Anda di halaman 1dari 9

MYOPIA

DEFINISI
Miopia merupakan kelainan refraksi dimana berkas sinar sejajar yang memasuki mata tanpa
akomodasi, jatuh pada fokus yang berada di depan retina
Tipe miopi:

Bedasarkan penyebab:

Miopi Aksial

Miopi Kurfatura

Miopi Indeks refraki

Perubahan posisi lensa

Berdasarkan derajat:

Rendah: s/d 2 D

Sedang: > 2-6 D

Tinggi: > 6 D

ETILOGI

Belum jelas (patologis)


Sebagian besar karena faktor genetik
33 60% anak dengan ortu penderita miopi akan mengalami miopi

PATOFISIOLOGI

Teori mekanik

Konvergensi berlebihan, akomodasi terus-menerus, kontraksi m. Orbikularis okuli


peningkatan TIO peregangan sklera

Teori biologis

Retina tumbuh lebih menonjol daripada koroid dan sklera. Kemudian diikuti dengan
penipisan sklera dan peregangan koroid. Koroid yang peka regangan akan atrofi. Karena
sklera berhenti tumbuh pada usaia 5 bulan sedangkan retina masih tumbuh sehingga
bagian posterior sklera menjadi sangat tipis

MANIFESTASI KLINIS
a. Kabur bila melihat jauh
b. Membaca atau melihat benda kecil harus dari jarak dekat
c. Lekas lelah bila membaca ( karena konvergensi yang tidak sesuai dengan akomodasi )
d. Astenovergens
Pada mata didapatkan:
- Kamera Okuli Anterior lebih dalam
- Pupil biasanya lebih besar
- Sklera tipis
- Vitreus lebih cair
- Fundus tigroid
- Miopi crescent pada pemeriksaan funduskopi

DIAGNOSA
Anamnesa
Pemeriksaan klinis

Tajam penglihatan

Daya pembedaan warna

Lapang pandang

Fundus photography

A- dan B-scan USG

TERAPI

Terapi:

Kacamata

Kontak lensa

LASIK

KOMPLIKASI DAN PROGNOSIS


Komplikasi:

Floaters

Skotoma

Trombosis dan pendarahan koroid

Ablasio retina

glaukoma

Prognosis:

Umumnya baik bila telah dikoreksi

SUMBER

Optometric Clinical Practice Guidelines: Care of the Patient with Myopia, American
Optometric Association
Kelainan Refraksi dan Kacamata, dr. Dwi Ahmad Yani,SpM. Surabaya Eye Clinic
Miopia Patologi, Agung Widodo, Jurnal Oftalmologi Indonesia, 2009
Miopia Tinggi, Irana Olva, S.Ked e.t al, FK Universitas Riau, 2010