Anda di halaman 1dari 5

RANGKUMAN

MATERI
METEOROLOGI DAN KLIMATOLOGI

Disusun Oleh:

JATI PURNOMO
A 351 14 053

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI


JURUSAN PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN
SOSIAL
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS TADULAKO
2015

Pengertian Meteorologi dan Klimatologi


Pengertian Meteorologi
Meteorologi berasal dari dua kata yang mempunyai makna /arti
yaitu :
1.
Meteoros : benda yang ada di dalam udara
2.
Logos
: ilmu/kajian
Jadi Meteorologi adalah : ilmu yang mempelajari proses fisis
dan gejala cuaca yang terjadi di lapisan atmosfer (troposfer)
Pengertian Klimatologi
Klimatologi berasal dari kata :
klima: kemiringan bumi (lintang tempat) dan
logos: ilmu
klimatologi adalah : ilmu yang mencari gambaran dan
penjelasan sifat iklim, mengapa berbeda, keterkaitan degan aktivitas
manusia.
Pengertian Atmosfer
Atmosfer berasal dari bahasa Yunani yaitu :
Atmos
: lapisan uap dan
Spaira : bulatan
Jadi atmosfer adalah lapisan gas yang menyelimuti planet
termasuk bumi
Atmosfer sendiri mempunyai karakteristik. Karakteristik atmosfer
tersebut adalah :

Tidak tampak

Tidak berwarna

Dapat dimampatkan (kompresibel)


Masa total 56 x 1014 ton
Atmosfer juga mempunyai kegunaan bagi bumi dan brperan
penting seperti :
melindungi penghuni bumi dari radiasi matahari.
Banyak gejala atmosfer (awan, hujan, badai guruh, badai tropis,
perubahan iklim)
Dapat dieksplorasi dan dieksploitasi (teknologi hujan buatan,
energi angin)
Media transportasi peka cuaca (cumulonimbus: jalan maut)
Tempat pembuangan zat pencemar
Atmosfer bumi terdiri dari beberapa lapisan yaitu troposfer lapisan
paling bawah dari atmosfer, stratosfer, mesosfer , termosfer dan
eksofer. Berikut adalah penjelasannya :
TROPOSFER

Troposfer merupakan lapisan atmosfer yang paling bawah.

Semua fenomena tentang cuaca dan hujan terjadi di lapisan ini.

Didalam troposfer Terdapat penurunan suhu.

Pertukaran panas banyak terjadi di lapisan troposfer bawah.

Batas yang menandai berakhirnya lapisan ini disebut dengan


tropopause.

Ketinggiannya lebih besar di daerah equator daripada di daerah


kutub.

Di equator ketinggiannya terletak pada 18 km dengan suhu -80 C,


sedangkan di kutub hanya mencapai 6 km dengan suhu -40 C.
STRATOSFER

Stratosfer merupakan lapisan di atas tropopause.

Stratosfer lebih tebal di kutub dan tipis di equator bahkan


sering tidak ditemukan di equator.

Terjadi kenaikan suhu dikarenakan adanya lapisan ozonosfer


(O3) yang menyerap radiasi ultra violet matahari.

Merupakan lapisan inversi, sehingga pertukaran antara


stratosfer dengan troposfer melalui tropopause sangat kecil.

Batas yang menandai berakhirnya lapisan ini adalah


stratopause.

Terletak pada ketinggian sekitar 60 km, dengan suhu mencapai


0 C
MESOFER

Merupakan lapisan di atas stratosfer dengan ketinggian antara


60 85 km.

Ditandai dengan adanya penurunan orde suhu 0.4 C setiap 100


m, karena lapisan mesosfe mempunyai keseimbangan radiasi yang
negatif.

Bagian atas mesosfer dibatasi oleh mesopause, yaitu lapisan di


dalam atmosfer yang mempunyai suhu paling rendah, kira-kira -100 C.

Mesopause terletak pada ketinggian sekitar 85 km.

Di lapisan ini sebagian meteor terbakar.


TERMOSFER

Terletak di atas mesopause dengan ketinggian 85 300 km

Ditandai dengan kenaikan suhu dari - 100 C sampai ratusan


bahkan ribuan derajat.

Bagian atas lapisan atmosfer dibatasi oleh termopause yang


meluas dari ketinggian 300 km sampai pada ketinggian rumbai-rumbai
bumi, yaitu 1000 km.

Suhu termopause adalah konstan terhadap ketinggian, akan


tetapi berubah dengan waktu.
Suhu malam hari berkisar antara 300 1200 C
Siang hari berosilasi antara 700 dan 1700 C.

Kerapatan termopause sangat kecil kira-kira 10-13 kali


kerapatan atmosfer permukaan tanah.
Arti penting atmosfer bagi kehidupan di bumi adalah :

Melindungi kehidupan di bumi dari radiasi matahari yang kuat


pada siang hari dan mencegah hilangnya panas ke ruang angkasa
pada malam hari.

Mencegah benda-benda asing masuk ke bumi.


RADIASI MATAHARI DAN TEMPERATUR
Gerakan bumi ada dua yaitu :
1.
Rotasi Bumi adalah, perputaran bumi pada porosnya
Menghasilkan perubahan waktu, siang dan malam
2.
Revolusi Bumi adalah, gerakan bumi mengelilingi matahari
Revolusi bumi dengan Kecepatan 18,5 mil/dt dengan waktu: 365 hari,
5 jam, 48,8 dt
Rrevolusi bumi ini menghasilkan perubahan musim

Tiga gejala alam tentang penerusan panas ke bumi:

Konduksi
Adalah panas merambat melalui benda pengantar (logam, bahan cair)

Konveksi
Adalah proses perambat dimana benda pengantarnya ikut bergerak
(bahan cair, udara)

Radiasi
Adalah proses penerusan energi matahari melalui bahan transparansi
(udara).
proses pemindahan gelombang energi dengan gelombang
elektromagnetik
Insolasiinsolation (incoming solar radiation)
Adalah Energi yang datang dari matahari yang sampai ke permukaan
bumi.
Terdiri atas sinar yang tersusun berbagai macam panjang gelombang .
Jika Lebih panjang dari sinar yang tampak adalah : infra merah .Jika
Lebih pendek dari sinar yang tampak adalah : ultraviolet
Macam macam sinar tampak/spektrum radiasi :

Merah

Jingga

Kuning

Hijau

Biru

Nila

Ungu
Terlihat bila energi matahari menembus titik-titik hujan
Keseimbangan panas bumi

35% radiasi matahari yang diterima bumi kembali ke ruang


angkasa dalam bentuk gel pendek oleh hamburan dan pemantulan
awan, partikel debu, molekul udara, dan permukaan bumi (albedo
bumi)
2% dipantulkan permukaan bumi
6% dihamburkan atmosfer ,27% dipantulkan awan

14% diserap atmosfer (awan,debu, gas permanen

51% diserap permukaan bumi memanaskan atmosfer


34% radiasi matahari langsung ,17% radiasi langit/radiasi baur
= total radiasi yang diterima bumi 65% (51%+ 14%)
Rerata suhu bumi secara keseluruhan adalah konstan
65% radiasi yang diterima harus dipancarkan lagi.

17% hilang ke angkasa (tidak memanasi atmosfer)

6% radiasi bumi yang terserap atmosfer (radiasi atmosfer)

9% diterima atm melalui panas yang dibawa arus turbulensi dan


konveksi

19% diterima atm (kondensasi uap air)

jumlah yang dipancarkan ke ruang angkasa oleh atmosfer 14%


+6%+9%+19%= 48%

jumlah yang dipancarkan langsung ke angkasa dari permukaan


bumi: 17%

Jadi: 48%+17% = 65%

Besarnya insolasi bervariasi yaitu :


Dalam sehari
Musim yang berbeda
Lintang yang berbeda
ALBEDO ()
Merupakan perbandingan antara radiasi yang dipantulkan kembali
dengan radiasi yang diterima oleh suatu permukaan
Faktor-faktor yang mempengaruhi insolasi
energi yang dikeluarkan oleh matahari
jarak antara matahari dan bumi
Kejernihan atmosfer
Lama periode penyinaran matahari
Sudut datang sinar matahari tengah hari
Perjalanan suhu dalam setahun Adalah :
Fluktuasi temperatur tahunan berubah-ubah dari satu tempat ke
tempat yang lainnya
Fluktuasi tersebut berhubungan erat dengan lintang bumi
Di katulistiwa fluktuasi kecil, semakin jauh dari katulistiwa
semakin besar
Dan dibedakan menjadi tiga pola fluktuasi temperatur tahunan, yaitu:
1. Pola katulistiwa
2. Pola daerah sedang
3. Pola daerah kutub
Pola Katulistiwa
Fluktuasi temperatur tahunan kecil, lebih kecil daripada flukruasi
tempertaur harian
Mempunyai dua maksimum dan dua minimum yagn terjadi
berturut-turut saat matahari berada di atas daerah itu dan pada
saat berada di garis balik
Pola Daerah Sedang
Dalam pola ini menunjukkan fluktuasi temperatur yang besar
Fluktuasi ini akan diperbesar jika suatu daerah terletak di tengah
benua
Lebih kecil jika berdekatan dengan laut
Fluktuasi tahunan lebih besar dari pada fluktuasi harian.
Terdapat satu maksimum dan satu minimum
Pola Daerah Kutub.
Fluktuasi sangat besar.
Besarnya tergantung pada letaknya di tengah benua atau di
dekat laut.
Mempunyai satu maksimum dan satu minimum.