Anda di halaman 1dari 2

Nama : Dyah Arum Kusumaningtyas

NIM : 21030113130151
1. Pilot Plant
Pilot plant merupakan tiruan dari pabrik atau peralatan yang belum
dibuat. Sebuah pilot plant adalah sistem industri kecil yang dioperasikan
untuk menghasilkan informasi tentang perilaku sistem untuk digunakan
dalam desain fasilitas yang lebih besar. Pilot plant adalah istilah relatif dalam
arti bahwa plant biasanya lebih kecil dibandingkan plant produksi skala
penuh (skala industry), tapi dibangun dalam berbagai ukuran. Beberapa plant
percontohan

yang

dibangun

di

laboratorium

menggunakan

peralatan

dilaboratorium , sementara yang lain terbuat dari logam palsu sebagai tiruan
dari beton dan biaya jutaan dolar. Pilot plant juga dapat digunakan untuk
melatih pekerja untuk pabrik skala penuh.
2. Model
Model

digunakan

untuk

mempelajari

perilaku

dari

pabrik

atau

peralatan yang sudah ada. Untuk mengetahui pengaruh perubahan bentuk


atau kondisi operasi dengan lebih cepat dan ekonomis daripada melakukan
percobaan pada peralatan berukuran besar.

Model digunakan untuk

mempelajari proses yang terjadi dalam suatu pabrik.


Model
didefinisikan
sebagai
suatu
deskripsi
bagaimana

sistem bekerja

atau

logis

komponen-komponen

tentang

berinteraksi.

Dengan membuat model dari suatu sistem maka diharapkan dapat lebih
mudah untuk melakukan analisis. Hal ini
yaitu

bahwa

pemodelan

pengembangannya.
Model adalah

alat

bertujuan
yang

merupakan

prinsip pemodelan,

untuk mempermudah analisis dan

sangat

berguna

untuk

menganalisis

maupun merancang sistem. Sebagai alat komunikasi yang sangat efisien,


model dapat menunjukkan bagaimana suatu operasi bekerja dan mampu
merangsang untuk
berpikir bagaimana meningkatkan atau memperbaikinya.
Model fisik mengambil dari sebagian sifat fisik dari hal-hal yang
diwakilinya, sehingga menyerupai sistem yang sebenarnya namun dalam
skala yang berbeda. Walaupun jarang dipakai, model ini cukup berguna
dalam rekayasa sistem. Dalam penelitian, model matematis lebih sering

dipakai jika dibandingkan dengan model fisik. Pada model matematis,


sistem direpresentasikan
kuantitatif

sebagai

hubungan

logika

dan

hubungan

untuk kemudian dimanipulasi supaya dapat dilihat bagaimana

sistem bereaksi.