Anda di halaman 1dari 12

PENGARUH MAKANAN CEPAT SAJI TERHADAP KESEHATAN

Oleh
Hasya Lusiana Rubianingtyas (10060314023)
Universitas Islam Bandung
Email: hasyalr@gmail.com
Abstract
Fast food is the food is packaged , easy to prepare , practical , or treated in a simple
way . The food is generally produced by the food processing industry with high technology
and provide a variety of additives to preserve and provide flavor to the product . Fast food is
usually in the form of side dishes in packs , instant noodles, fried chicken, pizza, french fries,
nuggets, or even corn flakes as food for breakfast.
Some of the negative effects of fast food are as follows : Increase the Risk of Heart Attack,
Making Addicted, Enhance Weight Loss, Increases Cancer Risk, Trigger Diabetes, High
Blood Pressure Triggering. Consumers generally a little more knowing that instant food or
fast food often called the impact on health is not good , but for various reasons and
considerations so forced and also must consume the fast food. It required the cooperation of
all parties to avoid or at least minimize the impact of fast food or instant food on the health of
consumers.
Keywords : Fast food products, negative effect
Abstrak
Makanan cepat saji adalah jenis makanan yang dikemas, mudah disajikan, praktis,
atau diolah dengan cara sederhana. Makanan tersebut umumnya diproduksi oleh industri
pengolahan pangan dengan teknologi tinggi dan memberikan berbagai zat aditif untuk
mengawetkan dan memberikan cita rasa bagi produk tersebut. Makanan siap saji biasanya
berupa lauk pauk dalam kemasan, mie instan, , ayam goreng, pizza, kentang goreng, nugget,
dan corn flakes sebagai makanan untuk sarapan.
Beberapa efek negatif dari makanan cepat saji adalah sebagai berikut: meningkatkan risiko
serangan jantung, membuat ketagihan, meningkatkan berat badan, meningkatkan risiko
kanker, pemicu diabetes, memicu tekanan darah tinggi. Konsumen umumnya sedikit

mengetahui bahwa makanan instan atau makanan cepat saji memiliki dampak tidak baik pada
kesehatan, tetapi karena berbagai alasan dan pertimbangan, sehingga terpaksa dan harus
mengkonsumsi makanan cepat saji. Untuk itu diperlukan kerja sama dari semua pihak untuk
menghindari atau setidaknya meminimalkan dampak makanan cepat saji atau makanan instan
pada kesehatan konsumen.
Kata kunci: Produk Cepat Saji, Dampak Negatif
PENDAHULUAN
Perilaku sehat adalah perilaku-perilaku

Kekuatan konsumsi masyarakat Indonesia

atau kegiatan-kegiatan yang berkaitan

yang

dengan

dan

menggiurkan

satu

waralaba

upaya

meningkatkan

mempertahankan
kesehatan.

Salah

tinggi

menjadi
untuk

cepat

saji

yang

pemilik

restoran

asing.

Dengan

perilaku sehat adalah makan dengan menu

penduduk

seimbang. Menu seimbang disini adalah

Indonesia menjadi pasar menggiurkan

pola makan sehari-hari yang memenuhi

untuk restoran cepat saji. Lima tahun

kebutuhan nutrisi tubuh baik menurut

terakhir

kuantitas, maupun kualitas.1)

makanan cepat saji tercatat meningkat

Perubahan gaya hidup masyarakat masa

hingga 41 persen.

kini turut mempengaruhi pola konsumsi

Mengetahui

dengan

instan.

makanan cepat saji yang meningkat, maka

Makanan instan atau siap saji kian

tidak heran saat ini restoran cepat saji di

digemari

Indonesia mulai menjamur. Hal ini dapat

maraknya
sebagai

makanan
makanan

pengganti

sebanyak

lahan

saja,

240

pertumbuhan

pertumbuhan

juta

jiwa,

konsumsi

konsumsi

nasi.2)

dilihat bahwa dengan mudahnya kita bisa

Pertumbuhan bisnis restauran cepat saji di

menemukan restauran-restauran cepat saji

Indonesia menunjukkan perkembangan

seperti KFC, Mc Donalds, Pizza Hut dll.

yang relatif pesat, terutama dikuasai oleh

Mulai dari kota besar hingga pelosok

waralaba asing.

tanah air sekalipun kini dapat kita

1)
Linda dalam Notoatmodjo, Perilaku Konsumsi Mie Instan pada Mahasiswa Fakultas
Kesehatan Masyarakat Undana Kupang yang Tinggal di Kos Wilayah Naikoten 1(Kupang:Undana,
2010), h. 1.
2)
S Kurnianingsih, Hubungan Konsumsi Mie Instan dengan Tingkat kecukupan Gizi Dan
Status Gizi Pada Remaja,( Surabaya: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga, 2007)

temukan cabang dari restoranrestoran

KAJIAN PUSTAKA

cepat saji ini. Ternyata tidak hanya di

1. Pengertian Makanan Cepat Saji

Amerika saja, bahkan di Indonesia pun

dan Kandungannya

restoran cepat saji sangat digemari. Rasa

Makanan cepat saji adalah jenis makanan

makanannya

yang dikemas, mudah disajikan, praktis,

yang

enak

dan

cara

penyajiannya yang menghemat waktu

atau

membuat masyarakat Indonesia sangat

Makanan tersebut umumnya diproduksi

menggemari makanan - makanan cepat

oleh industri pengolahan pangan dengan

saji.

teknologi

Adapun beberapa makanan cepat saji yang

berbagai zat

saat

masyarakat

dan memberikan cita rasa bagi produk

Indonesia diantaranya adalah: kentang

tersebut. Makanan siap saji biasanya

goreng, burger, hot dog, donat, es krim,

berupa lauk pauk dalam kemasan, mie

makanan ringan, stik keju, nugget dan

instan, nugget atau cornflakes sebagai

pizza. Makanan-makanan tersebut tanpa

makanan untuk sarapan.

kita sadari ternyata berdampak buruk bagi

a. Zat aditif makanan

kesehatan.3)

Zat aditif adalah bahan kimia yang

Dampak buruk yang ditimbulkan dari

dicampurkan ke dalam makanan dengan

makanan cepat saji diantaranya adalah:

tujuan

memicu diabetes, membuat ketagihan,

menambahkan rasa dan memantapkan

meningkatkan resiko serangan jantung,

kesegaran produk tersebut.

meningkatkan berat badan, meningkatkan

b. Kemasan makanan

resiko kanker dan memicu tekanan darah

Kemasan makanan adalah wadah atau

tinggi.

ini

digemari

oleh

4)

diolah

dengan

tinggi

untuk

cara

sederhana.

dan

memberikan

aditif untuk

mengawetkan

meningkatkan

kualitas,

tempat makanan agar kualitas makanan

Berdasarkan latar belakang, maka tujuan

tetap baik, meningkatkan penampilan

disusunnya rancangan ini adalah untuk

produk, dan memudahkan transportasi.

mengetahui pengaruh konsumsi makanan


cepat saji terhadap kesehatan.
______________
3)

Aditya Eka Prawira, 10 Makanan Cepat Saji yang Nggak Bagus Buat Kesehatandalam
http://health.liputan6.com/read/768740/10-makanan-cepat-saji-yang-nggak-bagus-buat-kesehatan pada
tanggal 10 Desember 2014 pukul 20.05.
4)
Ibid.

c. Jenis Zat Aditif dan Kemasan

3) bahan pengasam,
4) bahan pemisah,
5) pati termodifikasi,

Makanan
zat aditif dapat dibagi menjadi beberapa
kelompok

berdasarkan

6) alkohol, dan

tujuan

7) gelatin.

penggunaannya, yaitu:
1) agen

emulsi

yaitu

aditif

yang

berbahan lemak dan air contohnya

bahan-bahan

yang

disebutkan

diatas

menggunaan,

yang

telah

ukuran dan aturannya sudah ditentukan

lecithin
2) agen penstabil dan pemekat contohnya
alginat dan gliserin,
3) agen
penghalang

Disamping

sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI),


yang patut kita waspadai adalah adanya

kerak

untuk

pewarna

mencegah penggumpalan,
4) agen peningkatan nutrisi contohnya

maupun

pengawet

yang

ditambahkan yang penggunaannya bukan


untuk

berbagai vitamin,
5) agen pengawet contohnya garam nitrat

makanan

seperti,

borak

dan

formalin sebagai pengawet.6)


Dimana disinyalir 86,2% mie basah yang

dan nitrit,
6) agen antioksidan contohnya vitamin C

terdapat

dipasar

dan

swalayan

dan E ; BHT (Butylated Hydroxy-

mengandung formalin. Selain itu warna

Toluen)

merah

dan

BHA

(Butylated

Hydroxy-Anisol),
7) agen pengembang untuk roti dan bolu,
8) agen
penyedap
rasa
contoh

pada

terasi

50%

adalah

menggunakan pewarna rhodamin B yang


seharusnya digunakan untuk tekstil. Selain
itu rhodamin juga biasa diberikan dalam

monosodium glutamat (MSG),


9) bahan pewarna.5)

sirop untuk menimbulkan warna merah.7)

Selain kesembilan zat aditif diatas juga


terdapat bahan lain yang ditambahkan
dalam makanan diantaranya:
______________
5)

Desriani,dkk dalam Majeed, Fenomena Makanan Siap Saji terhadap Kesehatan Konsumen
(Bogor: Institut Pertanian Bogor, 2003) h. 14.
6)
Ibid.
7)
d. terhadap
KemasanPola
makanan
Maya Afifah, Pengaruh Makanan Instan
Makan siap
dan saji
Kesehatan pada
Remaja dalam http://mayaafi.blogspot.com/2013/04/pengaruh-makanan.html pada tanggal 10
Sampai saat ini menurut Ketua Federasi
1) agen peluntur,
Desember 2014 pukul 21.15.

2) lemak hewani,

Pengemasan

Indonesia

Hengky

Darmawan

sistem

terjadinya resistensi insulin yang berujung

pengemasannya baru 10% yang sesuai

pada penyakit diabetes. Resistensi insulin

aturan SNI. Pemilihan jenis kemasan

terjadi ketika sel-sel tubuh tidak merespon

harus memperhatikan food grade dan food

insulin sehingga menurunkan penyerapan

safety .

glukosa

Beberapa

di

faktor

Indonesia

yang

mempengaruhi

yang

menyebabkan

banyak

glukosa menumpuk di aliran darah.

produsen dalam memilih kemasan adalah

b. Membuat Anda Ketagihan

tampil

melindungi

Fast food mengandung zat aditif yang

produk yang dikemas, dan pertimbangan

dapat membuat Anda ketagihan dan

ekonomis. Bahan yang digunakan selama

merangsang Anda untuk ingin terus

ini

memakannya sesering mungkin. Hal ini

menarik,

berupa

mampu

plastik

atau

styrofoam

(pembungkus mie instant dan nugget),

terkadang

PVC

untuk

mengonsumsinya secara rutin tiap hari.

kaleng

Hindari kebiasaan ini dengan mengganti

(makanan buah, susu, makanan lauk-

makanan fasfood Anda dengan makanan

(polyvinyl

pembungkus
pauk).

clorida

kembang

gula),

8)

membuat

Anda

yang lebih sehat, seperti buah-buahan dan


sayuran segar.

2. Dampak Makanan Siap Saji

c. Tidak Baik untuk Jangka Panjang

Karena penyajiannya yang begitu cepat

Makanan cepat saji tidak baik untuk

atau secara instan, fast food cenderung

jangka

mempunyai kandungan kalori dan gizi

pengolahannya yang serba instan dan

yang tidak baik bagi kesehatan dan dapat

tidak secara alami dapat memicu dampak

merusak zat didalam tubuh. Berikut ini

buruk

beberapa dampak negatif fast food bagi

kedepan.

kesehatan tubuh :

dirasakan dalam jangka pendek melainkan

panjang

bagi

karena

kesehatan

Efek

dalam

tersebut

tidak

cara

jangka
dapat

______________
8)

Desriani, Loc. Cit.

a. Memicu Diabetes

dalam jangka yang lama.

Kandungan kalori dan lemak jenuh yang

d. Meningkatkan

tinggi

dalam fast

food akan

memicu

Jantung

Risiko

Serangan

Kandungan kolesterol yang tinggi pada

volume darah meningkat karena natrium

makanan fast food dapat mengakibatkan

bersifat

penyumbatan

Peningkatan ini menyebabkan jantung

pembuluh

darah.

menarik
bekerja

dan

menahan

lebih

keras

air.

Pembuluh darah yang tersumbat akan

Anda

untuk

membuat aliran darah tidak lancar yang

mengalirkan darah ke seluruh tubuh yang

dapat mengakibatkan terjadinya serangan

menyebabkan tekanan darah tinggi.9)

jantung koroner.
e. Meningkatkan Berat Badan

Bahaya makanan siap saji

Jika Anda suka mengonsumsi fast food

World Health Organization (WHO) dan

dan jarang berolahraga, maka dalam

Food and Agricultural Organization

beberapa

(FAO)

minggu

tubuh

Anda

akan

menyatakan

bahwa

ancaman

mengalami penambahan berat badan yang

potensial dari residu bahan makanan

tidak sehat. Lemak yang Anda dapat dari

terhadap kesehatan manusia dibagi dalam

mengonsumsi fast food tidak digunakan

3 katagori yaitu :

dengan baik oleh tubuh jika Anda tidak

1) aspek toksikologis
katagori residu bahan makanan yang dapat

berolahraga. Lemak inilah yang kemudian


Anda.

bersifat racun terhadap organ-organ tubuh,


2) aspek mikrobiologis
mikroba dalam bahan makanan yang dapat

f.

mengganggu keseimbangan

tersimpan

dan menumpuk dalam tubuh

Meningkatkan Risiko Kanker

Kandungan lemak yang tinggi yang

mikroba dalam saluran pencernaan

terdapat dalam makanan cepat saji dapat

3) aspek imunopatologis

meningkatkan risiko kanker, terutama

keberadaan residu yang dapat menurunkan

kanker payudara dan usus besar.

kekebalan tubuh.

g. Memicu Tekanan Darah Tinggi

Dampak negatif zat aditif terhadap

Garam dapat membuat masakan menjadi


jauh lebih nikmat. Hampir semua
kesehatan dapat secara langsung maupun

______________

tidak langsung, dalam jangka pendek


makanan
fast food mengandung garam
9)
Tri Widodo, Respon Konsumen terhadap Produk Makanan Instan (Salatiga: STIE
yang tinggi. Garam
Tabel 1. Dampak negatif zat aditif berlebihan
AMA,2013)
h. 14. mengandung natrium,
maupun jangka panjang (Tabel 1).
ketika kadar natrium dalam darah tinggi
dan tidak dapat dikeluarkan oleh ginjal,

Zat Aditif

Dampak terhadap kesehatan

Sulfit
Zat Warna

MSG

Menyebabkan sesak napas, gatal-gatal dan


Bengkak
Menimbulkan alergi
Menimbulkan kanker hati
Menyebabkan
hypertrophy,

hyperplasia,

carcinomas kelenjar tiroid.


Kerusakan otak
Kelainan hati, trauma, hipertensi, stress,
demam tinggi, mempercepat proses penuaan,
alergi kulit, mual, muntah, migren, asma,
ketidakmampuan belajar, dan depresi.
Menyebabkan kelainan kromosom pada orang

BHT & BHA


Pemanis

yang alergi terhadap aspirin.


Menyebabkan kanker kantong kemih
(saccarin).
Gangguan saraf dan tumor otak (aspartan).
Mutagenik.

Metode Penelitian

seimbang seharusnya mengkonsumsi 80%

Metode yang digunakan yaitu kuisioner

makanan ber-alkali (buah, sayur, putih

kepada 5 orang di lingkungan kampus.

telur, susu) dan cukup 20% saja makanan

Penelitian ini dilaksanakan tanggal 10

ber-acid (nasi, roti, ikan, daging). Tetapi

Desember 2014 di lingkungan kampus

kebanyakan kita justru lebih banyak

Universitas Islam Bandung.

mengkonsumsi makanan ber-asid, dan itu


tidak bagus bagi kesehatan. Lebih memilih
makanan cepat saji membuat tubuh kita
terlalu banyak mengkonsumsi

Pembahasan

lemak,

kolesterol, zat pengawet, zat pewarna,

Gaya hidup modern yang banyak dijalani

makan makanan

masyarakat tanpa sadar telah mengganggu

yang terpolusi, bahkan alkohol. Pola

aspek-aspek kesehatan. Pola makan yang

makan yang seperti itu menyebabkan

penumpukan

kolesterol,

penyumbatan

antikarsinogen diantaranya adalah Vitamin

pembuluh darah, pengentalan darah yang

A, C, E banyak terdapat dalam sayur dan

akan mengakibatkan berbagai penyakit.

buah; asam folat terdapat dalam brokoli,

Maka dari itu konsumsi makanan cepat

bayam

saji yang berlebihan akan menimbulkan

Vitamin B3 (niasin), vitamin D dalam

dampak yang buruk.

bentuk aktif (1.25-hidroksi) terdapat pada

Setelah pengisian kuisioner oleh 5 orang

mentega, susu, kuning telur, hati, beras

maka hasil yang didapatkan yaitu : kelima

dan ikan.

responden

menyatakan

dan

asparagus:

Betakaroten,

sering

2) Memberi pengertian pada keluarga tentang

mengkonsumsi makanan cepat saji dan 3

bahaya zat aditif, mengawasi, mengontrol

responden

sering

pemberian dan penggunaan uang jajan dan

mengkonsumsi mie instan, 1 responden

membiasakan membawa bekal makanan

sering mengkonsumsi nugget, dan 1

sehat dari rumah

responden sering mengkonsumsi kentang

1) Secara eksternal

goreng. Kelima responden tahu dampak

Produsen:

diperlukan

buruk dari makanan cepat saji tetapi 4

tanggung

jawab

responden

penggunaan zat aditif pada bahan pangan

menyatakan

menyatakan

tidak

pernah

kesadaran

produsen

terhadap

merasakan dampak buruk secara langsung,

yang

sedangkan

informasi yang jelas komposisi makanan

responden

menyatakan

diproduksikan,

dan

memberikan

bahwa dia pernah merasakan sakit perut

termasuk zat aditif yang ditambahkan .

dan

Pemerintah; melakukan pengawasan dan

sakit

tenggorokan

setelah

mengkonsumsi kentang goreng.

menindak tegas produsen yang melanggar

Untuk mengurangi dan meminimalisasi

aturan yang berlaku. Meneruskan kegiatan

dampak negatif zat aditif makanan dapat

PMT-AS (Program Makanan Tambahan-

diupayakan dengan beberapa cara antara

Anak Sekolah) dengan memanfaatkan

lain :

sumber makanan lokal.

1)

Secara Internal

Mengurangi konsumsi makanan siap saji,


meningkatkan konsumsi sayur dan buah-

Kesimpulan

buahan

vitamin.

Berkembangnya jaman membuat orang

Beberapa vitamin diduga mengandung zat

lebih memilih makanan cepat saji, karena

serta

mengkonsumsi

kesibukan yang menuntut segala sesuatu


serba

cepat

dengan

waktu

1. Sudiyarto. Model Perilaku Konsumen

terbatas.

Terhadap Produk Makanan Cepat Saji

Sebagai jalan pintas untuk memenuhi

(Fast Food) dan Makanan Tradisional.


2. Denfer, A.V. 2001. Bahan makanan

kebutuhan konsumsinya maka makanan

tambahan

cepat saji yang dipilih, karena jika


membuat

makanan

sendiri

(food

additive).

http://members.tripod.com/pagihp/arti

hanya

kel15.htm.
3. Widodo, Tri. 2013. Respon Konsumen

memerlukan waktu penyiapan 3 sampai 5


menit. Maka kebanyakan orang lebih

terhadap

sering memilih yang praktis dibandingkan

Produk

Makanan

Instan

(Studi Kasus di Pasar Raya Kota

dengan yang membutuhkan proses. Tetapi

Salatiga).
4. Prawira, Aditya

jika sering mengkonsumsi makanan cepat

Eka.

2013.

10

saji maka akan menimbulkan dampak

Makanan Cepat Saji yang Nggak

negatif baik dampak secara langsung atau

Bagus

tidak. Adanya kandungan zat aditif seperti

http://health.liputan6.com/read/76874

pengawet dan pewarna yang membuat

0/10-makanan-cepat-saji-yang-nggak-

makanan cepat saji lebih berbahaya,

Buat

Kesehatan.

bagus-buat-kesehatan
5. G1B008040.
2011.

Saran

Makanan

1. Perlu adanya kesadaran dan disiplin

Siap

From:

Konsumsi

Saji.

From:

http://kesmas-

yang kuat baik dari individu itu

unsoed.com/2011/02/konsumsi-

sendiri dengan selalu mengkonsumsi

makanan-siap-saji.html
6. Afifah, Maya. 2014.

makanan sehat.
2. Peranan keluarga, terutama ibu yang

Pengaruh

Makanan Instan terhadap Pola Makan

selalu menyediakan makanan sehat.


3. Peranan pemerintah untuk terus

dan Kesehatan pada Remaja dalam

mengawasi dan mengontrol para

http://mayaafi.blogspot.com/2013/04/

produsen melalui lembaga-lembaga

pengaruh-makanan.html diakses pada

terkait.

tanggal 10 Desember 2014 pukul


21.15.
7. Desriani,dkk.

Daftar Pustaka

Makanan

Siap

2003.
Saji

Fenomena
terhadap

Kesehatan Konsumen. Bogor: Institut


Pertanian Bogor.

8. Sarkim, Linda. Engelina Nabuasa dan


Ribka

Limbu.

Konsumsi
Mahasiswa

Mie

2014.

Perilaku

Instan

Fakultas

pada

Kesehatan

Masyarakat Undana Kupang yang


Tinggal di Kos Wilayah Naikoten I.
Kupang:Undana..
9. Kurnianingsih, s. 2007. Hubungan
Konsumsi Mie Instan dengan Tingkat
kecukupan Gizi Dan Status Gizi Pada
Remaja.
Kesehatan

Surabaya:

Fakultas

Masyarakat

Universitas

Airlangga.

Lampiran
Kuisioner
1. Seberapa sering anda
mengkonsumsi makanan cepat
saji?
2. Makanan cepat saji apa yang
sering anda konsumsi?
a. Nugget
b. Mie Instan
c. Kentang goreng
d. Donat
3. Tahukah dampak yang
ditimbulkan oleh makanan cepat
saji?

10

4. Jika tahu, apa dampaknya? Dan


pernahkah anda merasakan
dampaknya langsung?

DAFTAR RIWAYAT HIDUP


Nama Lengkap

: Hasya Lusiana Rubianingtyas

Nama Panggilan

:Hasya

Tempat, Tanggal lahir

:Bandung, 28 Oktober 1996

Alamat

:Komplek Bumi Panyileukan K5 No. 18 RT 02 RW 10


Kelurahan Cipadung Kidul Kecamatan Panyileukan

Agama

:Islam

11

Jenis Kelamin

:Perempuan

Nama Ayah

:Rasmono Hadie

Nama Ibu

:Tuti Nurhayati

Alamat Orang Tua

: Komplek Bumi Panyileukan K5 No. 18 RT 02 RW 10


Kelurahan Cipadung Kidul Kecamatan Panyileukan

Status

:Mahasiswi

Golongan Darah

:B

Riwayat Pendidikan

:1. TK Nur Kusuma di Bandung, Lulus Tahun 2002


2. SD Negeri Panyileukan 03 di Bandung, Lulus Tahun 2008
3. SMP Negeri 28 di Bandung, Lulus Tahun 2011
4. SMA BPI 1 di Bandung, Lulus Tahun 2014
5. Program Studi Farmasi Universitas Islam Bandung, Masuk
Tahun 2014

Riwayat Organisasi

:-

Riwayat Pekerjaan

:Bandung, 4 Januari 2015


Hormat saya

Hasya Lusiana Rubianingtyas

12