Anda di halaman 1dari 14

SEMINOMA TESTIS

Pembimbing

Purindri Maharani S. G1A212149


: dr. Lopo Triyanto, Sp.B(K).Onk

IDENTITAS

Nama
: Tn. W
Umur
: 29 tahun
Jenis Kelamin
: Laki-laki
Pekerjaan
: Buruh
Agama
: Islam
Alamat
: Serang RT 03/RW 04
Petarukan
Masuk Rumah Sakit : 16 Februari 2014
No. CM
: 419289

ANAMNESIS
Autoanamnesis di Bangsal Bougenvil pada
tanggal 22 Februari 2014 pukul 13.00 WIB.

Keluhan utama : Nyeri pada pinggang dan


punggung.
Keluhan tambahan : Lemas dan berat badan
terus menurun.

Riwayat Penyakit Sekarang


Pasien datang dengan keluhan nyeri pinggang
dan punggung yang dirasakan sejak 3 bulan yang
lalu. Keluhan dirasakan semakin lama semakin
memberat. Rasa nyeri dirasakan hilang timbul,
namun tidak diakibatkan aktivitas atau posisi
tubuh
tertentu. Pasien juga mengeluhkan
badan terasa lemas dan berat badan terus
menurun sejak 6 bulan yang lalu hingga sekitar
10 kg. Pasien memiliki riwayat dilakukan
orkidektomi sinistra atas indikasi seminoma
testis pada bulan Juni 2013. Pasien tidak
mengikuti terapi radiasi atau kemoterapi
setelah
operasi
tersebut.
Pasien
tidak
mengeluhkan adanya sesak napas, batuk,
maupun rasa tidak nyaman pada perut.

Riwayat Penyakit Dahulu


Riwayat penyakit tumor :Seminoma testis
Riwayat dioperasi
:Orkidektomi pada Juni 2013
Riwayat penyakit infeksi : disangkal
Riwayat radiasi
: disangkal
Riwaya kemoterapi
: disangkal
Riwayat pengobatan : disangkal
Riwayat Penyakit Keluarga
Riwayat penyakit serupa : tidak ada
Riwayat penyakit tumor : tidak ada

PEMERIKSAAN FISIK

Status General
Keadaan Umum : Baik
Tekanan Darah : 110/70 mmHg
Respirasi
: 16x/menit
Nadi
: 76x/menit,regular,isi cukup
Suhu
: 36,4 C
Tinggi Badan : 167
Berat Badan: 47
IMT
: 16,8
Kesan Gizi
: Kurang

Kepala
Bentuk mesocephal, rambut berwarna hitam, distribusi rambut
merata

Mata
Konjungtiva anemis (-/-), sklera ikterik (-/-), reflek cahaya (+/
+), pupil isokor 3 mm/ 3mm

Hidung
Discharge (-/-), deviasi septum nasi (-)

Telinga
Simetris, Tidak ada gangguan pendengaran, discharge (-/-)

Leher
tidak ada deviasi trachea, tidak ada pembesaran kelenjar thyroid

Axilla
perbesaran KGB (-)

Paru
Inspeksi
Palpasi

: Simetris, pergerakan dinding dada kiri = kanan


: vokal fremitus lobus superior kanan = kiri
vokal fremitus lobus inferior kanan = kiri

Perkusi

: Sonor pada paru kanan dan kiri

Auskultasi

: Suara dasar vesikuler, wheezing (-/-), rhonki (-/-)

Jantung
Inspeksi

: Ictus cordis tidak tampak

Palpasi

: Ictus cordis tak kuat angkat

Perkusi

: batas kanan atas : SIC II LPSD


Batas kiri atas

: SIC II LPSS

Batas kanan bawah

: SIC IV LPSD

Batas kiri bawah : SIC V 2 jari medial LMCS


Auskultasi

: S1 > S2 reguler-reguler, murmur (-), gallop (-)

Abdomen
Inspeksi

: Datar

Auskultasi

: Bising usus (+), normal

Palpasi

: nyeri tekan(-),

Perkusi

: timpani di seluruh lapang abdomen

Extremitas
Superior : kekuatan motorik (5/5), edema
(-/-), sianosis (-/-)
Inferior : kekuatan motorik (5/5), edema
(-/-), sianosis (-/-)

Status Lokalis
Regio scrotalis sinistra
Inspeksi : tampak ukuran scrotum sinistra
lebih kecil dari scrotum dextra.
Palpasi : Scrotum teraba kosong, tidak
teraba testis.

RESUME

Anamnesis:

Laki-laki berusia 29 tahun


Keluhan nyeri di pinggang dan punggung sejak 3 bulan yang lalu dan
penurunan berat badan 10 kg sejak 6 bulan yang lalu.
Pasien memiliki riwayat operasi orkidektomi sinistra atas indikasi
seminoma testis pada bulan Juni 2013.
Setelah operasi, pasien tidak melakukan pengobatan radiasi maupun
kemoterapi

Pemeriksaan fisik:
Keadaan umum
Kesadaran

: Baik

: Compos mentis

Vital sign :

TD

: 110/70 mmHg

: 76 x/mnt

: 36,4 oC

RR

: 16 x/mnt

Status Lokalis
Regio scrotalis sinistra
Inspeksi : tampak ukuran scrotum sinistra lebih kecil dari
scrotum dextra.
Palpasi

: Scrotum teraba kosong, tidak teraba testis.

USUL PEMERIKSAAN
PENUNJANG

Pemeriksaan Laboratorium : Darah lengkap,


elektrolit, AFP, HCG
CT-Scan abdomen
Foto thoraks
MRI

DIAGNOSIS
Diagnosis kerja : Seminoma testis
Diagnosis banding : Tumor non-seminoma
testis

PENATALAKSANAAN

Radiasi
Kemoterapi

PROGNOSIS

5 years survival rate : 90 %