Anda di halaman 1dari 20

HIPERTENSI

(TEKANAN DARAH TINGGI)

KKN UNSOED 2015

Hipertensi atau tekanan darah tinggi


adalah gangguan sistem peredaran darah yang
menyebabkan kenaikan tekanan darah di atas
normal, yaitu >140/90 mmHg..

Gejala Tekanan darah tinggi

Sakit kepala
Sakit kuduk
Sulit Tidur
Kelelahan
Mual
Muntah
Sesak nafas
Gelisah
Pandangan
kabur

Penyebab Tekanan darah


tinggi

Stress
Usia
Keturunan
Merokok
Diet dan Kegemukan
Kurang aktivitas fisik/ berolahraga
Konsumsi minuman keras
Kelainan ginjal, dll

AKIBAT TEKANAN DARAH


TINGGI

Apa itu Stroke???

Stroke adalah serangan otak yang


timbul mendadak, yang dapat
menyerang sistem saraf dan
Menyebabkan kelumpuhan bahkan
kematian dalam waktuDsingkat.
ise

babk
an o l
sumb
eh
atan
peca
atau
hnya
pemb
u l uh
di OT
dara
h
AK

Apa yang harus dilakukan jika


mengalami TEKANAN DARAH
TINGGI?
Minum obat anti darah tinggi sesuai nasehat
Dokter
Turunkan kelebihan berat badan
Makan makanan yang rendah garam (maks 1 sdt)
Hentikan konsumsi Kopi, Merokok dan minuman
keras!

Istirahat yang cukup


Hindari makan-makanan olahan
Daging sapi/kerbau/ kambing (tinggi
lemak)
Pola makan yang seimbang
Olahraga
Hindari stress
Rutin periksa tekanan darah

MAKANAN (DIIT)

Syarat-syarat Diit Hipertensi

Cukup energi, protein mineral


dan vitamin
Bentuk makanan sesuai
dengan keadaan penyakit
Jumlah garam disesuaikan
denganberat tidaknya
timbunan garam atau air
Jumlah garam dibatasi (garam
dapur tidak > 1/4 1/2 sdt/hari

Bahan makanan yang


diperbolehkan :
semua bahan makanan segaratau
diolah tanpa garam, terigu,kacangkacangan dan hasil olahannya, beras,
ketan, ubi, mie tawar, margarin tanpa
garam, buah-buahan segar seperti :
semangka,melon, pepaya, pir dan lainlain

Bahan makanan yang perlu


dibatasi

Penutup
Penyakit yg disebabkan oleh Hipertensi dapat
dihindari dengan POLA HIDUP SEHAT.
HIPERTENSI bukanlah suatu ancaman yang
berbahaya jika kita mengerti dan tahu apa yang
harus kita lakukan.
Hipertensi tidak dapat disembuhkan, namun dapat
kita kontrol agar tekanan darah kita tetap normal.
Diperlukan Dukungan, Dorongan, serta Partisipasi
keluarga dan semua pihak masyarakat terhadap
penanganan bagi orang dengan HIPERTENSI

WASPADA
DENGAN
HIPERTENSI
YAA