Anda di halaman 1dari 2

SPO PERENCANAAN SEDIAAN FARMASI DAN ALAT

KESEHATAN
No. Dokumen:
A-01

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Tanggal Terbit:

No. Revisi: 0

Halaman: dari 2

Disahkan oleh:
Apoteker Pengelola Apotek,

29 September 2015
Dwi Okta Rahayu, S. Farm., Apt.

Pengertian

Perencanaan merupakan suatu proses kegiatan seleksi sediaan farmasi


dan perbekalan kesehatan untuk menentukan sediaan farmasi dan
perbekalan kesehatan sesuai dengan jumlah, jenis dan waktu yang tepat.

Tujuan

1. Melaksanakan dan melakukan pengawasan kegiatan perencanaan


sediaan farmasi dan alat kesehatan sehingga mendapatkan jumlah
dan jenis yang sesuai kebutuhan dan menjamin ketersediaan sediaan
farmasi dan alat kesehatan di Apotek.
2. Mendapatkan jenis dan jumlah sediaan farmasi dan alat kesehatan
yang sesuai kebutuhan.

Kebijakan

1. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 35 Tahun


2014 Tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek.
2. Perencanaan triwulan dilakukan untuk memenuhi kebutuhan bahan
obat dan alat kesehatan selama tiga bulan.
3. Perencanaan bahan obat dan alat kesehatan harus melalui persetujua
dari Apoteker Pengelola Apotek.

Prosedur

1. Melakukan review terhadap: pola penyakit, kemampuan/ daya beli


masyarakat, kebiasaan masyarakat setempat, serta pola penggunaan
obat yang lalu.
2. Membuat rata-rata pemakaian bulanan sediaan farmasi dan alat
kesehatan berdasarkan rekapan laporan triwulan dan tahunan.
3. Melakukan analisa untuk menetapkan prioritas dan jumlah yang
akan diadakan.
3.1 Mencatat stok sisa persediaan logistik farmasi dan apotek.
3.2 Mencatat obat yang belum datang dari pemesanan triwulan
sebelumnya.
4. Melakukan monitoring distributor sediaan farmasi-alat kesehatan
untuk menjamin keabsahan distributor dan menjamin bahwa
sediaan farmasi-alat kesehatan yang diadakan memenuhi
persyaratan mutu.
5. Membuat perencanaan sediaan obat dan alat kesehatan berupa kartu

SPO PERENCANAAN SEDIAAN FARMASI DAN ALAT


KESEHATAN
No. Dokumen:
A-01

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Tanggal Terbit:

No. Revisi: 0

Halaman: dari 2

Disahkan oleh:
Apoteker Pengelola Apotek,

29 September 2015
Dwi Okta Rahayu, S. Farm., Apt.
kendali untuk bulan yang akan datang berdasarkan data stok
persediaan, rata-rata pemakaian triwulan yang akan datang.
6. Menyerahkan kepada Apoteker Pengelola Apotek untuk
ditandatangani sebagai tanda persetujuan.
7. Menyerahkan perencanaan sediaan obat dan alat kesehatan tersebut
kepada bagian keuangan untuk proses selanjutnya.

Unit Terkait

Tenaga kefarmasian:
1. Apoteker (Apoteker Pengelola Apotek, Apoteker Pendamping)
2. Tenaga Teknis Kefarmasian (Asisten Apoteker)