Anda di halaman 1dari 2

PENGEMBANGAN REFLEKSI INTEGRITAS DAN

STABILITAS KEPRIBADIAN KONSELOR


Mind Mapping
disusun guna memenuhi tugas
mata kuliah Pengembangan Pribadi dan Profesi Konselor.
Dosen Pengampu : Dr. Awalya, M.Pd.,Kons. dan Carti, S.Pd.

oleh :
Sugesti Yoan Ahmad Yani

(1301413080)

BK SD Rombel 1

JURUSAN BIMBINGAN DAN KONSELING


FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
2015

PETA KOGNITIF PENGEMBANGAN REFLEKSI INTEGRITAS PRIBADI DAN STABILITAS KEPRIBADIAN


KONSELOR
KONSELOR

STABILITAS

INTEGRITA
S
PENGERTIAN

Stabilitas
adalah
kemantapan;
kestabilan;
keseimbangan; menciptakan suatu yang dinamis.
Jadi stabilitas kepribadian adalah kemantapan
atau kekokohan pribadi yang positif dimana pribadi
tersebut dapat mengendalikan emosi, percaya pada
kemampuan
diri,
mampu
bersosialisasi
dan
beradaptasi dengan baik serta mampu memeahkan
konflik dengan bijak dan bersikap fleksibel.

Integritas adalah bertindak konsisten


sesuai dengan nilai-nilai dan kebijakan
organisasi serta kode etik profesi,
walaupun dalam keadaan yang sulit
untuk melakukan ini.

Keterampilan integrasi mengacu pada kemampuan


konselor untuk menerapkan strategi-strategi pada situasisituasi khusus, sambil mengingat konteks budaya dan sosio
ekonomi konseli. Selain itu, menggabungkan berbagai
pendekatan untuk mengamati dan menangani konseli. Yang
tujuannya
agar
konseling
berjalan
lancar
meski
menghadapi rintangan, baik beupa rintangan fisik maupun
FAKTOR
PENDORONG

Faktor Internal :
a. kesadaran diri
sebagai
makhluk sosial
b. tuntutan kebutuhan
c. jiwa
dan
semangat

Faktor Eksternal:
a. Persamaan kebudayaan
b. Persamaan visi, misi dan tujuan
c. Sikap toleransi
d. Terbukanya kesempatan berpartisipasi dalam
BENTUKNYA

Mampu mengendalikan emosi, Mampu


memupuk kepercayaan diri, Mampu
bersosialisasi
dan
beradaptasi,
Mempu mengatasi masalah atau
konflik, Mampu bersifat fleksibel, dan
Kontrol diri

a.
b.
c.

d.

Kualitas pribadi konselor : pemahaman diri,


kompeten, psikologis sehat, jujur dll
Karakteristik konselor : kons. sbg model,
hubungan
konseling
bersifat
terapeutik,
keberaniankonselor melakukan konseling
Konsep diri : memahami diri, serius, sabar, sadar
akan kepribadiannya, kekeluargaan, semangat
tinggi dll.
Komunikasi : verbal maupun nonverbal untuk
menciptakan warmness, empathy dan genuine.

PENGERTIAN

KARAKTERISTI
K

BENTUKNYA