Anda di halaman 1dari 34

PERGERAKAN TUBUH

DAN MOBILISASI KLIEN

Mekanisme Tubuh
Meliputi 3 elemen penting :
1. Garis tubuh
2. Keseimbangan
3. Pengkordinasian gerakan tubuh
Prinsip Pergerakan Tubuh
a. Pengangkatan
b. Menarik dan mendorong
c. Berputar

KONSEP PEMINDAHAN KLIEN


Faktor yang mempengaruhi mekanisme
tubuh dan ambulasi :
* Kesehatan secara general
* Nutrisi
* Emosi
* Faktor kondisi dan kebiasaan
* Gaya hidup
* Nilai kepribadian
* Tingkat pemahaman
* Kerusakan neuromuskular dan skeletal

MEMPOSISIKAN KLIEN
DI TEMPAT TIDUR

a. Pengkajian ( data objektif & subyektif )


* kesadaran
* kekuatan otot
* kemampuan pergerakan
* kemerahan pada area penonjolan tulang
* kelemahan otot
* disfungsi otot penggerak
* kesakitan ( nyeri )

b. Diagnosa Keperawatan
* kerusakan fisik mobilitas
* intoleransi aktivitas
* gangguan kenyamanan ( nyeri )
c. Perencanaan
* identifikasi tujuan yang dicapai
* identifikasi hasil yang diharapkan

d. Implementasi
* Membantu klien posisi fowler
@ persiapan alat :
-1 sampai 6 bantal kecil
-1 sampai 2 trochanter roll
- footboard
@ persiapan klien dan lingkungan
- jelaskan tujuan & prosedur
- jawab smua pertanyaan
- jaga privacy klien
@ intervensi

* MEMBANTU KLIEN POSISI SUPINASI


@ persiapan alat
- 6 atau lebih bantal
- 2 gulungan trochanter
- footboard
- hand roll
- bidai nadi pergelangan
@ persiapan klien dan lingkungan
- menjelaskan prosedur
- menjawab pertanyaan
- privacy klien
@ intervensi

* MEMBANTU KLIEN POSISI SIMS


@ persiapan alat
- 3 bantal kecil
- sandbag / handuk gulung
@ persiapan klien dan lingkungan
- menjelaskan prosedur
- menjawab pertanyaan
- privacy klien
@ intervensi

MEMINDAHKAN DAN MERUBAH


POSISI KLIEN DI TEMPAT TIDUR
a. Pengkajian ( data objektif dan subjektif )
* riwayat penyakit klien
* kemampuan pergerakan klien
* faktor penghambat
* kondisi mental
* kamampuan mengikuti prosedur
* ketegangan otot

b.Diagnosa keperawatan
c. Perencanaan
* tujuan yang akan dicapai
* hasil yang diharapkan
* persiapan alat :
- turning sheet
- trapeze
- side rail
* persiapan klien dan lingkungan

d. Implementasi
menyiapkan pemindahan
* Memindahkan klien terlentang ke
depan kepala tempat tidur
* Memindahkan klien dari tempat tidur
menggunakan turning sheet
* Memindahkan klien terlentang dari
tengah ke sisi lain tempat tidur
* Memindahkan klien terlentang dari tengah
ke sisi lain tempat tidur dengan turning sheet
* Memindahkan klien posisi terlentang
ke posisi lurus

* Memindahkan klien dari posisi


miring ke posisi terlentang
* Memindahkan klien dgn log rolling
* Memindahkan klien dari posisi
terlentang ke posisi dangling
* Membantu klien bangun dari tempat
tidur
Evaluasi : - kondisi emosional klien
- keadaan kulit klien
- klien kooperatif

Dokumentasi : - frekwensi
- waktu
- kondisi tempat
- respon klien
* Membantu klien duduk di tempat tidur
* Memindahkan klien untuk posisi
duduk pada sisi tempat tidur
Variasi : mempelajari klien bagaimana
duduk pada sisi tempat tidur secara mandiri
* Membantu klien dari tempat tidur ke kursi
* Memindah klien dari tempat tidur ke kursi roda
Petunjuk klinis
Kesalamatan klien dengan kursi roda

Variasi : - memindah tanpa sabuk


- memindah dgn sabuk dan 2
perawat
- memindah dgn injuri
extrimitas bawah
- memakai sliding board
* Memindah klien ke kursi
menggunakan pengikat mekanis

* Memindah klien dari tempat tidur


dengan stretcher
- mempersiapkan pemindahan
- memindah klien dari tempat tidur
ke stretcher
Variasi : - menggunakan roller baru
untuk pindah
- memakai long board

PELATIHAN AMBULASI

a. Pelatihan oleh 1 perawat


bagi klien dengan kemampuan yang adekuat untuk
fungsi ambulasi
b. Pelatihan oleh 2 perawat
klien dengan kelemahan fisik dan ketidakstabilan emosi
c. Pengkajan
- kemampuan klien ambulasi mandiri
- gangguan keseimbangan, berkunang-kunang dan lemah
- riwayat penyakit
- perilaku intoleransi aktivitas
- waktu terakhir kali klien berjalan
- lama klien bedrest

d. Diagnosa
@ potensial perlukaan fisik
@ kurangnya mobilitas fisik
@ potensial intoleransi aktivitas
e. Perencanaan
* hasil yang dicapai
* kebutuhan pendidikan klien
* persiapan alat dan bahan

f.Implementasi
- persiapan ambulasi
- latihan berjalan
- berjalan / pindah posisi dg lengan
- berjalan dg lengan perawat
mengelilingi pinggang klien
- berjalan dg walking belt
- latihan berjalan dg 2 orang perawat

g. Evaluasi
@ klien bisa berjalan / tidak
@ emosi dan fisik klien baik / tidak
@ otot, sendi & mobilitas klien
baik / tidak
h. Dokumentasi
* waktu
* respon
* hasil

PELATIHAN KLIEN DENGAN ALAT


BANTU AMBULASI
a. Pengkajian (data objektif & subjektif )
- kelainan fisik klien
- tingkat kesadaran
- keseimbangan klien
- kemampuan menahan berat
- efektifitas alat bantu ambulasi
- keamanan penggunaan alat bantu
- kemandirian klien
- waktu & tujuan pemakaian alat bantu

b. Diagnosa
@ potensial perlukaan fisik
@ kurangnya mobilitas fisik
@ intoleransi aktivitas
c. Perencanaan
@ identifikasi sasaran perawat
@ identifikasi hasil yg diharapkan

@ persiapan alat yg diperlukan


- tongkat sederhana
- tongkat 3 kaki / tripod cane
- standard walker
- roller walker
- kruk ketiak
- lofstrand crutch
- canadian crutch

d. Implementasi
* mengajarkan klien berjalan dg tongkat
* mengajarkan klien berjalan dg walker
* mengajarkan klien berjalan dg kruk
* memerintahkan klien memakai kruk
* mengajari klien duduk & bangun dari
kursi sambil menggunakan tongkat
* mengajari klien untuk naik & turun
tangga

e. Evaluasi
@ proses ambulasi dg alat bantu berjln
lancar & aman / Tidak
@ perasaan (kondisi mental) baik/tidak
@ klien kooperatif / tidak
Faktor penghambat :
* klien menolak belajar menggunakan
alat bantu
* klien mau belajar tapi takut jatuh
* klien tidak mampu mengenakan alat bantu

* klien merasa lemah ( pusing )


* klien merasa tidak nyaman
f. Dokumentasi
- waktu & pelaksanaan pembelajaran
dalam pemakaian alat bantu ambulasi
- penguasaan klien terhadap alat bantu
- adanya perubahan paada diri klien

Membantu ambulasi klien


Membantu ambulasi klien dengan infus IV
Membantu ambulasi klien dg drainage bag
Membantu ambulasi klien dg drainage tube
Membantu ambulasi klien dg Close Tube
Drainage System
Membantu ambulasi klien dlm kondisi lemah
Membantu ambulasi klien letih & pusing selama
prosedur

RANGE OF MOTION
(ROM)

a. Pengkajian (data objektif & subjektif )


- kemampuan klien melak. ROM
- pergerakan sendi dlm ROM
- kekakuan/nyeri sendi slama gerak
- faktor resiko kontraktur, bunyi
abnormal dan postur sendi
- keringat/inflamasi saat latihan
- atrofi otot

b.Diagnosa keperawatan
@ rusaknya mobilitas fisik
@ potensial kontraktur sendi
@ postur abnormal
@ klien kurang latihan ROM
c. Perncanaan
* identifikasi tujuan perawatan
* identifikasi hasil yg diharapkan
* persiapan alat yang dipakai

d. Implementasi
e. Evaluasi
hasil yang diharapkan telah dicapai :
* klien merasa nyaman selama
prosedur
* pemahaman klien tentang ROM
* ROM klien dibantu keluarganya
* klien melakukan ROM sendiri

f. Dokumentasi
- frekwensi latihan ROM pasif
- gambaran respon klien
- anjuran lain yang kondusif