Anda di halaman 1dari 2

PORTOFOLIO

Kasus 1
Topik :Abses et plantar pedis sinistra
Tanggal (kasus) : 11 april 2015
Presentan : Lilis Khairani, dr
Tanggal Presentasi :27 april 2015
Tempat Presentasi : Ruang rapat RSUD Bayung Lencir
Objekttif Presentasi :
Keilmuan
Keterampilan
Penyelenggara
Tinjauan Pustaka
Diagnostik
Manajemen
Masalah
Istimewa
Neonatus Bayi
Remaja
Dewasa
Lansia
Anak
Deskripsi : Laki-laki 9 tahun, Abses et plantar pedis sinistra
Tujuan : Tatalaksana Abses et plantar pedis sinistra
Bahan Bahsan : Tinjauan
Riset
Kasus
Audit
Cara

Pustaka
Diskusi

membahas
Data Pasien Nama : An. J.P

Presentasi

Email

dan diskusi
Umur : 9 tahun

Pekerjaan : -

Status : -

Alamat : Kali Berau

Agama : Islam

Pos
No. Reg :
03

Kebangsaan : Indonesia
RSUD Bayung Lencir
Telp:Terdaftar : 11 april 2015
Data utama untuk bahan diskusi
1. Diagnosa /Gambaran klinis: Abses et plantar pedis sinistra. keadaan umum tampak
sakit sedang.
2. Riwayat Pengobatan :3. Riwayat Kesehatan dan Penyakit :
Sejak 5 hari sebelum masuk rumah sakit pasien mengaku tertusuk kaca pada
telapak kaki kiri. Pasien mengaku bahwa kacanya sudah dikeluarkan. Pasien juga
menngaku kalau kaca tersebut kotor.
Sejak 2 hari sebelum masuk rumah sakit, pasien mengeluh telapak kaki kirinya
mulai nyeri, membengkak, merah(+), nanah(+). Demam (-). Ukuran benngkak d3cm
Sejak 1 hari sebelum masuk rumah sakit, pasien mengeluh nyeri dan bengkak
semakin bertambah sehingga pasien tidak bisa tidur.
4. Riwayat Keluarga : tidak diketahui
5. Riwayat Pekerjaan : tidak diketahui
6. Riwayat Penyakit dalam keluarga : tidak diketahui
Daftar Pustaka

DAFTAR PUSTAKA

2. Objektif :
Status Present
Keadaan Umum
Keadaan sakit

: Tampak sakit sedang

Kesadaran

: Compos Mentis

Nadi1. Harrison. Prinsip-prinsip


: 90 x/menit Ilmu Penyakit Dalam, Editor dalam bahasa
Inggris:kurt J.Lessebacher.
Pernafasan
: 24 kali/menitEt. Al: Editor bahasa Indonesia Ahmad H. Asdie.
EGC.
Suhu Edisi 13. Jakarta:
: 36,0
c 1999
2. Sirregar, R,S. Atlas Berwarna Saripati Kulit. Editor Huriawati Hartanta. Edisi
2. Jakarta : EGC.2004
Kepala
:
3. Suzanne,
C, Smeltzer, Brenda G Bare. Buku Ajar Keperawatan Medikal-Bedah
Konjungtiva
anemis
sklera ikterik
(-/-), nafas
cuping
hidung(et,al)
(-),Telinga
Bruner
and (-/-),
Suddarth.
Ali Bahasa
Agung
Waluyo.
Editor bahasa
hidung, Indonesia
tenggorokan
: dbn Ester. Edisi 8 Jakarta : EGC,2001
; Monica
Hasil pembelajaran
1. Diagnosis Abses et plantar pedis sinistra
Leher
: Pembesaran
KGBAbses
(-) et plantar pedis sinistra
2. Mekanisme
terjadinya
3. Edukasi pada pasien mengenai Abses et plantar pedis sinistra
4. Langkah-langkah Penatalaksanaan Abses et plantar pedis sinistra
Thorax :
5. Motivasi kepatuhan berobat dan pencegahan berulang
bentuk normal, retraksi epigastrik dan ics, krepitasi (-)
1.Subjektif :
Paru :
Sejak 5 hari sebelum masuk rumah sakit pasien mengaku tertusuk kaca pada
I; simetris
telapak kaki kiri. Pasien mengaku bahwa kacanya sudah dikeluarkan. Pasien juga
p; tidak ada data
menngaku kalau kaca tersebut kotor.
perkusi; tidak ada data
Sejak 2 hari sebelum masuk rumah sakit, pasien mengeluh telapak kaki kirinya
auskultasi ; vesikuler kanan kiri sama, ronchi (-), wheezing (-)
mulai nyeri, membengkak, merah(+), nanah(+). Demam (-). Ukuran benngkak d3cm.
Sejak 1 hari sebelum masuk rumah sakit, pasien mengeluh nyeri dan bengkak
Jantung
semakin bertambah sehingga pasien tidak bisa tidur.
I; iktus kordis tidak terlihat
palpasi ; tidak ada data
perkusi; tidak ada data
auskultas; s1-s2 normal, murmur (-), gallop (-), HR. 90x/menit

Abdomen :
inspeksi : datar, scar (-)
aukusltasi ;BU (+) Normal
palpasi : lemas, nyeri tekan epigastrium (-)
perkusi ; timpani
Ekstremitas :
Akral hangat, CRT <2 edema peritibia (-), terdapat abses di plantar pedis ukuran
d3cm, edema(+), hiperemis(+), pus(+) .