Anda di halaman 1dari 1

No

Jenis
logam
MoP

Mo2N

Sn, K

Keterangan

Referensi

Asphaug, 2013

4
5

W
Co

6
7
8
9

Cu
Fe
Sn
Pd

10

Ni

Keaktifan Fe2P < CoP < MoP < WP < Ni2P


Aktivitas 4x lebih tinggi daripada MoS2 (HDS DBT)
Feed fenol benzena, sikloheksana, metil siklopentana
MoP pada support Al2O3 dan TiO2 X 100% pada T 450C
Keaktifan Mo2N > WN > VN
Support: -Al2O3
Feed: asam oleat dan minyak canola pada T: 380C dan P: 8.3 MPa
Perbandingan Yield NiMo/Mo2N: 80g/50g pada 100g minyak canola
Katalis yang digunakan PtSnK/SiO2
Penambahan Sn mengurangi konversi, memperbaiki selektivitas (metil ester ke
-olefin)
Penambahan K menetralisasi asam Cl dari larutan impregnan mengurangi
perengkahan
Selektif ke reaksi DCO, DCN, produk perengkahan juga lebih banyak
Dalam fasa tereduksi, kondisi reaksi lebih lunak daripada fasa tersulfidasi
Yield 5-8% lebih kecil, namun tidak ada feed yang terbuang jadi Cox
Aktivitas lebih tinggi dari NiMo ataupun NiW bila berada di support titania, fasa
tereduksi
Dalam bentuk oksida, contoh pada hidrogenolisis HMF menjadi DMF
Hidrogenolisis pada likuifaksi batu bara
Hidrogenolisis pada likuifaksi batu bara
Hidrogenolisis diklorodifluorometana (CCl2F2)
Support: Carbon covered alumina (CCA)
Hidrogenolosis etana, propane, n-butana, iso-butana pada P: 1 atm
Keaktifan: Ni/SiO2 > Ni/Al2O3 > Ni/MoO3
Sisi aktif katalis mengandung komponen carbonaceous

Monnier dkk. 2010

Chappero, dkk., 2010

Toba, 2010
Krar, 2010
Platanitis, 2014
Andrade, dkk., 2015

Shekar dkk., 2003


Jackson dkk., 1999