Anda di halaman 1dari 5

Case Report

Peritonitis Difus ec Susp Perporasi Colon dd Peritonitis


Difus ec Thypoid Perforasi

I.

II.

Identitas Pasien :
Nama
Umur
Jenis Kelamin
Agama
Pekerjaan
Status
Alamat
Suku
Pendidikan Terakhir
No RM
Tanggal masuk RS
Tanggal pemeriksaan

: Tn. A
: 70 tahun 6 bulan 13 hari
: Laki-laki
: Islam
: Pekerja Lepas
: Sudah Menikah
: Ciputarum Rt 04, Rw 11, Ketapang Bandung
: Sunda
: SMP
: 480236
: 14 Juli 2014
: 14 Juli 2014

Anamnesis
Keluhan Utama
Nyeri di Seluruh Perut
Riwayat Penyakit Sekarang
Pasien datang dengan keluhan nyeri diseluruh bagian perut sejak 1 hari sebelum
masuk rumah sakit. Nyeri dirasakan seperti tertusuk tusuk dan menjalar sampai ke
punggung. Sebelumnya nyeri hanya dirasakan di perut bagian kanan bawah selama 3
hari SMRS. Keluhan di sertai tidak bisa kentut, BAB (-), BAK (-) sejak 3 hari SMRS.
Pasien juga merasakan mual (+), muntah (-). Selain itu pasien juga mengalami panas
badan selama 1 minggu SMRS, panas badan naik turun dan meninggi pada malam
hari.
Pasien sebelumnya pernah berobat dipuskesmas dan sudah diberikan obat namun
tidak ada perbaikan. Pasien dan keluarganya lupa obat apa yang telah dikonsumsi.
Riwayat Penyakit Dahulu
Asam Urat (+)
Kolestrol Tinggi (+)
Hipertensi (-)
Diabetes Melitus (-)
1

Riwayat Penyakit Keluarga


Riwayat keluarga dengan keluhan yang sama disangkal.
III.

Keadaan Umum

Kesadaran

: Compos mentis

Kesan

: Tampak Sakit Berat

Tanda vital

TD

: 120/80 mmHg

Nadi

: 96 kali/menit

Respirasi

: 30 kali/menit

Suhu

: 38,1 0C

IV. STATUS GENERALIS


Kepala : Normocephal
Mata
Konjungtiva

: Tidak anemis

Sklera

: Tidak ikterik

Mulut
Tonsil

: T1-T1 Tenang

Pharing

: Hiperemis (-)

Leher :
JVP tidak meningkat
KGB tidak teraba
Thorak

Cor
2

Inspeksi

: Iktus kordis tidak terlihat

Palpasi

: Iktus kordis teraba

Perkusi

: Redup, batas jantung normal

Auskultasi

: BJ I-II reguler, murmur (-), Gallop (-)

Pulmo
Inspeksi

: Simetris, dalam keadaan statis dan dinamis

Palpasi

: Fremitus vokal pada hemitoraks kanan- kiri teraba simetris

Perkusi

: Sonor pada kedua hemitoraks

Auskultasi

: Vesikuler +/+ N, Rhonki -/-, Wheezing -/-

Abdomen

Inspeksi

: Cembung, Darm Contour (-), darf sterfung (-)

Auskultasi

: BU (-)

Perkusi

: Timpani di seluruh lapang abdomen, Pekak hepar menghilang

Palpasi

: NT/NL +/+, Defans Muscular (+),Ballotement -/ -, Nyeri ketok CVA -/-

Ekstremitas :
Atas

: Edema -/-, Sianosis -/-, CRT < 2

Bawah

: Edema -/-, Sianosis -/- , CRT < 2

V. PEMERIKSAAN PENUNJANG
o Darah Rutin
- Hemoglobin :
- Hematrokrit :
- Leukosit
:
- Trombosit :

12,7 g/dl
37 %
4200/ mm3
247000/ mm3

o Glukosa Darah Sewaktu : 60,3 mg/dl


o Widal
- S Typhi-O
: 1/320
- S Paratyphi AO : 1/40
- S Paratyphy BO : 1/80
3

o
o
o
o
o

S Paratyphy CO : Negative
S Thypi- H
: 1/40
S Paratyphy AH: 1/40
S Paratyphy BH : 1/40
S Paratyphy CH :1/80

Cek Ureum : 111,8 mg/dl


Cek Kreatinin : 1,84 mg/dl
Cek Na
: 140 mmol/L
Cek K
: 4,78 mmol/L
BNO 3 Posisi :
Preperitoneal fal, psoas line dan kontur kedua ginjal tidak jelas.
Tidak tampak bayangan opak.
Tampak bayangan udara yang tampaknya berada di luar usus.
Skeletal OA v lumbalis.
Pada posisi tegao dan LLD : Tampak free air di bawah diagfragma kanan
dan kiri.
Air Fluid Level (-)
Kesan :
Pneumoperitoneum

VI. DIAGNOSIS BANDING


Peritonitis Difus ec Susp Perforasi Colon dd Peritonitis Difus ec Thypoid Perforasi
Illeus Paralitik ec Thypoid Perforasi
VII. DIAGNOSIS KERJA
Peritonitis Difus ec Susp Perforasi Colon dd Peritonitis Difus ec Thypoid Perforasi
VIII. PENATALAKSANAAN
o Infus RL : 6 jam pertama : 1500
18 jam berkutnya : 2000
o Puasa
o Pasang NGT dan Kateter
o Ceftriaxon 1 x 2 gram
o Metronidazole 3 x 500 mg
o Ketorolac 3 x 1 vial
o Ranitidine 3 x 1 vial
IX. PROGNOSIS
4

Quo ad vitam
Quo ad functionam
Quo ad sanationam

: dubia ad bonam
: dubia ad bonam
: dubia ad bonam