Anda di halaman 1dari 14

PERNAPASAN ANAK DAN

DEWASA

NENI ANGGRAENI (130120150011)

Ilmu Kedokteran Dasar Pasca Sarjana UNPAD

Pernapasan ?
pergerakan oksigen dari atmosfer menuju selsel dan keluarnya karbondioksida dari sel-sel
ke udara bebas. sistem pernapasan umumnya
termasuk saluran yang digunakan untuk
membawa udara ke dalam paru-paru di mana
terjadi pertukaran gas.

Terdiriatassalurannafasatasdansalurannafasbawah
Fungsi:
Pengkonduksi/ zona penghubung transpor
udara
Menyaring, menghangatkan, melembabkan
Lubanghidung/anterior nares, salurannafas, sinus,
faring, laring, trakhea, bronkhi, bronkhiol
Respirasi/ zonarespirasi
Tempatpertukarangas
Bronkhiol, duktusalveolar, alveoli

Organ organ sistem pernapasan


manusia

Paru Paru

Volume Paru-Paru
Volume tidal (VT)
Volume cadangan inspirasi (VCI)
Volume cadangan ekspirasi (VCE),
Volume residusal (VR)
Kapasitas Paru-Paru
Kapasitas residual fungsional (KRF), nilai KRF =
VR + VCE.
Kapasitas inspirasi (KI), Nilai rata-ratanya adalah
3.500 ml. jadi nilai KI = VT + VCI.
Kapasitas vital (KV) Nilai rata-ratanya adalah
4500 ml. jadi nilai KV = VT + VCI + VCE.
Kapasitas total paru (KTP) adalah jumlah total
udara yang ditampung dalam paru-paru dan
sama dengan kapasitas vital ditambah volume
residual. Nilai rata-ratanya adalah 5700 ml. jadi
nilai KTP = KV + VR.

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI


KAPASITAS PARU

Umur
Jenis Kelamin
Riwayat Penyakit
Riwayat Pekerjaan
Kebiasaan Merokok
Kebiasaan Olahraga

Proses Pernapasan

PROSES INSPIRASI EKSPIRASI


INSPIRASI

EKSPIRASI

Diafragma kontraksi,
Diafragma relaksasi,
menurunkan & memipihkan mendorong kembali tulang
dasar tulang rusuk
rusuk keposis isemula
Otot interkostalis kontraksi,
menarik tulang rusuk
keatas

Otot interkostalis relaksasi,


tl. Rusuk bergerak kebawah

Paru-paru membesar,
tekanan didalam menurun

Ruang paru-paru mengecil,


tekanan didalam meningkat

Tekanan atmf. Eksternal


yang lbh tinggi mendorong
udara masuk ke paru-paru

Udara keluar dari paru-paru

Pernapasan Atas

Pernapasan Bawah

Mekanisme Pertukaran Gas

Anak Vs. Dewasa


Bayi dan balita memiliki frekuensi bernapas lebih banyak dibanding
orang dewasa.Hal itu disebabkan volume paru paru yang relatif
kecil, jalan nafas yang pendek, dan sel-sel tubuh sedang
berkembang sehingga membutuhkan banyak oksigen.
Laring bayi lebih kecil dari, terletak lebih tinggi, lebih lunak, mukosa
laring bayi bersifat hipersensitif pada laring dewasa.
Saluran nafas bagian atas pada anak-anak yang lebih pendek dan
lebih sempit daripada orang dewasa dan karenanya lebih mungkin
menyebabka masalah dengan obstrukif.

TERIMAKASIH

DAFTAR PUSTAKA
Joko Suyono .Deteksi Dini Penyakit Akibat Kerja. Jakarta :
EGC.
Nangsari, Nyanyu Syamsiar. 1988.Pengantar Fisiologi
Manusia.Jakarta: Depdikbud.
Nelson, et al.1999. Ilmu kesehatan anak vol 2, edisis 15.
Jakarta : EGC)
Sudjadi, Bagod dan Siti Laila. 2007.BIOLOGI sains dalam
kehidupan.Surabaya: Ghalia Indonesia Printing.
Triastuti,Vera dkk. 2011. Konsep Oksigenasi.
dariocw.usu.ac.id/course/...MANUSIA/kdm_slide_konsep_oks
igenasi.pdf. pada tanggal 02 April 2011.