Anda di halaman 1dari 3

RENIE DWI SULISTYANI

C1B013125

ANGGITA KURNIA

C1B013135

Aspek Manajemen/ Organisasi dan SDM

a. Kepemilikan
Usaha ini didirikan oleh dua orang yaitu Renie dan Anggita. Ide usaha ini didapat dari
kedua orang tersebut begitupun dari permodalannya. Untuk hasil dari total jumlah
untung bersih dari pendapatan usaha ini hasilnya akan dibagi.
b. Struktur Organisasi (Rencana Desain Organisasi)
Karena usaha ini merupakan jenis usaha kecil menengah maka tidak dibutuhkan
struktur organisasi yang rumit. Usaha ini dipimpin oleh dua manajer, yaitu Anggita
sebagai manajer keuangan dan Renie sebagai manajer pemasaran. Untuk membantu
produksi dan menjual produk ini kami merekrut empat orang. Dua orang untuk bagian
produksi dan dua orang untuk bagian penjualan produk ini.
c. Jabatan dan jobdesc
Sebagai manajer keuangan Anggita berperan untuk mengelola sumber dana atau
modal untuk memenuhi kebutuhan produksi dan kebutuhan lainnya serta
mengalokasikan dana sedemikian rupa agar dapat memperoleh tingkat efisiensi.
Sedangkan Renie sebagai manajer di bidang pemasaran berperan untuk memilih
strategi pemasaran yang tepat agar produk ini dapat dikenal oleh masyarakat dan juga
menetapkan harga yang sesuai dengan kualitas dan kuantitas barang. Di bagian
produksi terdapat dua orang yang berperan dalam mempersiapkan bahan-bahan untuk
dijual, bertanggung jawab dalam proses pembuatan produk ini, dan juga memeriksa
atau mengecek produk yang dihasilkan. Sedangkan dua orang lainnya direkrut untuk
menjadi tenaga penjual yang berhadapan langsung dengan konsumen dari produk ini.
d. Personalia dan sistem kompensasi, jenis dan besarnya tunjangan
Kriteria yang ditetapkan pemilik usaha ini dalam merekrut calon pegawai yang akan
bekerja dan membantu usaha ini yaitu minimal lulus SMA/sederajat, agar dapat
dengan mudah diberikan arahan untuk mengembangkan usaha. Kompensasi yang
akan di berikan pada tenaga penjual dan bagian produksi yaitu sebesar Rp 30.000,per harinya. Khusus untuk tenaga penjual, kami memberikan bonus sebesar Rp
1.000,- per 10 cup yang telah terjual. Untuk tunjangan, kami tidak menetapkan sistem
tunjangan pada setiap pegawai yang kami pekerjakan karena melihat dari omset usaha

yang tidak terlalu besar sehingga kami memfokuskan pendanaannya pada


perkembangan produk yang akan ditawarkan.
e. Gambaran waktu kerja per Tenaga Kerja
Waktu kerja untuk para tenaga adalah 7 jam (10.00-17.00) dimana dalam seminggu
akan diberikan libur sehari yaitu hari minggu. Untuk karyawan yang menjual produk
waktu kerjanya dibagi menjadi dua, untuk pekerja satu, berkerja di hari senin rabu
sedangkan untuk pekerja dua berkerja di hari kamis sabtu.
Aspek Lingkungan
a. Dampak positf terhadap mata pencaharian penduduk setempat
Es sarang burung ini merupakan jenis kuliner yang terbilang masih baru di kota
purwokerto, tepatnya di lokasi dimana kita akan mendirikan usaha tersebut. Di lokasi
tersebut dominan berdiri usaha-usaha rumah makan dan belum ada usaha yang sejenis
yang telah berdiri di sekitar lokasi tersebut, sehingga keberadaan usaha baru ini
diharapkan tidak mengganggu usaha-usaha warga setempat yang sebelumnya telah
lama berdiri.
b. Dampak negatif terhadap mata pencaharian penduduk setempat
Sseperti yang telah disinggung sebelumnya, usaha es sarang burung ini belum
memiliki pesaing dengan usaha yang sejenis di lingkungan sekitar usaha tersebut. Aka
tetapi, ada kemungkinan dengan bertambahnya satu varian kuliner baru di daerah itu,
sedikit banyak dapat mempengaruhi jumlah konsumen pada usaha-usaha lainnya.
Selain itu, dampak lingkungan yang dapat timbul dari berdirinya usaha ini yakni
sampah plastik dari sisa kemasan produk ini. Konsumen yang tidak membuang sisa
kemasan produk ini pada tempatnya dapat membuat lingkungan menjadi tidak bersih.
c. Upaya-upaya yang dilakukan untuk meminimalkan dampak negatif bisnis terhadap
mata pencaharian/perekonomian penduduk setempat.
Hal yang dapat dilakukan untuk meminimalkan dampak negatif yang disebutkan
diatas yaitu dengan tidak melakukan strategi promosi yang terlalu berlebihan dan
mengarah untuk menyerang usaha-usaha lainnya yang ada di sekitar lingkungan
tersebut. Cukup dengan melakukan promosi-promosi penjualan yang menarik tanpa
harus menyinggung usaha-usaha lainnya. Untuk permasalahan sisa kemasan produk
yang

dapat

mengotori

lingkungan,

kita

dapat

meminimalkannya

dengan

mencantumkan pesan-pesan untuk tidak membuang sampah sembarangan pada


kemasan produknya. Pesan-pesan ini detampilkan dalam bentuk yang semenarik
mungkin, sehingga selain untuk mengingatkan konsumen, pesan ini juga dapat
membuat kemasan dari produk ini menjadi lebih menarik.

d. Dampak positif dan negatif terhadap lingkungan sosial dan budaya yang ada di
masyarakat
Usaha es sarang burung ini merupakan usaha yang dapat dibilang tidak terlalu besar
dan tidak terlalu banyak menyerap tenaga kerja. Untuk bagian produksi sendiri
dibutuhkan dua orang pegawai dan untuk pemasaran juga dibutuhkan dua orang
pegawai. Untuk merekrut pegawai itu sendiri, kita prioritaskan pada penduduk
setempat yang telah lulus SMA/sederajat. Hal ini sebagai bentuk kontribusi kami
kepada lingkungan setempat dimana lokasi usaha ini akan berdiri.