Anda di halaman 1dari 12

LAPORAN PRAKTIKUM

DINAMIKA KIMIA

JUDUL PERCOBAAN :
CLOCK REACTION THE OLD NASSAU

Nama

: Ninda Aprilita Rachmasari

NRP

: 1413100006

Tanggal Praktikum

: 10 Maret 2015

Nama Asisten

: Ibnu Muhariawan

Tanggal Pengumpulan

: 24 Maret 2015

LABORATORIUM FUNDAMENTAL KIMIA


JURUSAN KIMIA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER SURABAYA
2015

I. TUJUAN PRAKTIKUM
Tujuan dilakukan percobaan clock reaction the old nassau adalah untuk menentukan
laju reaksi dan mempelajari pengaruh konsentrasi terhadap laju reaksi.

II. TEORI DASAR


2.1 Laju Reaksi
Laju atau kecepatan reaksi adalah perubahan konsentrasi pereaksi ataupun produk
dalam satuan waktu. Analisis laju reaksi sangatlah penting dan memiliki banyak kegunaan,
misalnya dalam kajian kesetimbangan kimia. Laju reaksi secara mendasar tergantung pada:
1.

Sifat dan ukuran pereaksi

2.

Konsentrasi pereaksi

3.

Suhu reaksi

4.

Katalis (Sukamto, 1989).

2.2 Konsentrasi
Laju reaksi berhubungan dengan konsentrasi zat-zat yang terlibat dalam reaksi.
Hubungan ini ditentukan oleh persamaan laju tiap-tiap reaksi, yang dikenal dengan hukum laju
reaksi atau orde reaksi. Berikut persamaan laju reaksi :
v = k [A]m[B]n
v=

[ ]

(1)
(2)

Dengan k merupakan konstata laju reaksi (Chang, 2003).


Laju reaksi dapat dinyatakan sebagai laju berkurangnya konsentrasi suatu pereaksi,
atau laju bertambahnya konsentrasi suatu produk. Konsentrasi biasanya dinyatakan dalam mol
per liter (Sukamto, 1989).
Pada umumnya jika konsentrasi zat semakin besar maka laju reaksinya semakin besar,
dan sebaliknya jika konsentrasi suatu zat semakin kecil maka laju reaksinya pun semakin
kecil. Menentukan orde reaksi dari reaksi kimia pada prinsipnya menentukan seberapa besar
pengaruh perubahan konsentrasi pereaksi terhadap laju reaksi (Keenan, 1979).

III. PROSEDUR PERCOBAAN


3.1 Demo Clock Reasction The Old Nassau

Larutan A, B, C
Diberi label A, B, dan C pada masing-masing gelas beaker 250 mL
Dituang 25 mL larutan A, B, dan C pada masing-masing gelas baker berlabel
A, B dan C
Dicampur larutan dengan urutan, larutan A dengan B kemudian ke C
Didiamkan gelas beaker dan diamati
Dicatat waktu yang terjadi ketika perubahan warna dari tidak berwarna menjadi
orange, kemudian dari orange menjadi biru tua
Hasil

3.2 Pengaruh Konsentrasi terhadap Laju Reaksi

Larutan A, B, C
Diberi label A1, A2, A3, B1, B2, B3, C1, C2, dan C3 pada masing-masing
gelas beker 250 mL
Dituang 25 mL larutan A, B, dan C ke dalam sembilan gelas
beker
Ditambahkan 2, 4, dan 6 mL aquades kedalam masing-masing Larutan C1,
C2, dan C3
Dicampur larutan dengan urutan, larutan A dengan B kemudian ke C
Dicatat waktu yang terjadi ketika perubahan warna dari tidak
berwarna menjadi orange, kemudian dari orange menjadi biru tua
Hasil

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN


4.1 Data Percobaan
4.1.1 Demo Reaksi
Pada percobaan clock reaction the old nassau yang telah dilakukan, maka didapatkan
data demo reaksi sebagai berikut:
Tabel 4.1 Demo Clock Reaction The Old Nassau

Waktu
(s)

No

Reaksi

Warna

ABC

Tidak
BerwarnaOrange
OrangeBiru tua

2
1

4.1.2 Pengaruh Konsentrasi terhadap Laju Reaksi


Pada percobaan clock reaction the old nassau yang telah dilakukan, maka didapatkan
data pengaruh konsentrasi terhadap laju reaksi sebagai berikut:
Tabel 4.2 Pengaruh Konsentrasi terhadap Laju Reaksi

No

m
(gr)

Mr
(gr/mol)

V1 (mL)

V aquades
(mL)

1
2
3

15
15
15

214
214
214

25
25
25

2
4
6

Waktu (s)
Tidak
OrangeBiru
BerwarnaOrange
tua
3,64
2,44
4,05
3,12
4,51
3,3

4.2 Perhitungan
4.2.1 Demo Reaksi
Berdasarkan data yang sudah didapat, maka dapat dilakukan pengolahan data sebagai
berikut :
Diketahui :
m

= 15 gr

Mr = 214 gr.mol-1

= 25 mL
= 0,025 L

Ditanya

t1

= 2s

t2

= 1s

: a) n ?
b) M ?
c) laju reaksi (v) ?

Jawab

: a)
1
1

n = 0,07 mol
b)

M = 2,80 mol. L-1


c)

1)

v = 0,94 mol.L-1.s-1
Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan maka didapatkan tabel perhitungan demo
clock reaction the old nassau sebagai berikut :
Tabel 4.3 Perhitungan Demo Clock Reaction the Old Nassau

No

m
(gr)

Mr
(gr/mol)

n (mol)

V
(L)

Waktu Total
(s)

M (mol/L)

Laju
Reaksi

15

214

0,07

0,025

2,80

0,94

4.2.2 Pengaruh Konsentrasi terhadap Laju Reaksi


Berdasarkan data yang sudah didapat, maka dapat dilakukan pengolahan data sebagai
berikut :
Diketahui :
m

15 gr

Mr

214 gr.mol-1

V1

25 mL

0,025 L

(0,025+0,002)L

0,027 L

t1

3,64 s

t2

2,44 s

V2

Ditanya

: a) n ?
b) M1 dan M2 ?
c) laju reaksi (v) ?

Jawab

: a)
1
1

n = 0,07 mol
b) *

M1 = 2,80 mol. L-1


* M1 . V1 = M2 . V2
(2,80 mol. L-1) . (0,025 L) = M2 . (0,027 L)
M2 = 2,60 mol. L-1

c)

v = 0,43 mol.L-1.s-1
Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan maka didapatkan tabel perhitungan
pengaruh konsentrasi terhadap laju reaksi sebagai berikut :
Tabel 4.4 Perhitungan Pengaruh Konsentrasi terhadap Laju Reaksi

No

V1 (L)

V2 (L)

M1 (mol.L-1)

M2 (mol.L-1)

1
2
3

0,025
0,025
0,025

0,027
0,029
0,031

2,80
2,80
2,80

2,60
2,42
2,26

Waktu
Total
6,08
7,17
7,81

Laju Reaksi
0,43
0,34
0,29

4.3 Grafik
Berdasarkan perhitungan pengaruh konsentrasi terhadap laju reaksi, maka di dapatkan
grafik sebagai berikut :

Hubungan Konsentrasi terhadap


Laju Reaksi
Laju Reaksi

0,45

y = 0,4126x - 0,6493
R = 0,9816

0,35

0,25
2,2

2,25

2,3

2,35

2,4

2,45

2,5

2,55

Konsentrasi

Grafik 4.1 Hubungan Kosentrasi terhadap Laju Reaksi

2,6

2,65

4.4 Pembahasan
Telah dilakukan percobaan yang berjudul clock reaction the old nassau yang bertujuan
menentukan laju reaksi dan mengetahui hubungan konsentrasi terhadap laju reaksi. Prinsip
yang dilakukan pada percobaan ini adalah laju reaksi dan konsentrasi. Percobaan ini dilakukan
dengan cara mencampurkan amilum (pati) dengan NaHSO3 yang kemudian disebut larutan A.
HgCl2 sebagai larutan B, dan KIO3 sebagai larutan C.
Dari larutan NaHSO3 didapat ion HSO3- yang berguna sebagai reduktor dan Ion IO3sebagai oksidator, ion ini mengoksidasi ion I- menjadi I2. Pada reaksi ini warna orange didapat
ketika HgI2 dibentuk sebagai endapan padat. Sedangkan warna biru dapat teramati ketika I2
bereaksi dengan pati (amilum) dan membentuk senyawa kompleks. Fungsi perubahan warna
adalah sebagai indikator dari jalannya reaksi, dan untuk mempermudah praktikan dalam
melakukan pengamatan terhadap waktu reaksinya. Pada percobaan, larutan A dipindahkan
dulu kedalam larutan B. Tidak langsung ke dalam larutan C. Karena, ketika langsung
ditambahkan ke dalam larutan C maka kemungkinan perubahan warna akan berjalan sangat
cepat, sehingga dapat menyulitkan kita dalam mencatat waktunya. Kemudian pemberian
aquades 2,4,6 mL, bertujuan untuk memberi variasi konsentrasi yang bertujuan untuk
menunjukkan pengaruh konsentrasi terhadap laju reaksinya. Pada percobaan yang sudah
dilakukan, semakin besar konsentrasi maka semakin cepat laju reaksinya.
Ketika semua data sudah di peroleh, dapat dicari laju reaksi menggunakan persamaan 2
pada bab II. Kemudian dapat dibuat grafik konsentrasi terhadap laju reaksi. Diperoleh grafik
linier ke atas, yang menunjukkan bahwa laju reaksi sebanding dengan konsentrasi. Dan dari
grafik tersebut, juga dapat diketahui bahwa reaksi pada percobaan ini merupakan reaksi orde 1,
didapat persamaan y = 0,4126x 0,6493 dan regresi linear 0,9816. Y merupakan laju reaksi
dan x konsentrasi. Maka diperoleh k sebesar 0,4126.

V. KESIMPULAN DAN SARAN


5.1 Kesimpulan
Dari percobaan clock reaction the old nassau yang telah dilakukan maka dapat ditarik
kesimpulan bahwa :
1. Laju Reaksi dapat ditentukan dengan konsentrasi zat per waktu yang dibutuhkan zat
tersebut untuk memperoleh kesetimbangan.
2. Laju reaksi berhubungan dengan konsentrasi zat-zat yang terlibat dalam reaksi. Semakin
besar konsentrasi maka semakin cepat laju reaksinya.
3. Orde reaksi pada percobaan adalah orde 1 dengan grafik linear, dengan persamaan y =
0,4126x 0,6493 dan regresi linear 0,9816.

5.2 Saran
Prosedur yang diberikan sudah cukup jelas dan runtut. Sehingga memperoleh hasil
yang bagus juga. Namun, pada percobaan ini dibutuhkan cukup banyak gelas beker, dan hanya
boleh meminjam beberapa saja sehingga memperlambat waktu praktikum karena harus
menggunakan gelas beker secara bergantian

.
DAFTAR PUSTAKA
Chang, (2003), "General Chemistry, The Essential Concept", Kinetika Kimia, 30, hal. 34-35
Keenan, dkk., (1979), "Kimia untuk Universitas, Laju Reaksi, 47, hal. 4850
Sukamto, (1989), "Kimia Fisika, Kinetika Kimia, 152, hal. 158159

LAMPIRAN

NILAI PERCOBAAN :

Tes

Kerja

Pendahuluan
(0-100)

Mengetahui
Asisten,

Nama : Ibnu Muhariawan

Laporan
Praktikum

(0-100)

Nilai Akhir

(0-100)

Praktikan,

Nama : Ninda Aprilita R


NRP : 1413100006