Anda di halaman 1dari 15

Oleh : Atsilah Ulfah (1018011114)

Pembimbing : dr. Yusran, Sp.M

Glaukoma kongenital
suatu glaukoma yang terjadi pada bayi atau
anak-anak akibat penutupan bawaan dari sudut
iridokorneal yang menghambat aliran dari
aqeuous humor sehingga dapat meningkatkan
tekanan intra okuler.
Kondisi ini progresif dan biasanya bilateral dan
dapat merusak saraf optik.

Klasifikasi Shaffer-Weiss
Klasifikasi Anatomi Hoskins

Glaukoma kongenital primer


-Late-developing

primary congenital glaucoma


Glaukoma terkait anomali kongenital
-Aniridia
-Sindrom Sturge-Weber
-Neurofibromatosis
-Sindrom Pierre Robin
-Homosistinuria
-Goniodisgenesis (Sindrom Axenfeld, Sindrom Rieger,Anomali Pieter)
-Sindrom Lowe
-Mikrokornea
-Mikrosperofakia
-Rubella
-Abnormalitas kromosom
-Sindrom Rubistein-Taybi
-Persistent hyperplastic primary vitreous
Glaukoma sekunder pada bayi
-Retinopathy of prematurity
-Tumor (Retinoblastoma, Juvenile xanthogranuloma)
-Inflamasi
-Trauma

Isolated trabeculodysgenesis
- Flat iris insertion (anterior insertion, posterior insertion, mixed insertion)
- Concave (wrap-around) iris insertion
- Unclassified
Iridotrabeculodysgenesis
- Anterior stromal defects (hypoplasia, hyperplasia)
- Anomalous iris vessels (persistence of tunica vasculosa lentis, anomalous
superficial vessels)
- Structural anomalies (holes, colobomata, aniridia)
Corneotrabeculodysgenesis
- Peripheral, e.g., Axenfelds anomaly
- Midperipheral, e.g., Riegers anomaly
- Central e.g., Peters anomaly, anterior staphyloma, AC cleavage
syndrome, or posterior corneal ulcer of von Hippel
- Corneal size, e.g., microcornea or macrocornea

1. airmata yang berlebihan (epifora)


2. fotofobia
3. spasme palpebra (blefarospasme)

Epifora

Buphtalmos

1. buftalmos
2. diameter kornea : diameter horizontal > 12 mm
(megalokornea) sebelum tahun pertama
kehidupan sangat mendukung.
3. abnormalitas pada salah satu lapisan kornea
(membran
Descement) yang bisa robek
sehinggga menyebabkan edema kornea.
4. peningkatan tekanan intraokular
5. abnormalitas pada pemeriksaan jaringan
trabekula
6. cup diskus optik
7. perubahan refraksi terutama sekali miopia
(penglihatan pendek)
5. Pemeriksaan Klinis
Pemeriksaan klinis pada glaukoma kongenital
akut sebaiknya dilakukan

1. Tonometri
2. Gonioskopi
3. Oftalmoskopi
4. USG

Goniotomi
Trabekulotomi,
Trabekulektomi, dilanjutkan penggunakan
obat antimetabolit seperti mitomisin

Liesegang TJ, Skuta GL. Childhood Glaucoma in Glaucoma. American Academy of Opthalmology. Section 10.
USA. 2005; p147-151.

Shaffer RN, Weiss DI: Congenital and Pediatric Glaucomas. St. Louis: CV Mosby, 1970.

Hoskins HD Jr, Hetherington J Jr, Shaffer RN, et al: Developmental glaucoma: diagnosis and classification.
Proceedings of the New Orleans Academy of Ophthalmology Glaucoma Symposium. St. Louis: CV Mosby, 1981.

Hoskins HD Jr, Shaffer RN, Hetherington J Jr: Anatomical classification of the developmental glaucomas. Arch
Ophthalmol 1984;102:1331-6.

Suhardjo, Hartono. Ilmu Kesehatan Mata. Yogyakarta : Bagian Ilmu Penyakit Mata Fakultas Kedokteran
Universitas Gajah Mada, 2007.

Vaughan DG, Asbury T, Eva PR. Oftalmologi Umum. Ed 14th. Jakarta: Widya Medika, 2000.

Urban, Robert C. Primary Congenital Glaucoma. [diakses 8 Maret 2015]. Diunduh dari:
http://www.emedicinehealth.com.

Masseen J, Kwon YH. Primary Congenital Glaucoma. 2005 [ diakses: 8 Maret 2015]. Diunduh dari:
http://webeye.ophth.uiowa.edu.

Amoaku G, Browning G. Common Eye Diseases and Their Management. Third Edition. Springer-Verlag 2006; 12:
101-2.

Mandal AK, Chakrabarti D. Update on Congenital Glaucoma. Indian J Ophthalmol. 2011;59(Suppl1): S148-57.

Blanco AA, Wilson RP, Costa VP. Pediatric Glaucoma and Glaucoma Associated with Developmental Disorders. In
Textbook: Handbook of Glaukoma. Martin Dunitz Ltd 2002;10: 147-51.

Yanoff M, Duker JS, Ausburger JJ. Ophthalmology 2nd Edition. Mosby Inc 2004: 1475-82.

Vavvas D, Grosskreutz C, Pasquale L. Congenital Glaucoma (Childhood). 2011. [diakses 8 Maret 2015] Diunduh
dari: http://www.djo.harvard.edu/site.php?url=/patients/pi/416

Health Grades. Congenital Glaucoma. 2009. [diakses 8 Maret 2015] Diunduh dari:
http://www.wrongdiagnosis.com/c/kongenital_glaukoma/intro.htm&rurl=translate.google.co.id&anno=2&usg=
ALkJrhgUsUG9DqiGWDCuYv2x_NO7FlyDYw