Anda di halaman 1dari 5

Nama peserta

: dr. Viletta Fitria Savatwini

Nama Wahana

: RSUD Gunung Jati Kota Cirebon

Topik

: Hernia inguinalis lateralis dextra incercerata

Tanggal (kasus)

: 11 April 2015

DATA PASIEN
Nama

: Tn. SK

Usia

: 44 tahun

Jenis kelamin

: Laki-Laki

Alamat

: Gunung Jati, Cirebon

Pekerjaan

: Buruh

Tanggal masuk

: 11 April 2015

SUBJEKTIF
Keluhan utama :
Nyeri pada benjolan di kemaluannya sejak 2 jam sebelum masuk rumah sakit.
Riwayat penyakit sekarang (alloanamnesis) :
Pasien datang ke IGD RSUD Gunung Jati dengan keluhan nyeri pada benjolan di
kemaluannya sejak 2 jam sebelum masuk RS. Keluhan terjadi tiba-tiba saat pasien sedang
beraktivitas. Pasien mengatakan sudah 5 tahun mengeluhkan adanya benjolan yang keluar
masuk pada buah zakar kanannya terutama saat sedang berdiri dan mengejan, namun saat
berbaring benjolannya masuk kembali. Benjolan tidak pernah nyeri dan merah. Dua tahun
terakhir benjolan yang keluar dapat dimasukan dengan bantuan tangan pasien. Sejak dua jam
sebelum masuk rumah sakit benjolan pada kemaluannya tidak dapat dimasukan kembali.
Pasien mengatakan tidak buang air besar sejak kemarin dan pasien mengeluhkan muntahmuntah sebanyak 3x sejak 2 jam sebelum masuk rs.

Riwayat penyakit dahulu


Riwayat tekanan darah tinggi

: disangkal

Riwayat penyakit kencing manis

: disangkal

Riwayat sakit serupa

: diakui oleh pasien

Riwayat batuk lama

: disangkal

Riwayat penyakit keluarga


Riwayat hipertensi

: disangkal

Riwayat penyakit kencing manis

: disangkal

Riwayat penyakit serupa

: disangkal

Riwayat pekerjaan
Pasien sehari hari bekerja sebagai buruh bangunan dan terbiasa mengangkat barangbarang bangunan yang berat.

Kondisi lingkungan sosial dan fisik


Lingkungan sosial baik, pasien tinggal bersama istri, dan 3 orang anak dan dua orang
menantunya. Biaya kesehatan pasien menggunakan fasilitas BPJS PBI.

OBYEKTIF
Pemeriksaan Fisik
Keadaan umum
-

Composmentis
GCS : E4V5M6
Gizi : Cukup

Tanda vital
-

Tekanan darah : 100/60 mmHg


Nadi
: 90 x/menit
RR
: 19 x/menit
Suhu
: 37,3oC

Kepala
- Konjungtiva tidak anemis, sclera tidak ikterik.
- Pupil bulat isokor
- Refleks cahaya +/+
- Bibir dan mukosa mulut lembab
Leher
- Tidak ada deviasi trakea
- Tidak terlihat pembesaran tiroid
- JVP tidak meningkat
- KGB tidak teraba
Thoraks
- Bentuk thoraks datar
- Pergerakan simetris
Cor
- Inspeksi : Ictus cordis tidak tampak
- Palpasi : Punctum maximum teraba
- Perkusi :
Batas jantung kanan : linea sternalis dextra
Batas jantung kiri : linea midclavicularis sinistra
Batas atas : ICS III sinistra
- Auskultasi : Bunyi jantung : murni, reguler, murmur (-)
Pulmo
- Inspeksi :
Pergerakan simetris
Batas paru hepar ICS V dextra, peranjakan 2 cm
- Palpasi : Vokal fremitus normal ki=ka
- Perkusi : sonor
- Auskultasi : VBS ki=ka, Ronki -/-, Wheezing -/3

Abdomen
- Inspeksi : Bentuk datar, supel
- Palpasi :
lembut, NT (-)
Hepar dan lien tidak teraba pembesaran
Ginjal tidak teraba
- Perkusi : timpani, Ruang traube kosong
- Auskultasi : BU (+) menurun
Ekstremitas
- Edema -/- Acral hangat, CRT < 2 detik
Status Lokalis
-

Inspeksi : terdapat benjolan di scrotum kanan, diameter 10x 5 cm, permukaan rata,

warna kemerahan.
Palpasi : teraba hangat, kenyal, batas tidak jelas, tidak dapat dimasukan, transiluminasi

(-), nyeri tekan (+)


Auskultasi : bising usus (+)

Pemeriksaan Penunjang
1. Laboratorium (6 Juni 2015)
Hb
: 14,5 g/dL
Eritrosit
: 4,2x106/ mm3
Leukosit
: 12.000 x103/ mm3
Ht
: 45 %
Trombosit
: 355x103 / mm3

ASSESMENT
- Hernia ingunalis lateralis dextra incerserata

PLANNING
- PLANING DIAGNOSIS
1. Pemeriksaan lab darah rutin (Hb, AE, Ht, AT, AL)

2. Pemeriksaan lab darah lengkap (GDS, kolesterol, HDL, LDL, Trigliserid,


SGOT/SGPT, ureum, kreatinin)
3. Pemeriksaan lab elektrolit
4. Pemeriksaan EKG
5. Pemeriksaan rontgen thorax
- PLANING TERAPI
1. IVFD RL 20 tpm/m
2. Inj. Ketorolac 3x1 amp iv
3. Inj. Ranitidin 2x1 amp iv
4. Inj.Ceftriaxon 2x1 vial iv
5. Inj. Ondansentron 2x1 amp iv
6. Pasang NGT
7. Pasang Folley kateter
8. Puasakan
9. Rencanakan operasi

Pendidikan
1. Menerangkan pada keluarga pasien tentang kondisi dan penyakit pasien
2. Menjelaskan pada keluarga pasien tentang pengobatan yang diberikan dan waktu yang
diperlukan selama proses pemulihan pasien
3. Informed concent pada pasien mengenai perencanaan akan dilakukannya tindakan
operasi
4. Perencanaan persiapan pasien untuk menjalankan operasi
5. Edukasi mengenai komplikasi penyakit pasien
6. Edukasi mengenai faktor resiko yang dapat diubah