Anda di halaman 1dari 11

SOAL KANDUNG EMPEDU

Makanan yang tidak boleh dikonsumsi oleh penderita kandung empedu kecuali....
A. Ayam goreng
B. Ubi rebus
C. Soup wortel
D. Daging asap
E. Nangka masak
Jawaban : c
Zonto merupakan pasien penderita penyakit kandung empedu, karena dia merupakan pasien
kronik yang gemuk maka dia diberikan diet lemak rendah II. Pada penatalaksanaan dietnya, ada
beberapa makanan yang tidak dianjurkan untuk dikonsumsi, kecuali.
A. Kol
B. Durian
C. Apel
D. Nangka
E. Gorengan
Jawaban: c
Indikasi pemberian diet penyakit kandung empedu pada pasien tak gemuk dan dalam bentuk
lunak/biasa diberikan jenis diet apakah ?
a. Diet lemakrendah I
b. Diet lemakrendah II
c. Diet Lemakrendah III
d. Diet energy rendah I
e. Diet energy rendah II
Jawaban :C
Apa perbedaan diet biasa dengan diet kandung empedu?
a. Rendah lemak 30 g/hari diberikan dalam bentuk mudah dicerna, kalori, protein dan
karbohidrat,cukup vitamin yang larut dalam lemak (A,D,E,K), diberikan cairan banyak 23 liter/hari
b. Tinggi protein, mengonsumsi lemak jenuh, mengonsumsi karbohidrat tinggi
c. Dilarang mengonsumsi karbohidrat, tidak dianjurkan mengonsumsi asam folat yang
tinggi
d. Mengonsumsi makanan rendah protein, rendah lemak, rendah karbohidrat dan vitamin
yang tinggi
e. Mengonsumsi makanan yang tinggi garam dan asam folat, serat gula jagung yang cukup
Jawaban : A
Anjuran diet terbaik pada kasus penyakit kandung empedu, adalah
a. diet rendah lemak

b. diet dislipidemia
c. diet penyakit saluran cerna atas
d. diet penyakit saluran cerna bawah
e. diet batu asam urat
Jawaban : A
Cairan empedu disalurkan melalui beberapa saluran berikut kecuali :
A. Hepatikus
B. Sistikus
C. Kanalikuli Bilier
D. Ikterus
E. Duktus Biliaris
Jawaban : D
Bagian-bagian dari kandung empedu terdiri atas , kecuali :
A. Fundus vesikafelea
B. Korpus vesikafelea
C. Duktus sistikus
D. Duktus hepatikus
D. Kontraksi otot
Jawaban : E
Pada kasus penyakit kandung empedu. Pasien hendak diberikan jenis diet lemak rendah I apabila
pasien dalam kondisi..
A. Pasien dengan kolik akut
B. Pasien kronik yang gemuk
C. Pasien tak gemuk
D. Pasien cukup nafsu makan
E. Pasien dengan keadaan akut sudah teratasi dan mual sudah berkurang
Jawaban: a
Diet yang sebaiknya diberikan kepada pasien yang terlalu gemuk dengan penyakit saluran
empedu kronis adalah...
a. Diet rendah garam
b. Diet lemak rendah I
c. Diet lemak rendah II
d. Diet lemak rendah III
e. Diet penyakit hati II
Jawaban
:c
Diet yang cocok untuk pasien yang mengalami gejala klinis muntah, mual, nafsu makan kurang,
demam tinggi, disertai icterus dan nyeri hebat pada perut bagian kanan atas adalah..
A. Diet hati I

B. Diet rendah lemak I


C. Diet rendah energi
D. Diet rendah garam
E. Jawaban A dan B benar
Jawaban B
Cairan empedu yang disekresikan oleh hati, sebanyak
A. 600-700 ml/hari
B. 300-500 ml/hari
C. 400-600 ml/hari
D. 800-900 ml/hari
E. 1000-1200 ml/hari
Jawaban : a
Bagaimana indikasi pemberian untuk jenis diet lemak rendah I pada penyakit kandung empedu..
A. Diberikan pada pasien dengan kolik akut
B. Diberikan apabila mual pada pasien sudah berkurang
C. Diberikan pada pasien yang cukup nafsu makan
D. Diberikan kepada pasien dalam kedaan akut sudah teratasi
E. Diberikan kepada pasien kronik yang gemuk
Jawaban : A
Cairan empedu yang disekresikan oleh hati perharinya yaitu :
A. 600-800 ml/hari
B. 700-900 ml/hari
C. 600-700 ml/hari
D. 800-900 ml/hari
E. 600-900 ml/hari
Jawaban : C
Berapakah kandung empedu dapat menyimpan empedu?
a. 40-60 ml
b. 60-80 ml.
c. 50-100 ml.
d. 70-90 ml.
e. 10-50 ml.
Jawaban: a
Peradangan dari dinding kandung empedu yang bersifat akut dan kronis disebut ?
A. Kolesistitis
B. Kolelitiasis
C. Ikterus
D. Batu Empedu
E. Gagal Ginjal

Jawaban : A
Tujuan dari penatalaksanaan diet penyakit kandung empedu adalah untuk mencapai dan
mempertahankan status gizi serta memberikan istirahat pada kandung empedu dengan beberapa
cara, kecuali:
A. Menurunkan berat badan
B. Membatasi makanan yang menyebabkan kembung atau nyeri abdomen
C. Mengatasi malabsorpsi lemak
D. Membatasi makanan yang berbumbu merangsang
E. Memberikan makanan yang mengandung serat rendah.
Jawaban: E
Dulce seorang pasien penyakit kandung empedu yang awalnya memiliki keadaan akut namun
telah teratasi, mual yang ia alami telah teratasi, dan ia pun gemuk. Terapi diet apa yang
sebaiknya diberikan pada pasien Dulce ?
A. TKTP
B. Diet Lemak Rendah I
C. Diet Rendah Garam I
D. Diet Lemak Rendah II
E. Diet Lemak Rendah III
Jawaban D
Berikut pernyataan yang benar mengenai syarat diet pada penyakit kandung empedu adalah,
kecuali
a. Diet rendah energi
b. Pada keadaan akut lemak masih diperbolehkan
c. Pada keadaan kronis diberikan 20-25% total energi
d. Mengutamakan makanan dengan lemak rantai sedang
e. Makanan dengan serat tinggi
Jawaban: B
Diet rendah lemak I diberikan kepada ?
a. Kepada pasien penyakit saluran empedu kronis yang terlalu gemuk
b. Bila pasien penyakit kantung empedu keadaan akutnya sudah dapat diatasi dan perasaan
mual sudah berkurang
c. Kepada pasien kolesistitis dan kolelitiasis dengan kolik akut
d. Kepada pasien penyakit kantung empedu yang tidak gemuk
e. Kepada pasien penyakit kantung empedu yang cukup mempunyai nafsu makan
Jawaban : C
Seorang pasien rumah sakit diduga menderita penyakit kolesistitis dengan gejala mual, muntah,
dan nyeri di bagian kanan atas. Diet apakah yang tepat diberikan untuk pasien tersebut?
A. Diet lemak rendah I
B. Diet lemak rendah II

C. Diet lemak rendah III


D. Diet hati I
E. Diet hati II
Jawaban : A
Berikut indikasi pemberian diet lemak rendah 2 adalah
a. Keadaan akut sudah teratasi
b. Mual sudah berkurang
c. Pasien kronik yg gemuk
d. Pasien dengan kolik akut
e. Bentuk cincang, lunak, dan biasa
Jawaban D
Jenis diet apakah yang tepat diberikan untuk pasien dengan penyakit kantung empedu yang
mengalami kolikakut. . .
a. Diet Garam Rendah I
b. Diet Garam Rendah II
c. Diet Lemak Rendah I
d. Diet Lemak Rendah II
e. Diet Lemak Rendah III
jawaban C
Pada penderita penyakit kandung empedu, syarat diet lemak rendah II adalah
A. Bentuk cincang, tinggi energi
B. Makanan biasa, rendah energi
C. Bentuk lunak, mengandung kalsium, dan tiamin
D. Bentuk lunak, rendah energi, kalsium, dan tiamin
E. Rendah energi, kalsium, dan tiamin
Jawaban : D
Fungsi dari kadung empedu adalah
1. Menyimpan dan memekatkan empedu
2. Menampung : 40-60 ml empedu
3. Pengosongan kandung empedu
4. Kontraksi dirangsang oleh hormone kolesistokinin
5. Kontaksi dan relaksasi
Dari kelima fungsi diatas yang manakah fungsi dari kandung empedu yang benar.
A. 1,2,3
B. 2,3,4
C. 3,4,5
D. 1,3,5
E. Semua jawaban benar
Jawaban : E

Hormon apa yang dikeluarkan oleh kandung empedu ?


A. Kolesistokinin
B. Tiroid
C. Estrogen
D. TSH
E. Semua benar
Jawaban A
Empedu tersusun dari beberapa komposisi sebagai berikut.
1. Garam empedu
2. Air dan elektrolit
3. Kolesterol
4. Protein
5. Lesitin
Dari lima komposisi diatas manakah yang bukan komposisi dari empedu.
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5
Jawaban: D

Cara merawat dan pantangan dalam penyakit batu empedu adalah


a. Hindari makanan yang menimbulkan gas, seperti kol, sawi, lobak dsb.
b. Mengonsumsi banyak buah dan sayur-sayuran
c. Meningkatkan asupan makanan yang berlemak
d. Mengurangi makanan yang mengandung kadar gula tinggi
e. Meningkatkan asupan makanan dari sumber protein hewani
Jawaban : A
Berikut syarat diet penyakit kandung empedu yang tepat adalah :
A. Protein cukup tinggi : 2-2,5 g/kg BB
B. Bila perlu diberikan suplemen vitamin C
C. Rendah serat
D. Pada keadaan akut, lemak dapat diberikan 20-25% total energy
E. Energi sesuai kebutuhan, jika terjadi kegemukan/obesitas diterapkan diet rendah energy
Jawaban E
Perbedaan antara Kolesistitis dengan Kolelitasis adalah
A. Kolesistitis terjadi di dinding kandung empedu dan kolelitiasis terjadi di saluran empedu
B. Kolesistitis terdapat 3 tipe, kolelitiasis disebut juga batu empedu
C. Kolesistitis infeksi kandung empedu, kolelitiasis disebabkan oleh infeksi kuman
D. Kolesistitis disebut batu empedu, kolelitiasis terjadinya peradangan

E. Kolesistitis hampir 75% tanpa gejala, kolelitiasis terdapat gejala nyeri di kanan bagian
atas mual muntah dan demam
Jawaban A
Apa saja jenis infeksi yang di timbulkan oleh batu empedu yang biasa terjadi pada orang dewasa
yang menjalani gaya hidup yang sehat
A. Infeksi kantung empedu, infeksi pancreas, infeksi hati.
B. Infeksi ginjal, infeksi jantung, infeksi paru-paru
C. Infeksi kelenjar getah bening, infeksi otak.
D. Infeksi usus halus, infeksi saluran ginjal.
E. Meningitis
jawaban: A
Bapak Santosa adalah pasien yang menderita penyakit kandung empedu yang dirawat di Rumah
Sakit Sanglah. Saat ini Bapak Santosa cukup mempunyai nafsu makan. Makanan yang diberikan
adalah makanan dalam bentuk lunak atau biasa yang cukup energi dan semua zat gizi.
Berdasarkan kasus tersebut, jenis diet apa yang diberikan kepada Bapak Santosa? (Kandung
Empedu)
A. Diet Lemak Rendah I
B. Diet Lemak Rendah II
C. Diet Lemak Rendah III
D. Diet Hati I
E. Diet Hati II
Jawaban: C
Apabila seorang pasien yang mengalami kolesistis akut , jenis diet yang diberikan adalah .
A. Diet Lemak Rendah I
B. Diet Lemak Rendah II
C. Diet Lemak Rendah III
D. Diet Energi Tinggi Protein Tinggi
E. Diet Garam Rendah
Jawaban : A
Dibawah ini merupakan komposisi dari kandung empedu, kecuali
A. Garam empedu
B. Lesitin
C. Kolesterol
D. Air dan elektrolit
E. Vitamin
Jawaban
:E
1. menyimpan dan memekatkan empedu

2. menampung : 40 60 ml empedu
3. memecah protein
4. kontraksi dirangsang oleh hormon kolesistokilin
5. mengubah glukosa menjadi insulin
Diatas merupakan fungsi kandung empedu, diantaranya adalah . . .
a. 1,2,3
b. 2,3,4
c. 1,2,4
d. 1,4,5
e. 3,4,5
Jawaban C
Pak Sudarman adalah seorang penderita penyakit kandung empedu. Dalam proses asuhan
gizinya, Pak Sudarman diberikan diet khusus Penyakit Kandung empedu. Tujuan diet penyakit
kandung empedu adalah
A. Mencapai dan mempertahankan status gizi optimal dan memberi istirahat pada kandung
empedu dengan cara mencegah dan mengoreksi defisiensi zat gizi dan cairan.
B. Mencapai dan mempertahankan status gizi optimal dan memberi istirahat pada kandung
empedu dengan cara mencegah katabolisme protein.
C. Mencapai dan mempertahankan status gizi optimal dan memberi istirahat pada kandung
empedu dengan cara menurunkan berat badan bila kegemukan, yang dilakukan secara
bertahap dan mengatasi malabsorpsi lemak.
D. Mencapai dan mempertahankan status gizi optimal dan memberi istirahat pada kandung
empedu dengan cara mengubah jenis dan asupan lemak makanan.
E. Mencapai dan mempertahankan status gizi optimal dan memberi istirahat pada kandung
empedu dengan cara menurunkan asupan kolesterol makanan.
Jawaban: c
Di bawah ini manakah yang bukan termasuk dalam gejala klinis penyakit kandung empedu?
A. Nyeri dikanan bagian atas
B. Mual dan muntah
C. Demam ringan=> bertambah berat
D. Peradangan dari dinding kandung empedu
E. Penyakit kegawatan
Jawaban: E
Fungsing kandung empedu adalah dapat menampung cairan empedu, berapa ml cairan yang
dapat di tamping.?
A. 40-60 ml
B. 40-70 ml
C. 20-40 ml
D. 600-700 ml
E. 700-800 ml

Jawaban A
Melalui apakah cairan kandung empedu disalurkan ?
a. Kanalikulibilier
b. Duktusbiliaris
c. Hepatikus
d. Sistikus
e. Semuabenar
Jawaban : E
Bila pasien mengalami kolesistitis dan kolelitiasis dengan kolik akut maka diet yang tepat
diberikan kepada pasien tersebut ialah
a. Diet hati I
b. Diet hati II
c. Diet lemak rendah I
d. Diet lemak rendah II
e. Diet lemak rendah III
Jawaban : c
Jenis diet yang diberikan kepada pasien kandung empedu dengan keadaan akut sudah teratasi,
mual sudah berkurang, pasien kronik yang gemuk dan bentuk makanan sudah cincang, lunak dan
biasa adalah jenis diet
A. Diet Lemak Rendah I
B. Diet Garam Rendah II
C. Diet Lemak Rendah III
D. Diet Lemak Rendah II
E. Diet Garam Rendah III
Jawaban: E
Kantong otot kecil yang berfungsi untuk menyimpan cairan pencernaan berwarna kuning
kehijauan yang dihasilkan oleh hati adalah
A. Hati
B. Kandung empedu
C. Fundus vesikafelea
D. Korpus vesikafelea
E. Duktus sistikus
Jawaban : B
Berikut merupakan komposisi di dalam empedu yaitu kecuali
A. Garam empedu
B. Kolesterol
C. Air dan elektrolit
D. Lesitin
E. Kolesistitis

Jawaban : E
Yang tergolong fungsi dari kandung empedu, yakni ?
a. Menampung 40-60 ml empedu
b. Mengedarkan sari-sari makanan
c. Menyaring zat-zat yang masuk kedalam tubuh
d. Kontraksi dan relaksasi = 1 jam
e. Membantu pencernaan
Jawaban : A,D,E
Penderita habis di operasi batu empedu termasuk kantong empedunya, diet apa yang seharusnya
diberikan ?
a. mengurangi makanan yang berlemak/ diet rendah lemak
b. Diet rendah garam
c. Diet rendah kolesterol
d. Diet hati 1
e. Diet DM 2
Jawaban : A
Komposisi empedu terdiri dari . . . .
A. Garam empedu, glisin, kolesterol dan air.
B. Garam empedu, lesitin, kolesterol, air dan elektrolit.
C. Garam, tripsin, elektrolit dan kolesterol.
D. Garam empedu, lesitin, glisin dan elektrolit.
E. Semua benar.
Jawaban : B
Pada diet penyakit hati dan kandung empedu, pemberian lemak sebanyak 45 gram dapat
mempertahankan fungsi...
a. fungsi jaringan hati dan sintesis protein
b. fungsi imun dan proses sintesis lemak
c. fungsi regenerasi jaringan hati
d. fungsi kandung empedu
e. fungsi asam empedu
Jawaban : B
Diet yang diberikan pada penyakit kandung empedu adalah ...
A. Diet rendah energi
B. Diet rendah protein
C. Diet rendah energi dan protein
D. Diet lemak rendah
E. Diet rendah karbohidrat

Jawaban : D
Berikut ini merupakan syarat diet kandung empedu, kecuali..
A. Energi sesuai kebutuhan. Jika terjadi kegemuka/obesitas maka diberikan diet rendah
energy
B. Protein cukup tinggi 1-1,25 gram/kg BB
C. Pada keadaan akut, lemak tidak diperbolehkan, pada keadaan kronis dapat diberikan 2025% total energy
D. Hindari bahan makanan yang menimbulkan gas
E. Berikan makanan rendah serat
Jawaban: E
Dina seorang pasien di salah satu rumah sakit yang sudah seminggu di rawat di rumah sakit
tersebut. Setelah di rawat selama seminggu , keadaan akut dina sudah bisa diatasi, perasaan mual
sudah berkurang. Seorang ahli gizi memberikan makanan dalam bentuk cincang dan lunak yang
rendah energy, kalsium dan tiamin.
Berdasarkan ciri-ciri diatas, Dina menjalani diet :
a. Diet hati I
b. Diet hati II
c. Diet lemak rendah I
d. Diet lemak rendah II
e. Diet lemak rendah III
Jawaban : d