Anda di halaman 1dari 5

Ringkasan Materi Kuliah

TEORI AKUNTANSI DAN PENELITIAN AKUNTANSI

Disusun Oleh :
Ceria Putri Sukaji / F1314027

Diajukan sebagai tugas mata kuliah Teori Akuntansi

PROGRAM STUDI AKUNTANSI (TRANSFER)


FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

UNIVERSITAS SEBELAS MARET


SURAKARTA
2015

Bab 2
TEORI AKUNTANSI DAN PENELITIAN AKUNTANSI

Riset akuntansi dan metoda ilmiah


Teori mengandung sekumpulan dasar pikiran yang biasa disebut asumsi atau dalil. Dasar pikiran
ini harus jelas sehingga dapat diuji dengan kesimpulan statistik dimana dalam kasus biasa
disebut hipotesis. Pada akhirnya, sebuah teori akan mengandung sekelompok kesimpulan yang
berasal dari premis. Kesimpulan dapat ditentukan baik secara deduksi maupun induksi.
Research Approach

Penalaran

Penalaran Deduktif
logis yang digunakan

untuk Menguji

Penalaran Induktif
atau mengetes data,

biasanya

memperoleh satu atau lebih kesimpulan dari menggunakan sampel dari sebuah populasi,
sejumlah dasar pemikiran yang ada.

dan membuat kesimpulan dari populasi.

Normative and Descriptive Theories


Teori normatif menjelaskan bagaimana suatu hal seharusnya (how they are should be), dan bukan
bagaimana mereka sebenarnya (how they are), sistem deduktif pada umumnya normatif.
Sebaliknya teori deskriptif menceritakan bagaimana suatu hal (tell us how things are), dan bukan
bagaimana seharusnya mereka (not how they should be), sistem induktif pada umumnya
deskriptif.
Global (Macro) and Particularistic (Micro) Theories
Premis dari sistem deduktif adalah keseluruhan atau meliputi semuanya dalam dasar dan
kesimpulan. Dalam konteks akuntansi contoh pendekatan global adalah teori menganjurkan satu
tipe penilaian terhadap semua perkiraan. Sedangkan sistem induktif karena didasarkan pada
fenomena real dapat realistik dan terfokus pada bagian kecil pada lingkungan yang relevan,
dengan kata lain riset induktif cenderung untuk menguji lebih seksama defenisi pertanyaan dan
masalah.
Complementary Nature of Deductive and Inductive Methods

Dalam model yang berbeda, riset induktif dalam akuntansi dapat membantu menerangkan
hubungan dan fenomena yang sedang berlangsung pada lingkungan bisnis. Riset ini pada
gilirannya bermanfaat dalam proses pengambilan kebijakan dimana metode deduktif membantu
memutuskan aturan yang telah ditentukan. Karenanya menjadi jelas bahwa metode induktif dan
deduktif dapat digunakan bersama dan bukan metode yang saling ekslusif meskipun tidak
mungkin menjaga riset induktif menjadi bebas nilai.
Akuntansi: Seni ataukah Sains?
Sterling berpendapat bahwa seni sangat tergantung pada interpretasi pribadi dari pelakunya,
sedangkan sains seharusnya memiliki kesepakatan dari para praktisinya dalam jumlah yang
banyak tentang fenomena yang diteliti dan diukur. Terdapat 3 contoh dari disiplin yang berbeda
untuk mengklarifikasi hal ini, yaitu Econometrics, Climatology, dan Human Anthropology.
Dimana menunjukkan bahwa ilmu pengetahuan tidak selalu tepat dan ilmuwan tidak selalu
setuju pada hasil kerja mereka. Mengingat hal ini, sejalan dengan Sterling, bahwa akuntansi
memiliki potensi untuk disebut sebagai sains, yang hasilnya harus dapat menyenangkan semua
pihak yang terlibat.
Arah Riset Akuntansi
The Decision-Model Approach
Model ini menyatakan informasi apa yang dibutuhkan dalam pengambilan keputusan. Dari sudut
pandang ini laporan keuangan didasarkan pada entry value, exit value dan discounted cash flows
yang memenuhi syarat berkemungkinan bermanfaat. Pendekatan ini tidak menyatakan informasi
yang diinginkan pengguna melainkan lebih berkonsentrasi pada informasi yang dibutuhkan
dalam pengambilan keputusan tertentu. Dengan demikian orientasinya adalah normatif dan
deduktif.
Capital Markets Research
Harga pasar diasumsikan dapat merefleksikan secara utuh semua informasi yang tersedia untuk
publik. Proposisi ini secara prinsip dari disiplin keuangan diketahui sebagai efficient market

hypothesis. Ketika informasi secara cepat direfleksikan dalam harga sekuritas, maka ada
permintaan untuk meningkatkan pengungkapan akuntansi.
Behavioral Research
Perhatian utama dari riset ini adalah bagaimana pengguna informasi akuntansi membuat
keputusan dan informasi apa yang mereka perlukan. Pendekatannya adalah deskriptif, sedangkan
pendekatan decision model adalah normatif. Pendekatan ini berhasil menunjukkan kesenjangan
antara model normatif dan apa yang sebenarnya dilakukan oleh pengguna.
Agency Theory
Teori keagenan bisa merupakan deduktif dan induktif. Asumsi yang mendasari adalah reaksi
individu pada saat terjadi konflik antara kepentingannya dengan kepentingan perusahaan.
Asumsi lain yang penting dari teori adalah titik persimpangan antara banyak tipe kontrak di
antara manajemen, pemilik, kreditur dan pemerintah. Hasilnya teori keagenan memperhatikan
variasi cost dari hubungan pemantauan dan pelaksanaan di antara kelompok yang beragam.
Information Economics
Riset informasi ekonomi dasarnya adalah analitis/deduktif. Informasi ekonomi mutakhir
termasuk asumsi teori keagenan dan analisa situasi dalam analisanya. Tujuan dari analisa teori
informasi adalah menentukan bagaimana rancangan kontrak dioptimalkan untuk menegosiasikan
insentif dan pembagian resiko. Riset ini juga memperlihatkan pentingnya fungsi pelayanan
akuntansi (menilai kinerja manajemen relatif penting untuk menentukan insentif dan reward
manajemen).
Critical Accounting
Critical accounting adalah cabang teori akuntansi yang memandang akuntansi memiliki peran
sebagai poros dalam memutuskan konflik antara perusahaan dan konstituen sosial seperti buruh,
konsumen dan masyarakat umum. Riset critical accounting meyakini bahwa akuntansi harus
lebih ditekankan untuk mencoba menyelesaikan masalah-masalah sosial yang terjadi di
masyarakat.
Revolusi ilmiah dalam akuntansi?

Riset akuntansi merupakan bidang yang dapat berubah secara terus menerus. Sebagian diprediksi
sebagai revolusi ilmiah dalam akuntansi karena ketidakpuasan dengan paradigma yang ada.
Dalam akuntansi, bagian paradigma adalah historical costing yang didasari oleh konsep realisasi,
matching dan prinsip-prinsip lainnya seperti konservatisme, going concern, entitas akuntansi dan
periode waktu.