Anda di halaman 1dari 1

BAB I

PENDAHULUAN
I.1 Latar Belakang
Hemorhoid

adalah

pelebaran

pleksus

hemorrhoidalis

yang

tidak

merupakan keadaan patologik. Hanya jika hemorhoid ini menimbulkan keluhan


atau penyulit sehingga diperlukan tindakan. Kata hemorrhoid berasal dari kata
haemorrhoides (Yunani) yang berarti aliran darah (haem = darah, rhoos = aliran)
jadi dapat diartikan sebagai darah yang mengalir keluar.
Hemoroid merupakan salah satu penyakit yang paling sering dijumpai.
Sulit untuk memperoleh angka insidensi dari penyakit ini. Tapi pengalaman klinik
menyokong dugaan bahwa sangat banyak orang yang menderita hemoroid, baik
laki-laki maupun perempuan yang menderita hemoroid. Insidensi hemoroid
meningkat dengan bertambahnya usia. Mungkin sekurang-kurangnya 50% orang
yang berusia lebih dari 50 tahun menderita hemoroid dalam berbagai derajat.
Semua orang diatas 30 tahun mempunyai kemungkinan 30-50% untuk mendapat
varises di tungkai, pleksus hemoroidalis maupun di tempat lain.
Namun demikian tidak berarti penyakit ini hanya diderita oleh orang tua
saja. Hemoroid dapat mengenai segala usia, bahkan kadang-kadang dapat
dijumpai pada anak kecil. Hemoroid dapat menimbulkan gejala karena banyak
hal, faktor yang memegang peranan kausal ialah mengedan pada waktu defekasi,
konstipasi menahun, kehamilan, atau obesitas. Walaupun hemoroid tidak
mengancam keselamatan jiwa, tetapi dapat menyebabkan perasaan yang tidak
nyaman. Hanya apabila hemoroid menyebabkan keluhan atau penyulit, maka
dilakukan tindakan.