Anda di halaman 1dari 10

UNIVERSITAS MERCU BUANA

Mata kuliah
Materi kuliah
Fakultas
Semester
Modul
Dosen

: Salemanship
: Penempilan Diri Komunikasi Penjualan
: Ekonomi/Manajemen/Akuntansi
: Ganjil /Genap
: IV
: Zulfithri,MSi,MM

PROGRAM STUDI MANAJEMEN

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS


Jakarta

PENAMPILAN DIRI DAN KOMUNIKASI PENJUALAN

Tujuan Instruksional Khusus :


Mahasiswa
penampilan diri

memahami

seberapa

besar

peranan

dan ketrampilan berkomunikasi dalam

mendukung keberhasilan penjualan.


Materi pembahasan:
1.

Persiapan penjualan

2.

Peranan penampilan dalam keberhasilan penjualan

penampilan bersih

penampilan rapi sales executives wanita

penampilan rapi sales executves pria

3.

Komunkasi penjualan.

mendengarkan secara aktif

berbicara secara efektif

membangunsuara yang enak didengar.

PENAMPILAN DIRI DAN KOMUNIK ASI PENJUALAN


PERSIAPAN PENJUALAN

Kecuali Retail Sales Executives


Executives

dihabiskan

menemukan

pembeli

mereka,

di

sebagian besar jam kerja Sales

lapangan.

potensial

menawarkan

produk

Mereka

bertugas

(prospecting),
dan

mengunjungi

mendapatkan

pesanan

pembelian. Di samping itu mereka mengunjungi pelanggan untuk


menawarkan

produk

lama

atau

baru,

mendapatkan

pesanan

pembelian, dan juga menagih pembayaran.


Tidak

hanya

dipengaruhioleh

jenjang
hasil

karier

penjualan

pekerjaan
yang

mereka

didapat

melainkan juga jumlah penghasilan mereka.

di

yang

lapangan,

Jumlah pesanan

mempengaruhi keuntungan perusahaan secara keseluruhan.


Untuk itu persiapan penjualan perlu cermat, yang daapat dibagi
menjadi empat tahap, yaitu :
Persiapan penampilan diri.
Persiapan komunikasi.
Menguasai pengetahuan produk.
Menemukan pembeli potensial atau prospect.
PERAN AN

PENAMPILAN

DALAM

KEBERHASILAN

PENJU ALAN .
Kesan pertama tentang produk akan dipengaruhi penampilan
Sales Executives yang menawarkan produk itu, kecuali mereka
telah mengenal betul tentangproduk yang ditawarkan.
Apabila ingin mendapat tanggapan dari calon pembeli yang
menyenangkan Sales Executives wajib berpenampilan rapi. Rapi
mengandung unsure kebersihan badan, pakaian yang dikenakan
dan barang bawaan serta penampilan yang segar.

Dalam banyak hal kerapian menggambarkan penghargaan orang


terhadap

dirinya sendiri, pekerjaannya, atasannya serta orang-

orang yang mereka layani. Apabila tidak mempedulikan kerapian


rambutnya, kebersihan badan maupun pakaian yang dikenakan,
sebenarnya orang tersebut menunjukkan ketidak peduliannya
terhadap dirinya dan reaksi orang lain kepadanya.
Sikap I dont care - peduli amat tidak boleh menghinggapi
Sales Executives manapun.
Penampilan Bersih .
Kebersihan

badan

dan

berpenampilan rapi.

pakaian

adalah

syarat

mutlak

untuk

Pakaian mewah bukan suatu keharusan,

tetapi pakaian bersih tidak dapat ditawar lagi.

Rambut wajib

dikeramas dengan shampoo minimal satu kali setiap minggu.


Mereka

yang

karena

berbagai

macam

hal

tidak

sedap

bau

keringatnya, hendaknya membiasakan diri memakai deodorant


sebelum

berangkat

ke

lapangan.

Gigi

berlubang

dapat

menimbulkan bau nafas tidak sedap.


Dalam presentasi penjualan tangan selalu dipergunaan dengan
aktif.
Pakaian

tidak

boleh

bernoda,

dan

setiap

hari

harus

ganti.

Dampak psssikologis yang diperoleh dengan berganti pakaian


setiap hari adaalah merasakan dirinya baru dan segar setiap hari.
Penampilan Rapi Sales Executives Wanita .
Semua saran berpenampilan rapi tersebut di atas juga berlaku
bagi Sales Executives wanita, bahkan wajib dilakukan lebih ketat
lagi. Sales Executives qanita tidak hanya berpenampilan rapi,
melainkan juga harus tampak anggun. Berikut disajikan beberapa
saran untuk berpenampilan rapi dan anggun :
model pakaian - konservatif

make up muka - sedrehana namun indah.


potongan rambut - hindari model seronok - di Indonesia
jangan dicat
pemakaian perhiasan - jangan berlebihan
perfume - baunya lembut
tangan - selalu nampak bersih
sepatu dan tas - harus rajin disikat dan disemir.
Penampilan Rapi Sales Executives Pria.
Pakaian tidak harus mewah, namun kebersihan dan model perlu
disesuaikan dengan tugas pekerjaan. Model pakaaian hendaknya
cukup model konservatif.

Perpaduan warna kemeja dan celana

diusahakan serasi, seyogyanya tidak mengenakan kemeja dengan


warna menyolok, karena hal itu dapat mengganggu perhatian
calon pembeli.
Warna kemeja putih selalu dapat diterima kebanyakan calon
pembeli, selebihnya biru muda, abu-abu, hijau muda dan warnawarna muda yang lain.
Apabila demi tugas diperlukan mengenakan dasi, hendaknya
diusahakan agar perpaduan warna dasi dan kemeja

juga serasi

tidak menyala.
Model sepatu juga konservatif.

Potongan rambut mempengaruhi

penampilan.
Memperhatikan jenggot dan kumis.
Pakaian tidak harus mewah, namun kebersihan dan model perlu
disesuaikan dengan tugas pekerjaan. Model pakaaian hendaknya
cukup model konservatif.

Perpaduan warna kemeja dan celana

diusahakan serasi, seyogyanya tidak mengenakan kemeja dengan


warna menyolok, karena hal itu dapat mengganggu perhatian
calon pembeli.

Warna kemeja putih selalu dapat diterima kebanyakan calon


pembeli, selebihnya biru muda, abu-abu, hijau muda dan warnawarna muda yang lain.
Apabila demi tugas diperlukan mengenakan dasi, hendaknya
diusahakan agar perpaduan warna dasi dan kemeja

juga serasi

tidak menyala.
Model sepatu juga konservatif.

Potongan rambut mempengaruhi

penampilan.
Memperhatikan jenggot dan kumis.

KOMUNIKASI PENJUALAN
Menawarkan

produk

berkomunikasi.

kepada

Dalam

calon

pembeli

berkomunikasi

adalah

bisnis

kegiatan

tersebut

Sales

Executives menyampaikan hal-hal yang bersangkutan dengan


produk

lama

atau

baru.

Sedangkan

para

calon

pembeli

mendengarkan dan memberikan tanggapan mereka. Oleh karena


itu

setiap

Sales

Executives

perlu

memiliki

ketrampilan

berkomunikasi.
Agar dapat menjadi seorang komunikasi yang mumpuni mereka
wajib menguasai dua macam teeknik komunikasi, yaitu :

Ketrampilan

mendengarkan

secara

efektif

skill

of

effective listening )

Ketrampilan berbicara secara efektif ( skill of effective


speaking.

Pendapat lain , sebagai berikut :

Mendengarkan secara efektif

59 %

Berbicara secara efektif

26 %

Menulis secara efektif

9 %

Membaca secara efektif

6 %

Mendengarkan Secara Efektif .


Bagi setiap Sales Executives yang sedang berbicara dengan
pembeli, mendengarkan dengan hati-hati adalah kewajiban yang
tidak bisa ditawar. Apabila
kehilangan

kesempatan

tidak melakukan itu

memperoleh

mereka daapat

tanggapan

penting

dari

dilatih

dan

konsumen.
Ketrampilan

mendengarkan

secara

efektif

harus

dikembangkan terus menerus.


Kemampuan

mendengarkan

konsumen

secara

efektif

dapat

ditingkatkan dengan cara sebagai berikut :

mendengarkan konsumen dengan penuh perhatian


membangun kesabaran mendengarkan

mendengarkan

komentar

atau

catatan

penting

yang

diajukan konsumen
mengesampingkan gangguan mendengarkan
Berbicara Secara Efeektif .
Kata-kata

adaah alat utama untuk berbicara

secara

efektif.

Semakin banyak perbendaharaan kata seseorang, semakin mudah


baginya

berbicara

dengan

orang

lain.

Semakin

banyak

perbendaharaan kata seseorang, semakin pandai dia memberikan


ilustrasi tentang barang atau jasa yang dibicarakan.

Memilih kata-kata yang akan diucapkan untuk mengekspresikan


pendaapat

atau

saran

secaraberhati-hati.

kepada

konsumen

Mempergunakan

kata

harus
yang

dilakukan

salah

dapat

membawa hasil yang tidak diinginkan.


Menambah perbendaharaan kata .

Semakin banyak kata-kata

yang dikuasai Sales Executives semakin banyak variasi kalimat


yang

dapat

mereka

percakaapan

ucapkan.

dengan

mereka

Hal

itu

akan

menjadi

lebih

menyebabkan
hidup

dan

menyenangkan.
Berupaya agar dapat dimengerti .
-

tidak berbicara cepat

bebas membuka dan menutup mulut sesuai dengan katakata yang sedang diucapkan, tidak menelan suara

memainkan berbagai macam posisi bibir.

Pemakaian bahasa yang benar

juga membantu calon pembeli

mengerti apa yang dikatakan Sales Executives. Tidak mengubah


bahasa baku secara sembarangan.
Menunjukkan sikap memperhatikan . Seperti halnya pada saat
mendengarkan,
menunjukkan

sewaktu

kesan

berbicara

bahwa

mereka

Sales

Executives

memperhatikan

juga

lawannya

berbicara.
Membangun Suara Yang Enak Didengar.

Tidak bernada terlalu tinggi, tetapi juga tidak terlalu


rendah.

Tidak terlalu keras, tetapi juga tidak terlalu lemah.


Diatur secara tepat dan terkendali,
Tidak monoton.

Tidak tajam.
Suara yang enak didengar dapat diperoleh dengan cara melatih
diri secara teratur, antara lain sebagai berikut :
mendengarkan suaranya sendiri
meminta orang lain untuk menilai
melatih tidak tegang selama presentasi penjualan
membaca novel, cerita pendek atau sajak di rumah yang
selaras dengan bahan bacaan.
mempelajari buku-buku komunikasi bisnis secara efektif.
Pustaka:
Barry Farmer.B. 2003. Strategi Super Sales PT.Buana Ilmu Populer Jakarta
11140
Sutojo S. 2003. Salesmanship PT. Damar Mulia Pustaka,Edisi
kedua Jakarta
Baduara.S. 2003. Salesmanship Ilmu dan seni menjadi Penjual yang Sukses
Bumi Aksara Jakarta 11140

Selamat belajar semoga sukses