Anda di halaman 1dari 4

BAB II

PERMASALAHAN

II.1. Identifikasi masalah


Permasalahan yang timbul dari latar belakang yang telah dibahas pada BAB I
diatas adalah:
1. Bagaimana cara menurunkan kepadatan penduduk di wilayah kerja
puskesmas?
2. Bagaimana cara meningkatkan akseptor KB melalui peran serta kader?
3. Bagaimana cara meningkatkan program promosi kesehatan dalam upaya
meningkatkan akseptor KB?
II.2

Prioritas Masalah
Untuk menentukan prioritas masalah diatas dapat ditentukan dengan

memperhitungkan mengenai :
a. Besarnya Masalah (Magnitude)
Adalah besarnya pengaruh masalah terhadap derajat kesehatan yang
mencakup seberapa banyak penduduk atau masyarakat yang terkena dampak.
Diberi skor 1-5 yaitu :
1.

Hanya sebagian kecil masyarakat

2.

Sebagian kecil masyarakat

3.

Hanya sebagian besar masyarakat

4.

Sebagian besar masyarakat

5.

Hampir seluruh masyarakat

b. Seberapa jauh masalah dapat diselesaikan (Vunerability)


Adalah tersedianya suatu cara atau metode untuk menyelesaikan
masalah yang dihadapi. Diberi skor 1-2 yaitu:
1.

Tidak ada cara yang efektif

2.

Ada cara yang efektif


c. Derajat kepentingan diselesaikannya masalah (Importancy)
Adalah besarnya kepentingan terhadap derajat kesehatan masyarakat
apabila masalah dapat diselesaikan. Diberi skor 1-5 yaitu :

1.

Tidak ada kepentingan

2.

Kepentingannya sangat rendah

3.

Kepentingannya cukup rendah

4.

Kepentingannya cukup tinggi

5.

Kepentingannya sangat tinggi


d. Biaya (Cost)
Adalah biaya yang diperlukan untuk mengatasi masalah tersebut.
Diberi skor 1-5 yaitu :
1. Biaya yang diperlukan sangat banyak
2. Biaya yang diperlukan banyak
3. Biaya yang diperlukan cukup banyak
4. Biaya yang diperlukan sedikit

5. Tidak perlu biaya


Berdasarkan faktor-faktor diatas dapat ditentukan prioritas masalah sebagai
berikut :
Tabel 2.1.Penentuan Prioritas Masalah
No

1.

2.

3.

Masalah

Kepadatan
penduduk
yang
dikategorikan sangat padat di
wilayah kerja puskesmas alalak
selatan
Rendahnya peran kader dalam
upaya meningkatkan akseptor
KB
karena
kurangnya
penyuluhan dan pelatihan ke
kader mengenai KB
Peran
program
promosi
kesehatan di puskesmas belum
optimal

Kriteria

M
4

V
1

I
4

C
3

Nilai
komposit
MxIxV
C
5,3

Ranking
prioritas

4,5

Berdasarkan pembobotan masalah tersebut di atas, maka dapat diketahui


prioritas masalah yang ditetapkan ialah rendahnya angka akseptor KB baru di wilayah
kerja Puskesmas Alalak Selatan.

II.3

Identifikasi Penyebab Masalah


Dari hasil penentuan prioritas masalah berdasarkan pembobotan tersebut

maka didapatkan permasalahan utama yaitu rendahnya angka cakupan pengguna KB


baru di wilayah kerja Puskesmas Alalak Selatan. Dari permasalahan tersebut

kemudian di cari lagi akar masalah atau penyebab dari masalah tersebut dengan
memakai alat pemecahan masalah berupa pohon analisis.

Kepadatan penduduk yang


dikatergorikan sangat padat
AKIBAT

Rendahnya
Akseptor KB
SEBAB

Kurangnya kemauan
untuk menggunakan
KB

Rendahnya Peran
serta kader

Rendahnya
pengetahuan
masyarakat tentang KB

Kurangnya
pelatihan
kepada kader

Kurangnya promosi
kesehatan mengenai
KB di puskesmas
Gambar 2.1. Pohon Analisis Masalah

Kurangnya
sosialisasi
tentang KB
kepada kader