Anda di halaman 1dari 2

DAFTAR PUSTAKA

Adams, George L. Boies: buku ajar penyakit THT (Boeis fundamentals of otolaryngology). Edisi ke-6. Jakarta: EGC, hal; 174, 240-247, 1997.

Arivalagan Privina, Gambaran Rinosinusitis Kronis di RSUP HAM Pada Tahun 2011, http://repository.usu.ac.id/ Accessed 23 Desember 2013

Ballenger JJ, 1994, Aplikasi Klinis Anatomi dan Fisiologi Hidung dan Sinus Paranasal dalam Penyakit Telinga, Hidung, Tenggorok, Kepala dan Leher. Jilid satu. Edisi 13. Binarupa Aksara. Jakarta. hal: 1-27.

Dhawan VK. Otitis externa otitis media sinusitis. In: Yoshikawa TT, Norman DC, editors. Infectious disease in the aging: a clinical handbook (Second Edition). Los Angeles: Humana press; 2009 [dalam journal e-Biomedik (eBM), http://unsrat.ac.id. Accessed 28 April 2013].

Hilger PA, 1997, Penyakit Sinus Paranasalis dalam Boies Buku Ajar Penyakit THT-KL. Edisi 6. Penerbit Buku Kedokteran EGC. Jakarta. hal: 240-59.

Hellgren J, 2008, Ocupational Rhinosinusitis. In: Current Allergy and Asthma Reports. Department of ear, Nose and Throat and head and Neck Surgery. 8 ed. p: 234-9.

Jones R, 2004, Ear, Nose and Throat Problem. In: Oxford Textbook of Primary Medical Care. Clinical Management, Publish In United States. Vol. 2. p:

724-8

Greenberg I Michael, Kedokteran Kedaruratan, Jilid I, Penerbit Jakarta, hal;124, 2004

Erlangga:

Lindbakc M. Hickner. Ear Nose and Throat problems. In: Jones R, Britten N Culpepper L, grol R, Mant D, Silagy C, et al, editors. Oxford textbook of primary medical care. 2 nd volume. New York: Oxford University, 2005 [dalam journal e-Biomedik (eBM), http://unsrat.ac.id. Accessed 28 April

2013].

Lund, V.J. and Jones, J.R., 2008. Surgical management of rhinosinusitis. In:

Browning G.G., et al. Scott-Brown's Otorhinolaryngology, Head and Neck Surgery. 7th ed. Great Britain: Hodder Arnold, 1481-1495.

Universitas Sumatera Utara

Mangunkusumo E, Soetjipto D, Dalam Soepardi EA, Iskandar N, Bashiruddin J, Restuti RD. Buku Ajar Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok Kepala dan Leher. Edisi ke-6. Jakarta: FK UI, hal; 150, 154-155, 145-153, 2011.

Mangunkusumo E, Rifki N, 2000, Sinusitis dalam Buku Ajar Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok. Edisi Keempat. Balai Penerbit FK UI. Jakarta. hal: 121-5.

Mansjoer dkk, Kapita Selekta Kedokteran, edisi ke-3 Jilid I, Media Aesculapius, Jakarta: FKUI, hal; 102, 2000.

Mehra, P. and Murad, H., 2004. Maxillary sinus disease of odontogenic origin. Otolaryngologic Clinics of North America. Vol 37. 347-364

Michael Beniger MD. Nasal endoscopy. It’s Role in Office Diagnosis. American Journal of Rhinology Vol.II, No. March-April 1977

Multazar Agus, Karakteristik Penderita Rinosinusitis Kronik di RSUP. HAM Tahun 2008, http://repository.usu.ac.id/ Accessed 24 Desember 2013

Nerwan Dorland WA. Kamus Kedokteran Dorland. Edisi ke-5. Indonesia: EGC, 2000 [dalam journal e-Biomedik (eBM), http://unsrat.ac.id. Accessed 28 April 2013].

Paramasivan Kharuna Malar, Gambaran Penderita Sinusitis di RSUP HAM Pada Tahun 2010, http://repository.usu.ac.id/ Accessed 24 Desember 2013

Prastyo Stephen Jhon, Karakteristik Penderita Rinosinusitis Kronik di RSUP. HAM Tahun 2011, http://repository.usu.ac.id/ Accessed 22 Desember

2013

Rifk Nusjirwan. Sinusitis kronis dan Sinusitis akut berulan, Konsep Patofisiologi saat ini dan Penatalaksaannya. Dalam pendidikan Dokter Berkelanjutan PKB Uji Diri, yayasan penerbit IDI, 1995.

Smeltzer,

Suzanne

C.

Buku

Ajar

Keperawatan

Medikal

Bedah

Brunner

&

Suddarth. Edisi ke-8. Jakarta: EGC, hal; 508, 2001.

Thaariq Kumala at, Karakteristik Penderita Sinusitis di RSUP. HAM Pada Tahun 2011, http://repository.usu.ac.id/ Accessed 24 Desember 2013.

Van den Broek, L. Freenestra. Buku Saku Ilmu Kesehatan Tenggorok, Hidung, dan Telinga. Edisi ke-12. Jakarta: EGC, hal; 87-90, 2011.

Universitas Sumatera Utara