Anda di halaman 1dari 6

PEMERINTAH KABUPATEN TUBAN

KECAMATAN SOKO

DESA NGURUAN
Jl. Trunojoyo No.12, Desa Nguruan, Soko, Tuban Kode Pos : 62372
http://nguruan.blogspot.com

Nomor : 450/01/414.07.14/I/2012
Lamp : 1 (satu) Bendel
Sifat
: Penting
Perihal : Permohonan Bantuan

e-mail : nguruan@gmail.com

Kepada
Yth. Manager Public and Government Affair
(PGA), Mobil Cepu Limited (MCL)
Jl. Raya Bojonegoro Cepu KM.18
Desa Talok, Kec. Kalitidu, Bojonegoro

Assalamualaikum Wr. Wb.


Teriring harapan dan doa semoga bapak/ibu senantiasa dalam lindungan dan dirahmati Alloh
Swt, sehingga dapat melaksanakan amanah, tugas dan kewajiban dengan keadaan sehat walafiat.
Amin.
Dalam menjalankan aktifitas sehari-hari dalam bidang pemerintahan terutama di desa, balai
desa adalah tempat berkumpulnya masyarakat di desa dalam mengadakan musyawarah / rapat untuk
menghasilkan suatu keputusan penting demi kepentingan bersama. Akan tetapi balai desa yang
menjadi tempat berkumpul masyarakat desa Nguruan kondisinya sangat tidak layak jika dibanding
dengan desa-desa tetangga. Hal ini tentunya membuat musyawarah yang selama ini tersentral di balai
desa lama-kelamaan akan menjadikan suasana yang tidak nyaman dan tidak kondusif mengingat
bangunan yang sudah tua dan dikhawatirkan semakin lapuk.
Atas dasar inilah, kami pemerintahan desa Nguruan yang terdiri dari unsur pemerintah desa
dan Badan Permusyawaratan Desa telah bermusyawarah dan menghasilkan kesepakatan/keputusan
untuk mengajukan proposal yang berisi permintaan rehab pembangunan balai desa Nguruan. Tentunya
dalam keputusan yang kami ambil ini juga di dukung dan disetujui oleh lembaga kemasyarakatan yang
ada di desa yaitu LPMD, RT/RW, Karang Taruna dan PKK.
Besar harapan kami agar kiranya permohonan ini dapat terkabul. Atas perhatian dan kerja
samanya kami mengucapkan banyak terima kasih.
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Mengetahui
Ketua BPD Nguruan

Nguruan, 9 Januari 2012


Kepala Desa Nguruan,

NUR NASIHIN

HERI SUSILO

I. PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah


1. Realisasi pelaksanaan kegiatan di Desa Nguruan, Kecamatan Soko, Kabupaten
Tuban, Provinsi Jawa Timur pada bidang infrastruktur yang menjadi prioritas untuk
memenuhi kebutuhan bagi masyarakat desa belum seluruhnya dapat terselesaikan
mengingat keterbatasan alokasi dana yang tersedia. Meskipun demikian,
ketergantungan dari kas desa dan ADD untuk membangun dan memperbaiki bidang
insfrastruktur desa salah satu diantaranya adalah balai desa masih terus terjadi.
Untuk selanjutnya sangat diperlukan langkah efektif dan efisien yang mendasar agar
renovasi balai desa secepatnya tersentuh dengan baik.
2. Balai Desa sangatlah penting bagi masyarakat dan pemerintahan desa Nguruan
yang berfungsi secara universal yaitu sebagai tempat pertemuan musyawarah yang
dilakukan pemerintah desa, BPD Nguruan bersama masyarakat desa, sebagai
tempat acara adat baik sedekah bumi maupun peringatan maulid nabi dan sebagai
tempat sentral pemuda untuk melaksanakan kegiatan pentas seni setiap tahunnya.
3. Mengingat pentingnya fungsi balai desa ini yang kondisi fisiknya semakin
bertambah rusak dan luas bangunanya tidak memadai lagi untuk pelaksanaan
kegiatan tersebut di atas maka perlu perhatian berupa pemikiran dan dukungan
bantuan moril dari pemerintah dan para donatur sangatlah berguna di dalam
mempercepat terlaksananya renovasi gedung balai desa tersebut, demi
pembangunan yang riil di pedesaan.
B. Maksud dan Tujuan
Maksud dan tujuan dilaksanakannya kegiatan renovasi sarana dan prasarana
infrastruktur balai desa adalah:
1. Menanggulangi kerusakan yang semakin bertambah parah.
2.
Meminimalisasi
penggunaan
dana
kas
desa
dan
ADD
setiap
tahunnya karena masih banyaknya sarana dan prasarana yang perlu di perhatikan.
3. Mengingat luas bangunan sangat sempit, dengan dilakukan penambahan luas
bangunan maka dapat menampung sekitar 400 orang yang saat ini hanya
menampung sekitar 200 orang.
4. Meningkatkan pembangunan sarana prasarana pedesaan yang nyata, dinamis,
serasi dan bertanggung jawab.

II. PROFIL DESA


A. Sejarah Desa
Menurut cerita sesepuh atau orang yang dituakan di desa. Desa Nguruan
berasal dari tiga kata yaitu "Ngumpule Uru-UruAn" yang berarti "tempat
mengumpulnya aliran (air)" kata tersebut diperoleh karena semua aliran mata air
dari dataran tinggi baik dari desa lain maupun desa sendiri (wilayah dataran tinggi,
sekarang Dusun Bulung dan Tanjungan) yang mengalir kepusat Kota.
Pada zaman penjajahan Belanda, desa Nguruan terbagi dalam 2 kelurahan
yang terdiri dari kelurahan Krajan dan kelurahan Bulung. Tiap kelurahan dipimpin
oleh seorang lurah yang dibantu oleh Bayan, Petengan, Kamituwo dan Jogoboyo.

Seiring dengan perkembangan zaman, kedua kelurahan tersebut berubah


menjadi satu desa yaitu desa Nguruan yang terdiri dari dua dusun yaitu dusun
Krajan dan dusun Bulung. Sejak terbentuk desa Nguruan telah mengalami
pergantian kepemimpinan (Kepala Desa) yaitu:
1. Tahun 1867 1902, Desa Nguruan dipimpin oleh Honggo Joyo
2. Tahun 1902 1928, Desa Nguruan dipimpin oleh Abdul Hadi(Lurah
Plontang)
3. Tahun 1928 1953, Desa Nguruan dipimpin oleh Ngarijo
4. Tahun 1953 1973, Desa Nguruan dipimpin oleh H. Zaen Alwi
5. Tahun 1973 1998, Desa Nguruan dipimpin oleh H. Zaeni
6. Tahun 1998 2007, Desa Nguruan dipimpin oleh H. Eko Siswanto, SE
7. Tahun 2007 Sekarang, Desa Nguruan dipimpin oleh Heri Susilo.
( Sumber dari http://nguruan.blogspot.com/p/profil-desa.html )
B. Demografis
Desa Nguruan terbentuk dari 2 Dusun (Nguruan dan Bulung) yang memiliki
luas wilayah 4.708.000 m atau 47,08 km 2 dengan jumlah penduduk 4.123 orang,
1.915 laki-laki dan 2.208 perempuan serta terdapat 1.814 KK, dimana 665 KK
diantaranya adalah RTM.
Desa Nguruan, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Propinsi Jawa Timur
adalah desa paling ujung timur dari Kecamatan Soko yang berjarak 32 km dari ibu
kota Kabupaten Tuban dan 5 km dari kota Kecamatan Soko. Desa Nguruan sebelah
utara berbatasan dengan desa Gununganyar Kecamatan Soko, sebelah selatan
berbatasan dengan desa Sumurcinde Kecamatan Soko, sebelah barat berbatasan
dengan desa Jegulo Kecamatan Soko dan sebelah timur berbatasan dengan desa
Pekuwon Kecamatan Rengel.
Fasilitas Pendidikan :
a. Taman Kanak-Kanak / RA
b. SD / Sederajat
c. SLTP / Sederajat
d. SLTA / Sederajat
e. TPQ / Pesantren

: 3 unit
: 4 unit
: 1 unit
: 1 unit
: 2 unit

Fasilitas Kesehatan :
a. Rumah Sakit Umum
b. Puskesmas
c. Puskesmas Pembantu
d. Polindes
e. Apotek
f. Posyandu
g. Toko Obat

::: 1 unit
: 1 unit
:: 3 Unit
:-

C. Keadaan Sosial Ekonomi

Desa Nguruan merupakan desa pertanian. Maka hasil ekonomi warga dan
mata pencaharian warga sebagian besar adaalah Petani. Dari jumlah 1.814 KK 80%
penduduk bermata pencaharian sebagai petani, selebihnya PNS, TNI/POLRI dan
Pedagang.
Lahan pertanian terdiri dari lahan persawahan yang cukup irigasi dan lahan
tegal yang kondisi tanahnya masih temasuk subur mengingat kondisinya di lereng
gunung.
Di desa Nguruan juga terdapat pasar tradisional desa, namanya
pasar santren atau orang-orang biasanya menyebut dengan pasar krempyeng
karena pasar ini bukanya mulai pukul 5 pagi sampai pukul 8 pagi. Para pedagang
dan pembeli umumnya dari penduduk desa Nguruan sendiri, akan tetapi tidak sedikit
pula pedagang dan pembeli yang berasal dari luar desa.
( http://nguruan.blogspot.com/2012/07/pasar-santren-pasar-tradisional-di-desa.html )
III. PERMASALAHAN DAN PENYELESAIAN MASALAH
A. Permasalahan
Adapun pembangunan balai desa yang diajukan sangat penting dilihat
kondisi fisiknya semakin memperihatinkan. Kalau balai desa dipergunakan maka
selalu menimbulkan masalah terutama setiap ada kegiatan-kegiatan kepemudaan,
maka tempat tidak memadai dikarenakan luas gedung tidak dapat menampung
sekitar 400 orang selain itu atap balai desa telah banyak bocor dan kondisi lantai
sudah tidak layak.
B. Penyelesaian Masalah
Dalam hal ini, beberapa kualifikasi prioritas yang dibutuhkan dalam
pembangunan balai desa Nguruan saat ini adalah:
- Membentuk kepanitiaan dalam mensukseskan terlaksananya proyek ini
- Merenovasi / merehab balai desa sesuai RAB ( terlampir )
C. Permohonan Bantuan
Sehubungan dengan ini dalam rangka memperlancar pelaksanaan kegiatan
yang dimaksud, bersama ini diajukan permohonan pembangunan balai desa dengan
program renovasi/rehab secara menyeluruh, dengan pengadaan alat-alat bangunan
yang dibutuhkan kepada MCL (Mobil Cepu Limited) melalui PGA (Public and
Government Affair) yang kami harapkan adalah bantuan baik berupa bahan
bangunan maupun berupa materi.
Sebagai pendukung kami lampirkan :
1. Susunan Kepanitiaan
2. Rencana Anggaran dan Biaya (RAB)
3. Peta Lokasi Kegiatan dan Peta Desa
4. Data Perangkat Desa, BPD, LPMD, RT/RW, PKK, dan Karang Taruna
5. Berita Acara dan Daftar Hadir Musyawarah Pemerintahan Desa
IV. LOKASI PROYEK

Lokasi proyek pembangunan balai desa yang diajukan terletak di desa


Nguruan Jalan Trunojoyo No. 12, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban.
( peta lokasi terlampir ).

V. RENCANA ANGGARAN
Melalui pembangunan ini diharapkan MCL dapat memberikan biaya yang kami
ajukan ini. Adapun kebutuhan biaya sebagaimana dalam Rencana Anggaran biaya
terlampir.
VI. PENUTUP
Demikian permohonan proposal usulan rencana kegiatan pembangunan di
bidang infrastruktur renovasi/rehab balai desa ini yang mana dengan terbatasnya
dana desa, maka bantuan dari MCL sangat dibutuhkan yang mana susunan panitia
pelaksana proyek, sumber dana dan anggaran biaya terlampir.
Besar harapan kami usulan ini menjadi pertimbangan dan atas terkabulnya
disampaikan terima kasih.

SUSUNAN PANITIA
PEMBANGUNAN BALAI DESA NGURUAN
Penanggung Jawab

: KEPALA DESA NGURUAN

Penasehat

: KETUA BPD NGURUAN

Ketua

: M. SULKHAN

Sekretaris

: SYAIFUL ARIF

Bendahara

: RAHMAD

Seksi-seksi

1. Seksi Usaha

: 1. SAMSUL HADI
2. JAMHURI
3. H. ALI NURKAYAT

2. Seksi Umum

: 1. ABD. AZIZ
2. SOLIKHUDIN
3. NUR RIFAI

RENCANA ANGGARAN DAN BIAYA


A. REHAB BALAI DESA :
1. Lantai + Dinding
: Rp. 42.000.000
2. Atap
: Rp. 32.000.000
3. Genteng
: Rp. 12.000.000
B. REHAB LAIN :
1. Pagar
: Rp. 48.000.000
2. MCK
: Rp. 10.000.000
3. Tempat Parkir
: Rp. 10.000.000
4. Papan Nama Balai Desa
: Rp. 10.000.000
5. Paving Halaman + Taman
: Rp. 20.000.000
6. Poskamling
: Rp. 10.000.000
7.

Upah HOK
JUMLAH

: Rp. 18.000.000
: Rp. 212.000.000