Anda di halaman 1dari 12

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Dari Abu Dzar Al-Ghifari :












Bahwa sebagian orang dari kalangan sahabat Nabi r berkata kepada Nabi r: Wahai
Rasulullah! Orang-orang kaya itu berangkat dengan membawa banyak pahala. Mereka
melakukan shalat sebagaimana kami melakukan shalat. Mereka pun berpuasa
sebagaimana kami berpuasa. Tetapi mereka mampu bersedekah dengan kelebihan harta
mereka.dst. (HR. Muslim: 1674, Abu Dawud: 1286, Ahmad: 20500).
Menjadi kaya juga memerlukan motivasi dari generasi terdahulu yang menjadi teladan dalam
kebaikan. Dengan mencontoh mereka, kita berharap agar mempunyai tujuan yang benar di
dalam mencari kekayaan yang halal seperti menegakkan agama Islam, menyambung
silaturrahim, menyantuni kaum fakir miskin, dan sebagainya.
Beberapa dekade yang lalu, profesi investor (saham) sangat jarang di Indonesia.
Karena memang kalau ingin menjadi seorang investor saham, dulu kita harus memiliki dana
ratusan juta sebagai syarat untuk membuka rekening di perusahaan sekuritas. Namun kini,
syaratnya sudah semakin mudah dan pelajar pun bisa menjadi Investor di Bursa Efek
Indonesia. hal ini mungkin selaras dengan tujuan pemerintah untuk mengedukasi masyarakat
tentang arti penting investasi. Kalo dulu pemerintah kita sangat gencar mengkampanyekan
gerakan menabung di bank, sekarang sudah tidak lagi karena dengan tingginya inflasi,
menabung di bank sudah tidak menguntungkan. Salah satu senjata untuk melawan inflasi
yaitu dengan investasi.

Keinginan saya menjadi orang kaya didorong oleh keinginan orang tua untuk pergi
menunaikan ibadah Haji, disana saya berfikir bahwa jika saya kaya maka dapat mewujudkan
keinginan orang tua untuk menunaikan ibadah Haji, disamping itu saya tidak ingin
mengecewakan orang tua yang sudah membiayai sekolah saya hingga sekarang masuk ke
perguruan tinggi, saya ingin membuat orang tua saya bangga dan tidak menyesal telah
memperjuangkan segalanya demi saya hingga sekarang. Selain itu banyak keinginan saya
dalam mendapatkan sesuatu yang saya inginkan dan mencapai tujuan saya.
Usaha peternakan merupakan salah satu sub-sektor ekonomi yang sejak awal Pelita I,
tahun 1969 telah banyak memberikan sumbangan secara signifikan bagi pembangunan
nasional. Peternakan sapi perah yang menghasilkan susu segar saat ini sedang mendapat
perhatian dari pemerintah. Kebijaksanaan pemerintah diarahkan untuk membangun dan
membina usaha peternakan agar mampu meningkatkan produksi dengan mutu yang baik dan
harga dapat terjangkau seluruh lapisan masyarakat, serta dapat memperbaiki kesejahteraan
peternak.
B. Tujuan
Tujuan yang ingin dicapai dalam berbisnis usaha susu ini adalah memberikan
kepuasan kepada pelanggan dengan cita rasa yang kami sajikan serta mendapatkan hasil
keuntungan dalam bisnis dan membantu agar orang menjadi lebih sehat serta bisa menjadi
jalan awal untuk saya meraih impian-impian saya.

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

A. Langkah apa yang ditempuh untuk menjadi kaya


Setidaknya ada sepuluh langkah praktis agar bisa menjadi kaya, di antaranya:
1. Menetapkan dalam pikiran kita, berapa jumlah uang yang kita inginkan.
Jangan berkata. Aku ingin memiliki banyak uang. Kita harus memastikan jumlah
nominalnya. Biasanya target itu sesuai dengan obsesi akhir, misalnya ingin membeli
sebuah mobil, maka jumlah uang yang dibutuhkan sama dengan harga mobil tersebut.
Orang-orang kaya pada umumnya mengetahui dengan pasti jumlah kekayaannya, yakni
untuk apa dan bagaimana menggunakan kekayaan tersebut.
2. Menetapkan secara pasti jenis usaha yang akan kita lakukan.
Bagaimana bentuk sebuah pengorbanan demi mewujudkan keinginan untuk menjadi
kaya. Kita sering mendengar kisah para konglomerat, yang awalnya hidup sangat
sederhana. Mereka rela tidak membeli pakaian bagus, tidak makan enak, dan lain
sebagainya dalam kurun waktu yang cukup lama. Kemudian hasil keuntungan kerjanya
dikumpulkan untuk menambah modal usaha. Mereka selalu berfikir produktif sebelum
targetnya tercapai. Begitulah cara mereka menempuh perjalanan menuju gerbang kaya.
3. Jika plane (rencana) sudah dipastikan, maka jangan mengulur-ulur waktu.
Jangan terlalu banyak mengambil pertimbangan untuk segera melakukan. Sebab jika kita
banyak pertimbangan maka akan dibayang-bayangi ketakutan akan kegagalan. Ingatlah
bahwa menunda-nunda aktivitas berarti menumpuk tugas-tugas kehidupan (pekerjaan).
Semakin bertumpuk, kita akan semakin bingung dari arah manakah melalui
menyelesaikannya. W. Bill Gates, pemilik microsoft Corp, berpendapat komputer adalah

bisnis kecepatan. Semakin cepat proses dalam komputer, maka hasilnya semakin baik
buat berbagai hal. Menurutnya, bahwa dalam bisnis itu siapa cepat dialah yang
menguasai. Jika ingin cepat sukses, maka janganlah menunda-nunda pekerjaan.
4. Menetapkan suatu target pencapaian.
Sebagaian kalangan menilai, bahwa poin ini sangatlah penting. Tanpa adanya target
waktu pencapaian, maka cita-cita menjadi kaya hanya sebatas cita-cita. Sebab hal itu
akan tertunda terus. Dengan target waktu orang akan berusaha menyelaraskan rencana
aktivitas dengan tindakkan nyata. Akan menjadi sangat efektif bila target waktu
pencapaian ditentukan mulai dari jangka pendek, jangka menengah, hingga jangka
panjang.
5. Membangun networking (jaringan).
Ada empat hal yang tak diberitahukan Tuhan kepada manusia, salah satunya adalah
rezeki. Akan tetapi, Tuhan mempersilahkan manusia berusaha, ikhtiar dengan sunguhsungguh, seakan masih diberiwaktu hidup seribu tahun lagi. Salah satu yang dapat
membuka jalan ikhtiar itu adalah silaturohmi atau dalam bisnis kita kenal dengan istilah
networking. Manusia adalah makhluk interaktif komunikasif, artinya ia tidak bisa diam
dan selalu ingin berkomunikasi. Manusia selalu ingin menyampaikan sesuatu, demikian
menurut Aristoteles. Karenanya, ia tidak bisa hidup sendiri dan selalu membutuhkan
orang lain. Dalam ilmu sosiologis dikenal dengan istilah manusia sebagai makhluk sosial.
Naluri tersebut merupakan modal dasar dalam membangun jaringan.
6. Biasakan bangun lebih pagi.
Sering kali kita hanya berfikir bahwa pagi identik dengan suara kicau burung, sinar
matahari menembus jendela atau secangkir kopi. Namun sebenarnya pagi adalah masa
depan, pagi adalah merupakan salah satu elemen penyusunan kehidupan. Kebiasaan
bangun pagi membuat kita tidak selalu tertinggal, minimal tidak tertinggal sinar hangat
matahari yang dapat membuat mood kita selalu segar. Biasa menikmati udara pagi yang
segar berarti kita masih diberi kesempatan untuk memulai kehidupan baru.
7. Menetapkan tujuan yang jelas.
Tujuan adalah kalimat-kalimat yang sering kita tulis dalam sebuah buku catatan, yang
terlintas dalam benak pikiran kita, atau sesuatu yang menyelinap dalam mimpi kecil
sebelum tidur. Tujuan bukanlah mobil mewah, bukan pula halaman rumah yang terlihat
hijau dengan segala panoramanya.Namun tujuan adalah sesuatu yang membuat kita
bersemangat untuk segera mencapainya, sekalipun harus berusaha dengan susah payah.

Tujuan hidup itu sangat penting, mempunyai rencana tanpa tujuan bisa-bisa akan
terombang-ambingkan oleh keadaan kondisi zaman dan pergaulan sosial.
8. Kemampuan berinovasi.
Janganlah berkecil hati atau merasa tidak memiliki kelebihan sama sekali. Tsai Lun,
penemu kertas pertama di dunia pernah kecil hati, yang saya lakukan hanya membakar
bambu di pekarangan rumah. Namun kegiatan bakar-bakarannya itu merupakan bahan
dasar kertas. Jadi, untuk menjadi kaya tidak harus cerdas, kuncinya adalah kemampuan
inovasi. Dengan berinovasi banyak hal baru bisa ditemukan kapan saja dan di mana
saja.asalkan kita mau melakukan sesuatu pekerjaan yang benar dan baik penuh semangat.
9. Selalu berdoa.
Di dunia ini tidak ada manusia yang super hero. Tidak ada yang kuasa atas dirinya
sendiri, meskipun sekedar menyuruh segores luka untuk segera sembuh, apalagi
memastikan diri menjadi kaya mendadak. Hanya Allah yang bisa menentukan segalanya.
Karenanya, kita di perintah agar selalu berdoa kepadaNya, disamping berusaha
semaksimal mungkin. Karena doa dan bekerja adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan.
Walaupun kesuksesan belum tentu bisa diraih, namun dengan berdoa kita memiliki
harapan, dan harapan itulah yang mendekatkan kita pada keberhasilan.
10. Selalu instrospeksi diri.
Untuk bisa menjadi orang kaya, maka hendaknya kita suka instropeksi diri. Dengan
demikian, kita akan menyadari kekurangan dan kelemahan diri sendiri. Sikap dan
kebiasaan ini sangat diperlukan, sebab proses hidup tidak selalu berjalan konstan.
pengalaman yang serupa tidak selalu memberikan hasil yang sama. Namun selalu ada
keterbatasan atas apa yang sudah atau yang akan kita lakukan. Instrospeksi diri diawali
dengan sikap rendah hati. Menyadari bahwa kita tidak luput dari kekeliruan atau
kesalahan.
B. Pendapat Para Ahli Tentang Investasi
investasi menurut Sukirno (1994 ; 107) dapat diartikan sebagai pengeluaran atau
pembelanjaan penanam-penanam modal atau perusahaan untuk membeli barang-barang
modal dan perlengkapan-perlengkapan produksi untuk menambah kemampuan memproduksi
barang-barang dan jasa-jasa yang tersedia dalam perekonomian dalam bentuk :

1. Pembelian berbagai jenis barang modal yaitu mesin-mesin dan peralatan produksi
lainnya untuk mendirikan berbagai jenis industri dan perusahaan.
2. Pengeluaran untuk mendirikan rumah tempat tinggal, bangunan kantor, pabrik dan
bangunan-bangunan lainnya.
3. Pertambahan nilai stok barang-barang yang belum terjual, bahan mentah, dan barang
yang masih dalam proses produksi.
Sedangkan menurut Nanga (2001 ; 124) mengatakan bahwa investasi dapat
didefinisikan sebagai tambahan bersih terhadap stok kapital yang ada atau bisa juga disebut
akumulasi modal. Menurut Schumpeter dalam Nanga (2001 ; 124), ia tidak menjelaskan
pengertian investasi tetapi membagi investasi menjadi 2 jenis yaitu :
1. Investasi terpengaruh, yaitu investasi yang besar kecilnya sangat dipengaruhi oleh
perubahan di dalam pendapatan nasional, volume penjualan, keuntungan perusahaan
dan lain-lain.
2. Investasi otonom, yaitu investasi yang besar kecilnya tidak dipengaruhi oleh tingkat
pendapatan tetapi lebih banyak ditentukan oleh perubahan-perubahan yang bersifat
jangka panjang seperti adanya penemuan baru, perkembangan teknologi dan
sebagainya.
C. Susu
Susu merupakan minuman bergizi tinggi yang dihasilkan ternak perah menyusui,
seperti sapi perah, kambing perah, atau bahkan kerbau perah. Susu sangat mudah rusak dan
tidak tahan lama di simpan kecuali telah mengalami perlakuan khusus. Susu segar yang
dibiarkan di kandang selama beberapa waktu, maka lemak susu akan menggumpal di
permukaan berupa krim susu, kemudian bakteri perusak susu yang bertebaran di udara
kandang, yang berasal dari sapi masuk ke dalam susu dan berkembang biak dengan cepat.
Oleh bakteri, gula susu di ubah menjadi asam yang mengakibatkan susu berubah rasa
menjadi asam. Lama kelamaan susu yang demikian itu sudah rusak. Kombinasi oleh bakteri
pada susu dapat berasal dari sapi, udara, lingkungan, manusia yang bertugas, atau peralatan
yang digunakan (Sumoprastowo, 2000).
Menurut Girisonta, 1995. Susunan zat gizi air susu adalah sebagai berikut :
a. Air : 87,7%

b. Lemak : 3,45%
c. Protein : 3,2% (terdiri dari casein : 2,7% dan albumin : 0,5%)
d. Laktosa : 4,6%
e. Mineral : 0,85%
f. Vitamin-vitamin

D. Segmentasi Pemasaran
1. Segmentasi dari segi demografis
Secara umum, susu dapat dinikmati seluruh masyarakat Indonesia, baik berupa susu yang
murni atau original, maupun susu dengan kombinasi rasa yang bermacam-macam seperti
susu strawberry, susu cookies, susu chocolate dan lain sebagainya. Sehingga
denganadanya varian rasa yang beraneka macam tersebut, maka semua masyarakat akan
dapat menikmati cita rasa yang diminatinya.
2. Segmentasi dari segi geografis
Susu diperjual belikan dengan melihat wilayah padat penduduk dan wilayah pusat
pendidikan, sehingga mampu menarik minat konsumendari lingkungan umum.
3. Segmentasi Psikografis
Produk susu ini dipasarkan kepada semua kalngan, mulai dari kalangan kelas menengah
ke atas maupun kalangan kelas menengah ke bawah. Harga yang ditawarkan juga
terjangkau.
4. Segmentasi Perilaku
Dengan adanya susu ini, membuat masyarakat menyambutnya dengan antusias, karena
susu yang disajikan dengan berbagai varian rasayang menarik dan harga yang ditawarkan
juga cukup terjangkau.
E. Target Pemasaran
Target Pemasaran adalah menentukan beberapa banyak segmen pasar yang akan
dipilih dan bagaimana mengidentifikasikan segmen-segmen tersebut (Zaharuddin, 2006).
Produk Susu ini memilki target pasar untuk semua umur, dari balita maupun lansia dapat
menikmati produk ini. Produk susu ini melakukan penambahan rasa dalam penjualan untuk
memenuhi keinginan konsumen akan variasi rasa susu.

F. Positioning

Positioning adalah persepsi atau image yang diciptakan agar produk yang dijual
memiliki ciri tersendiri. Fungsi dari positioning adalah membuat produk yang dijual tidak
mudah dilupakan konsumen ditengah ramainya pasar bisnis kuliner (Yuyun,2010).
Positioning produk susu ini adalah berusaha menanamkan di anggapan setiap konsumen
bahwa susu dapat dinikmati dengan berbagai varianrasa yang nikmat dengan tidak
mengurangi kandungan nutrisi yang ada pada susu tersebut.
G. Strategi Pemasaran dan Pesaing
Strategi pemasaran didasarkan atas analisa 4 P dengan alat analisa SWOT menurut
Kottler yang terdiri atas :
1. Strength / Kekuatan
Produk dapat dijual untuk berbagai kalangan masyarakat
Produk dilengkapi dengan berbagai macam varian rasa yang menarik
Produk yang terjamin dan higienis
Harga yang terjangkau untuk berbagai kalangan
2. Weakness / Kelemahan
Produk tidak tahan lama
Pemasaran / promosi produk masih kurang
Keuntungan tidak dapat diperkirakan
Banyaknya pesaing
3. Opportunity / Kesempatan
Semakin meningkatnya gaya hidup masyarakat membuat bisnis kuliner semakin
menjanjikan
Berkembangnya minat untuk minum susu di berbagai kalangan masyarakat
4. Threat / Ancaman
Banyaknya pesaing yang terkadang meniru konsep yang ada
Adanya pesaing yang memiliki marketing yang lebih baik

H. Analisa 4 P
1. Product
Produk yang ditawarkan adalah minuman jenis susu yang merupakan minuman sehat
bergizi dengan berbagai varian rasa
2. Price
Harga terjangkau yakni Rp. 5000,00 untuk gelas sedang / medium, dan Rp. 7.000,00
untuk gelas berukuran lebih tinggi

3. Promotion
Promosi yang dilakukan dengan menggunakan banner pada gerobak serta secara gethok
tular atau dari mulut ke mulut
4. Place
Tempat untuk berjualan berlokasi di Jalan Dewi Sartika no. 353, mengingat letak daerah
tersebut masih dalam cakupan perkotaan.
E. Aspek Keuangan
1. Biaya Awal / Modal
No
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10
.
11.
12
.
13
.
14
.
15
.
16
.
17
.
18
.

Pengeluaran
Susu Murni 2 liter
Gula 1 Kg
Bubuk Coklat
Strawberry
Susu Kental Manis
Keju
Gelas ukuran sedang
Gelas ukuran besar
Tutup gelas sedang

Harga
Rp. 12.000
Rp. 8.900
Rp. 3.000
Rp. 6.000
RP. 8.000
Rp. 4.000
Rp. 10.000
Rp. 15.000
Rp. 6.000

Tutup gelas besar

Rp. 6.000

Sedotan

Rp. 6.000

Topping Coklat

Rp. 6.000

Topping Vanilla

Rp. 6.000

Koko Crunch

Rp. 8.000

Oreo

Rp. 8.000

Plastik Kg

Rp. 8.500

Topping Mocha

Rp. 6.000

Kopi Mochanino

Rp. 5.000

Total

Rp. 132.400

2. Harga setiap unit


Harga setiap 1 gelas adalah Rp. 5.000 untuk gelas sedang / medium
dan Rp. 7.000 untuk gelas besar / tinggi
3. Keuntungan

Dalam satu bulan dapat diperoleh 15 gelas per hari x 30 hari = Rp.
450.000
4. Analisis Pengembalian Modal
Keuntungan 1 bulan adalah Rp. 450.000 modal awal Rp. 132.400 =
Rp. 317.600

BAB III
KESIMPULAN
Produk Susu ini merupakan bisnis yang sangat menjanjikan, dengan
melihat kebutuhan pasar akan minuman yang bergizi yang dapat diperoleh
dengan harga yang terjangkau. Kedepannya, masyarakat yang semakin
bertambah kemudian memberikan implikasi pada pertambahan kebutuhan
pangan dan minuman.

Profesi yang mampu mengantarkan seseorang menjadi kaya yaitu profesi investor karena
bukan hanya mengantarkan seseorang menjadi kaya, profesi ini juga dapat mengantarkan Negara
dan rakyatnya menjadi sebuah Negara yang berkembang dan maju apabila investor tersebut
dapat menjalankannya dengan baik.
Hal-hal yang harus dilakukan diantarnya memiliki tekad yang besar, mempunyai daya
juang yang tinggi, rela berkorban untuk mendapatkan sesuatu hal yang diimpikan, serta tidak
lupa juga harus mendapatkan restu dari orang tua dan Allah swt.
Untuk menjadi sukses seseorang harus memiliki suatu impian yang besar dan berani
untuk menggapainya.

DAFTAR PUSTAKA

Al Ustadz dr. M Faiq Sulaifi. 2011., menjadi Kaya, Siapa Takut ?. https://aburamiza .
wordpress . com diakses pada tanggal 7 Juli 2015
Syaiful maghsri. 2013., rahasia dan cara menjadi orang kaya menurut islam.
http://www.syaifulmaghhsri.com diakses pada tanggal 7 Juli 2015

Nur Rokhim. 2014., kunci sepuluh langkah praktis, agar hidup bisa menjadi kaya.
http://www.ikelana.com diakses pada tanggal 7 Juli 2015
Megawati Ega. 2011., Peranan Ahli Hukum Dalam Mendorong Masuknya
Investor Asing. http://egamegawati.blogspot.com. Diakses pada
tanggal 13 Juli 2015.

Mahsan
Netcom.2013.,
Manajemen
Investasi
Syariah.http://gadenk.blogspot.com. Diakses pada tanggal 13 Juli 2015.

Ericson Damanik. 2014., Pengertian Investasi Menurut Para Ahli.


http://globallavebookx.blogspot.com. Diakses pada tanggal 13 Juli
2015.

Surya

Widyantara. 2012., investor Profesi Termahal Di Dunia,.


http://investorpelajar.blogspot.com . Diakses pada tanggal 13 Juli 2015
Septian

raha.

2012.

Sikap

anda

hari

ini

menentukan

sukses,.

http://munabarakati.blogspot.com. Diakses pada tanggal 31 Juli 2015


Factawin. 2013. Tahapan-tahapan menjadi orang sukses,. http//factawin.blogspot.com.
diakses pada tanggal 31 juli 2015
Sumoprastowo., 2000. Memilih dan Menyimpan Sayur Mayur, Buah Buahan dan Bahan
Makanan, Bumi Aksara. Jakarta.
Girisonta., 1995. Petunjuk Praktis Beternak Sapi Perah. Kanisius. Yogyakarta
Yuyun, Dwi Afita dan Hermien Laksmiwati. 2010. Pengaruh Penggunaan Contextual Teaching
and Learning Terhadap Kecerdasan Naturalis Anak Kelompok B di RA Muslimat NU
139 Candi Sidoarjo. Program Studi PGPAUD, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas
Negeri Surabaya