Anda di halaman 1dari 2

Unsur Unsur Negara Menurut :

1. Menurut Konvensi Montevideo tahun 1933 yang diselenggarakan oleh negara-negara


Pan-Amerika di Kota Montevideo, bahwa suatu negara harus mempunyai unsur-unsur:
a. penduduk yang tetap,
b. wilayah tertentu,
c. pemerintah,
d. kemampuan mengadakan hubungan dengan negara lain.
2. Sedangkan Oppenheim-Lauterpacht berpandangan, bahwa unsur-unsur pembentuk
(konstitutif) negara adalah:
a. harus ada rakyat,
b. harus daerah, dan
c. pemerintah yang berdaulat.

TUJUAN NEGARA DALAM UUD 1945


1. Melindungi Setiap Bangsa Dan Seluruh Tumpah Darah Indonesia
Pengertian :
Melindungi eksistensi bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia termasuk
segenap komponen bangsa dan seluruh kekayaan alamnya serta kekayaan nilai-nilai bangsa
Indonesia yang dicita-citakan oleh segenap pendiri negara yang diproklamasikan pada
tanggal 17 Agustus 1945. Nilai-nilai yang harus dilindungi dan dipertahankan seperti
tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 adalah, antara lain, kemerdekaan dan kedaulatan
NKRI, Cita-cita dan Tujuan bangsa Indonesia, Pancasila sebagai dasar negara, falsafah
bangsa dan way of life bangsa Indonesia, karena nilai-nilai tersebut bersifat final dan
merupakan harga mati yang harus dipertahankan oleh seluruh bangsa
2. Memajukan Kesejahteraan Umum
Pengertian :
Untuk memajukan kesejahteraan bagi rakyat secara keseluruhan, bukan hanya
kesejahteraan orang per orang. Oleh karena itu perlu disusun suatu sistem yang dapat
menjamin terselenggaranya keadilan sosial. Dan kesejahteraan yang harus diciptakan
bukan hanya sekedar kesejahteraan ekonomis dan material, melainkan kesejahteraan lahir
dan batin,kesejahteraan material dan spiritual. Artinya, kesejahteraan material itu harus
terselenggara dalam masyarakat yang saling menghormati dan menghargai hak dan
kewajiban masing-masing, masyarakat yang bebas dari rasa takut, masyarakat yang hidup

dalam kesederajadan dan kebersamaan masyarakat yang bergotong royong. Masyarakat


adil, makmur dan beradap.
3. Mencerdaskan Kehidupan Bangsa
Pengertian :
Membangun peradapan bangsa, sehingga bangsa Indonesia akan mampu hadir
sebagai bangsa yang memiliki kepribadian nasional yang bersumber kepada nilai-nilai
yang terkandung dari ideologi nasional Indonesia, yaitu Pancasila. Serta memciptakan
masyarakat yang pandai dan cerdas.
4. Ikut Melaksanakan Ketertinban dunia Berdasarkan Kemerdekaan Perdamaian Abadi
dan Keadilan Sosial.
Pengertian :
Bangsa Indonesia cinta perdamaian, tetapi lebih cinta kepada kemerdekaan dan
kedaulatannya. Penyelesaian pertikaian atau pertentangan yang timbul antara bangsa
Indonesia dan bangsa lain akan selalu diusahakan melalui cara-cara damai. Bagi bangsa
Indonesia. bangsa Indonesia menentang segala bentuk penjajahan dan menganut politik
bebas aktif. Untuk itu, pertahanan negara ke luar bersifat defensif aktif yang berarti tidak
agresif dan tidak ekspansif sejauh kepentingan nasional tidak terancam. Atas dasar sikap
dan pandangan tersebut, bangsa Indonesia tidak terikat atau ikut serta dalam suatu pakta
pertahanan dengan negara lain. Bentuk pertahanan negara bersifat semesta dalam arti
melibatkan seluruh rakyat dan segenap sumber daya nasional, sarana dan prasarana
nasional, serta seluruh wilayah negara sebagai satu kesatuan pertahanan. Pertahanan
negara disusun berdasarkan prinsip demokrasi, hak asasi manusia, kesejahteraan umum,
lingkungan hidup, ketentuan hukum nasional, hukum internasional dan kebiasaan
internasional, serta prinsip hidup berdampingan secara damai dengan memperhatikan
kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan. Di samping prinsip tersebut,
pertahanan negara juga memperhatikan prinsip kemerdekaan, kedaulatan, dan keadilan
sosial.