Anda di halaman 1dari 14

HUKUM KESEHATAN

TERMINOLOGI
HUKUM KESEHATAN

HUKUM KEDOKTERAN
MEDICAL LAW
DROIT MEDICAL
HUKUM KESEHATAN
HEALTH LAW
GEZONDHEIDSRECHT
GESUNDHEITSRECHT
HUKUM PELAYANAN KESEHATAN
(Prof.Padmo Wahyono SH/6-7 Juni 1983)

HUKUM KESEHATAN
dapat didefinisikan sebagai:
Lembaga peraturan yang langsung

berhubungan dengan perawatan kesehatan,


sekaligus juga dengan penerapan Hukum
Sipil Umum (Hukum Perdata), Hukum
Pidana, Hukum Administrasi.
Hukum kedokteran yaitu ilmu tentang
hubungan hukum dimana dokter adalah salah
satu pihak, hukum kedokteran adalah bagian
dari Hukum Kesehatan.
(Prof.Dr.Van Der Mijn)

HUKUM KESEHATAN meliputi:

Semua Ketentuan Hukum yang langsung


berhubungan dengan Pemeliharaan
Kesehatan, (Health Care) dan
Penerapan dari Hukum Perdata, Hukum
Pidana dan Hukum Administrasi dalam
hubungan Health Care tersebut,
Pula Pedoman Internasional, Hukum
Kebiasaan dan Jurisprudensi yang berkaitan
dengan pemelih.kesehatan (Health Care),
Hukum Otonom, Ilmu dan Literatur
menjadi sumber Hukum Kesehatan.
(Prof.DR.Leenen)

PENJELASAN
lanjutan :
SEMUA KETENTUAN HUKUM
YANG BERHUB. LANGSUNG
DENGAN PEMELIHARAAN
KESEHATAN
Produk-Produk Hukum dari Depkes berupa
SK Menkes, Permenkes, SE Menkes dll
Umumnya produk hukum tersebut berhub.
secara langsung dengan upaya pemeliharaan
kesehatan

PENJELASAN lanjutan :
PENERAPAN HUKUM PERDATA, HUKUM
PIDANA DAN HUKUM ADMINISTRASI
DALAM HUBUNGAN TERSEBUT
Contoh Hukum Perdata Materiil :
* Ketentuan Pasal 1320 KUH Perdata tentang
Syarat sahnya suatu Perjanjian : Adanya
kesepakatan, adanya kecakapan bertindak, hal
tertentu serta memenuhi causa yang halal.
* Ketentuan Pasal 1365 KUH Perdata tentang
Perbuatan Melawan Hukum yakni Barangsiapa karena perbuatan salahnya telah
menimbulkan kerugian pada orang lain
maka wajib mengganti kerugian tersebut

Lanjutan :
Contoh penerapan Hukum Pidana Materiil
> Ketentuan Pasal 359 KUHP tentang
barangsiapa karena lalaiannya
mengakibat-kan matinya orang lain,
diancam dg pidana penjara paling lama 5
tahun ..
Ketentuan Pasal 360 KUHP tentang
barangsiapa karena lalainya menyebabkan
orang lain mendapat luka2 berat
Penerapan HUKUM ADMINISTRASI

Ttg HORIZONTAL SPESIALISME


dan VERTICAL SPESIALISME

PENJELASAN
lanjutan :
PEDOMAN INTERNASIONAL adalah
kesepakatan antara para
profesional kesehatan tentang
sesuatu hal tertentu dibidang
kesehatan. Biasanya dituangkan
dalam sebuah Deklarasi.
Contoh : Deklarasi Helsinki tentang
Syarat-syarat untuk melakukan
eksperimen medis terhadap
manusia :

PENJELASAN
tambahan :
HUKUM KEBIASAAN
adalah HUKUM YANG TERBENTUK
DARI KEBIASAAN-KEBIASAAN
MANUSIA
>Contoh : PEMBERIAN IJIN OPERASI
(sebelum tgl 24 September 1989)
JURISPRUDENSI
terbagi atas : PUTUSAN MAHKAMAH
AGUNG dan CONSTANTE JURISPRUDENTIE/Jurisprudensi yang Constan/
Tetap

PENJELASAN
tambahan :
HUKUM OTONOM
adalah Ketentuan Hukum yang DIBUAT
oleh suatu Organisasi Profesi Kesehatan
tertentu, DIBERLAKUKAN hanya untuk
anggota organisasi tersebut serta
PENGAWASANNYA dilakukan oleh
organisasi yang bersangkutan.
Contoh : Organisasi Profesi
Perawat/Bidan (PPNI/IBI) dengan KODEKInya (Kode Etik Keperawatan/Kebidanan
Indonesia) dan Majelis Kehormatan - nya.

PENJELASAN
tambahan :
ILMU DAN LITERATUR
Yang dimaksud ILMU dalah Ilmu Hukum
dan Ilmu Kesehatan(ilmu
Keperawatan/Ilmu Kebidanan)
LITERATUR adalah tulisan ilmiah tentang
suatu ilmu tertentu yang dibuat oleh
para pakar dalam bidangnya.
> HUKUM OTONOM, ILMU DAN LITERATUR
menurut Prof.LEENEN dapat menjadi
SUMBER DARI HUKUM KESEHATAN !!

HUKUM KESEHATAN &


HUKUM KEDOKTERAN
Hukum Kesehatan > Spesialisasi dari Ilmu
Hukum yang mempelajari ASPEK-ASPEK
HUKUM dari kegiatan Pem.Kesehatan >
dilaksanakan oleh Tenaga Kesehatan (Dr,
Drg, Perawat, Bidan, Analis Farmasi, Apt dll)
Sehingga didalam HUKES (Health Law)
terdapat HUKUM KEDOKTERAN (Medical
Law), HUKUM KEFARMASIAN
(Pharmaceutical Law), HUKUM
KEPERAWATAN, HUKUM RUMAH SAKIT
(Hospital Law) dll.

HUKUM KEDOKTERAN
Hukum Kedokteran > Spesialisasi dari
Ilmu Hukum yang mempelajari ASPEKASPEK HUKUM dari kegiatan Pelayanan
Medis > yang dilaksanakan oleh Dokter.
* ASPEK-ASPEK HUKUM tersebut
diantaranya mengenai apa yang menjadi
kewajiban Dokter, apa hak-haknya,
bagaimana kompetensinya, bagaimana
dengan tindakan medis yang dilakukan
(Apakah sesuai dengan INDIKASI
medisnya ? Apakah tindakan telah
dilaksanakan sesuai dengan STANDAR
PROFESI nya, bagaimana tanggung
jawabnya, dll.

Korelasi HUKUM
KEDOKTERAN dgn HUKES
Penerapan Hukum Kedokteran
>dapat bersifat MANDIRI bila hanya
terkait dengan TENAGA
MEDIS/DOKTER saja.
Namun dapat juga merupakan
kombinasi dengan bagian Hukum
Kesehatan lainnya seperti dengan
Hukum Keperawatan
> TERGANTUNG CASE by CASE !!
> Prinsip PENDELEGASIAN