Anda di halaman 1dari 17

OBESITAS

MELDA KUSUMAWARDANI
1310211055

FISIOLOGI

Jaringan lemak merupakan dpot penyimpanan energi paling


besar

Ada 2 bentuk jaringan lemak:

1.

Lemak putih

Isolasi panas

Bantalan mekanik

Sumber energi

2.

Lemak cokelat

Mempertahankan panas (termogenesis)

Jaringan lemak juga melapisi organ tubuh bag dalam &


bertindak sebagai perlindungan organ dalam.

Akumulasi lemak ditentukan oleh keseimbangan


antara sisntesis lemak (lipogenesis) dan
pemecahan lemak (lipolisis-oksidasi asam lemak)

Lipogenesis dirangsang oleh diet tinggi


karbohidrat.

Hormon yang mempengaruhi lipogenesis :

1.

Menghambat : (GH dan leptin)

2.

Merangsang : insulin

DEFINISI

Obesitas merupakan suatu penyakit


multifaktorial yg tjd akbt akumulasi jaringan
lemak berlebihan, shgg dpt mengganggu
kesehatan

Faktor genetik sgt berpengaruh bagi


perkembangan penyakit ini.

IMT merupakan indikator yg paling sering


digunakan utk mengukur tkt populasi obesitas
pda org dewasa

EPIDEMIOLOGI

Sekitar 7 % dari populasi dunia atau 250 juta


lebih memiliki IMT sebesar 30kg/m2

Angka obesitas tertinggi berada di kepulauan


Pasifik pda populasi Melanesia, Polinesia,
Mikronesia.

Insidensi obesitas di negara berkembang makin


meningkat, shgg saat ini bnyknya org dgn obes di
seluruh dunia hmpir sama jumlahnya dgn
mereka yg mndrita kelaparan

Mortalitas yg berkaitan dgn obesitas terutama


obesitas sentral sgt erat hubungannya dgn sindrom
metabolik, diantaranya :

1.

Resistensi insulin

2.

Gangguan toleransi glukosa

3.

Abnormalitas trigliserid dan hemostatis

4.

Disfungsi endotel dan hipertensi

MANAJEMEN BERAT BADAN PADA


PASIEN OBES

Perubahan yg tjd pada pasien obes setelah


melakukan penurunan berat badan :

1.

Mengurangi faktor resiko diabet dan peny


kardiovaskular

2.

Menurunkan tekanan darah

3.

Mengurangi serum trigliserid

4.

Meningkatkan kolesterol HDL

5.

Mengurangi konsentrasi glukosa darah

TUJUAN PENURUNAN BERAT


BADAN

Penurunan berat badan harus SMART (Spesific,


Measurable, Achievable, Realistic, and Time
limited)

Penurunan BB 10 % adalah 6 bln terapi

Penurunan 300-500 kcal/hari akan menyebabkan


penurunan BB sebesar - 1 kg/mgg

4 PILAR TERAPI PENURUNAN


BERAT BADAN
1.

Diet rendah kalori

2.

Aktivitas fisik

3.

Perubahan perilaku

4.

Obat-obatan/bedah

TERAPI DIET

Sebelum menganjurkan defisit kalori sebesar 500 kcal/hri


sebaiknya diukur kebutuhan energi basal pasien terlebih
dahulu

Laki-laki :

B.E.E = 66.5+(13.75xkg)+(5.003xcm)-(6.775xage)

Wanita :

B.E.E = 655.1+(9.563xkg)+(1.850xcm)-(4.676xage)

AKTIVITAS FISIK

Aktivitas fisik yang lama sangat membantu pada


pencegahan peningkatan berat badan

Berjalan kaki 30 mnt dgn jangka wkt


3xseminggu 45 mnt jangka wkt 5xseminggu

Strategi lain untuk meningkatkan aktivitas fisik


yaitu dgn mengurangi wkt santai dgn cara
melakukan aktivitas fisik rutin

TERAPI PERILAKU
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Pengawasan mandiri trhdp kebiasaan makan


dan aktivitas fisik
Manajemen stres
Stimulus control
Pemecahan masalah
Contigency manajemen
Cognitive restructuring
Dukungan sosial

FARMAKOTERAPI

Sibutramine dan orlistat (obat-obatan


penurun berat badan yg telah disetujui FDA di
Amerika Serikat untuk penggunaan jangka
waktu panjang)

E.S sibutramine ; peningkatan denyut jantung


dan tekanan darah,

- sebaiknya tdk diberikan pda pasien dgn riwayat :


hipertensi, PJK, gagal jantung kongestif, aritmia,
riwayat strok

Orlistat : menghambat absorpsi lemak sebanyak 30 %

- dengan pemberian orlistat dibutuhkan penggantian vitamin


larut lemak karena tjd malabsorpsi parsial

Terapi bedah :

Hanya diberikan kpd pasien dgn BMI >40 atau >35 dgn
kondisi komorbid

terapi bedah hrs dilakukan sbg alternatif terakhir pda pasien


yg gagal dgn farmakoterapi dan menderita komplikasi obes yg
ekstrem

Bedah GI (restriksi gastrik {banding vertical gastric} atau


bypass gastric (Roux-en Y) adalah suatu intervensi
penurunan BB pada pasien yg bermotivasi dgn resiko operasi
yg rendah