Anda di halaman 1dari 17

MEET THE EXPERT

BENIGN PAROXYSMAL
POTITION VERTIGO (BPPV)

Oleh:
SEPTRIANA PUTRI (1110313006)

Pendahuluan

Benign Paroxysmal Potition (BPPV) atau disebut


vertigo posisi paroksismal jinak adalah gangguan
keseimbangan perifer dengan gejala:
overtigo yang datang tiba-tiba pada perubahan
posisi kepala
odisertai mual sampai muntah
osering berulang, namun kadang dapat sembuh
sendiri

Pendahuluan

Penyakit degeneratif, bersifat idiopatik yang sering


ditemukan
Banyak pada usia dewa muda dan usia lanjut
Sering berulang dan kadang dapat sembuh dengan
sendirinya
Vertigo biasanya dirasakan sangat berat,
berlangsung singkat, dapat disertai mual dan
muntah

Diagnosis
Diagnosis BPPV melalui tindakan provokasi dan
menilai timbulnya nistagmus yang abnormal dan
respon vertigo pada posisi tersebut.
Jenis perasat untuk memprovokasi timbulnya
nistagmus :
a) Perasat Dix Hallpike
b) Perasat side lying
c) Perasat roll

Perasat

Dix

Hallpike

paling

sering

digunakan karena pada perasat tersebut


posisi kepala sangat sempurna untuk
Canalith Repositioning Treatment.

Perasat Dix-Hallpike Kanan

Perasat Dix-Hallpike Kiri

Pada saat perasat provokasi dilakukan, pemeriksa


harus mengobservasi timbulnya respon nistagmus
pada kacamata FRENZEL yang dipakai oleh pasien
dalam ruangan gelap, lebih baik bila direkam
dengan sistem Video Infra Merah.

Perasat Sidelying
Terdiri dari 2 gerakan:
1. Kanan : menempatkan kepala di posisi saat kanalis
anterior kiri/ kanalis posterior kanan pada
bidang tegak lurus garis horizontal dengan
kanal posterior di posisi paling bawah
2. Kiri : menempatkan kepala di posisi dimana kanalis
anterior kanan dan kanalis posterior kiri pada
bidang tegak lurus garis horizontal dengan
kanal posterior pada posisi paling bawah.

Perasat Sidelying
Pasien duduk pada tempat pemeriksaan dengan kaki
menggantung di tepi meja, kepala ditegakkan ke
sisi kanan, tunggu 40 detik sampai timbul respon
abnormal.
Pasien kembali posisi duduk untuk perasat sidelying
kiri, secara cepat dijatuhkan ke sisi kiri dengan
kepala ditorehkan 45 ke kanan, tunggu 4o detik
sampai timbul respon abnormal

Respon Abnormal
Pada pasien BPPV setelah provokasi ditemukan
nistagmus yang timbulnya lambat, lebih kurang
40 detik, kemudian nistagmus hilang kurang dari
satu menit bila sebabnya kanalitiasis, sedangkan
pada kupulolitiasis nistagmus dapat terjadi lebih
dari satu menit

Respon Abnormal
Pemeriksa dapat mengidentifikasi jenis kanal yang
terlibat dengan mencatat arah fase cepat nistagmus
abnormal saat mata pasien menatap lurus ke depan.
1.
Fase cepat ke atas, berputar ke kanan BPPV
pada kanalis posterior kanan
2.
Fase cepat ke atas, berputar ke kiri BPPV pada
kanalis posterior kiri
3.
Fase cepat ke bawah, berputar ke kanan BPPV
kanalis anterior kanan
4.
Fase cepat ke bawah, berputar ke kiri BPPV
kanalis anterior kiri

Penatalaksanaan

Canalith Repositioning Treatment

Liberatory maneuver

Brandt Daroff

Terima Kasih