Anda di halaman 1dari 1

I.

ANALISA KELAYAKAN USAHA TOKO EMBAKO


A. ASPEK PASAR & PEMASARAN
Lokasi
1 Ketersediaan supply barang dapat dengan mudah dipasok pesantren. Karena lokasi pesantren dekat dengan
Pasar Kulim dan Pekanbaru Kota.
2 Lokasi pesantren mudah dijangkau dan didukung infrastruktur jalan yang memadai
3 Lokasi pesantren mudah diakses konsumen karena daerah padat penduduk
4 Biaya listrik dan operasional lain tidak memberatkan pesantren
Pasar
1. Permintaan konsumen atas kebutuhan rumah tangga cukup tinggi. Hal ini karena, dorongan untuk memenuhi
kebutuhan rumah tangga akan selalu ada bagi setiap orang.
2. Harga yang ditawarkan ponpes cukup terjangkau oleh konsumen dengan rata-rata margin 15 % dari setiap
produk.
3. Strategi menghadapi pesaing adalah memberikan pelayanan prima kepada konsumen yang berkunjung ke Toko
Sembako Ponpes. Pelayanan yang mengutamakan kepusasan konsumen.
B. ASPEK TEKNIS
1. Pondok Al-Ikhwan sudah memiliki dan menjalani usaha warung sembako / Toko Sembako sejak 4 tahun lalu.
2. Adanya Ustad Imam Subaktiyo yang berpengalaman dalam mengelola usaha ponpes tersebut.
3. Pengelola memahami proses persiapan usaha mengenai perizinan, potensi pasar, manajemen organisasi,
standar kualitas produk yang dijual, dan mampu menerapkan sistem administrasi dan keuangan yang baik.
4. Dalam proses pengadaan barang dagangan Toko Sembako, pesantren dapat dengan mudah menyediakannya.
5. Lokasi tempat usaha cukup jauh dari pesaing lainnya. Alfamart dan indomart yang terdekat 5 km.
C. ASPEK TEKNOLOGI
1. Sistem dan teknologi yang diterapkan oleh pesantren dapat memberikan pelayanan yang memuaskan
konsumen.
2. Usaha Toko Sembako pesantren menggunakan standar administrasi dan pencatatan keuangan yang baik.
D.
1.
2.
3.
4.
5.

ASPEK SOSIAL, LINGUNGAN DAN KEAMANAN


Lokasi pesantren tidak rawan terhadap kejahatan lingkungan/pencurian.
Ponpes melibatkan santri dan alumni santri yang tidak memiliki pekerjaan dalam pengelolaan usaha.
Pimpinan ponpes membina pengelola usaha sehingga aktifitas kegiatan usaha dapat terkontrol dengan baik.
Usaha Toko Sembako tidak menimbulkan limbah yang merusak lingkungan sekitar.
Usaha Toko Sembako memberikan dampak positif yakni kemudahan dalam akses memperoleh kebutuhan
masyarakat sehari-hari.