEMBAYAR DI
MUKA
CARA INI MEMBERI KESEMPATAN
KEPADA PELANGGAN UNTUK
MENGENDALIKAN PEMAKAIAN
LISTRIK SESUAI KEBUTUHAN
7

LATAR BELAKANG LPB DITERAPKAN


Keluhan Pelanggan Tinggi
Cater (pembacaan meter)
Tagihan listrik mahal
Tunggakan tinggi
Pemutusan & Pembongkaran
Chast Flow terlambat
Probis lebih mudah
Perkembangan teknologi

TUJUAN UTAMA LPB


PELANGGAN :
Membangun budaya baru untuk
hemat pemakaian listrik oleh
pelanggan secara mandiri
PLN :
Menekan biaya pelayanan dan
operasional supply listrik PLN ke
pelanggan

TUJUAN PEMASANGAN LPB


1. Meningkatkan pelayanan pelanggan yang lebih
transparan dan terpadu (Improved Customer
Relationship)
2. Meningkatkan cash flow demi tercapainya target
finansial yang lebih baik (Improved Cash Flow)
3. Mengumpulkan piutang pelanggan yang tidak
tertagih (Improved Cash Flow
4. Menekan biaya administrasi dalam pencetakan
rekening / tagihan (Reduced Operating Cost)
5. Menghindari salah pencatatan meter (Improved
Customer Relationship)
6. Improvement terhadap Demand Side Management
(DSM) untuk pengaturan konsumsi energi listrik
(Improved Customer Relationship)
10

Tujuan pemasangan kWh prabayar


dari sisi
konsumen antara lain :
1. Financial Control Budget
- Membeli dimuka disesuaikan dengan budget konsumen
- Tidak ada salah baca meter di kemudian hari
- Dapat membayar tunggakan (bila ada) namun tetap
teraliri listrik
2. Improved relations with utility (PLN)
- Tidak ada pemutusan lagi dari pihak PLN (dengan kondisi
tertentu)
- Tidak ada keluhan mengenai kesalahan baca
meter

11

KEUNTUNGAN BAGI PELANGGAN


TIDAK ADA ABONEMEN BULANAN (REKENING MINIMUM)
PELANGGAN DENGAN MUDAH DAPAT MEMANTAU
PEMAKAIAN LISTRIKNYA SETIAP SAAT
(kWh Meter Prabayar berfungsi sebagai dispenser listrik
dilengkapi informasi display utk mengontrol pemakaian,
sisa kredit, peringatan jika listrik akan habis)
PELANGGAN DAPAT MENDISIPLINKAN DIRI SENDIRI
UNTUK MENGGUNAKAN LISTRIK SESUAI ANGGARAN
BELANJA (Mengendalikan anggaran dan konsumsi
pemakian listrik sesuai kemampuan)
TIDAK ADA DENDA KETERLAMBATAN

12

KEUNTUNGAN BAGI PELANGGAN


(2)
UNTUK RUMAH SEWA BERMANFAAT UTK
MEMBATASI LISTRIK BERLEBIHAN
LEBIH TRANSPARAN JUMLAH RUPIAH YANG
DIBAYAR DENGAN JUMLAH KWH YANG
DITERIMA.
TIDAK AKAN ADA KESALAHAN BACA METER
TIDAK PERLU MENYEDIAKAN UANG JAMINAN
LANGGANAN (UJL/ UMTL)
MEMBELI TOKEN/VOUCHER ISI ULANG
MUDAH DAN KAPAN SAJA.
13

KEUNTUNGAN BAGI PLN


MERAMPINGKAN PROSES BISNIS
MENINGKATKAN CASH FLOW DEMI
TERCAPAINYA FINANCIAL YANG LEBIH BAIK
EFISIENSI BIAYA CATER DAN TUSBUNG
MENGURANGI PENCURIAN LISTRIK
MENGHILANGKAN TUNGGAKAN
TIDAK AKAN TERJADI LOSSES NON TEKNIS
YANG BERSUMBER DARI KESALAHAN BACA
METER
14

Petugas
membaca meter

Data
diserahkan ke
Pengolahan Data

Data diproses
Pengolah Data

Konsumen
menikmati
listrik
Listrik
dialirkan
PLN

Ada kejanggalan
Baca ulang

Petugas ke
lokasi pelanggan

Sambung
kembali

Pelanggan
bayar

Data
baca ke
Pengolah Data

PROBIS
Paska Bayar
Pemutusan
sementara
Tunggakan

Bank
transfer ke
PLN

Data diproses
untuk rekening

Pelanggan ke
Loket bayar

Data
serahkan ke
Pengolahan
Data

Konsumen
menikmati
listrik
Listrik
dialirkan
PLN

Low Credit
(Energi
Habis)

Pembelian
Token / Isi
Ulang

Bank
transfer ke
PLN

Data
diproses
Pengolah
Data

PERTAMA KALI LPB DIPASANG DENGAN


MENGGUNAKAN SGC VENDOR dan 2
ARAH

PLN Distribusi Bali (06-2005)


PLN Cabang Pontianak (08-2006)
PLN Distribusi JATA, APL Kapuk
(Kepulauan seribu 03-2008)

17

LPB dipasang dengan Menggunakan


SGC PLN Pada Tahun 2008
PT PLN (Persero)
KANTOR PUSAT
P2APST
LAPORAN
PERTUMBUHAN PELANGGAN
PER TAHUN
TAHU
JML
NO
N
JML PELANGGAN
PELANGGAN
JML PELANGGAN

BARU
BERHENTI
KOMULATIF
1
2008
9.990
2
9.988
2
2009
83.688
250
93.426
3
2010
793.681
1.268
885.839
4
2011
2.529.174
8.335
3.406.678

JUMLAH
3.416.533
9.855
3.406.678
Rata-rata pertumbuhan pelanggan per tahun : 851.670 Plg/Tahun
18

PELANGGAN LPB (11-012013)


NO

NAMA UNIT

JML PLG

JML DAYA

PLN WILAYAH OPERASIONAL JAWA BALI

5,786,704

6,427,479,
800

PLN WILAYAH OPERASIONAL INDONESIA


BARAT

1,196,962

1,311,805,
450

PLN WILAYAH OPERASIONAL INDONESIA


TIMUR

1,237,224

1,232,794,
650

PLN ANAK PERUSAHAAN

14,934

34,240,750

TOTA
L

8,235,824 9,006,320,
650

https://p2apst.pln.co.id/dacen/default/index.php

19

NO

pb
1-01-2013

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23

TOTAL

NAMA KD

DIST JABAR DAN BANTEN


DIST JATIM
DIST JATENG DAN DIY
DIST JAYA DAN TANGERANG
WILAYAH NTB
DIST BALI
WILAYAH LAMPUNG
WILAYAH SUMUT
WILAYAH SULSELRABAR
WILAYAH NTT
WILAYAH KALSEL
WILAYAH KALTIM
WILAYAH S2JB
WILAYAH SULUTENGGO
WILAYAH ACEH
WILAYAH RIAU DAN KEPRI
WILAYAH KALBAR
WILAYAH SUMBAR
WILAYAH BABEL
WILAYAH PAPUA
WILAYAH MALUKU
PLN BATAM
PLN TARAKAN

JML PLG

JML DAYA (VA)

2,329,513
1,370,279
1,026,568
741,997
299,891
298,895
257,872
217,705
183,476
170,041
167,218
164,575
148,572
138,770
137,792
121,794
120,270
99,327
93,615
81,229
29,027
13,094
1,908
8,213,428

2,417,201,150
1,225,365,900
915,355,000
1,315,154,850
266,118,500
512,993,000
250,559,250
258,057,450
219,817,300
152,210,350
154,782,750
184,490,950
174,560,500
121,663,500
129,765,750
142,811,350
135,724,900
104,413,550
114,422,250
100,213,750
28,573,900
31,374,200
3,015,000

20

8,958,645,100

NO
1

LPB
5- 08-2013

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23

NAMA KD
2

DIST
DIST
DIST
DIST

JML PLG
3

JABAR DAN BANTEN


JATIM
JATENG DAN DIY
JAYA DAN TANGERANG

WILAYAH NTB
DIST BALI
WILAYAH LAMPUNG
WILAYAH SUMUT
WILAYAH SULSELRABAR
WILAYAH SULUTENGGO
WILAYAH S2JB
WILAYAH KALSEL
WILAYAH NTT
WILAYAH RIAU DAN KEPRI
WILAYAH KALTIM
WILAYAH ACEH
WILAYAH KALBAR
WILAYAH SUMBAR
WILAYAH PAPUA
WILAYAH BABEL
WILAYAH MALUKU
PLN BATAM
PLN TARAKAN

TOTAL

JML DAYA (VA)


4

2,860,080
1,754,928
1,389,551
1,009,336

2,930,535,700
1,584,189,050
1,245,461,700
1,831,013,150

390,135
362,432
354,419
301,891
290,585
262,289
240,043
237,246
217,011
216,222
216,079
195,617
168,713
148,621
138,841
122,694
42,298
21,692
3,781

351,039,250
632,484,700
350,859,600
357,657,800
338,106,800
237,483,850
279,732,850
227,301,650
199,107,800
258,344,100
263,755,500
185,171,750
192,209,250
156,600,100
166,191,050
149,902,850
42,767,300
53,000,800
6,002,350

10,944,504 12,038,918,950

NO
1

LPB
2- 03-2014

12.51.00
WIB

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
TOTAL

NAMA KD
2
DIST JABAR DAN BANTEN
DIST JATIM
DIST JATENG DAN DIY
DIST JAYA DAN TANGERANG
WILAYAH NTB
WILAYAH LAMPUNG
DIST BALI
WILAYAH SULSELRABAR
WILAYAH SULUTENGGO
WILAYAH SUMUT
WILAYAH S2JB
WILAYAH KALSEL
WILAYAH RIAU DAN KEPRI
WILAYAH KALTIM
WILAYAH NTT
WILAYAH ACEH
WILAYAH KALBAR
WILAYAH PAPUA
WILAYAH SUMBAR
WILAYAH BABEL
WILAYAH MALUKU
PLN BATAM
PLN TARAKAN

JML PLG
3

JML DAYA (VA)


4

3,428,349
2,212,524
1,757,740
1,315,210
478,556
458,576
434,828
414,739
384,736
380,972
370,172
337,417
326,658
299,336
297,552
265,401
231,790
213,917
202,624
160,196
82,093
30,156
4,535

3,527,592,200
2,032,765,250
1,595,990,950
2,389,295,850
433,294,500
460,125,200
767,907,150
479,680,850
369,635,150
458,529,450
426,471,350
331,158,050
395,365,700
383,822,400
297,282,150
258,814,600
269,482,250
261,940,350
216,137,800
198,477,500
82,575,750
73,833,700
7,295,200

14,088,077 15,717,473,350

NO
1
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27

PB (MERK)
5- 08-2013

TOTAL

MERK METER
2
HEXING
ITRON
STAR
ACTARIS
GLOMET
METBELOSA
MELCOINDA
HOLLEY
MEISYS
CONLOG
SMARTMETER
SANXING
INHEMETER
LANDIS
HOLLEYMET
FUJI
PRIMA
GENUS
APATOR
AKARI
HOLLEYINDO
WASION
CATIC
JOYMETER
KAIFA
SUNRISE
ATC

JML PLG
3
2,653,863
2,358,787
1,716,255
1,709,745
1,358,164
422,716
312,070
174,284
130,638
35,206
15,003
14,971
14,568
13,789
6,650
6,456
1,173
516
21
20
19
18
18
17
17
16
8

JML DAYA (VA)


4
3,274,215,550
2,430,001,200
1,799,617,350
2,058,287,700
1,275,033,750
429,463,050
331,282,050
165,660,800
130,138,250
55,407,900
13,694,100
15,201,800
13,865,800
25,235,100
7,217,700
6,004,950
1,053,000
8,034,600
39,500
18,200
17,700
17,500
21,100
19,800
13,050
18,600
3,600

10,945,008 12,039,583,700

NO
1

PB (MERK)
2- 03-2014

13.00
WIB

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27

TOTAL

MERK METER
2
HEXING
GLOMET
ITRON
STAR
ACTARIS
SMARTMETER
MELCOINDA
METBELOSA
MEISYS
HOLLEY
SANXING
FUJI
INHEMETER
CONLOG
LANDIS
PRIMA
HOLLEYMET
GENUS
APATOR
AKARI
HOLLEYINDO
CATIC
WASION
KAIFA
JOYMETER
SUNRISE
ATC

JML PLG
3

JML DAYA (VA)


4

3,303,918
2,881,685
2,449,322
1,707,136
1,690,133
581,861
438,185
425,048
205,598
169,677
100,853
40,157
33,387
33,058
13,472
7,639
6,463
617
20
20
18
17
17
17
15
12
8

4,241,213,600
2,819,510,150
2,646,317,700
1,830,380,300
2,071,379,500
556,118,100
461,185,200
451,320,150
211,103,900
164,399,750
95,584,950
39,462,250
30,166,550
52,866,850
25,241,700
4,491,650
7,129,900
9,735,500
38,600
18,200
16,800
20,200
19,100
13,050
17,600
13,700
3,600

14,088,353

15,717,768,550

NO
1
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35

TARIP
2
I3
S3
P2
P1
LB3
S2K
R1
P1
B1
I1
K
R2
P2
I2
I4
P3
M
LB
LI3
S2
R2
C
B3
T
R3
S3K
S1
B2
L
R1
S
R
LI4
B2
LI2
TOTAL

LBR
3
11,016
561
191
364
22
116
12
113,708
1,392,212
11,273
2,746
1
1,226
30,666
61
148,804
2
2
9
888,836
503,942
31
5,511
40
133,509
555
130,721
288,855
89,601
37,673,547
367
25,079
6
14
5
41,453,611

RUPIAH TAGIHAN
4
3,523,350,872,943
47,211,462,573
509,872,425
1,368,800,480
7,730,104,032
576,501,633
3,754,223
174,470,018,121
349,049,518,739
9,984,520,735
6,395,434,605
314,193
119,094,607,692
420,915,249,819
840,805,976,804
254,786,286,762
35,499,909
9,033,606,949
17,746,885,156
179,736,762,201
377,294,524,818
3,631,652,773
1,334,684,832,793
8,568,760,209
328,809,073,544
66,941,065,865
4,557,302,868
1,200,360,580,835
282,506,752,622
3,368,576,663,024
422,013,855
5,540,974,260
28,470,490,506
36,709,719
606,447,154
12,973,813,894,839

Sorek 082013

PELUNASAN 08-2013 (
LBR

PLG

1
1

NAMA
DISTRIBUSI
2
ACEH

3
110,498

BALI

254,981

BANGKA BELITUNG

103,238

DKI

820,917

JAWA BARAT

JAWA TENGAH

JAWA TIMUR

4
5
110,146 5,164,333,428
26,031,544,89
253,916
3
102,884 6,219,414,957
80,251,384,84
809,623
8
2,026,546 104,472,271,5
78
38,766,987,52
799,892
9
1,016,719 50,781,136,23
8

NO

8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21

KALIMANTAN
BARAT
KALIMANTAN
SELATAN
KALIMANTAN
TIMUR
LAMPUNG
MALUKU
NUSA TENGGARA
BARAT
NUSA TENGGARA
TIMUR
PAPUA
RIAU & KEPRI
S2JB
SULAWESI
SELATAN
SULAWESI UTARA
SUMATRA BARAT
SUMATRA UTARA

2,038,437
802,283
1,021,490

RPBAYAR

RPPPN
6
3,261,004

sd 13/08/13

RPBPJU

RPMAT

7
397,244,026

8
4,644,000

146,078,061 1,566,287,736

51,150,000

4,831,095

394,465,086

4,410,000

602,819,301 2,443,467,908

171,411,000

131,271,069 4,714,063,657

125,967,000

22,821,666 3,127,793,185

30,921,000

35,327,173 3,997,167,371

54,084,000

83,757

83,144 6,278,905,629

13,413,206

483,760,476

8,739,000

135,563

135,064 7,140,573,900

2,569,889

565,900,696

5,049,000

139,849

139,292

6,377,070

797,689,579

15,531,000

8,434,481

804,075,111

7,281,000

523,533
4,646,218

80,439,465
579,899,555

1,311,000
3,528,000

17,438
200,528

11,843,404,92
1
235,333 10,101,912,11
8
17,267 1,130,567,411
199,967 6,918,271,490

90,641

90,336 4,041,022,471

2,774,401

315,369,043

3,006,000

71,980
158,668
155,341

71,090 6,130,031,768
158,016 8,756,488,977
154,870 7,907,763,542

5,418,317
5,441,714
4,671,702

236,764,168
557,514,917
587,390,848

8,277,000
7,689,000
5,115,000

135,766

135,213 8,438,636,309

1,148,915

751,647,219

6,459,000

120,193
89,357
182,099

119,497 6,648,878,287
89,087 4,267,050,502
180,754 11,688,955,21

9,019,121
1,520,510
36,037,760

591,279,238
374,640,942
962,986,564

6,096,000
2,211,000
17,745,000

236,126

Pelanggan LPB
belum beli token > 5 bln
NO

NAMA UNIT

JML PLG

APJ BANDUNG

4,429

APJ BOGOR

8,365

APJ BEKASI

21,960

APJ BANTEN SELATAN

2,065

APJ BANTEN UTARA

3,701

APJ CIANJUR

2,344

APJ CIMAHI

2,089

APJ CIREBON

3,852

APJ DEPOK

5,484

10

APJ GUNUNG PUTRI

11

APJ GARUT

1,283

12

APJ KARAWANG

3,972

13

APJ MAJALAYA

2,490

14

APJ PURWAKARTA

2,487

15

APJ SUKABUMI

3,155

16

APJ SUMEDANG

1,294

17

APJ TASIKMALAYA

2,366

TOTA
L

13,673

85,009

Contoh data:
N
O
1

IDPEL
2

NO.METE
R

NAMA
PELANGGAN

TARIF/
DAYA

TANGGAL
AKTIF

TERAKHIR
BELI

RP
BELI
8

RP PTL

10

GARDU
11

ALAMAT

1 53861001
1256

0110086
0848

GIOVANNI
WIHAYAK

R1T /
2200
VA

20110122

2012-0808

98,4
00

93,714.
29

117. 01900 0000


9 019 306

KP LEUWINUTUG NO 372 RT
RW - LEUWINUTUG

2 53861001
4780

2210053
6667

IR RAHMAT
HERU BASUKI

R1T /
20110408
900 VA

2012-0608

16,5
00

16,019.
42

26.5 02100 0000


021
305R04R03

KK GRAHA CIKEAS P NO 30
RT RW - CIKEAS

3 53861005
4396

0110169
3347

SUBUR SRI
BUNYANI

R1T /
1300
VA

20100708

2012-0626

98,4
00

95,533.
98

121. 08500 0000


KP LULUT NO 0 RT RW 0 085 102L24L01 LULUT

4 53861006
2599

2210051
6206

ENOH

R1T /
20110324
450 VA

2011-0324

5,000.0
0

12.1 08900 0000


089 302

KP CIKALAHANG NO 0 RT
RW - HAMBALANG

5 53861006
8240

2210055
0833

MARJUKI

R1T /
20110411
450 VA

2011-0412

5,000.0
0

12.1 18800 0000


188 104

KP BOLANG NO 0 RT RW CITEUREUP

6 53861006
9084

2210055
0908

ATIB

R1T /
20110411
450 VA

2011-0412

5,000.0
0

12.1 09300 0000


093 220

KP JAURA NO 0 RT RW TAJUR

7 53861007
3383

1402908
4234

SALA.B.MASA

R1T /
20111004
450 VA

2011-1006

17,500.
00

42.2 69800 0000


KP CIKEAS UDIK NO 0 RT RW
698 204R04L01 - CIKEAS UDK

8 53861010
3898

0111584
1684

PRM POLRI KPR- R1T /


20110707
RSS
450 VA

2011-0708

10,000.
00

24.1 00000 0000

KK POLRI NO 25 RT RW NAGRAK

9 53861010
4117

0110049
0794

SUKMAWATI
A,SPD

R2T /
3500
VA

20100520

2010-1026

18,4
00

17,864.
08

20.1 12900 0000


129 105L01

KK POLRI NO 27 RT RW NAGRAK

1 53861010
0 9126

3200318
5009

KAPT POL
WARTO S

R1T /
20120222
900 VA

2012-0223

20,000.
00

33.1 00000 0000

KK POLRI NO 137 RT RW NAGRAK

1 53861011
1 4642

0110945
5798

H M MUSTOFA
MADASIR

R1T /
20101027
450 VA

2010-1229

48,4
00

48,400.
00

116. 14200 0000


7 142 228K01

KP LEUWIKARET NO 0 RT
RW - LEUWIKARET

1 53861012
2 6652

0110057
5941

PT MITRA ABADI R1T /


SAKTI
2200
VA

2010-0628

20,000.
00

29.8 15300 0000


153 102R02

KK CICADAS MAS NO 9 RT
RW - CICADAS

20100526

KWH

12

SISTEM LPB

STS
STANDAR TRANSFER SPESIFICATION
MERUPAKAN STANDAR KOMUNIKASI ANTARA
METER PRABAYAR DENGAN VENDING SYSTEM
STANDAR YANG DIGUNAKAN STS :
IEC 61850 : Communications Network and System in
Substations.
IEC 61970 : Energy Managements System Application
Programming Interface (EMS-API)
IEC 61968 : System Interfaces for Distribution
Management.
IEC 62055 : Electricity metering Payment systems.
IEC (The International Electrotechnical Commision)
30

STS SYSTEM
ED:Electricity Dispenser

vending system

CVS: common vending system

Security module
CDU:Credit Dispenser Unit

20-digit Token

Token Generator
Customer Database

Point off sales


Customers

31

SISTEM LPB
Sistem listrik prabayar dikenal ada 2 sistem
yaitu sistem 1 arah (one way) dan sistem 2
arah (two ways).
Sistem LPB 1 arah
adalah komunikasi
antara
meter
prabayar dengan vending
sistem adalah melalui media token berupa
20 digit angka yang dimasukkan pada
keypad kWh meter prabayar.
Sistem LPB 2 arah komunikasi antara
vending sistem dengan meter prabayar
32
melalui media Smart card / smart
key yang

ONE WAY SYSTEM & TWO WAY SYSTEM

One Way System


1.

2.

3.

4.
5.

6.
7.

Two Way System

Sederhana, pada pembelian token


isi-ulang hanya membawa 20 digit
token dari vending system ke
meter;
Tidak menggunakan media khusus
untuk membawa 20 digit token,
dapat menggunakan kertas biasa;
Tidak
membutuhkan
pembaca
media
token,
token
dicetak
melalui printer via kertas biasa
dan dimasukan ke meter melalui
keypad;
Pembelian token isi-ulang hanya
dengan membawa nomor meter;
Dapat
menggunakan
sistem
pembelian online seperti ATM,
EDC, Internet banking dan SMS
banking juga sistem kartu isi
ulang yang di jual di toko2 seperti
pada handphone;
Tidak membutuhkan media kartu.

1.

System ini umumnya bersifat


open
sehingga
mengurangi
ketergantungan terhadap produk

7.

2.

3.

4.

5.

6.

Lebih kompleks karena membawa


informasi token ke meter dan
informasi dari meter ke vending
system;
Menggunakan
media
khusus,
seperti
smart
card,
kunci
elektronik, dsb untuk membawa
token ke meter dan sebaliknya;
Membutuhkan
pembaca
smart
card di loket penjualan dan meter;
Pembelian token isi-ulang harus
membawa smart card ke loket
penjualan;
Tidak bisa menggunakan sistem
pembelian online seperti ATM,
EDC, Internet banking dan SMS
banking
karena
harus
selalu
menggunakan smart card;
Smart card bisa hilang dan rusak
sehingga
membutuhkan
penggantian.
System ini umumnya proprietary
sehingga berpotensi menimbulkan
ketergantungan kepada produk

One way and Two ways


Sistem Satu Arah [One Way]
Media : Token dimasukkan ke dalam meter dengan keypad

Sistem Dua Arah [Two Ways]


Media: Token dimasukkan ke dalam meter dengan media token (smart card,

Keuntungan

Token tercetak di kertas

smart key, dsb)


Keuntungan

Memasukkan token ke

yang harus diketikkan melalui

dalam meter lebih mudah

media token karena pemakaian

token (token acceptor) dimeter

keypad,agak sulit bagi yang

(tidak perlu mengetik di

,penyimpanan,memuai,induksi dan

maupun ditempat penjualan.

belum terbiasa.

keypad)

kemungkinan hilang/tercecer.

Penjualan Token bisa di Point of

Tidak ada informasi dari meter

yang kembali ke Utility

Kemungkinan

Kemungkinan media token dapat

mendapatkan informasi

Standar terbuka (open standard),

pemakaian pelanggan

berdasarkan standar IEC 62055-

diduplikasi dengan teknologi


Ada mekanisme penerima token

melalui media token.

(token acceptor) di meter dan

Jika sudah ada standar

ditempat penjualan (Untuk disetiap

lebih dari satu vendor (vendor

dengan aplikasi yang

lokasi penjualan harus ada token

independence)

lainnya Smart card bisa

acceptor/charger).

Tarif listrik terdapat pada sistem

dikembangkan untuk

manajemen, lebih aman karena

digunakan diluar listrik

sistem manajemen terdapat di

prabayar.

41,dengan enkripsi yang aman,bisa

Kerugian

Kemungkinan adanya kerusakan

biasa,sehingga tidak perlu penerima

Sales,ATM,Teller,Downline Bank.

Kerugian

Token berupa 20 digit angka

Tarif terdapat pada meter, kurang

aman untuk Utility

Computer server

34

BEBERAPA PERTIMBANGAN PLN


MENGGUNAKAN SISTEM ONE WAY
SISTEM, APLIKASI, INFRASTRUKTUR PLN
MENGANUT PPOB
PLN MENGGUNAKAN SISTEM STS,
SEHINGGA MEMUNGKINKAN UTK MEMAKAI
BEBERAPA MERK METER
PRILAKU PELANGGAN DALAM TRANSAKSI
TENAGA LISTRIK TIDAK ADA PERUBAHAN
(PPOB)
HARGA METER ONE-WAY LEBIH MURAH
DIBANDINGKAN HARGA TWO-WAY
35

SGC
Supply Group Code (SGC) adalah kode 6-digit
yang menunjukkan suatu area geografis dimana
meter prabayar berada.
Sifat SGC unique dan berlaku secara
internasional
SGC identik dengan suatu perusahaan listrik,
baik yang bersifat regional maupun area dari
otoritas yang bersifat nasional
SGC dikeluarkan oleh Key Management Center
(KMC) Asosiasi STS yang berpusat di Afrika
Selatan.
36

SGC
KMC akan mengirimkan SGC ke setiap
vendor meter prabayar yang menjadi
anggota asosiasi STS.
Fungsi SGC merupakan salah satu kunci
pengaman dalam sistem prabayar.
SGC dibubuhkan oleh vendor ke dalam
setiap meter prabayar untuk menunjukkan
otoritas pemilik meter prabayar tersebut.
SGC di-entry ke dalam security module
dalam vending system, dan menjadi
bagian algoritma enkripsi pembentuk
37
token saat transaksi prabayar dilakukan.

SGC ( SUPPLY GROUP CODE )


&
KRN ( Key Revision Number )

SGC PLN = 901129;

SGC berfungsi untuk membedakan tarif per area;

KRN = 1 -- 2 (MULAI 1 JANUARI 2014)

KRN diganti jika ada revisi dari STS;

MULTI SGC ( Supply Group Code )


Management System

Vending System A (SGC 990454)

Area A1

Area A2

Area A3

Vending System B (SGC 901112)

Area B1

Pelanggan
Area A2
Pelanggan
Area A1

Area B2

Area B3

Pelanggan
Area B2
Pelanggan
Area A3

Pelanggan
Area B1

Berfungsi untuk mencegah pelanggan di Area A membeli token di Area B dan


sebaliknya
Biasanya tarif dari Vending System A berbeda dengan tarif di Vending System B

Pelanggan
Area B3

SINGLE SGC ( Supply Group Code )


Management System
Vending System (SGC 901129)

Area A1

Area A2

Area A3

Area B1

Pelanggan
Area A2
Pelanggan
Area A1

Area B2

Area B3

Pelanggan
Area B2
Pelanggan
Area A3

Pelanggan
Area B1

Pelanggan di Area A dapat membeli token di Area B dan


sebaliknya

Pelanggan
Area B3

TOKEN

Token adalah media untuk mentransfer informasi kedalam


meter listrik,.

Token terdiri dari 20 (dua puluh) angka yang bersifat unique


(hanya cocok untuk Nomor Meter Prabayar (11 digit ) tertentu )
contoh : 2291 2591 5318 8720 3572

Token dibuat mengikuti STS (Standard Transfer


Spesification) technology keypad , satu-satunya standar
internasional untuk mentransfer kredit listrik (
http://www.sts.org.za)

Telah disyahkan oleh IEC (Internasional Electrotechnical


Commission) - IEC 62055-41 (
http://electronics.ihs.com/news/iec-prepaid-electricity.htm)

Token dibuat oleh security module yang sudah terdaftar di


lembaga STS yang beralamat di Durban Afrika Selatan

KOMPONEN PEMBUATAN TOKEN


METER SERIAL NUMBER
04 12 23 8425 6 (11 digits)

Token
( 20 digits )

SGC (SUPPLY GROUP CODE )


PLN : 901129 (6 digits)

TARIF INDEX

Tariff R1 450 VA : 01 (2
digits)

UNITS OF ELECTRICITY
696,2 kWh

Encrypted

3
2
0
9
6

5
1
6
1
5

4
7
6
7
6

8
6
2
9
5

JENIS-JENIS TOKEN

Test STS Token, token untuk melakukan pengetesan MPB (self diagnostic)
dan dapat digunakan semua MPB berkali-kali (tidak di create oleh Vending
System), dikeluarkan oleh Asosiasi STS
Nomor Token Tes STS = 5649 3153 7254 5031 3471
Commissioning Token, token yang diterbitkan oleh asosiasi STS
berfungsi untuk mengaktifkan MPB baru.
Engineering Token, yaitu token yang dikeluarkan melalui Vending
Unit (VU), terdiri dari :

Key Change Token (KCT) , token untuk memasukkan/ merubah SGC & KRN
serta tarif index baru pada MPB atau bila terjadi perubahan tarif/daya.
Clear Tamper Token (CTT), token untuk mengaktifkan kembali MPB yang
mati/tidak aktif yang diakibatkan intervensi langsung terhadap fisik meter dalam
keadaan sudah terpasang (dialiri listrik).
Clear Credit Token (CCT), token untuk menghapus sisa kWh awal pabrikasi
maupun sisa kWh pada tarif/daya lama.
Free Issue Token (FIT), yaitu kredit token untuk mengisi kWh kedalam MPB
seperti untuk kebutuhan token perdana, token pengganti, token kompensasi &
token darurat dll.
Load Limit Token (LLT) , yaitu token untuk membatasi besarnya daya pada
MPB sesuai dengan daya kontrak dalam satuan kW.

Credit Token, yaitu token isi ulang yang berisi sejumlah kWh yang dibeli
pelanggan melalui Delivery Channel Bank (ATM/PPOB/POS).

KEY CHANGE TOKEN


( Coding Token )

dibuat melalui aplikasi Vending Unit;

berfungsi untuk merubah :


1. SGC (Supply Group Code) dan KRN (Key
Revision Number)
2. Tarif Index;

hanya satu kali penggunaan untuk satu


nomor meter.

CLEAR TAMPER TOKEN

dibuat melalui aplikasi Vending Unit;

berfungsi untuk menormalkan meter jika anti


tamper dalam keadaan aktif;

anti tamper akan aktif diantaranya disebabkan


ada interfensi langsung terhadap fisik meter
dalam keadaan dialiri listrik;

hanya satu kali penggunaan untuk satu nomor


meter.

LOAD LIMIT TOKEN


( Max. Power Limit )

dibuat melalui aplikasi Vending Unit;

berfungsi untuk membatasi besarnya daya


dalam satuan kW;

besarnya load limit token ditentukan oleh GM;

di DJBB ditentukan sebesar 110% kemudian


130% dan terakhir 170% dari daya terpasang
dalam satuan kVA;

hanya satu kali penggunaan untuk satu nomor


meter.

CLEAR CREDIT TOKEN

dibuat melalui aplikasi Vending Unit;

berfungsi untuk menghapus sisa kWh;

hanya satu kali penggunaan untuk satu


nomor meter.

FREE ISSUE TOKEN

dibuat melalui aplikasi Vending Unit;

berfungsi untuk menambah sejumlah kWh;

dibuat atas dasar :


- Kwitansi (TUL I-06) ;
- Berita Acara :
- BA Sisa UJL (paskabayar ke prabayar);
- BA Sisa kWh (perubahan tarif/daya);
- BA Meter Rusak;
- BA Pemusnahan Token Unsold;

hanya satu kali penggunaan untuk satu


nomor meter;

rupiah per unsur :


- rupiah PTL

TOKEN AWAL/PERDANA

dibuat melalui aplikasi Vending Unit (melalui fasilitas Free


Issue Token);

berfungsi sebagai Token Awal pada mutasi Pasang Baru,


Perubahan Tarif/Daya, Migrasi dari Paskabayar ke
Prabayar;

besarnya token perdana ditentukan sebesar Rp20.000,-;

dibuat atas dasar kwitansi (TUL I-06) ;

hanya satu kali penggunaan untuk satu nomor meter;

TOKEN DARURAT
( Emergency Token )

dibuat melalui aplikasi Vending Unit (melalui fasilitas Free Issue


Token);

berfungsi untuk mengatasi kondisi emergency, yaitu kondisi


pelanggan LPB tidak bisa membeli token isi ulang melalui sistem
PPOB;

nilai nominal pada layanan Token Darurat terdiri dari :


- Rp 20.000,- Rp 50.000,- dan Rp 100.000,-

bukti pembelian token darurat berupa kwitansi (TUL I-06) yang


dikeluarkan dari CIS terdiri dari unsur Rupiah PTL, PPJ, PPN dan
meterai;

token darurat dibuat sebesar Rupiah PTL yang tertera pada


kwitansi (TUL I-06);

TIME OUT TOKEN (TOKEN LIAR)

Time Out Token (Token LIAR) terjadi apabila Komunikasi


antara Vending Machine (VM) ke Delivery Channel Bank
(ATM/PPOB/POS) terjadi kegagalan akibat time-out,
PUTUS KOMUNIKASI, dan lain-lain, sementara Token
sudah diproduksi dan dikirim (sudah didistribusikan) dari
VM namun belum sampai ke pelanggan

TOKEN ISI ULANG


berfungsi untuk isi ulang kwh dengan pilihan, terdiri dari :
- pilihan nilai tertentu :
Rp

20.000,- Rp

50.000,- Rp

100.000,-

Rp 250.000,- Rp 500.000,- Rp 1.000.000,RP. 10.000.000,-

- pilihan nilai bebas :


min. Rp 20.000,- maks. Rp 10.000.000,-

bisa dibeli melalui loket PPOB / TELLER / POS / ATM / ADM / EDC /
SMS;
rupiah per unsur :

- rupiah PTL, - rupiah PPJ, - rupiah PPN

- rupiah angsuran, - rupiah meterai

STRUK

CONTOH STRUK

Ketik :
BELI spasi PLN spasi <NOMOR
METER> spasi <NOMINAL>
spasi <PIN>
Kirim ke :
3663
Contoh :
BELI PLN 04187056916 50000
1234

SKEMA LPB SEBELUM AP2T


PLN PUSAT

DATA
CENTER

VENDING
MESIN

WILAYAH/DISTRIBUSI

SWITCHIN
G
COMPANY

PELANGGA
N

CIS

COLLECTIN
G AGENT

ATM
STRUK
TOKEN

TELLE
R
VENDING
UNIT

KWH METER
PRE-PAID

SKEMA LPB SESUDAH AP2T


PLN PUSAT

DATA
CENTER

VENDING
MESIN

SWITCHIN
G
COMPANY

PELANGGA
N
AP2T

UNIT

VENDING
UNIT VIA LCT

COLLECTIN
G AGENT

STRUK
TOKEN

ATM

TELLE
R
KWH METER
PRE-PAID

SWITCHING
NO
1

NAMA
CHANNEL
AJS

SYB

FMB

4
5
6

GSP
JBT
JTL

MGN

NRM

STL

10

VSI

ALAMAT

GROUP CHANNEL

Menara Thamrin Lt. 6 Jl.


M.H Thamrin Kav. 3
S.Widjojo Building 9th
Floor jalan Jend. Sudirman
Kav.71 Jakarta
jalan Yos Sudarso 55
Sunter - Jakarta
Jalan PHH Mustopa 45
Jalan Cianjur 13 Bandung
Jl Cipaku IV no 15
Kebayoran Baru Jakarta
Selatan 12170
Jl. Ngagel jaya no 20
Surabaya 60283
Jl. Darmawangsa 6 Blok 1
no.1 Jakarta 12160
Jl. Buah Batu Regensi kav.
B1 No. 4 Bandung 40286
Jalan Sukasenang Raya 26
Bandung

PT ARTHAJASA
PT SARANA YUKTI BANDANA
PT FLASH MOBILE
PT GERBANG SINERGI PRIMA
PT JABAR TELEMATIKA
PT JATELINDO
PT MAGNA KARSA
PT NURAMA
PT STARLINK
PT VALUESTREAM
INTERNATIONAL
57

TEKNOLOGI INFORMASI
DAN SEKURITI LPB
PT PLN (Persero)
Jasa Pendidikan dan Pelatihan

SISTEM KEAMANAN LPB


PROSES PEMBUATAN TOKEN
PROTEKSI SISTEM STS
SEKURITI VENDING SERVER

PROSES PEMBUATAN
TOKEN (1)
METODE ENSKRIPSI STS

PROSES PEMBUATAN
TOKEN (2)
SEKURITI ENSKRIPSI STS

Tabel permutasi

Tabel substitusi
16 digit atau 8 bit kunci enkripsi
Real table encription
Sign NDA (Non Disclosure Aggrement) with KMC
Protect by international Law
Available for STSA Member only

(menggabungkan beberapa objek dari suatu grup


dengan memperhatikan urutan)
Sebagai contoh, jika kamu memiliki huruf A, B, C, dan D dan kamu ingin
mencari tahu ada berapa cara untuk menyusunnya dalam suatu grup yang
berisi tiga angka maka kamu akan menemukan bahwa ada 43 atau 64 cara
untuk menyusunnya. Beberapa cara untuk menyusunnya adalah: AAA,
BBB, CCC, DDD, ABB, CBB, DBB,

PROSES PEMBUATAN
TOKEN (3)
SECURITY MODULE

Security Module adalah perangkat keras untuk


menghasilkan Token, dimana semua proses enkripsi
berlangsung. Security Module hanya dibuat oleh PRISM,
atas permintaan STS dimana yang dapat membeli Security
Module hanya member STS
Setiap Security Module berisi vending key sesuai dengan
SGC, dan agar Security Module tersebut dapat mempunyai
vending key, harus terlebih dahulu mendapatkan ijin dari
pemilik SGC.
Untuk berkomunikasi dengan security Module diperlukan
SM API (Security Module Application Programming
Interface) yang hanya dikeluarkan bagi pemilik Security
Module saja.

PROTEKSI SISTEM STS

STS mengontrol distribusi key, untuk setiap token


generator, dan Badan yang mengatur distribusi key adalah
Key Management Centre (KMC), dimana key yang
dihasilkan melibatkan
Supply Group Code
Tarif Index
Key type
Key Revision Number
Key Expiry Number
Meter Serial number
Key code tersebut dimasukan ke dalam Security Module,
baik untuk pabrikan maupun untuk power utility, melalui
KMF (Key Management File) yang hanya dapat diperoleh
atas persetujuan dari pemilik SGC.

KEY TRANSFER PROCESS


Vk = Vending Key
KeK= Key Encryption Key
Dk = Dispenser Key

KOMPONEN PEMBUATAN TOKEN


METER SERIAL NUMBER
04 1223 8425 6
SGC & KRN
SGC : 901129 KRN : 1
TARIF INDEX

Token

01 : R1 450 VA

( 20 digits )

CDU ID (Credit Dispenser


Unit ID)
Nama Switching / Vending
DATE
Unit
Tanggal Pembuatan Token
TYPE
E : Electricity
MONEY
Uang
ENERGY
kWh

Encrypted

3
2
0
9
6

5
1
6
1
5

4
7
6
7
6

8
6
2
9
5

FORMULA PERHITUNGAN TOKEN (KWH)

Biaya Administrasi langsung dipotong oleh Bank


(SEBAGAI FUNGSI COLLECTION AGENTS) .
Pembulatan kWh keatas (round up) dengan nominal
0,x sehingga > 0,00 dibulatkan menjadi 0,1

Rp/ kWh = 944,-

PERHITUNGAN STRUM
PRABAYAR

RP PTL

RP TAG RP MAT
RP PPN RP PPJ
RP PTL + RP PPJ
RP TAG RP MAT
RP PPN
RP PTL + a% RP PTL RP TAG RP MAT
RP PPN
RP PTL (1 + a%)
RP TAG RP MAT
RP PPN
RP PTL
(RP TAG RP MAT
RP PPN)/ 1+ a %
68

PERHITUNGAN PRA BAYAR


PELANGGAN LPB DGN TARIF R1 / 1300 VA
MEMBELI STRUM RP 50.000,BERAPA CREDIT KWH YG DIDAPAT Rp/kWh =
790,- ? (PPJ = 3 %, ADMIN BANK = RP. 2.500,-)
RP TAGIHAN = 50000 2500 = 47.500,RP PTL = (RP TAG RP MAT RP PPN) / 1 +a%
(47500 0 0 ) / (1 + 0,03)
= 46.116,5
kWh = 46.116,5 / 790 = 58,38 kWh
69

SECURITY VENDING
SYSTEM
Networking Architecture

DACEN PLN

SWITCHING

BANK / CA

KONFIGURASI SISTEM
VENDING GLOBAL
WEB P2APST

DIL & Token TMP

DIL & Token TMP

Transaksi PPOB

Transaksi PPOB
Transaksi PPOB

LOG

3
Transaksi VU
KT/MT/CT

Transaksi PPOB
CT
2
1

SISTEM GENERATOR TOKEN

FITUR METER PRABAYAR


PT PLN (Persero)
Jasa Pendidikan dan Pelatihan

Yang Dimaksud APP adalah :


Suatu alat pengukur dan pembatas yang
terpasang dan digunakan untuk mengukur
energi listrik berfungsi sebagai alat ukur
transaksi energi listrik antara pihak penjual dan
pihak pembeli

Difinisi APP adalah :

Suatu alat yang digunakan untuk transaksi jual


beli Tenaga listrik antar PLN dan pelanggan
yang terpasang di pelanggan.

Fungsi

APP adalah :

Untuk mengukur pemakian energi listrik ( kWh,


kVArh ) yang digunakan pelanggan dan
membatasi penggunaan daya VA oleh pelanggan
sesuai kontrak beli tenaga listrik.

METER LISTRIK
JENIS METER
MEKANIK

ELEKTRONIK
- DIGITAL (AMR)
- DRUM/ REGISTER
- LPB

METER SERIAL NUMBER

11 digit unique;
contoh :
0
4

1223
8425

6
Cek digit

Untuk falidasi / ferikfikasi nomor sesui

Serial Number
Manufacturer Code

01
04
07
Actar Conlog Landis
is

14
16
Hexing Apator

22
Star

27
Genus

46
32
36
39
Holley
H&I
Itron Meisys SMC
Metbelosa

MERK METER LISTRIK


PINTAR

NO

KODE
PABRIK

01

04

07

14

16

22

24

25

27

10
11

32
34

12

36

13

37

14

39

STS
VENDI
NG
ACTARIS
AEG_STSP_
OK
E
CONLOG CON_STSP_
OK
E
LANDIS
EML_STSP_
OK
E
HEXING
HEX_STSP_
OK
E
APATOR
LEW_STSP_
OK
E
STAR
STR_STSP_
OK
E
WASION
WSN_STSP_
OK
E
HOLLEYME HLM_STSP_
OK
T
E
GENUS
GNS_STSP_
OK
E
ITRON
ITR_STSP_E
OK
GLOMET
GLO_STSP_
OK
E
MEISYS
MP2_STSP_
OK
E
INHEMETE INH_STSP_
OK
R
E
METBELOS OBE_STSP_
OK
A
E
MERK
METER

TYPE
METER

NO

KODE
PABRIK

16
17

42
45

18
19
20
21

46
47
51
52

22
23

54
55

24

56

25
26
27
28

60
63
71
76

29

77

30

86

STS
VENDIN
G
KAIFA
KAI_STSP_E
OK
SANXING
SAN_STSP_
OK
E
HOLLEY
HLY_STSP_E
OK
CATIC
CTC_STSP_E
OK
JOYMETER JOY_STSP_E
OK
HODI
HOD_STSP_
OK
E
CLOU
CLU_STSP_E
OK
AKARI
AKR_STSP_
OK
E
MELCOINDA MTS_STSP_
OK
E
FUJI
FJI_STSP_E
OK
TLS
TLS_STSP_E
OK
ATC
ATC_STSP_E
OK
HOLLEYIND HEI_STSP_E
OK
O
SUNRISE
SUN_STSP_
OK
E
SMARTMETE SMI_STSP_E
OK
R
MERK
METER

77

TYPE
METER

METER LPB YANG TERPASANG PERTAMA KALI


DI PT.PLN ADALAH MERK :
ACTARIS
CONLOG
LANDIS & GYR
HEXING
STAR

3.1. FITUR METER LPB

Meter LPB ini mempunyai beberapa fungsi atau fitur antara


lain sebagai berikut :
-

Mempunyai Nomor seri unik sesuai STS


Kontaktor untuk menghubungkan atau memutuskan koneksi listriknya
Low credit warning (visual dan audible)
Tamper switch detection
Programable trip current.
Memiliki memori yang tidak terhapuskan (non Volatile memory)
Menyimpan data historical pengisian token sebelumnya.
Pada display LCD dapat ditampilkan sisa kredit kWh, daya yang
dipakai, status kontaktor, jumlah kWh yang dipakai sejak dipasang,
informasi balik saat menerima token serta informasi lain, yaitu :
tegangan, arus, sisa kWh, daya sesaat (VA, kW), cos phi, durasi waktu
tunda, setting batas rendah, kredit kWh, alarm bunyi, dan batasan
daya.

FITUR dan Short Code


No.

Uraian Fitur

Short Cut MPB Non SPLN

01

04

07

Tegangan

14
Scroll

Arus

Scroll

05

Index tarif

05

058

20 digit

82

Power Limit

07

014

20 digit

13

Daya sesaat

Scroll

31

Saldo kWh

801

07

No Meter

804

65

Token Terakhir

14

#11#

818

76

Token sblm Terakhir

15

#12#

10

Token sblm Terakhir

16

#13#

853

78

11

Token sblm Terakhir

17

#14#

854

79

12

Token sblm Terakhir

18

#14#

855

80

13

Listrik Padam ( X )

809

52

14

Menghentikan Alarm

812

15

Tampilan LCD

000

Nilai

Nilai

852

Nilai

Scroll

22
04

77

Scroll

3.2. TAMPERING
LPB dilengkapi dengan switch tampering,
bila cover atau tutup terminal wiring kWh
meter prabayar di buka dan terjadi
penyalahgunaan maka aliran listrik akan
shut down / aliran listrik padam.
Jika pelanggan / pelaku membuka cover /
tutup terminal kWh meter secara paksa
maka untuk mengaktifkannya digunakan
Clear Tamper dan pelanggan dikenakan
denda dikarenakan merusak properti PLN
sesuai KepDir No. 1486.K/DIR/2011

3.3. TARIF INDEX


Meter prabayar sebelum dipasang
harus diproses KCT terlebih dahulu,
untuk mengetahui pelanggan yang
dipasang dikenakan jenis tarif yang
sesuai dengan cara mengentrikan 1
x 20 digit nomor enter dan 1 x 20
digit enter,
kemudian tekan short code 05 enter
guna untuk mengecek indek tarifnya
sudah sesuai.

TARIF LPB (s.d. 2010)

Index
Tarif

Gol
Tarif

Daya ( VA )

RUPIAH / kWh

Awal

Akhir

2007

2009

01-3-2010

03-6-2010

01-7-2010

R1

250

450

392

411

414

416

415

R1

451

900

590

603

605

605

605

R1

901

1300

667

663

667

668

790

R1

1301

2200

691

666

669

673

795

R2

2201

5500

800

1035

773

786

890

R3

6601

53000

944

1035

1035

1035

1330

B1

250

450

488

525

520

535

535

B1

450

900

615

638

627

628

630

B1

901

1300

669

689

679

684

795

10

B1

1301

2200

714

745

731

735

905

11

B2

2201

5500

772

1035

1033

1080

905

12

I1

250

450

452

455

462

479

485

13

I1

450

900

548

548

595

610

600

14

I1

901

1300

655

705

698

719

765

Keterangan

Tetap

Tetap

Tarif Rubah B1

TARIF LPB (s.d. 2010)

Index
Tarif

Gol
Tarif

Daya ( VA )

RUPIAH / kWh

Awal

Akhir

2007

2009

01-3-2010

03-6-2010

01-7-2010

18

P1

250

450

660

680

681

681

685

19

P1

451

900

790

784

782

785

760

20

P1

901

1300

740

760

767

767

880

21

P1

1301

2200

753

770

766

766

885

22

P1

2201

5500

801

1035

1056

1122

885

23

S2

250

450

286

314

320

326

325

24

S2

451

900

426

444

447

448

455

25

S2

901

1300

541

582

566

571

605

26

S2

1301

2200

585

593

607

615

650

27

S2

2201

5500

659

1035

674

679

735

28

250

9999999

1380

1380

1380

1450

Tarif Rubah L/TR

29

DK

5501

9999999

966

966

Tarif Khusus Bali

30

R2

5501

900

1035

1035

1330

Tarif Rubah R3

Keterangan

TI
2013(
1)

NO

TARIF
INDEX

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
30
31
32

GOLONGAN
DAYA AWAL DAYA AKHIR
TARIF

R1
R1
R1
R1
R2
R3
B1
B1
B1
B1
B1
I1
I1
I1
I1
I1
P1
P1
P1
P1
P1
S2
S2
S2
S2
S2
L
R3
B2
I1

250 VA
450 VA
451 VA
900 VA
901 VA
1300 VA
1301 VA
2200 VA
2201 VA
5500 VA
6601VA 9999999 VA
250 VA
450 VA
451 VA
900 VA
901 VA
1300 VA
1301 VA
2200 VA
2201 VA
5500 VA
250 VA
450 VA
451 VA
900 VA
901 VA
1300 VA
1301 VA
2200 VA
2201 VA
5500 VA
250 VA
450 VA
451 VA
900 VA
901 VA
1300 VA
1301 VA
2200 VA
2201 VA
5500 VA
250 VA
450 VA
500 VA
900 VA
901 VA
1300 VA
1301 VA
2200 VA
2201 VA
5500 VA
250 VA 9999999 VA
5501 VA
6600 VA
5501 VA 200000 VA
5501 VA
14000 VA

Jul sept 13

TDL 2013/ JAN-MAR


RPKWH

415
605
833
843
948
1336
535
630
835
950
950
485
600
803
830
961
685
760
920
929
929
325
455
629
676
789
1500
1336
1215
961

RPBEBAN

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

RPKWH

415
605
928
947
1075
1347
535
630
920
1048
1048
485
600
886
915
1059
685
760
1004
1024
1024
325
455
681
731
862
1600
1347
1347
1059

RPBEBAN

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

TI
2013(
2)

NO

TARIF
INDEX

31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
50
51
52
53
54
55
56
57
58

33
34
35
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
51
52
53
54
55
56
57
58
59
60
61
62
63
64
65

GOLONGAN
DAYA AWAL
TARIF

P1
S2
P3
MB
S2B
S2B
R1B
R2B
R3B
B1B
B1B
B2B
I1B
ST1
ST2
ST3
RT1
RT2
RT3
RT4
RT5
KT1
KT2
KT3
KT4
PT1
PT2
MT

5501
5501
250
450
1300
2201
1300
2201
6601
250
1300
2201
1300
450
901
200001
450
451
901
2201
6601
450
901
2201
200001
450
450
450

VA
VA
VA
VA
VA
VA
VA
VA
VA
VA
VA
VA
VA
VA
VA
VA
VA
VA
VA
VA
VA
VA
VA
VA
VA
VA
VA
VA

DAYA AKHIR

200000
200000
9999999
9999999
2200
200000
2200
6600
9999999
900
2200
200000
14000
900
200000
9999999
450
900
2200
6600
9999999
900
2200
200000
9999999
9999999
9999999
9999999

VA
VA
VA
VA
VA
VA
VA
VA
VA
VA
VA
VA
VA
VA
VA
VA
VA
VA
VA
VA
VA
VA
VA
VA
VA
VA
VA
VA

TDL 2013/ JAN-MAR


RPKWH

1218
789
861
1412.1
972.78
1214.41
972.78
1214.41
1412.1
972.78
1214.41
1412.1
1214.41
420
700
900
530
550
870
930
980
575
850
865
880
1775
975
1625

RPBEBAN

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
17
32.5
32.5
12
23
30.5
31.5
34.26
33.8
33.8
35
36
25
25
0

Jul sept 13
1317
862
949
1407.11
975.59
1210.11
975.59
1210.11
1407.11
975.59
1210.11
1407.11
1210.11
420
700
900
530
550
870
930
980
575
850
865
880
1775
975
1625

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
17
32.5
32.5
12
23
30.5
31.5
34.26
33.8
33.8
35
36
25
25
0

3.4. LOAD LIMIT


Load limit di setting melalui Vending Unit
menggunakan token load limit.
Token ini akan mengubah batas daya di
meter listrik khusus sesuai dengan tujuan
token dibuat. Dengan perhitungan maka
batas daya yang dipakai adalah 170 %
dari Daya Kontrak (dengan catatan MCB
1,2 dari daya kontrak sesuai SPLN No 55).
Sedangkan satuan yang digunakan yaitu
kW.

3.5. STANDAR METER


PRABAYAR

Meter Prabayar harus memenuhi semua ketentuan standar IEC


62055-XX (41-51 ) menggantikan 62052 dan 62053
Spek elektronik :
Tegangan nominal : 230 Volt, Arus nominal
: 5 (80)
Ampere
Konstanta
: 1000 imp/ kWh atau 1600 imp/kWh
Frekuensi
: 50 Hz , Kelas
: 1.0
Tahan percikan air : IP54

SK DIR No 719.K/DIR/2010 tgl. 30 Desember 2010


Latar belakang SPLN D3.009.1:2010
Untuk Meter kWh 1 Phase
Mengingat banyaknya peralatan dan sistem prabayar
transaksi energi listrik yang dikembangkan serta ditawarkan
pada PLN, diperlukan suatu acuan dasar untuk pemilihan
dan pengujian masing-masing jenis sistem prabayar
kelistrikan yang akan diterapkan.

Tujuan SPLN D3.009.1:2010


Sebagai pedoman umum dalam pembuatan
spesifikasi teknis serta petunjuk teknis pemakaian
untuk unit-unit PT PLN (Persero), dan ketentuan
desain, pembuatan, pengujian untuk pabrikan,
pemasok maupun lembaga penguji.

Key pad MPB

Tampilan LCD MPB

Short code / kode singkat


Catatan untuk :
39 : Cos phi
40 : Daya semu ( VA )
Diskripsi yang kosong ( - )
dipergunakan untuk meter
3 phase

EFISIENSI

NAMPLATE adalah papan nama yang menginformasikan


antara lain :

Tegangan kerja = 230 Volt

Arus kerja

Frequensi

Constanta

= 1000 atau 1600 imp/kWh

Kelas meter

= 1

Pengawatan

= LLGNN

IP54

Merk Meter

Nomor meter

Product 2010

= 5 / 60 A
= 50 Hz

CONTAH SPESIFIKASI TEKNIS METER DI PASARAN:

Tipe Meter
: kWh Meter Statis Prabayar
Indeks Kelas Meter
: Kelas 1
Akurasi Tipikal
: 1%
Jumlah Fasa & Kawat
: Fasa Tunggal 2 Kawat
Referensi Pengujian
: SPLN D3.009-1 : 2010
Tegangan Acuan
: 230V
Arus Dasar & maksimal : 5(60)A
Frekuensi acuan
: 50 Hz
Tegangan kerja
: 110V 299V
Konstanta meter
: 1000 / 1600 imp/kWh
Temperatur kerja
: -25 s/d 70C
Kelembaban
: < 95%
Type Display
: LCD dengan Backlight
Kelas Proteksi
: IP54
Berat Meter
: 615 gram
Jangkauan Arus terukur
: 10mA - 60A
Anti-Tampering
: Sesuai SPLN D3.009-1 : 2010
Contactor
: 220VAC / 80A
Pemakaian Daya Sendiri
: 1W

5
4

7
6

Keterangan

1 1

4
1

3
8
8

7
6

8
7

8
6

1.

Display LCD

2.

Infra Red / Probe

3.

Key Pad

4.

Namplate

5.

Lampu Led

6.

Dudukan MCB & MCB

7.

Tutup KakiMeter

8.

Segel Penyabung

Merk meter Listrik Prabayar Yang Sudah Terpasang di PT. PLN ( Persero )
Merek

Manufaktur / Vendor

1.

ACTARIS

01

PT. Melcoindo

2.

CONLOG

04

PT. Shender

3.

LENDIS & GIRL

07

PT. Lendis & Girl

4.

HEXING

14

PT. Hexing Teknologi

5.

APATOR

16

PT. Apator Indonesia

6.

STAR

7.

WAISON

24

8.

HOLLEYMET 25

PT. Smartias Indo Gemilang

9.

GENUS

27

10. ITRON

22

32

PT. Smart Meter Indonesia


PT. Electra Inti Perkasa
PT. Duta Global Indo Utama

PT. Melcoindo

11. GLOMET

34

PT. Global Meter Industry

12. MEISYS

36

PT. Sistem Elektronika Cerdas Co Design

13. INHE METER 37

PT. Duta Aries

14. METBELOSA 39

PT. Metbelosa

15. PRIMA

40

PT. INTI

16. KAIFA

42

PT. Sulam Air Power

17. SANXING

45

PT. CITRA SANXING INDONESIA

18. HOLLEY H & I

46

PT. Rekadaya Gerindo

19. CATIC

47

PT. MAJAPAHIT ENERGI DINAMIKA

20. Joy Meter

51

PT. Joy Meter

21. CLOU

54

22. AKARI

55

PT. Aruna Unggul Teknologi


PT. PANGGUNG SURABAYA

23. MELCOINDA 56

PT. Melcoinda

24. FUJI DHARMA

60

PT. FUJI DHARMA ELETRIC

25. HOLLEY INDO

76

PT. Golley Energi Indonesia

26. SUNRISE

77

PT. Armor

27. Smart Meter 86

PT. SMI

Warna biru meter sebelum SPLN


Warna biru merah sebagian sudah SPLN
Warna Pink meter sudah Sesuai SPLN

PT.PLN (PERSERO)

Merk meter Listrik Prabayar Yang Sudah Terpasang di PT. PLN ( Persero )
Non SPLN
Merek

Manufaktur / Vendor

1. ACTARIS

01

PT. Melcoindo

2. CONLOG

04

PT. Shender

3. LENDIS & GIRL

07

PT. Lendis & Girl

4. HEXING

14

PT. Hexing Teknologi

5. APATOR

16

PT. Apator Indonesia

6. STAR

22

PT. Smart Meter Indonesia

7. GENUS

27

PT. Duta Global Indo Utama

8. MEISYS

36

PT. Sistem Elektronika Cerdas Co Design

9. METBELOSA

39

PT. Metbelosa

PT.PLN (PERSERO)

Merk meter Listrik Prabayar Yang Sudah Terpasang di PT. PLN ( Persero )
Sesuai SPLN
Merek

Manufaktur / Vendor

1.

HEXING

14

PT. Hexing Teknologi

2.

STAR

22

PT. Smart Meter Indonesia

3.

WAISON

24

PT. Electra Inti Perkasa

4.

HOLLEYMET

25

PT. Smartias Indo Gemilang

5.

ITRON

32

PT. Melcoindo

6.

GLOMET

34

PT. Global Meter Industry

7.

MEISYS

36

PT. Sistem Elektronika Cerdas Co Design

8.

INHE METER

37

PT. Duta Aries

9.

METBELOSA

39

PT. Metbelosa

10. PRIMA

40

PT. INTI

11. KAIFA

42

PT. Sulam Air Poer

12. SANXING

45

13. HOLLEY

46

PT. CITRA SANXING INDONESIA


PT. Rekadaya Gerindo

14. CATIC

47

PT. MAJAPAHIT ENERGI DINAMIKA

15. CLOU

54

PT. Aruna Unggul Tekologi

16. MELCOINDA

56

PT. Melcoinda

PT.PLN (PERSERO)
Merk meter Listrik Prabayar Yang Akan Dipasang Uji Coba Pada PT. PLN ( Persero )

Merek
1. TLS

Manufaktur / Vendor
63

2. HODI

PT. Tri Surya Lintas Services


52

PT. Samindo Kreasi Utama

3. ATC

71

PT. ATC Indonesia

4. MSP

72

PT. MANDIRI SOLUSINDO PERKASA

5. Metrik

85

PT. Lima Putra Vilindo

99
Tim Prabayar DJBB

PT.PLN (PERSERO)

Merk meter Listrik Prabayar Yang Sudah Dirubah Firmwere


Sesuai Surat Dir No. 331/110/Dirut/2012 Tgl. 3 Pebruari 2012
Merek

Manufaktur / Vendor

1.

HEXING

14

2.

STAR

3.

WAISON

24

4.

HOLLEYMET 25

PT. Smartias Indo Gemilang

5.

ITRON

PT. Melcoindo

6.

GLOMET

34

PT. Global Meter Industry

7.

MEISYS

36

PT. Sistem Elektronika Cerdas Co Design

8.

INHE METER 37

PT. Duta Aries

9.

METBELOSA 39

PT. Metbelosa

22

32

10. PRIMA

PT. Hexing Teknologi

PT. Smart Meter Indonesia

40

PT. Electra Inti Perkasa

PT. INTI

11. KAIFA

42

PT. Sulam Air Power

12. SANXING

45

PT. CITRA SANXING INDONESIA

13. HOLLEY H & I

46

PT. Rekadaya Gerindo

14. CATIC

47

PT. MAJAPAHIT ENERGI DINAMIKA

15. Joy Meter

51

PT. Joy Meter

16. CLOU

54

17. AKARI

55

PT. Aruna Unggul Teknologi


PT. PANGGUNG SURABAYA

18. MELCOINDA 56

PT. Melcoinda

19. FUJI DHARMA

60

PT. FUJI DHARMA ELETRIC

20. HOLLEY INDO

76

PT. Golley Energi Indonesia

21. SUNRISE

77

PT. Armor

22. Smart Meter 86

PT. SMI

bayar Yang Sudah Terpasang Di PT

01

07

04

14

EFISIENSI

16

22

25

27

abayar Yang Sudah Terpasang Di PT.

32

34

36

EFISIENSI

39

46

3.6. JENIS METER


TERPASANG
3.6.1. Meter 1 phasa 2 kawat
Pada sistem pengukuran meter
prabayar 1 phase 2 kawat yang ada
di PT. PLN ( Persero ) ada 4 generasi
yaitu :

Single Shensing Single Reley


Doble Shensing Single Reley
Doble Shensing Dobel Reley
Doble Shensing Dobel Reley
Sesuai SPLN D3.009-1.2010

4 Terminal
4 Terminal
4 Terminal
5 Terminal

SINGLE SHENSING SINGLE RELEY


4 TERMINAL
METER DENGAN 1 (SATU)
PENGKURAN DAN 1 (SATU)
PENGAMAN YANG TERPASANG PADA
PENGHANTAR PHASE DAN
MEMPUNYAI 4 (EMPAT) TERMINAL
1

3 4

Gambar Blok Diagram Meter 1 Phasa LPB

Carrent & Teg


Sampling

Energy
Metering IC

MCU

Relay Driver
Relay

Micro Controler Unit

Indikator

Keyboard

Output
Interbace

Comunikation

Opening Cover
Beban

LCD

Detector

DOBLE SHENSING SINGLE RELEY


4 TERMINAL
Meter dengan 2 (dua) pengkuran phase
dan netral serta memilik 1 (satu)
pengaman yang terpasang pada
kWh Meterphase, mempunyai 4 (empat)
penghantar
terminal
1

Gambar Blok Diagram Meter 1 Phasa LPB

Carrent & Teg


Sampling

Energy
Metering IC

CT
MCU

Relay Driver
Relay

Micro Controler Unit

Indikator

Keyboard

Output
Interbace

Comunikation

Opening Cover
Beban

LCD

Detector

DOBLE SHENSING DOBEL RELEY 4


TERMINAL
Meter dengan 2 (dua) pengkuran phase
dan netral serta memilik 2 (dua)
pengaman yang terpasang pada
penghantar phase dan netral, mempunyai
kWh Meter
4 (empat)
terminal.

Gambar Blok Diagram Meter 1 Phasa LPB

Carrent & Teg


Sampling

Energy
Metering IC

CT
MCU
Micro Controler Unit

Relay

Relay

Relay Driver

Indikator

Keyboard

Output
Interbace

Comunikation

Opening Cover
Beban

LCD

Detector

DOBLE SHENSING DOBLE RELEY 5


TERMINAL
Meter dengan 2 (dua) pengkuran phase
dan netral serta memilik 2 (dua)
pengaman yang terpasang pada
penghantar phase dan netral, mempunyai
kWh Meter
5 (lima)
terminal.

3 4

METER 3 PHASE 4 KAWAT


SAMBUNG LANGSUNG
Meter LPB 3 phase yang terpasang
dipelangan digunakan untuk pelanggan
yang menggunakan daya listrik yang
cukup besar yaitu diatas 7700 VA s/d
33.000 VA.
Adapun meter 3 phase yang terpasang di
PT. PLN ( Persero ) adalah merk :
Hexing
Actaris
Genus

STANDART DAN NETRAL DIKOPEL GROUND


kWh Meter
Sumber Tegangan

2 3

4 5

Pengaman Instalasi / beban


Pembatas

Terminal kWh

Ke Instalsai Pelanggan

Terminal Nol

Hasil :

Display aktif

Arde

Lampu Power Nyala


Teganggan 220 V & Diberi Beban 5 A
Posisi

Cos 1

Cos 0,86

Cos 0,5

Meter LPB 3 Phasa Sambungan


Langsung

Instalasi Pelanggan

Instalasi PLN

Meter LPB 3 Phasa Sambungan


Langsung

Instalasi Pelanggan

Instalasi PLN

Meter LPB 3 Phasa Sambungan


Langsung

Instalasi Pelanggan

Instalasi PLN

Proses Bisnis

PELAYANAN
( PENGGUNAAN TOKEN PADA PELAYANAN PELANGGAN )

STANDAR PROSEDUR PELAYANAN LPB


Proses Layanan LPB :
Mekanisme Pasang Baru
Mekanisme Rubah Tarif/Daya
Mekanisme migrasi dari pasca bayar ke prabayar
Multiguna LPB,Penggantian MPB, Berhenti LPB
Mekanisme Ganti MPB akibat Gangguan/Rusak pada LPB
Tokennjdarurat / Token Emergency
Pelaporan dan perlakuan akuntansi
Penjelasan Rinci SPP LPB

PENGGUNAAN TOKEN PADA


PELAYANAN PELANGGAN
CALON PELANGGAN LISTRIK PRABAYAR
Pelanggan
Non Pelanggan
Paskabayar
Penyambungan Baru

Ganti Meter
Dari Paskabayar ke
Prabayar

PELANGGAN LISTRIK PRABAYAR


Perubahan Tarif/Daya
Penerangan Sementara/Pesta
Ganti Meter Dari Prabayar ke Prabayar

<<<
118

Selesai

PENYAMBUNGAN BARU (5
TOKEN)
NO.

TOKEN

KETERANGAN

Key Change Token (Coding Token)

Merubah SGC, KRN & Tarif Index

Clear Tamper Token

Menormalkan meter jika anti tamper dalam


keadaan aktif.

Load Limit/Max.Power Limit Token

Setting batas daya max. dalam satuan kW

Clear Credit Token

Menghapus sisa kwh

Token Perdana (Free Issue Token)

Token perdana pelanggan baru, dibuat


berdasarkan TUL I-06

Di
1.
2.
3.

kantor PLN :
Masukan key change token (coding token);
Masukan clear tamper token, jika anti tamper aktif;
Masukan load limit/max.power limit token untuk membatasi besarnya daya dalam
satuan kW;
4. Masukan clear credit token untuk menghapus sisa kwh;
Di lapangan :
5a. Masukan clear tamper token, jika anti tamper aktif;
5b. Masukan token perdana (free issue token) setelah meter terpasang dengan benar
di rumah pelanggan (pemasukan token ini dilakukan langsung oleh pelanggan
sebagai pembelajaran awal kepada pelanggan);
119

NO.

GANTI METER(MIGRASI
LPB)
TOKEN

KETERANGAN

Key Change Token (Coding Token)

Merubah SGC, KRN & Tarif Index

Clear Tamper Token

Menormalkan meter jika anti tamper dalam


keadaan aktif.

Load Limit/Max.Power Limit Token

Setting batas daya max. dalam satuan kW

Clear Credit Token

Menghapus sisa kwh

Token Perdana (Free Issue Token)

Token perdana pelanggan baru, dibuat


berdasarkan TUL I-06

Di kantor PLN :
1. Masukan key change token (coding token);
2. Masukan clear tamper token, jika anti tamper aktif;
3. Masukan load limit/max.power limit token untuk membatasi besarnya daya dalam satuan kW;
4. Masukan clear credit token untuk menghapus sisa kwh;
Di lapangan :
5a. Masukan clear tamper token, jika anti tamper aktif;
5b. Masukan token perdana (free issue token) setelah meter terpasang dengan benar di rumah
pelanggan (pemasukan token ini dilakukan langsung oleh pelanggan sebagai pembelajaran awal
kepada pelanggan);
Catatan :
a) Jika sisa kwh yg belum dibayar pelanggan dikonversikan kedalam rupiah lebih besar dari sisa
UJL yg ada, maka pelanggan harus membayar tunai sisa utangnya .
b) Jika sisa kwh yg belum dibayar pelanggan dionversi kan kedalam rupiah lebih kecil dari sisa UJL
yg ada, maka sisa UJL dikembalikan ke pelanggan berupa kWh (dibuatkan free issue token).
120

PERUBAHAN TARIF/DAYA
NO.

TOKEN

KETERANGAN

Key Change Token (Coding Token)

Merubah SGC, KRN & Tarif Index

Clear Tamper Token

Menormalkan meter jika anti tamper dalam


keadaan aktif.

Load Limit/Max.Power Limit Token

Jika ada perubahan daya

Clear Credit Token

Menghapus sisa kwh tarif/daya lama

Token Perdana (Free Issue Token)

Token perdana tarif/daya baru, dibuat


berdasarkan TUL I-06

1.

Catat/foto sisa kwh tarif/daya lama;

2.

Masukan key change token (coding token);

3.

Masukan clear tamper token, jika anti tamper aktif;

4.

Masukan load limit/max.power limit token, jika ada perubahan daya;

5.

Masukan clear credit token untuk menghapus sisa kwh tarif/daya lama;

6.

Masukan token perdana (free issue token) untuk tarif/daya baru;

7.

Konversi sisa kwh tarif/daya lama kedalam rupiah sesuai harga tarif/daya baru kemudian
buatkan free issue token atas dasar BA Sisa kWh Perubahan Tarif/Daya;

8.

Free Issue Token dikirim ke pelanggan melalui telepon, sms atau didatangi.

121

PENERANGAN SEMENTARA
(PESTA)
NO.

TOKEN

KETERANGAN

Key Change Token (Coding Token)

Merubah SGC, KRN & Tarif Index

Clear Tamper Token

Menormalkan meter jika anti tamper dalam


keadaan aktif.

Load Limit/Max.Power Limit Token

Jika ada perubahan daya

Clear Credit Token

Menghapus sisa kwh tarif/daya lama

Token Perdana (Free Issue Token)

Token perdana tarif/daya baru, dibuat


berdasarkan TUL I-06

1.

Catat/foto sisa kwh tarif/daya lama;

2.

Masukan key change token (coding token);

3.

Masukan clear tamper token, jika anti tamper aktif;

4.

Masukan load limit/max.power limit token, jika ada perubahan daya;

5.

Masukan clear credit token untuk menghapus sisa kwh tarif/daya lama;

6.

Masukan token perdana (free issue token) untuk tarif/daya baru;

7.

Konversi sisa kwh tarif/daya lama kedalam rupiah sesuai harga tarif/daya baru kemudian
buatkan free issue token atas dasar BA Sisa kWh Perubahan Tarif/Daya;

8.

Free Issue Token dikirim ke pelanggan melalui telepon, sms atau didatangi.

122

GANTI METER LPB


NO.

TOKEN

KETERANGAN

Key Change Token (Coding Token)

Merubah SGC, KRN & Tarif Index

Clear Tamper Token

Menormalkan meter jika anti tamper dalam


keadaan aktif.

Load Limit/Max.Power Limit Token

Setting batas daya max. dalam satuan kW

Clear Credit Token

Menghapus sisa kwh

Token Perdana (Free Issue Token)

Menambah sejumlah kwh, dibuat berdasarkan


TUL I-06

Di kantor PLN (Meter Baru) :


1. Masukan key change token (Coding Token);
2. Masukan clear tamper token, jika anti tamper aktif;
3. Masukan load limit/max.power limit token untuk membatasi besarnya daya dalam satuan kW;
4. Masukan clear credit token untuk menghapus sisa kwh;
5. Masukan free issue token .
Di lapagan (Meter Lama) :
6. Catat/foto sisa kwh meter lama;
7. Konversi sisa kwh meter lama/rusak kedalam rupiah kemudian buatkan free issue token atas
dasar BA Meter Rusak.
Di lapangan (Meter Baru) :
8. Masukan clear tamper token, jika anti tamper aktif.
123

ALUR PB/PD PASKA BAYAR

Alur Proses PB Pra Bayar


TERBARU

FITUR BARU AP2T


APRIL 2013 ;
1. Monitoring Permohonan Token
2. Entri kWh Sisa Sebelum Pesta
3. Entri kWh Sisa Pesta Prepaid
4. Upload Nedisys File
5. Monitoring Nedisys File
6. Entri Diskon TMP

AP2T

Memasukkan Data Pemasangan


(saat input permohonan)
1. Pilih jenis produk yang
akan digunakan yaitu :
regular, prepaid,PKS, dll
2. Pilih
tarif
yang
diinginkan.
Secara
otomatis
kolom
jenis
keperluan
yang
akan
terisi, yaitu : publik,
bisnis, rumah tangga,
sosial, atau industry
3. Pilih
daya
yang
diinginkan
4. Pilih Multiguna
PKS
yaitu
:
C=TELKOMSEL

AP2T
AKTIVASI METER

AP2T
KONPENSASI UJL
- PILIH MENU
PDL
- KOMPENSASI
UJL
- MASUKAN
IDPEL
- MASUKAN
STAND CABUT
- KLIK TOMBOL
HITUNG
- KLIK TOMBOL
SIMPAN
- KLIK TOMBOL

130

AP2T
PEREMAJAAN

1. Klik
(+)
Menu
Pelayanan
Pelanggan
2. Klik (+) Submenu
PDL
3. Pilih Peremajaan DIL

AP2T

MONITORING PERIODE PEMBELIAN TOKEN


1.Klik
(+)
Menu
Pelayanan
Pelanggan
2.Klik (+) Submenu
Monitoring
3.Pilih
Monitoring
Periode Pembelian
Token

AP2T

MONITORING LOG DIL PREPAID

AP2T

MONITORING PERMOHONAN (OLAP)

AP2T

MONITORING TRANSAKSI LPB (VU)

P2APST

136

TEHNIK PEMASANGAN &


PENGOPERASIAN
PT PLN (Persero)
Jasa Pendidikan dan Pelatihan

PT.PLN (PERSERO) DJBB

Type Pengawatan Meter LPB 1Phase


Belum Sesuai SPLN

4
LLNN

LNNL

Sesuai SPLN
D3.009.1.2010

LLGN
N

LLNN

LLNN

Pemasangan & Pengawatan Meter


LPB 1Phase

Belum Sesuai
SPLN

Kawat Fasa

Instalasi PLN

Instalasi Pelanggan

Pemasangan & Pengawatan Meter


LPB 1Phase

Belum Sesuai
SPLN

Kawat Fasa

Instalasi PLN

Instalasi Pelanggan

Pemasangan & Pengawatan Meter


LPB 1Phase
Belum Sesuai
SPLN

Kawat Fasa

Instalasi PLN

Instalasi Pelanggan

Pemasangan & Pengawatan Meter


LPB 1Phase
Sesuai SPLN
D3.009.1.2010

Kawat Fasa

Instalasi PLN

Instalasi Pelanggan

Type Pengawatan Meter LPB 3 Phase


Pengukuran Langsung
kWh Meter
Sumber Tegangan

2 3

Terminal kWh

4 5

Pengaman Instalasi / beban


Pembatas

Ke Instalsai Pelanggan

Terminal Nol

Arde

Meter LPB 3 Phasa Sambungan


Langsung

Instalasi Pelanggan

Instalasi PLN

Meter LPB 3 Phasa Sambungan


Langsung

Instalasi Pelanggan

Instalasi PLN

Meter LPB 3 Phasa Sambungan


Langsung

Instalasi Pelanggan

Instalasi PLN

Pemasangan Meter & PHB

Pemasangan Meter & PHB

CARA PEMASANGAN
Perhatikan cara pemasangan MPB yang akan
dipasang / lihat pengawatan yang ada pada
namplete / papan nama
Pasang base plate / Plate landasan pada diding
bagunan
Pasang MPB
Pasang pengawatan sesuai petunjuk yang ada di
namplate
Kencangkan baut baut terminal kaki kWh meter
Tutup kaki kWh meter Prbayar
Masukkan teganggan suplay
Lihat / Perhatikan display LCD & lampu indikator

OPERASIONAL METER
PRABAYAR (1)

Setelah MPB dipasang dan power On serta display


tertera Periksa maka langkahnya sbb. :
Entrykan Clear Tamper Token ( CTT ) kemudian
Enter
Lihat diplay : Jika display tertera Gagal ulangi masukkan CTT
kembali
Jika display tetera benar lanjutkan token berikutnya KCT

Entrykan Key Change Token ( KCT ) 20 digit yang


1
Lihat diplay : Jika display tetera Gagal ulangi masukkan KCT
kembali
Jika display tetera benar lanjutkan token berikutnya 20 digit yang
ke 2
Entrykan Key Change Token ( KCT ) 20 digit yang 2
Lihat diplay : Jika display tetera Gagal ulangi masukkan KCT 20
digit yamg ke 2
Jika display tetera benar lanjutkan token berikutnya Power Limit
Token ( PLT )

PT.PLN (PERSERO) DJBB

Sebelum Pengoperasian Meter Prabayar


Yakinkan Ground Tidak Terhubung Dengan
Nol pada IML
PHB
Caranya
:
1.
2.
3.

Buka panel utama Instalasi Milik Langganan ( PHB )


Perhatikan kawat netral dan ground tidak terhubung
Yakinkan kawat netral dan ground tidak ada yang terhubung pada IML, jika ragu
a) Kawat phase in camming dipasang pengaman MCB
b) Kawat Netral Instalasi Milik Langanan ( IML ) dihubungkan keluaran MCB
c) Masukkan MCB, sehingga kawat Netral teraliri tegangan, jika :
a. MCB On / Tidak Trip maka kawat netral tidak ada yang terhubung dengan ground
b. MCB Off / Trip maka kawat netral ada yang terhubung dengan ground, hal ini
petugas harus mencari dan meperbaiki untuk memisahkan antara Netral dan
Ground.
c. Baru melaksanakan pengoperasian MPB
151

Tim Prabayar DJBB

OPERASIONAL METER
PRABAYAR

Entrykan Power Limit Token ( PLT ) kemudian


Enter
Lihat diplay : Jika display tertera Gagal ulangi masukkan
PLT kembali
Jika display tertera benar lanjutkan token berikutnya CCT
Sebelum melanjutkan token Ckear Credit ( CCT ) agar chek
dengan cara menekan 07 enter lihat display sesuai dengan PK
contoh display 1,53 kW ( benar )

Entrykan Clear Credit Token ( CCT ) kemudian


Enter
Lihat diplay : Jika display tertera Gagal dan nilai Kredit
masih ada maka ulangi masukkan CCT kembali
Jika display tertera benar maka nilai kredit tertera 0 ( nol )
kWh dan lampu dipelanggan padam, lanjutkan token
Perdana / Free Issue

Entrykan Token Perdana / Free Issue Token ( FIT )


kemudian Enter

JENIS GANGGUAN DAN


PENANGAN LPB
PT PLN (Persero)
Jasa Pendidikan dan Pelatihan

TANDA-TANDA METER
RUSAK

Display LCD null file


Display LCD blank / mati
Display LCD tampilannya cacat
Relay rusak On / Off terus
Perhitungan ngacau / TIDAK JELAS
Key pad rusak
Kabel penghubung putus

Solusi meter rusak :


meter diganti & kompensasi
saldo kWh

PENYEBAB LISTRIK PELANGGAN


BISA PADAM
6. Gangguan pada peralatan
Sistem 500 kV & 150 kV
a. Relay rusak
b. LCD Blank
Sistem 20 kV
c. LED mati
Trafo Distribusi
d. Led Display Cacat
Sistem Jaringan Tegangan Rendah
Saluran Masuk Pelanggan ( SMP / SR ) e. Keypad macet
f. Switch temper gagal
Hubung singkat di instalasi
g. Akibat Tegangan Turun
MCB off atau Zekring putus
Sekali
Credit kWh habis
h. Logarima Perhitungan
Call atau Gambar Switch terbuka
Ngacau
Cover meter dibuka
i. kWh Meter Rusak
Pemakaian melampaui batas & Lock Out
7. Tampering

1. Suplay Listrik terganggu :

2.
3.
4.
5.

PENYEBAB MPB DISPLAY TERTERA


PERIKSA
1. Pembukaan tutup terminal dalam keadaan
bertegangan
2. Pembukaan tutup terminal dalam keadaan tidak
bertegangan
3. Pengawatan terbalik
4. Sirkit arus dihubung-singkat
5. Injeksi arus maupun tegangan
6. Kawat netral diputus pada kabel SMP
7. Kawat netral diputus pada kabel SMP dan dipasang
alat pengatur tegangan pada instalasi konsumen
8. Induksi medan magnet dari luar
9. Ada 2 buah grounding
10.Ground Dikopel Dengan Netral
11.Ground salah pasang
12.Levering kawat phase
13.Titik sambung Kendor
14.Kawat Netral IML dikopel netral netral IML tetangga
15.Unbanlance

PENANGANAN GANGGUAN VIA


PLN123
TYPE GANGGUAN

Nilai Credit 0 kWh


PERIKSA
DY LBH
Gambar switch
terbuka
Alarm bunyi

SOLUSI
Pelanggan agar beli
Stroom isi ulang
Kirim info ini ke P2TL /
Bung untuk ditindak lanjuti
Pelanggan agar menunggu
30 menit listrik akan
menyala kembali,
pelanggan agar
mengurangi pemakaian
listrik
Kirim info ini untuk
ditindak lanjuti
Tekan sembarang tombol
dan Credit kWh segera
habis pelanggan agar beli
Stroom isi ulang.

INFORMASI METER (1)

Tampilan LCD MPB adalah : nilai kredit kWh


Tanda Credit / Pulsa mau habis : tandanya Alarm Buzzer
berbunyi dan nilai creditnya < 20 kWh, untuk meter sesuai
SPLN batas rendah kWh alarm bunyi dapat disetting
dengan cara tekan 456XX enter ( dalam kWh )
Alarm bunyi dengan durasi 30 detik dan jedah waktu tunda
bunyi alarm juga dapat disetting dengan cara tekan
123xxx enter ( dalam menit )
Jika alarm berbunyi maka untuk menghentikan sementara
tekan sembarang tombol.
Pulsa habis ( 0 kWh ) : lampu dipelanggan padam ; display
0 kWh ; gambar saklar terbuka ; Alarm berbunyi & Led
merah nyala
Kondisi setelah input token 20 digit ke MPB via keypad
kemudian enter :
a) Jika
dan
b) Jika
dan

display tertera Accept atau Benar maka lampu akan menyala


nilai kredit tertera di display
display tertera Used atau Terpakai maka lampu tetap padam
nilai kredit kWh pada display tetap tidak bertambah.

INFORMASI METER (2)

Jika Alarm bunyi dan display tertera Over po atau dylebih


dan lampu pelanggan padam, maka pelanggan agar
mengurangi pemakaian listriknya dan menunggu sampai 45
detik baru listrik menyala kembali.
Jika terjadi pemadaman sampai 5 x dan display tertera
Lock Out, Terputus atau gambar Switch terbuka : Maka
pelanggan harap menunggu selama 45 menit listrik akan
nyala kembali.
Jika dalam tenggang waktu tunggu, kebetulan sistem
jaringan terganggu dan normal kembali maka otomatis
lampu dipelanggan tsb NYALA kembali.
a. Jika display MPB Call atau Periksa, Gambar saklar terbuka
berarti pelanggan telah menyalah gunakan pemakaian energi
listrik, maka MPB tsb perlu dibuat Clear Tamper dan
mengentrykan Clear Tamper, namun terlebih dahulu petugas
harus memeriksa MPB antara lain Segel dan instalasi
pelanggan.
b. Jika display tertera Periksa, Led Kuning nyala fungsi

PENYEBAB REJECT/ GAGAL


SAAT INPUT TOKEN

a.Nomor Meter Tidak sesuai yang


Dimaksud
b.Tarif Index Beda
c.Angka Token yang Dientrikan
Salah
d.Token yang dientrikan kurang 20
digit
e.Switch Cover Terbuka
f.LCD tertera Periksa

PENYEBAB USED/
TERPAKAI
SAAT INPUT TOKEN

a.Nomor Token yang Dientrikan


sudah pernah digunakan
b.Token yang Dientrikan Hasil
Cetak Ulang / Reprint
c.Pembuatan Token dalam 60 detik
lebih dari 1 Token

PENYEBAB
USANG/KADALUARSA
SAAT INPUT TOKEN

a.Nomor Token yang Dientrikan


melebihi batas Memori Token
b.Memori token tersimpan (50
token)

PT.PLN (PERSERO) DJBB

Penyebab Saldo Minus adalah :


a. Relay rusak
b. Tegangan relay < 9 Volt DC
c. Kabel penghubung ke relay putus
Solusi :
1. Meter harus diganti
2. Pelanggan dikenakan kekurangan pemakaian
Tim Prabayar DJBB

163

Saldo Seumur Hidup


Dampak Saldo Seumur Hidup disebabkan
adanya gelombang impuls alami yang diterima
VDR Over Limit atau Power suplay drop sekali
sehingga capasitor tidak mampu

Akibatnya :
a.
b.

Microprosesor Unit terganggu


Kondisi histori saldo berubah ( Memori )
Solusi : Meter diganti

Pada kenyataannya di lapangan MPB SPLN D3.009.1.2010


banyak kendala dikarenakan petugas & pelanggan kurang
memahami .
Sehubungan banyak keluhan pelanggan yang masuk dalam
pengaduan maka Direksi menerbitkan Surat DIRUT
No.331/110/DIRUT/2012 tanggal 3 Pebruari 2012 perihal
Merubah Fitur Listrik Pintar untuk Keleluasaan isi ulang

No.

Jenis penyalahgunaan

1.

Pembukaan tutup terminal dalam keadaan


bertegangan

2.

Pembukaan tutup terminal dalam keadaan


tidak bertegangan

3. Pengawatan terbalik
Pengawatan Polaritas Arus terbalik

Reaksi meter

Rele membuka
Rekam data
Rele membuka
Rekam data
Meter mengukur normal
Rekam data
Meter mengukur normal
Rekam data

LAYAR
TAMPILAN

LED

TEKS SIMBOL kuning

Cara
Penorma
lan

Periksa

Aktif

Token

Periksa

Token

Aktif

Perbaikan

4. Sirkit arus dihubung-singkat

Meter mengukur normal

Aktif

Perbaikan

5. Injeksi arus pada kawat fase atau netral

Meter mengukur normal

Aktif

Perbaikan

Aktif

Perbaikan

Aktif

Perbaikan

Aktif

Lepas
Magnit

Kawat netral diputus pada kabel SMP


Meter mengukur normal
(missing neutral)
Kawat netral diputus pada kabel SMP dan Meter mengukur normal
7. dipasang alat pengatur tegangan pada
instalasi konsumen (IML)
Meter mengukur normal
Operasi rele tidak
8. Induksi medan magnet dari luar 400 mT
Periksa
dipengaruhi oleh induksi
magnetik
6.

PT.PLN (PERSERO)

Penyebab MPB display tertera


Periksa , Gbr Saklar terbuka & Led Warna Kuning
Menyala adalah Pembukaan tutup terminal dalam
keadaan bertegangan

Penyebab MPB display tertera


Periksa , Gbr Saklar terbuka adalah Pembukaan
tutup terminal dalam keadaan tidak bertegangan

Tim Prabayar DJBB

168

PT.PLN (PERSERO)

Penyebab MPB display tertera


Gbr Tangan & Led Warna Kuning Menyala
adalah :
1.
2.
3.
4.

Sirkit arus dihubung-singkat


Injeksi arus maupun tegangan
Kawat netral diputus pada kabel SMP
Kawat netral diputus pada kabel SMP dan dipasang alat
pengatur tegangan pada instalasi konsumen
5. Induksi medan magnet dari luar
6. Ada 2 buah grounding
7. Ground Dikopel Dengan Netral
8. Ground salah pasang
9. Levering kawat phase
10. Netral IML digabung dengan Netral IML tetangga
11. Titik sambung Kendor
12. Unbanlance

Tim Prabayar DJBB

169

PT.PLN (PERSERO)

Yang Perlu diketahui Oleh Pelanggan adalah :


Saldo kredit Tekan 37 enter
Kridit habis ( 0 kWh ) Lampu padam, Led warna merah
menyala & alrm bunyi
Cara mengisi Token = entrikan 20 digit terus enter
Token diterima MPB Benar
Token salah Gagal
Token pernah diinputkan Terpakai
Token keduluwarsa Usang
Daya melebihi batas dalam waktu 120 detik Dylebih lampu padam
5 X padam akibat dylebih Terputus menunggu 30 45 menit
Saldo kWh dibawah limit Alrm bunyi
Menghentikan alrm sejenak Tekan sembarang tombol
Mensetting batas rendah saldo kWh alarm bunyi = Tekan
456XX enter
Mensetting jedah waktu tunda alarm bunyi = tekan 123XXX enter
Penyalahgunaan LCD Periksa, Gbr Tangan dan Led
kuning nyala
Tim Prabayar
Perkiraan
nilai kredit habis = 81 enter
170
DJBB

PT.PLN (PERSERO)

Yang Perlu diketahui Oleh Pengawas & Petugas


PLN adalah :
00 enter = Test display
01 enter = Test relay
05 enter = mengetahui tarif index
07 enter = Mengetahui batas daya ( W / kW )
08 enter = mengetahui penyalahgunaan
39 enter = Faktor daya
40 enter = Daya semu ( VA )
41 enter = Mengetahui tegangan
44 enter = Mengetahui beban terpakai ( A )
47 enter = Mengetahu daya sesaat ( W / kW )
53 enter = Kali kredit diinputkan
54 enter = Token terakhir
68 enter = Kali padam akibat beban lebih
69 enter = Kali padam akibat power padam
75 enter = Nomer meter
Penyalahgunaan LCD Periksa, Gbr Tangan dan Led
kuning nyala

Tim Prabayar DJBB

171

PT.PLN (PERSERO)

Gbr Tangan & Led Warna Kuning


Menyala
PERUBAHAN FIRM WARE
SEBELUM
1. CREDIT TOKEN TIDAK
DAPAT DITERIMA
/GAGAL
2. IML PERLU PERBAIKAN
3. DIPERLUKAN CLEAR
TAMPER SEBELUM
CREDIT TOKEN
DIINPUTKAN

SESUDAH
1. CREDIT TOKEN DAPAT
DITERIMA/ BENAR
2. IML PERBAIKI
3. TIDAK DIPERLUKAN
CLEAR TAMPER

Surat DIRUT No.331/110/DIRUT/2012 tanggal 3 Pebruari 2012


Tim Prabayar DJBB

172

Kondisi : Cover Terbuka


Non
SPLN

SPLN

Firmware
Baru

Call

Lampu di Plg
=
Token Credit
=
Clear
Tamper =

Padam
Rejac
k
Accept
Lampu
Nyala

Padam
Gagal

Padam
Gagal

Benar

Benar

Lampu Nyala

Lampu Nyala

173

Kondisi : Levering, Polaritas Terbalik, Jumper,


Injaction, Nol SMP Putus, Magnit
Non
SPLN

SPLN

Firmware
Baru

Call

Token Credit
=
IML
=
Clear
Tamper =
Lampu di Plg
=

Accep
_t
_
Nyala

Gagal
Diperbai
ki
Benar
Nyala

Benar
_
_
Nyala
174

Kondisi : Beban melebihi batas daya ( Watt / kW )

Non
SPLN

Over po

LCD

= Over po

Lock Out
5 x padam
=
30
Durasi menunggu
padam =
Menit
Entri Credit
Accept
=

Firmware
Baru

SPLN

Dylebih

Dylebih

Dylebih

Dylebih

Dylebi
h

Dylebi
h

Terputus

Terputus

45 Menit

45 Menit

Benar

Benar
175

PT.PLN (PERSERO)

Perbedaan Meter Paska &


LPB
LPB / Meter
Meter Paska
Pintar
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Fitur tidak ada


Regester ( angka )
Clas meter 2
Batasan daya MCB
Tidak ada anti tamper
Stand meter tiap bulan
dicatat

Tim Prabayar DJBB

1. Fitur banyak ( V,I,Cos Phi,


Daya semu, daya nyata dll )
2. Display nilai kredit kWh
3. Clas meter 1
4. Batasan daya MCB & Relay
5. Anti tamper
6. Tidak ada pencatatan stand
meter

176

PT.PLN (PERSERO)

LPB Single Sinxing Single Relay


Rugi
Untung
1. Jika dijumper meter masih
mengukur sebagian
2. Batasan daya MCB &
Relay di phasa

Tim Prabayar DJBB

1. Jika dijumper meter masih


mengukur sebagian
2. Jika pemasangan terbalik :
. Beban IML utama tidak
terukur
. Beban IML tambahan tidak
terukur
. Batasan daya tidak ada
3. Jika phasa diinjaction > dari
LLT relay trip dan memakaian
tidak terukur
4. Jika cover dibuka dan terminal
1 & 2 dikopel beban via
ground meter tidak mengukur
177

PT.PLN (PERSERO)

LPB Dobel Sinxing Single Relay


Untung
1. Jika dijumper meter masih
mengukur sebagian
2. Jika pemasangan terbalik
meter tetap mengukur
namun batasan daya
tidak terbatas

Tim Prabayar DJBB

Rugi
1. Jika dijumper meter masih
mengukur sebagian
2. Jika pemasangan terbalik :
. Beban IML utama terukur
. Beban IML tambahan tidak
terukur
. Batasan daya tidak ada
3. Jika phasa diinjaction > dari
LLT relay trip dan memakaian
tidak terukur
4. Jika cover dibuka dan terminal
1 & 2 dikopel beban via
ground meter tidak mengukur

178

PT.PLN (PERSERO)

LPB Dobel Sinxing Dobel Relay


Untung
1. Pengaman daya phasa &
netral
2. Jika dijumper meter masih
mengukur sebagian
3. Jika pemasangan terbalik
meter tetap mengukur
4. Jika menyadap phasa sebelum
APP dan netral via IML meter
mengukur

Tim Prabayar DJBB

Rugi
1. Jika dijumper meter masih
mengukur sebagian
2. Jika pemasangan terbalik :
. Beban IML utama terukur
. Beban IML tambahan tidak
terukur
. Batasan daya tidak ada
3. Jika phasa diinjaction > dari
LLT relay trip dan memakaian
tidak terukur
4. Jika cover dibuka dan terminal
1 & 2 dikopel beban via
ground meter tidak mengukur

179

Cara Pengentrian / Pengisian Token Isi Ulang


1. Melalui key pad
20 digit harus dientrikan dan dienter, baru MPB aktif

Struk / Token
11/03/08 09:22
2311609680221110012
BAMBANG PAMUNGKAS

No Meter 01326029152
R2/3500
Rp 100.000
kWh 119,6
Token 2089 8438 6591
8587 9953
SUKSES

Pelanggan
Memasukan 20 Digit
Nomor Token

Menyala
Low Credit
(Energi akan habis)

180

PT.PLN (PERSERO) DJBB

2.

Melalui SMS

No HP harus didaftarkan untuk regrestasi dengan cara :

Ketik #setparam,s05:+62nohp,*1234

Kirim ke no GSM meter

Kemudian ada jawaban dari meter

Untuk mengirim Token Pulsa Listrik

Ketik #token,nomor token 4 digit spasi 4 digit dst,*1234

#token,4231
5678 6789
1234 2345,
*1234

kirim

terima
Terima kasih telah
melakukan pengisian ulang
sebesar .kWh. Pulsa anda
sebesar . kWh
Tim Prabayar DJBB

181

3. Melalui RF
KONFIGURASI

METER

STS
PLN

Powerline

RF

Token 20 digit
+
ID Meter

Texas
Inst.

PLC

MES
3G/
Robulin
ADSL
H RF
k
Konsentrator
USSD
RF

RF

JALADRI

Mesh
RF/
3G/
Wisree
ADSL ITRON
d Konsentrator
Mes
3G/
h
INTI
ADSL
ZigB
ee Konsentrator
GPRS

SMC

TELKOM
STS
I/F
XML

CUST.
I/F

WEB
App.

http MOBIL
E
App.
XML

ESB
XML
METER
I/F

XML

MDM

XML

DB

XML/ TXT/ SOAP

AMR
REMOTE TOP UP

Hubungan Istilah yang Digunakan Dalam


Formulasi dengan Database
Uraian
Rupiah Bayar Admin Bank
PPJ U
PPN
Meterai
Angsuran
Rupiah Token
kWh Dibeli
Prosentase PPN
Prosentase PPJ U
Prosentase Angsuran

Ket
A- B
D
E
C
F
G
H

Field Name
RPTAG
RPBPJ U
RPPPN
RPMAT ( Nama Field di DPP )
RP_ANGSURAN
RPPTL
PEMKWH
PROSENTASE_PPN
PPJ
PROSENTASE_ANGSURAN

SKEMA
PT PLN (Persero)
Jasa Pendidikan dan Pelatihan

SKEMA GLOBAL

UNIT

DB
SIP3

P2APST

DB
CAR
GO
GRA
PHO
N

DB
CIS
APP
L CIS

DB
CAR
GO
GRA
PHO
N
VU

DB
OLA
P
DB
VS
PELANGGAN

REKO
N

GAP
URA
PLN

PPOB
SWIT
CHIN
G
COM
COLL
PO
PAN
ECTI
S
Y
NG
ED
AGE
C
NT
AT
DOW
M
NLIN
AD
E
M
TEL
LER
SM
S
e-

1.
SKEMA PENGIRIMAN DIL PRABAYAR KE VENDING SERVER
`
AP2T

2
-

T
U
L
I0
6

DIL Prabayar Kantor


Distribusi/Wilayah
CARG
Kode Pembeda Tarif
=
O
T ; No.Meter 11 digit
UNIT
3

- TUL
S
IIIP
09
Pelayanan
kepada
H
- TUL
pelanggan :
IV1. Penyambungan baru
04
2. Migrasi pelanggan
paskabayar ke prabayar
3. Perubahan tarif / daya
4. Penerangan sementara /
pesta
5. Ganti meter dari
prabayar ke prabayar

DIL
PRABAY
4
AR

RESPO
NSE
5CODE

CARG
O
P2APS
T

OLAP

7
NEDI
1 SYS
FILE

VENDI
NG
SERVE
R

` SKEMA TRANSAKSI VIA VENDING UNIT


2.
CIS

- TUL
I-06
Berita
Acara
3

Engineering
Token
Free Issue
Token

OLAP
1

GraphOn
Client

Data
Free
Issue
2
GraphOn
Server

VENDING
SERVER

VENDING
UNIT

VENDING
MACHINE

3. SKEMA TRANSAKSI VIA PPOB


PPOB

OLAP

Data Token
Isi Ulang

VENDING
SERVER

VENDING
MACHINE

GAPU
RA
PLN
3

PELANGGAN

Token
Isi
Ulang

SWITCHI
NG
COMPA
NY
COLLEC
GSP,
TING
SYB,
AGENT
VSI,
FM,
POS
MGK,
DOWNLI
EDC
AJ,
JTL,
NE
ATM
NRM
ADM
STL,
JBT
TELLE
R
SMS
e-Bank

4. SKEMA INTRANET LPB

Works
tation

INTRA
NET
LPB
1

http://10.100.1.25

OLAP

5. SKEMA REKON DATA & DANA

OLAP

REK
ON
H+1
1

Data
Token
Isi Ulang

SWITCHIN
G
COMPANY
2

GSP, SYB,
VSI, FM,
MGK, AJ,
JTL, NRM
STL, JBT

COLLECTI
NG
AGENT
BANK
PT POS

6. SKEMA PENGIRIMAN TRANSAKSI PRABAYAR KE CIS


AP2T

Token Perdana
(Free Issue)
Token Isi Ulang

CARGO
UNIT
3

TUL III09
TUL IV04

CARGO
P2APST

OLAP

TRANSAKSI PRABAYAR :
Token Perdana
(Free Issue)
Token Isi Ulang

SKEMA NEDISYS FILE


1.Nedis
ys
KANTOR
File APJ / AJ /

CABANG

VENDING
SYSTEM

VENDOR
1

VERIFIK
ASI

GUDANG
APJ / AJ /
CABANG

1.MPB (Meter Prabayar)


2.KIP (Kartu Identitas Pelanggan)
3.Petunjuk Pengoperasian MPB
4.Optical Probe
Contoh Nedisys File
(Nedisys_16082010.714 ) :
>>>MC158BH021012010081606574771400000714
011014345281N0207+00.0020090225200903070000000000190112
9
00005.0013.80
011014345282000000.0
20100715B7--K1
>>>MC158BT+00.000001

PENERIMAAN DAN PENGIRIMAN NEDISYS FILE


Dalam penyerahan MPB dari Vendor ke PLN, Vendor
harus menyerahkan :
1.
2.
3.
4.
5.

MPB
Kartu Identitas Pelanggan
Petunjuk Pengoperasian MPB
Nedisys File
Optical Probe

PLN harus memastikan bahwa Vendor mengirim item


tersebut dalam satu paket.
Seluruh material diterimakan oleh AREA kemudian
AREA melakukan verifikasi antara jumlah dan nomor
seri MPB dengan nedisys file.
Setelah dilakukan verifikasi maka AREA melakukan
proses Up-load Nedisys (via AP2T) ke Vending System.

AKUNTANSI LISTRIK PRA


BAYAR
PT PLN (Persero)
Jasa Pendidikan dan Pelatihan

`SKEMA

ARUS DANA - SEBELUM P2APST


REK.GIRO PLN PUSAT

Receipt
DC BANK
MITRA BANK
PP NONA

ACCOUNT
PENAMPUNGAN
BANK

REK.GIRO PLN KD/WIL

PPN, PPJ, BM

REK.GIRO PLN APJ/UPJ

P E L A N G G A N

SKEMA ARUS DANA SISTEM P2APST

DC BANK
MITRA BANK
PP NONA

ACCOUNT
PENAMPUNGAN
BANK

REK.GIRO PLN PUSAT


PPN, PPJ, BM

REK.IMPREST PLN PUSAT

P E L A N G G A N

PPN, PPJ, BM
MAX SDH TERKIRIM
PADA TGL 5 BLN
BERIKUTNYA

REK.IMPREST PLN KD/WIL

Ketentuan Akuntansi LPB


Keputusan Direksi PT.PLN (Persero)
Nomor : 300.K/DIR/2009 Tentang
Ketentuan Akuntansi Listrik Para Bayar
Tanggal
23 Desember 2009

A. PENGUKURAN
PENJUALAN LPB
BATASAN-BATASAN..
PEMBAYARAN DI MUKA SEBELUM
DIGUNAKAN

TEKNOLOGI/ALAT
TDK MEMADAI

BELI STRROM

ESTIMASI
PERHITUNGAN

PENERIMAAN
DIMUKA REK
LISTRIK

198

a. Pengukuran Penjualan LPB


Perhitungan Estimasi LPB
a. Estimasi kWh = rata2 kWh per 3 bln x 0.8 x jmlh pelanggan
pra bayar
b. Estimasi pendapatan = estimasi kWh x tarif pra bayar
c. Penerimaan dimuka rek listrik = Penjualan voucher
estimasi
pendapatan
d. Jika estimasi > penj. Token
penjualan token yang
diakui
jika estimasi < penj. Token
estimasi yang diakui
Ket :
- rata2 kWh per 3 bulan = angka di ambil dari Lap TUL III-09
Pasca bayar per 3 bulan terakhir.
-indeks 0,8 = batas hemat

Contoh perhitungan
TARIF

Daya

R1

450 VA

TUL IIIINDEK
09
S
RATA2

TARIF
LPB

SALDO
SALDO
ESTIMASI
ESTIMASI
JUMLAH
PENJUALAN
PENERIMAAN
PENERIMAAN
PEMAKAIAN PENDAPATAN
PELANGGAN
TOKEN
DIMUKA LPB BULAN DIMUKA LPB BULAN
kWh
PTL
LALU (n-1)
BERJALAN (n)

7= 3 X 4 X 6

8= 7 X 5

10

11= 10 + 9 - 8

Oktober

124

0,8

392

2000 198.400

77.772.800

120.000.000

November

140

0,8

392

2500 280.000

109.760.000

90.000.000 42.227.200

900 VA

163

0,8

590

1300 169.520

100.016.800

150.000.000

1300 VA

114.277.600

175.000.000 25.000.000

85.722.400

2200 VA

158.321.920

200.000.000 40.000.000

211

0,8

358

677

0,8

1000 168.800

691

800 229.120

0 42.227.200

22.467.200

0 49.983.200

81.678.080

b. Mekanisme Akuntansi LPB

Penyambungan baru
1) Pembayaran biaya penyambungan & Stroom awal
D/ kas/ bank
K/ pendapatan BP belum terssambung
penerimaan dimuka rek listrik pra bayar
bea materai yang terhutang
PPN R3
PPJ

Pembelian Ulang Stroom


1) Pembelian Stroom
D/ kas/ bank
K/penerimaan dimuka rek listrik pra bayar
bea materai yang terhutang
PPN R3
PPJ

b. Mekanisme Akuntansi LPB


Migrasi Pasca ke Pra Bayar
2) Perhitungan UJL terhadap sisa tagihan akhir pasca bayar
a) Pengakuan kWh yang belum dicatat
D/ Piutang langganan
K/ pendapatan PTL
Bea Materai
PPN R3
PPJ
b) Jika UJL> sisa tagihan
D/ UJL
K/ Piutang Langganan
Penerimaan dimuka rek listrik pra bayar
c) Jika UJL< sisa tagihan
D/ UJL
Kas/ Bank
K/ Piutang Langganan

b. Mekanisme Akuntansi LPB


Pengakuan PTL LPB
pengakuan pendapatan tenaga listrik pada akhir bulan
D/ penerimaan dimuka rek, listrik pra bayar
K/ pendapatan PTL pra bayar

204

205

Solusi Problem

Tanya Meter tiba-tiba padam,apakah masih


kelebihan beban karena
Jawa Mungkin
ada sisa kWh?
terlalu
banyak
pemakaian
b
peralatan
listrik
bersamaan.
Tanya Apakah meter bisa menunjukkan
hidupkan
Jawa Matikan
Tidak,
ini peralatandan,
adalah
meter
prabayar
angka kWh
negatip
?
pembatas,
meter
akan hidup
b
dan
tidakterjadi
akan
Apa yang
bilamenunjukkan
simbol
Tanya otomatis.Bila
juga,
layar
? masih
angka
Jawa muncul
Ketikadi negatip.
tanda
muncul trip
di display,
pemakaian
daya
b
menandakanmelebihi
meter limitsedang
terpasang.
memproses informasi dan tombol

PT.PLN (PERSERO) DISTRIBUSI JAWABARAT DAN BANTEN

Petunjuk Penggunaan

Untuk meter merk

tidak bisa digunakan. Tunggu

Tampilan
sampaipesan
simbol ini lenyap sebelum

Metertombol.
menekan
penuh.
Terlalu
banyak
Duplikat
memas
token. Anda
ukkan
mencoba
token.
memasukkan
Pelayanan gangguan
informasi
nomerdantoken
hubungi telp 123
sama
atau melalui sms yang
081122331123
atau kembali.
website: www.pln-jabar.co.id

Pemas
ukkan
data
salah.
Salah
input
data
atau
nomor
token
tidak

Kendalikan Pemakaian Listrik Anda


206

Penggunaan Listrik Pra Bayar

Langkah 1

Sebelum menggunakan listrik Pra


Bayar, voucher token harus dibeli dari
ATM, kantor Pos atau Payment Point
terdekat. Nomor serial meter harus
sesuai dengan identitas pelanggan,
agar token kWh Barc
dapat digunakan.
Masukkan 20 nomor
token di struk ke
ode.
meter anda.

Penting

struk
Token.

20
digit
nom
or

Token hanya dapat dipakai untuk nomor seri meter


tertentu
Token hanya dapat digunakan sekali pakai

Langkah 2

20 digit nomor token harus dinputkan ke


meter melalui keypad di meter prabayar.
Nomor token yang diinput akan terlihat
di display meter. Periksa nomor yang
diinputkan sama dengan nomor token.

Langkah 3

Setelah menginputkan 20 nomor token,


meter prabayar akan menchek. Jika
nomornya valid, layar meter akan
menunjukkan nilai kWh yang dibeli dan
tanda akan muncul dilayar meter.
Indikator meter
Kontaktor
otomatis
akan
konsumsi Toke listrik kerumah anda.
menyambungkan
n
listrik
Setelah
detik total kredit
Listrik
Langkah 4 beberapa
diteri
token
di layar.
Sekarang
tersambung
Ketika akan
anda tertera
menyalakan
lampu
atau
ma
anda
sudah
dapat
menggunakan
peralatan
listrik
lainnya,
indikator listrik
LED
pra
bayar.
akan
Jika beban
Langkah
5berkedip-kedip.
ditambah,
indikator
akan
lebih
Ketika sisa kWh
tinggalLED
sedikit
(dibawah
cepat
ini
20 kWh)berkedip-kedip.
indikator keypad Indikator
akan muncul
sebagai
pengingat
untuk token
mematikan
dilayar meter.
Ini pertanda
baru
(OFF)
yang
harus peralatan
disiapkan.
Jikatidak
sisa terpakai.
kWh habis,
Masukkan
meter akan
memadamkan
listrik anda.
token
baru
Untuk menghidupkan kembali, anda
harus input 20 digit nomor tokenListrik
baru.
A. Diperlukan
terputus
token baru
207

B. Token
diterima/ditol

PT.PLN (PERSERO) DISTRIBUSI JAWABARAT DAN BANTEN

Petunjuk Penggunaan

Untuk meter merk

Pelayanan gangguan dan informasi


hubungi telp 123
atau melalui sms 081122331123
atau website: www.pln-jabar.co.id

Kendalikan Pemakaian Listrik Anda


208

Penggunaan Listrik Pra Bayar

209

Apa arti
ikon
pada
layar ?
Berapa kWh
Pemaka
yang terpakai ?
ian
penuh
Pemak
aian
rendah
Pemak
aian
nol,
listrik
Kelebiha
terputu
n beban,
stunggu
30 menit
utk

Meter
penuh.
Terlalu
banyak
memas
ukkan
token.

Berapa kWh yang


saya pakaii ?
Kedip pelanpakai sedikit
Kedip cepat Apapakai
yang banyak
harus
Operasi
saya perbuat?
normal
Salah
input
Nomor
nomor
kadalua
Nomor
rsa
tidak
Meter
komplit
penuh
Perlu
perbaika
Perlu
n
perbaika
n
Pelayanan gangguan
dan informasi hubungi
telp 123 atau melalui
sms 081122331123
atau website:
www.pln-jabar.co.id

PT.PLN (PERSERO) DISTRIBUSI JAWABARAT DAN BANTEN

Petunjuk Penggunaan

Untuk meter merk

Kendalikan Pemakaian Listrik Anda


210

Penggunaan Listrik Pra Bayar

Energi kWh
rendah

Jika nomor oke,


meter akan
otomatis
menyalurkan
energi

Beli voucher
kWh / token

Jika salah input


ulangi seperti no
3

Inputkan 20
digit nomor
token dengan
betul

Pelayanan gangguan
dan informasi
hubungi telp 123 atau melalui
sms 081122331123
atau
website:
www.pln-jabar.co.id
211

212