Anda di halaman 1dari 2

TENSIMETER

(SFIGMOMANOMETER)

Tensimeter (sfigmomanometer) adalah sebuah alat untuk mengukur tekanan darah


seseorang. Ukuran tekanan darah dinyatakan dalam bentuk mm Hg. Hg merupakan singkatan
dari hydrargyrum, yaitu merupakan air raksa yang ada didalam tabung tensi meter. Jadi jika
tekanan darah seseorang adalah sebesar 120/80 mm Hg, maka maksudnya adalah nomer atas
(120) menunjukan tekanan ke atas pembuluh darah arteri akibat denyutan jantung, disebut
tekanan sistole. Nomer bawah (80) menunjukan saat jantung beristirahat di antara
pemompaan, disebut tekanan diastole.
Ada 2 jenis tensimeter, yaitu tensimeter air raksa dan tensimeter digital. Tensimeter
raksa adalah alat pengukur tekanan darah yang berbahan dasar raksa sebagai indikator
pengukuran. Tensimeter jenis ini memiliki keunggulan pada tingkat akurasi yang sangat
tinggi, merupakan tensimeter konvensional. Tensimeter air raksa sedikit berbahaya apabila
alat pecah dan sampai terpapar kulit. Tingkat keakuratan manual jauh lebih tinggi dari yang
digital, bahkan menyebabkan keracunan logam berat mercury.Tensimeter digital merupakan
alat kesehatan yang berfungsi untuk mengukur tekanan darah yang bekerja secara digital
(otomatis) tidak memerlukan stetoskop. Kekurangannya ialah tingkat akurai yang lebih
rendah karena dipengaruhi oleh beberapa faktor (kondisi baterai, usia pemakaian; semakin
lama pemakaian semakin menurun tingkat akurasi) dan teknologi produk).
Tensimeter tersusun atas manset yang dapat dikembangkan dan alat pengukur
tekanan yang berhubungan dalam manset. Lebar manset yang digunakan harus mencakup
hingga 2/3 panjang lengan atas atau panjang tungkai atas. Manset yang terlalu sempit akan
memberikan terlalu tinggi, sedangkan yang terlalu lebar akan memberikan hasil terlalu
rendah. Panjang manset juga harus melingkari setidak-tidaknya 2/3 lingkar lengan atau
tungkai atas. Berikut ukuran masnet untuk kelompok usia yang sesuai :
Usia
0-12 bulan
1-5 tahun
6-12 tahun
>12 tahun

Lebar manset
2 inchi (5 cm)
3 inchi (7,5 cm)
4 inchi (10 cm)
5 inchi ( 12,5)

Cara mengukur tekanan darah:


1. Biarkan anak pada posisi tenang diruang yang tenang pula
2. Anak dapat berbaring terlentang dengan tangan lurus disamping badan ataupun duduk
dengan lengan bawah yang diletakan di atas meja. Tujuannya agar lengan atas berada
setinggi jantung
3. Pasanglah manset melingkari lengan atas atau tungkai atas, dengan batas bawah 3
cm dari siku atau lipat lutut.

4. Dengan cepat manset dipompa sampai nadi tidak teraba, kemudian teruskan 20-30
mmHg, sambil mendengar dengan stetoskop pada a. brakialis (di area lipat siku) atau
arter poplitea (di area lipat paha)
5. Kosongkan monometer perlahan-lahan dengan kecepatan 2-3 mm tiap detik. Pada
penurunan air raksa ini akan terdengar bunyi denyut nadi yang merupakan hasil
tekanan darah.

Berikut hasil tekanan darah normal pada bayi dana anak :


Usia
Nenonatus
6-12 bulan
1-5 tahun
5-10 tahun
10-15 tahun

Sistolik mmHg
80
90
95
100
115

Diastolik (2 SD) mmHg


45
60
65
60
60

Dalam keadaan normal, tekanan darah sistolik di lengan adalah 10-15 mmHg lebih
rendah dibandingkan tekanan darah tungkai, kecuali pada bayi dibawah 1 tahun,
kemungkinan tekanan darah ditangan dan tungkai akan sama.