Anda di halaman 1dari 20

KONSEP SEBAB AKIBAT

EPIDEMIOLOGI

Pengertian penyebab penyakit dlm


epidemiologi berkembang dari rantai
sebab akibat ke suatu proses
kejadian penyakit, yakni proses
interaksi antara penjamu (host),dgn
penyebab (agent) serta dgn
lingkungan ( environment).
HOST
AGENT
ENVIRONMENT

SEGITIGA
EPIDEMIOLOGI

Segitiga epidemiologi merupakan konsep


dasar epidemiologi yg memberikan gambaran
tentang hubungan antara 3 faktor utama yg
berperan dlm terjadinya penyakit & masalah
kesehatan lainnya.
HOST AGENT
ENVIRONMENT
HARUS SEIMBANG

Bila terjadi gangguan keseimbangan maka


akan menyebabkan timbulnya penyakit
tertentu.

HOST

AGENT

ENVIRONMENT

1.

2.

Ada 4 kemungkinan gangguan


keseimbangan yaitu :
Peningkatan kesanggupan agen penyakit, mis :
virulensi kuman bertambah atau resistensi
meningkat
Peningkatan kepekaan host terhadap penyakit
mis : gizi menurun

3. Pergeseran lingkungan yg
memungkinkan penyebaran
penyakit, misalnya lingkungan yg
kotor
4. Perubahan lingkungan yg mengubah
meningkatkankerentanan host mis :
kepadatan penduduk di daerah
kumuh

HOST (pejamu)
Manusia atau makhluk hidup
lainnya yg menjadi tempat proses
alamiah perkembangan penyakit.
AGENT (penyebab)
Suatu unsur, organisme hidup atau
kuman infektif yg dapat
menyebabkan suatu penyakit
ENVIRONMENT (lingkungan)
Semua faktor luar dari individu

Terjadinya suatu penyakittergantung


kepada karakteristik & interaksi
antara ketiganya.
UNSUR PENYEBAB (AGENT)
Pada dasarnya, tidak satupun
penyakit yg dapat timbul hanya
disebabkan oleh satu faktor penyebab
tunggal semata. Pada umumnya,
kejadian penyakit disebabkan oleh
berbagai unsur yg secara bersamasama mendorong terjadinya penyakit.

1.

Penyebab penyakit dapat dibagi 2


bagian utama yi :
Penyebab kausal primer
unsur ini dianggap sbg faktor
kausal terjadinya penyakit, dgn
ketentuan bhw walaupun unsur ini
ada, belum tentu terjadi penyakit,
tetapi sebaliknya pd penyakit
tertentu unsur ini selalu dijumpai
sbg unsur penyebab kausal.

1.

2.

Unsur ini terdiri dari beberapa


kelompok utama yaitu :
Unsur penyebab biologis semua
unsur penyebab yg tergolong
makhluk hidup, spt virus,bakteri,
protozoa, jamur,cacing, insekta.
Unsur penyebab nutrisi semua
unsur penyebab yg termasuk gol zat
nutrisi dan dpt menimbulkan penyakit
tertentu krn kekurangan maupun
kelebihan zat tertentu spt : protein,
lemak, hidrat arang, vitamin, mineral
& air

3.

4.

Unsur penyebab kimiawi semua


unsur dlm bentuk senyawa kimia yg
dapat menimbulkan gangguan
kesehatan / penyakit tertentu. Dapat
dari luar tubuh spt : zat racun, obatobat keras. Dan dapat pula senyawa
kimia yg merupakan hasil produk
tubuh spt : ureum, kolesterol dll.
Unsur penyebab fisika semua
unsur yg dapat menimbulkan
penyakit melalui proses fisika, mis :
panas(luka bakar), irisan, tikaman,
pukulan, radiasi dll.

5. Unsur penyebab psikis semua unsur


yg bertalian dgn kejadian penyakit
gangguan jiwa serta gangguan tingkah
laku sosial.Unsur penyebab ini belum
jelas proses & mekanisme kejadian dlm
timbulnya penyakit, bahkan sekelompok
ahli lebih menitik beratkan kejadian
penyakit pd unsur penyebab genetika.

2. Penyebab non kausal (sekunder)


unsur pembantu dlm proses kejadian
penyakit & ikut dalam hubungan sebab
akibat terjadinya penyakit.
UNSUR PEJAMU (HOST)
Unsur pejamu terutama manusia dapat
dibagi dalam 2 kelompok sifat utama
yaitu: sifat yg erat hubungannya dgn
manusia sbg makhluk biologis & sifat
manusia sbg makhluk sosial.

Manusia sbg makhluk biologis memiliki sifat


biologis tertentu spt :
1. Umur,jenis kelamin, ras & keturunan
2. Bentuk anatomis tubuh
3. Fungsi fisiologis & faal tubuh
4. Keadaan imunitas serta reaksi tubuh
thdp berbagai unsur dari luar maupun
dari dalam tubuh sendiri
5. Kemampuan unteraksi antara penjamu
dgn penyebab secara biologis
6. Status gizi & status kesehatan secara
umum

Manusia sebagai makhluk sosial memiliki


sifat khusus spt :
1. Kelompok etnik, termasuk adat,
kebiasaan,
agama, hubungan keluarga serta hub
sosial kemasyarakatan
2. Kebiasaan hidup & kehidupan sosial
sehari hari termasuk kebiasaan hidup
sehat

UNSUR LINGKUNGAN (ENVIRONMENT)


Memegang oeranan cukup penting dlm
menentukan terjadinya interaksi antara
host & agent dlm proses terjadinya
penyakit.
Lingkungan dpt dibagi 3 yaitu :
1.
Lingkungan biologis segala flora &
fauna yg berada disekitar manusia
2.
Lingkungan fisik keadaan fisik
sekitarmanusia yg berpengaruh terhdp
manusia baik secara langsung maupun
thdp lingkungan biologis & lingkungan
sosial manusia.

3.

Lingkungan sosial semua bentuk


kehidupan sosial budaya, ekonomi,
politik, sistem organisasi serta
institusi/ peraturan yg berlaku bagi
setiap individu yg membentuk
masyarakat tsb

Karakteristik dari masing-masing


unsur yi :
KARAKTERISTIK AGENT
1.
Infektifitas : kesanggupandari
organisme untuk beradaptasi sendiri
thdp lingkungan host untuk mampu
tinggal & berkembang biak dlm
jaringanhost
2.
Patogenesis : kesanggupan organisme
u/ menimbulkan suatu reaksi klinik
khusus yg patologis setelah terjadinya
infeksi pd host yg diserang

3.

4.

5.

Virulensi : kesanggupan organisme


tertentu u/ menimbulkan reaksi
patologis yg berat yg mungkin dpt
menyebabkan kematian.
Toksisitas : kesanggupan organismeyg
memproduksi reaksi kimia yg toksik
oleh substansi kimia yg dibuatnya.
Antigenicitas : kesanggupan
organisme untuk merangsang reaksi
imunologis dlm host

KARAKTERISTIK HOST
1.
Resistensi: kemampuan host u/ bertahan
thdp suatu infeksi
2.
Imunitas : kesanggupan host untuk
mengembangkan suatu
responimunologis, dpt secara alamiah
maupun diperoleh sehingga kebal thdp
suatu penyakit.
3.
Infectiousness : potensi host yg
terinfeksi untuk menularkan kuman yg
berada dalamtubuh manusia dpt
berpindah kepada manusia & sekitarnya

KARAKTERISTIK ENVIRONMENT
1.
Topografi : situasi/ lokasi baik yg
natural maupun buatan manusia yg
mungkin mempengaruhi terjadinya
penyebaran suatu penyakit tertentu.
2.
Geografis : keadaan yg
berhubungan dgn struktur geologi
dari bumi yg berhubungan dgn
kejadian penyakit.

Terjadinya penyakit tidak hanya


ditentukan oleh unsur penyebab saja,
tetapi yg utama yaitu bagaimana
rantai penyebab & hubungan sebab
akibat dipengaruhi oleh berbagai
faktor maupun unsur lainnya.
Setiap proses penyakit selalu pikirkan
adanya penyebab jamak (multiple
causation)