Anda di halaman 1dari 24

A S U H A N K EP ER A W ATA N

P R EM EN S TR U A S I
SYN D R O M

laily kurniawati 20121660015


reiza fakhruddin 20121660018
supriadin 20121660029

Pengertian premenstruasi syndrom

Premenstruasi sindrom adalah sekelompok gejala yang terjadi

menjelang periode menstruasi. Gejala ini bisa fisik, perilaku


atau keduanya.
Premenstruasi syndrome adalah kumpulan gejala fisik,
psikologis dan emosi yang terkait dengan siklus menstruasi
wanita. Sekitar 80 % hngga 95% wanita mengalami gejalagejala pra menstruasi yang dapat menganggu beberapa aspek
dalam kehidupannya. Gejala tersebut dapat diperkirakan dan
biasanya terjadi secara regular pada dua minggu periode
sebelum menstruasi

TANDA DAN GEJALA PMS

Tanda dan gejala fisik


Retensi cairan
(misalnya kembung,
nyeri tekan pada
payudara)
Penambahan berat
badan
Gangguan tidur
Sakit kepala minggarin
pada saat menstruasi
Sakit punggung
Vertigo
Mual, muntah, atau
diare
Jerawat
Ingin makanan tertentu

Tanda dan gejala


psikis/emosional
Peka rangsang, perubahan
suasana hati,
kelabilan emosional
Bermusuhan
Depresi
Ansietas
Letargi

Rendahny
a
progester
on

Tingkat
prolaktin
lebih
tinggi

Tertahann
ya cairan
Etiologi,
penyebab
pasti PMS
tidak jelas ,
tapi kondisi
ini diyakini
sebagai
penyebab
PMS

Alergi
hormon

Kekuranga
n vitamin,
terutama
vit B6
Tingkat
glukosa
rendah

Tipe PreMenstruasi Syndrom


Tipe A (Anxiety)

Ditandai dengan rasa cemas, sensitive, saraf tegang, perasaan labil bahkan

beberapa wanita mengalami depresi ringan sampai sedang saat sebelum mendpat
haid. Sebaliknya penderita PMS A mengkonsumsi makanan berserat dan
mengurangi kopi.
Tipe H (Hyperhydration)
Gejalanya edema, perut kembung, nyeri pada buah dada, pembengkakan tangan
dan kaki, peningkatan berat badan sebelum haid. Dianjurkan mengurangi asupan
garam dan gula pada diet makanan.
Tipe C (Craving)
Ditandai dengan rasa lapar dan ingin mengkonsumsi makanan yang manis-manis.
Pada umumnya sekitar 20 menit setelah menyantap gula dalam jumlah banyak
timbul gejala hipoglikemia seperti kelelahan, jantung berdebar, pusing kadang
sampai pingsan. Rasa ingin meyantap makanan manis bisa disebabkan stres.
Tipe D (Depression)
Ditandai dengan gejala depresi, ingin menangis, lemah, gangguan tidur, pelupa,
bingung dan sulit dalam mengucapkan kata-kata (verbalisasi). Biasanya PMS tipe
D berlangsung bersamaan dengan tipe A, hanya sekitar 3 % dari seluruh tipe
PMS yang benar-benar murni tipe D.

Patofisiologi Pramenstruasi Syndrom

Meningkatnya kadar estrogen dan menurunnya kadar progesterone di dalam

darah, yang akan menybabkan gejala depresi dan khususnya gangguan mental.
Kadar estrogen akan menganggu proses kimia tubuh termasuk vitamin B6
(pirodiksin) yang dikenal sebagai vitamin anti depresi karena berfungsi
mengontrol produksi serotonin. Serotonin penting sekali bagi otak dan syaraf,
dan kurangnya persediaan zat ini dalam jumlah yang cukup dapat
mengakibatkan depresi.

Hormon lain yang dikatakan sebagai penyebab gejala premenstruasi adalah


prolaktin. Prolaktin dihasilkan oleh kelenjar hipofisis dan dapat mempengaruhi
jumlah estrogen dan progesteron yang dihasilkan pada setiap siklus. Jumlah
prolaktin yang terlalu banyak dapat menganggu keseimbangan mekanisme tubuh
yang mengontrol produksi kedua hormone tersebut. Wanita yang mengalami
sindrom premenstruasi tersebut kadar prolaktin dapat tinggi atau normal.

Gangguan metabolisme prostaglandin akibat kurangnya gamma linolenic acid


(GLA). Fungsi prostaglandin adalah untuk mengatur sistem reproduksi
(mengatur efek hormon estrogen, progesteron), sistem saraf, dan sebagai anti
peradangan.

Penatalaksanaan

2.
a.
b.
c.
d.
e.
f.

1.
a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.

Terapi hormon
Progesteron
Estrogen
Pil kontrasepsi oral
Danazol
Bormokriptin
Lithium karbonat

Terapi non hormon


Diet
Olahraga
Mengurangi stress
Diuretik
Psikoterapi
Obat psikotropik
Inhibitor prostaglandin

Pencegahan PMS

1. Diet makanan
Kurangi asupan garam tubuh
Batasi konsumsi minuman beralkohol pada saat
menjelang menstruasi
Minum susu
Perbanyak makan-makanan yang mengandung
karbohidrat kompleks
Konsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin

Disamping diet, perhatikan pula hal-hal berikut ini untuk mencegah


munculnya PMS :

Melakukan olahraga teratur

Menghindari dan mengurangi stress

Catat jadwal siklus haid Anda serta kenali gejala PMS-nya.

Menjaga berat badan, berat badan yang berlebihan meningkatkan resiko


mengalami pms

Perhatikan pula apakah anda sudah dapat mengatasi pms pada siklus
sebelumnya

Pengertian disminore
Disminore dalah sakit saat
menstruasi sampai dapat
menganggu aktivitas sehari-hari.
Disminore adalah nyeri sewaktu
haid. Dismenorea terjadi pada 30-75
% wanita dan memerlukan
pengobatan. Etiologi dan
patogenesis dari dismenore sampai
sekarang belum jelas.

Klasifi
kasi
dismin
ore

adalah (disminore
tanpa kelainan
anatomis
genitalis).
menstruasi yang
sangat nyeri,
tanpa patologis
pelvis yang dapat
diidentifikasi.
Dapat terjadi
pada wakttu
menarche atau
segera setelahnya.
Disminore
ditandai oleh
nyeri kram ysng
dimulai sebelum
atau segera
setelah awitan
aliran menstrual
dan berlanjut

secunder adalah
(disminore
disertai kelainan
anatomis
genitalis) terdapat
patokogi pelvis,
seperti
endometriosis,
tumor atau
penyakit
inflamasi pelvic
(PID). Pasien
disminore
secunder sering
mengalami nyeri
yang terjadi
beberapa hari
sebelum haid,
disertai ovulasi
dan kadang kala
pada saat
melakukan

Perlu istirahat beberapa hari dan dapat


disertai, sakit kepala, kemmeng pinggang,
diare dan rasa tertekan.
Diperlukan obat penghilang rasa nyeri,
tanpa perlu meninggalkan kerjanya
Pembagian klinis disminore
berlangsung beberapa saat dan dapat
melanjutkan kerja sehari-hari

berat
sedang
ringan

MANIFESTASI KLINIS
NO

DISMINORE PRIMER

DISMINORE SEKUNDER

Usia muda ( sebelum

Usia lebih tua (setelah berusia

berusia 25 tahun)

25 tahun)

Timbulnya setelah

Cenderung timbul setelah 2

terjadinya siklus haid yang tahun siklus haid teratur


teratur
3

Sering pada nulipara

Tidak berhubungan dengan


paritas

Nyeri sering terasa sebagai Nyeri sering terasa teruskejang uterus spastic.

menerus dan tumpul. Nyeri

Nyeri meningkat pada hari dimulai saat haid dan

Asuhan keperawatan

Premenstruasi syndrom

Pengkajian
Anamnesa

A. Identifikasi klien
Nama:
Umur:
Jenis kelamin :
Agama :
Pendidikan :
Suku bangsa :
Alamat :
Tanggal MRS : Jam MRS :
Tanggal pengkajian :
Diagnose medic :
B. Identitas Orang tua
1. Ayah 2. Ibu
a. Nama : a. Nama :
b. Usia : b. Usia :
c. Jenis Kelamin : c. Jenis Kelamin :
d. Pendidikan : d. Pendidikan :

Keluhan utama : nyeri


Riwayat kesehatan:

Riwayat kesehatan saat ini : Pasien merasakan nyeri pada abdomen, nyeri pada

payudara, pusing, mual, meningkatnya nafsu makan, dan kelabilan emosional.


Riwayat kesehatan masa lalu: sering kali merasakan nyeri abdomen, nyeri pada
payudara, pusing, mual, kelabian emosional beberapa hari sebelum menstruasi.
Riwayat penggunaan kontrasepsi: kontrasepsi dapat menganggu siklus menstruasi
Riwayat seksual: tanda pubertas sekunder, pola dan aktivitas seksual
Riwayat obstetric: pernah hamil, melahirkan
Riwayat menstruasi: menarche umur berapa tahun, silklusnya teratur atau tidak,
banyak atau sedikit.
Riwayat Penyakit seperti DM, tiroid, tumor
Persepsi wanita tentang budaya dan etnik
Gaya hidup: aktivitas yang berlebihan menyebabkan gangguan menstruasi
Koping : apa yang dilakukan bila setiap kali ada masalah waktu menstruasi
Nyeri : lokasi( di punggung, simpisis, paha, abdomen,dll), intensitas, kualitas,
pola, gejala penyerta, serta koping terhadap nyeri
Status emosi : malu dengan keadaan putus asa, menyalahkan diri, merasa tidak
ada kekuatan, merasa tidak berguna.

Pola fungsi kesehatan


Pola nutrisi metabolic
Sebelum masuk rumah sakit : pasien makan 3 x sehari dengan

porsi sedang, jenis makanan yang dikonsumsi nasi, sayur dan


lauk, sering mengkonsumsi teh dan kopi, jarang makan makanan
yang mengandung vitamin B6, suka mengkonsumsi coklat, sering
makan makanan yang banyak mengandung garam.

Saat ini: pasien tetap makan 3 kali sehari dengan porsi yang

sedang, jenis makan yang dikonsumsi nasi, lauk, dan sayur


namun terkadang ada rasa ingin makan sesuatu. Biasanya
merasakan mual dan muntah.

Pola aktivitas latihan


Sebelum masuk rumah sakit : aktivitas seperti biasanya tidak

terdapat gangguan, kurang berolahraga.

Saat ini :aktivitas terganggu karena nyeri yang dirasakan.

Aktivitas yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan


menstruasi, kelemahan tubuh menurun.

Pola reproduksi- seksual

Sebelum masuk rumah sakit :

Riwayat menstruasi dan reproduksi


Usia saat menarche (usia normal bagi seorang wanita mendapatkan menstruasi untuk pertama
kalinya pada
usia 12 atau 13 tahun)
Siklus (teratur)
Banyaknya (2-4 kali ganti pembalut dalam sehari)
Lamanya menstruasi (4-7 hari)
Keluhan sebelum haid (nyeri yang dirasakan pada payudara 5-6 hari sebelum haid, pusing,
mual,timbul
jerawat, emosimeningkat)
Keluhan selama haid (nyeri selama 1-2 hari )

Riwayat reproduksi(kehamilan, persalinan, nifas/postpartum)


Anak ke berapa : 1
Usia: 3 tahun
Persalinan (jenis persalinan) :normal/caesar
BB anak lahir :3 kg
Jenis kelamin anak :laki-laki

Riwayat menyusui
Asi ekslusif 6 bulan/tidak
Ada hambatan/ tidak selama menyusui

Riwayat keluarga berencana


Pernah/ tidak pernah menggunakan alat kontrasepsi
Jenis alat kontrasepsi yang digunakan (kapan mulai menggunakan alat kontrasepsi, keluhan
yang dialami
saat menggunakan alat kontrasepsi) : suntik KB, saat setelah melahirkan anak
pertama, tidak ada keluhan.

Riwayat yang berhubungan dengan masalah fisik/psikologis

Saat ini :
Riwayat menstruasi dan reproduksi

Usia saat menarche (usia normal bagi seorang wanita mendapatkan menstruasi untuk pertama
kalinya pada usia 12 atau 13 tahun)
Siklus (teratur)
Banyaknya (2-4 kali ganti pembalut dalam sehari)
Lamanya menstruasi (4-7 hari)
Keluhan sebelum haid (nyeri yang dirasakan pada payudara 5-6 hari sebelum haid, pusing,
mual,timbul jerawat, emosi meningkat)
Keluhan selama haid (nyeri selama 1-2 hari )
Riwayat reproduksi(kehamilan, persalinan, nifas/postpartum)
Anak ke berapa : 1
Usia: 3 tahun
Persalinan (jenis persalinan) : normal/caesar
BB anak lahir : 3 kg
Jenis kelamin anak : laki-laki
Riwayat menyusui
Asi ekslusif 6 bulan/tidak
Ada hambatan/ tidak selama menyusui
Riwayat keluarga berencana
Pernah/ tidak pernah menggunakan alat kontrasepsi
Jenis alat kontrasepsi yang digunakan (kapan mulai menggunakan alat kontrasepsi, keluhan yang
dialami saat menggunakan alat kontrasepsi) ; suntik KB, saat setelah melahirkan anak pertama, t idak
ada keluhan.
Riwayat yang berhubungan dengan masalah fisik/psikologis
Jumlah anak yang diinginkan : 3
Kemampuan untuk melakukan perawatan payudara
Kemampuan untuk melakukan pemeriksaan payudara sebagai teknik screaning kanker payudara
Kemampuan melakukan perineal care

Pola koping-toleransi stress

Sebelum masuk rumah sakit : Mengalami gangguan

kelabilan emosional,(perubahan mood )stress, depresi


dan kurang percaya diri
Saat ini : Mengalami gangguan kelabilan emosional,
(perubahan mood) stress, depresi dan kurang percaya
diri.

Pemeriksaan fisik
Observasi pemeriksaan fisik (ROS: Review of System): Keadaan umum,

kesadaran, TTV: TD, nadi, suhu badan, RR.


Breath
Pola nafas: teratur, Jenis: normal, Suara nafas: vesikuler, tidak terdapat sesak
nafas.
Blood
Tekanan darah rendah. Akral basah dan dingin
Brain
Penurunan konsentrasi, Pusing, Sklera/ konjungtiva anemia
Bladder
Warna kuning dan volume 1,5 L/hari
Bowel
Nafsu makan: baik, Porsi makan habis, Minum (1500cc/hari), Kebersihan
mulut: bersih, Mukosa: lembab, Tenggorokan: normal, Peristaltik (9x/menit),
BAB (1x/hari), Konsistensi: padat, Bau: Khas, Kuning kecoklatan.
Bone
Badan mudah capek, Nyeri pada punggung.

DIAGNOSA KEPERAWATAN
Premenstruasi syndrom

Nyeri akut berhubungan dengan peningkatan/penumpukkan cairan di

payudadara
Ansietas berhubungan dengan efek PMS
Kurang pengetahuan tentang gangguan menstruasi dan penanganannya
berhubungan dengan kurang informasi.
Gangguan intoleransi aktivitas berhubungan dengan kelemahan umum
yang dirasakn
Kerusakan integritas kulit berhubungan dengan munculnya
acne/jerawat

Disminore

Nyeri akut berhubungan dengan peningkatan kontraksi uterus


Ansietas berhubungan dengan kurangnya pengetahuan mengenai

gangguan menstruasi
Intoleransi aktivitas berhubungan dengan nyeri haid

intervensi keperawatan.docx

TERIMAH
KASIH