Anda di halaman 1dari 5

Penjelasan Umum

Hal.1

PERSYARATAN UMUM
I.

PENJELASAN UMUM
I.1.

PEMBERI TUGAS
1.1.

KETERANGAN MENGENAI PEMBERI TUGAS


Pemberi tugas adalah pihak yang memiliki dan menguasai proyek,
dan kepada siapa proyek tersebut akhirnya akan diserahkan.
Pemberi tugas dalam hal ini adalah CV. SARTINDA GARMENT
INDUSTRY (CASA Fashion Store) dengan alamat Jl. Sumbawa
No. 28 Surabaya.

1.2

TUGAS DAN WEWENANG PEMBERI TUGAS

Mengambil keputusan terakhir yang mengikat mengenai


pembangunan proyek ini.

Mengambil keputusan terakhir tentang penunjukan Kontraktor.

Menanda-tangani semua Surat Perintah Kerja dan Surat


Perjanjian dengan Kontraktor.

Mengesahkan semua Dokumen Pembayaran kepada Kontraktor.

Menyetujui atau menolak perubahan pekerjaan.

Menyetujui atau menolak pekerjaan tambah / kurang.

Menyetujui atau menolak adanya Force majeure

Menyetujui atau menolak penyerahan pekerjaan.

Mengeluarkan semua instruksi kepada Kontraktor melalui


Konsultan Pengawas.

Mengurus semua Ijin Bangunan.

Penjelasan Umum
Hal.2

I.2.

KONSULTAN PERENCANA DAN KONSULTAN PENGAWAS.


2.1

KETERANGAN MENGENAI KONSULTAN PERENCANA.


Konsultan Perencana adalah : PT ESDEX

2.2.

KETERANGAN
PENGAWAS.

MENGENAI

Konsultan Pengawas adalah konsultan


Pemberi Tugas.
2.3.

KONSULTAN
yang ditunjuk oleh

TANGGUNG JAWAB DAN WEWENANG KONSULTAN


PENGAWAS.

Meninjau lapangan untuk melihat kemajuan pekerjaan dan ikut


serta menilai kwalitas pekerjaan yang dilaksanakan Kontraktor
agar tidak menyimpang dari ketentuan dalam Dokumen Kontrak.

Mempertimbangkan usul-usul dari Pemberi Tugas, dan


Kontraktor mengenai masalah-masalah perencanaan (desain).

Memberi konsultasi jika terdapat keragu-raguan mengenai


ketentuan dalam Dokumen Kontrak.

Meminta pemeriksaan atau pengujian pekerjaan secara khusus


apabila diperlukan untuk menjamin pelaksanaan pekerjaan sesuai
dengan isi Dokumen Kontrak.

Memberi penjelasan lanjutan tentang isi Dokumen Kontrak


apabila diperlukan sebagai instruksi kepada Kontraktor maupun
membahas syarat-syarat dan kewajiban yang tercantum dalam
kontrak secara tertulis dengan persetujuan Pemberi Tugas.

Mengkoordinir, mengarahkan serta mengontrol pelaksanaan


proyek yang menyangkut aspek mutu, waktu dan biaya selaku
Konsultan Pengawas dan penasihat Pemberi Tugas.

Menolak Sub Kontraktor yang tidak memenuhi syarat.

Menolak bahan / peralatan Kontraktor yang tidak memenuhi


syarat.

Penjelasan Umum
Hal.3

Menolak personil
Kontraktor yang dinilai menghambat
kelancaran pelaksanaan pekerjaan.

Memerintahkan pemeriksaan khusus terhadap bagian pekerjaan


yang meragukan dengan biaya Kontraktor.

Memerintahkan Kontraktor secara tertulis mengenai kelalaiannya


dalam memenuhi persyaratan sesuai dengan Dokumen Kontrak.

Menghentikan sementara pekerjaan Kontraktor apabila terdapat


penyimpangan dari peraturan-peraturan yang berlaku / Dokumen
Kontrak atau dalam keadaan darurat yang membahayakan
keselamatan jiwa manusia, pekerja dan harta benda.

Memerintahkan Kontraktor untuk bekerja lembur selama 24 jam


dan pada hari libur tanpa ada tambahan biaya (apabila
diperlukan).

Memeriksa, menyetujui atau menolak dokumen pembayaran /


termijn yang diajukan Kontraktor.

Menyetujui atau menolak perubahan pekerjaan.

Menyetujui atau menolak pekerjaan tambah / kurang.

Menyetujui atau menolak alasan force-majeure.

Menyetujui atau menolak Penyerahan Pekerjaan Kontraktor.

Menjalankan & mengkoordinir administrasi (surat menyurat)


mengani Pelaksanaan Pembangunan Proyek.

Penjelasan Umum
Hal.4

I.3.

DEFINISI - DEFINISI
3.1.

PROYEK
Yang dimaksud dengan proyek adalah Proyek
CASA Supermarket & Department Store.

3.2.

Pembangunan

PEKERJAAN
Pekerjaan berarti dan meliputi :
Seluruh pekerjaan pelaksanaan yang direncanakan dan diperinci
dalam Dokumen Kontrak sesuai dengan surat perjanjian dalam
Proyek Pembangunan CASA Supermarket & Department
Store Paket pekerjaan Tahap I.

3.3.

TAPAK
Tapak adalah tempat dimana pekerjaan akan dilaksanakan dan semua
daerah lain yang disediakan oleh Pemberi Tugas untuk pekerjaan
atau maksud lain yang mungkin.

3.4.

SURAT PERJANJIAN
Surat Perjanjian adalah dokumen resmi tertulis yang mengikat secara
hukum kedua belah pihak yang mengadakan ikatan kerja.

3.5.

KONTRAK
Kontrak adalah kesepakatan antara Pemberi Tugas dan Kontraktor
yang diikat dalam Surat Perjanjian yang diatur dalam Dokumen
Kontrak dan bersifat menyeluruh (Lump Sum).

3.6.

DISETUJUI / PERSETUJUAN
Disetujui / Persetujuan adalah persetujuan secara tertulis dan atau
konfirmasi tertulis atas persetujuan lisan sebelumnya.

3.7.

GAMBAR TENDER
Gambar Tender adalah gambar rencana pekerjaan termasuk gambar
penjelasannya yang dikeluarkan Panitia Tender untuk para peserta
tender, yang digunakan mengajukan penawaran pada proses tender.

Penjelasan Umum
Hal.5

3.8.

GAMBAR KONTRAK
Gambar Kontrak adalah semua gambar yang diadakan berkenaan
dengan Surat Perjanjian dan meliputi Gambar Tender yang telah
disahkan menjadi Gambar Kontrak dan Gambar Detail Pelaksanaan.

3.9.

GAMBAR DETAIL PELAKSANAAN (SHOP DRAWING)


Gambar Detail Pelaksanaan adalah gambar yang dibuat oleh
Kontraktor dan atau pabrik, yang telah disetujui oleh Konsultan
Pengawas untuk menjelaskan pelaksanaan pekerjaan tanpa merubah
harga kontrak. Kontraktor wajib membuat shop drawing terutama
untuk pekerjaan-pekerjaan yang membutuhkan persetujuan.

3.10.

GAMBAR
ORDER)

PERUBAHAN

PELAKSANAAN

(CHANGE

Gambar Perubahan Pelaksanaan adalah gambar yang dikeluarkan


baik oleh Perencana maupun oleh Kontraktor dan telah disetujui oleh
Konsultan Pengawas untuk dilaksanakan berkenaan dengan
perubahan dari rencana semula yang mengakibatkan Pekerjaan
Tambah / Kurang.
3.11.

GAMBAR KENYATAAN
DRAWING).

PELAKSANAAN

(AS

BUILT

Gambar Kenyataan Pelaksanaan adalah gambar kenyataan sebagai


pekerjaan dilaksanakan, termasuk perbaikan-perbaikan dan
penyimpangan-penyimpangan dari rencana semula, yang telah
disetujui Konsultan Pengawas guna kelengkapan Penyerahan
Pertama. Kontraktor wajib membuat as built drawing pada akhir
penyelesaian pekerjaan.
3.12.

PEDOMAN
PEMAKAIAN
BANGUNAN (MANUAL).

DAN

PEMELIHARAAN

Pedoman Pemakaian dan Pemeliharaan Bangunan adalah buku


pedoman yang dibuat oleh Kontraktor yang telah disetujui oleh
Konsultan Pengawas untuk selanjutnya akan digunakan oleh pemilik
/ Pemakai Bangunan sebagai penuntun dalam memakai dan
memelihara bangunan, yang mencakup sistem yang terdapat dalam
bangunan.