Anda di halaman 1dari 6

HERPES SIMPLEKS

DEFINISI
Herpes Simpleks adalah Suatu lesi akut berupa vesikel berkelompok diatas
daerah yang eritematosa, dapat satu atau beberapa kelompok. Erupsi yang
terjadi berupa Vesikular Intraepidermal. Penyakit ini disebabkan oleh Herpes
Simpleks Virus. Sifatnya akut, Self limitted dan Rekuren

ETIOLOGI

Disebabkan : HSV-1 & HSV-2

Taksonomi :

Famili : Herpesviridae

Subfamili : Alphaherpesvirinae

Genus : Simpleksvirus

Spesies : HSV-1 & HSV-2

Ciri Khas pd herpesvirus


-

Menyandikan banyak enzim

Menyebbakan infeksi laten ( HSV & VZV Neuron)

Persisten seumur hidup pd manusia

Dapat teraktivasi scr peiodik olh Fx. Pencetus dan keadaan


imunocomprimised

Sifat Herpes Simpleks Virus :

Tumbuh secara cepat dan sitolitik, selesai dlm waktu 8-16 jam

Infeksi laten terjadi di Neuron ( Ganglion radix dorsalis)

Terdapat 2 tipe:

Tipe 1 (HSV-1) Herpes Orolabialis (80-90%)

Tipe 2 (HSV-2) Herpes Genital (70-90%)

Cara Penularan (Kontak lgsng dgn sekret yg erinfeksi)

o HSV-1 Liur orang yg teinfeksi, droplet pernapasan, lewat kulit jika


trdapat luka
o HSV-2 Hub. Sexual, Infeksi Genital dr ibu yg terinfeksi ke anak yg baru
dilahirkan

Cenderung menimbulkan infeksi Rekuren

EPIDEMIOLOGY
HSV-1

HSV-2

Tersebar luas diseluruh dunia

> sering terjadi pd dewasa


muda/ masa seksual aktif

Wanita = Pria
Terjadi pada semua umur

antibodi thdp HSV-2 > sering


ditemukan setelah pubertas

Insdensi tertinggi pd anak usia 6


bln- 3thn

Cenderung > sering kambuh


dibanding HSV-2

Dipengaruhi oleh sossek yg


rendah makin rendah, makin
banyak jmlh carrier

Infeksi HSV-2 meningkatkan FR


HIV akibat adanya lesi terbuka
ada permukaan mukosa

GAMBARAN KLINIS

Sekali seseorang terinfeksi HSV HSV menetap seumur hidup di gang.


Radix dorsalis Pasien Rekuren dengan imunitas yg menurun

Infeksi HSV berlangsung 3 tahap :


A. Infeksi Primer : Infeski yang terjadi ketika virus meninfeksi tubuh
untuk pertama kali
B. Fase Laten : Masa virus menetap dan tidak bereplikasi di ganglon
radix dorsalis.
C. Infeksi Rekuren : Infeksi kekambuhan

A.

Infeksi Primer ( 3 minggu)

Prodromal (1 2 hari)

demam, malaise, sakit kepala, limfadenopati


rasa nyeri / terbakar atau gatal

Eflorisensi : Vesikel berkelompok diatas dasar kulit yg eritema Pustul


Krusta
Sifatnya : > Lama dan >Berat
Predileksinya :

HSV- 1 Mulut & Bibir Gingivostomatitis


-

Mata Keratokunjungtivitis

Jari tangan Herpes withlow

HSV-2 Daerah pinggang kebawah, terutama Genitalia

Genital ( Herpes Genital)


-

Wanita Labia Mayor, minor, Vagina, serviks

Pria >> batang & glans penis

Herpes

Herpes

Gingivostomat

B.

Herpes

Fase Laten

Pada fase laten tidak ditemukan kelainan klinis. Virus Laten di dalam gang
radix dorsalis dan tidak bereplikasi
-

C.

HSV-1 Ganglion Trigeminalis


HSV-2 Ganglion Servikalis

Masa Rekuren ( 1 2 minggu)

kambuh pada lokasi yg sama (terbatas pd mukokutan)


> ringan & singkat
Faktor yang dapat mencetuskan rekurensi adalah :
Demam
Lelah
Stress
Menstruasi
Trauma fisik
Paparan sinar matahari
Dingin & angin
Makanan merangsang (alkohol, pedas)

PENATALAKSANAAN & PENGENDALIAN


Pengobatan
Topikal :

Salep asiklovir

Salep / solutio idoksuridin & salep vidarabin

Isoprofil alkohol

Sistemik :
A. Primer
Simtomatik : analgetik
Antivirus :

Asiklovir 5 x 200 mg/hari selama 7 hari, atau

Valasiklovir 2 x 500 mg/hari selama 7 hari, atau

Famsiklovir 3 x 250 mg/hari selama 7 hari


B. Rekurens :
Lesi ringan : simptomatik atau topikal saja
Lesi berat antivirus :

asiklovir 5 x 200 mg/hari selama 5 hari, atau

valasiklovir 2 x 500 mg/hari selama 5 hari, atau

famsiklovir 3 x 250 mg/hari selama 5 hari

Pengendelian

Bayi lahir dan orang eksema sebaiknya dilndungi dr pajanan dgn orang yg
punya lsi herpetik aktif

Menghindari F. Pencetus :
-

Mencegah rekurensi pd bibir Memakai masker untuk hindari


paparan sinar matahari

Herpes genitalis pkai kondom bila berhubungan, tdk lakukan hub


sex selama ada lesi vesikel

Herpes Kulit Jangan gunakan handuk, pakaian dalam, pakaian


renang orang lain

PROGNOSIS

Cukup baik

Sering Kambuh, meskipun telah terbentuk antibodi thdp HSV