Anda di halaman 1dari 2

Pertama-tama

Kyona menengok sekitarnya dan mengeluarkan tab-nya. Kata-kata apa saja


yang kau ingat dari coretan di bilik kamar mandi itu?
Um.. MATI KELINCI
Ssst jangan disebutkan! Kalau ada siswi yang seasrama dengan kita bisa heboh lagi.
Tulis saja. Bisik Kyona. Natsumi menggangguk mengerti.
Natsumi menulis MATI BAYI KELINCI HARUS MATI
MATA MERAH MATA IBLIS
KELINCI PEMBAWA SIA
Sudah Natsumi berbisik.
Bagus.. Kyona menyipitkan matanya sambil tersenyum puas.
Menurutmu, kata Kelinci dengan Iblis itu apa? Natsumi penasaran.
Entahlah.. tapi aku rasa tanpa dijabarkan artinya, kata Kelinci, Mati, Merah, Ibl
is itu adalah arti yang sebenarnya Kyona mengetuk-ngetuk dagu-nya dengan pen-tab.
Jadi maksudmu, kelinci adalah seekor kelinci? Iblis adalah sesosok iblis? Mata me
rah itu mata kelinci yang berwarna merah? Natsumi memiringkan kepalanya menandaka
n kebingungan.
Kurasa.. Kyona terdiam sejenak. Tapi menurutmu siapa tersangkanya? Kyona melihat kese
kitar lagi, menjaga-jaga tidak ada yang mendengar pembicaraan mereka.
Tersangka? Aku piker senior Emily
Apa alasannya? Kyona menyipitkan matanya.
Satu, karena pertama yang membuat kehebohan di asrama adalah Emily. Dua, Emily se
lalu memasuki bilik itu seperti ia bisa menyelidiki siapa pelakunya, ia menciumi
aroma dari kosmetik yang digunakan oleh pelaku. Tiga, Selain itu, begitu kau ke
luar dari kamar mandi, Emily menuduhmu. Apa itu tidak terasa aneh? Jelas Natsumi
sambil meyakinkan Kyona.
Masuk akal Kyona mengangguk. Tapi kau pikir, apa hubungan Emily dengan Kelinci, Ibl
is, Mata merah, dan Mati?
Benar juga.. Natsumi berpikir lagi.
Kenapa kau tidak memasukan nama Ai sebagai tersangka? Ujar Kyona.
H-he? Tapi kenapa Ai? Natsumi heran.
Ia datang terakhir di kerumunan bagaikan pahlawan kesiangan. Ia menatapku tajam b
egitu aku keluar dari kamar mandi, dan kau melihat kejadian itu saat ia menatapk
u. Selain itu, dia ada hubungannya dengan Kelinci, Iblis, Mata merah, dan Mati..
Natsumi memiringkan kepalanya lagi. Aku penasaran.. kenapa Ai? Natsumi tampak meng
khawatirkan saudari tiri-nya itu.
Mati.. menurutmu kenapa Ai menulis kata Mati?
I-ia ingin mati? Tanya Natsumi dengan nada yang bergemetar.
Tentu saja tidak! Kyona membentak Eh? Tapi itu mungkin..
Apa maksudmu?
Tidak, tapi menurutku, ia menulis kata Mati untuk seseorang
Jadi maksudmu, Ai ingin seseorang yang mati? mendengar itu, Kyona mengangguk. Lalu
maksud dengan Kelinci?
Bukan, tapi Bayi kelinci.. menurutmu, apa maksud dari kata bayi dari bayi kelinci ?
Bayi? Sesuatu yang kecil? mungil?
Salah..
Kau pasti bercanda
Bayi bisa diartikan dengan sesuatu yang baru..
Benar juga.. jadi maksudmu, sesuatu yang baru yang Ai punya harus mati?
Um Kyona mengangguk.
Lalu? Kalau Mata Merah mata Iblis ? Mata merah itu maksudnya milik iblis atau bayi k
elinci-nya ya?
Bukan itu yang seharusnya kau bingungkan, Natsumi
O Kau baru saja memenggil nama pendekku, senangnya Ujar Natsumi tersenyum manis.
A-aku kelepasan Kyona menunduk.
Oy! Kalian sedang apa? Sekolah sudah dibubarkan Raito menghampiri Kyona dan Natsum
i.
Dengan segera Natsumi menumpuk tab-nya Kyona dengan tas-nya.
Mencurigakan! Aku tahu kalian sedang menyelidiki sesuatu Raito menyipitkan matanya
.
Hah? Kau bodoh! Menyelidiki apa? Memangnya kita polisi? balas Natsumi.
Kau pikir aku bodoh? Aku sudah tahu tentang Insiden semalam di asrama perempuan!

Dan kalian sedang menyelidikinya kan? Raito menarik kursi untuk bergabung dengan
Kyona dan Natsumi.
Berisik.. kalau begitu kalian berdua saja yang memecahkannya Kyona mengambil tab-n
ya dan bergegas kembali ke asrama. Kyona bangkit dari duduknya.
Kau mencoba kabur, Kyo? Apa karena tidak ada Ryo, kau menganggap insiden ini seba
gai hal sepele? Padahal dulu, kau selalu menganggap berbagai hal dari hal yang k
ecil itu sebagai permasalahan yang harus dipecahkan
Diam Kyona menatap tajam kearah Raito.
Bukankah memang seperti itu? Tingkah Raito membuat Kyona jengkel. Raito membalas t
atapan Kyona dengan tersenyum licik.
Sudah kubilang untuk tidak mengungkit tentang Ryo dihadapanku! Kyona membentak Rai
to. Ia menunduk sambil mengepalkan keras kedua tangannya.
Ah kau benar-benar berubah. Bagaimana perasaan Ryo nanti kalau bertemu denganmu..
Plak
K-Kyona
Natsumi ikut berdiri untuk mencairkan suasana.
Tamparan Kyona mengheningkan suasana. Raito terlihat kaku. Ia terlihat bodoh dit
engah kelas yang sepi itu. Raito memalingkan wajahnya.
Kau pikir aku suka, bibandingkan dengan aku yang dulu? Kau pikir aku senang orang
-orang selalu membandingkanku dengan dia? Kau pikir aku senang menjadi kembarann
ya? Kyona menahan isakan tangisnya.
Kalau begitu, biarkanlah aku bergabung dengan pembicaraanmu itu. Kau pikir aku su
ka berdiam diri dan terlihat bodoh seperti ini? siapapun pasti iri dengan Ryo..
bukan hanya kau saja Kyo.. aku juga. bahkan aku pun iri denganmu Raito berbisik.
Raito.. Natsumi menggenggam tangannya dan tangan Kyona.
Kalian punya account LemoLand kan? Tanya Kyona datar.
Aku punya ujar Raito. Natsumi pun mengangguk.
Aku tunggu jam 5 di aula. Begitu kalian memasuki LemoLand, beritahu aku uname kal
ian
Suatu hari N.A.M.E menyelidiki sesuatu, dan Harukawa turun tangan untuk pergi ke
room.net seorang diri. Namun hasilnya berbeda dengan apa yang anggota N.A.M.E Bah
kan Harukawa sendiri duga.