Anda di halaman 1dari 4

Nurul Siti Latifah

160110110005
1. Mengapa penyusunan gigi artifisial harus di neutral zone?
Neutral zone:
- tempat alami tumbuhnya gigi dan daerah yang ditinggalkan gigi setelah pencabutan.
- daerah dimana gaya pengganti dari pipi, bibir dan lidah berada dalam keadaan seimbang.
- Gigi tiruan harus diletakan di neutral zone supaya mendapat stabilisasi, karena gaya
keluar yang dihasilkan oleh lidah akan dinetralkan atau diseimbangkan oleh gaya
kedalam yang dihasilkan bibir dan pipi selama kegiatan fungsional.

2. Bagaimana kontruksi Overdenture?


- Overdenture = gigi tiruan lepasan sebagian atau gigi tiruan lengkap yang disangga oleh
beberapa gigi asli atau akar gigi asli yang umumnya telah mengalami perawatan saluran
akar.
- menggunakan penyangga berupa gigi, akar gigi ataupun implan.
- Akar-akar gigi difungsikan sebagai pendukung gigi tiruan atau memberikan dukungan
maupun retensi.
- Akar-akar gigi sebagai unsur pendukung ditutup oleh koping emas pelindung untuk
mencegah karies.
- Jika gigi penyangga telah dipendekkan sampai setinggi gusi, koping harus dihubungkan
ke saluran akar oleh sebuah post atau sebuah inlay sentral.
- Jika gigi yang telah dipreparasi berada pada beberapa milimeter diatas puncak linggir,
koping emas tidak memerlukan tambahan retensi dari pasak.
- Koping akar berbentuk kubah juga dapat dipertimbangkan bila ruangan yang tersedia
tidak cukup untuk kaitan dan tambahan retensi gigi tiruan sama sekali tidak diperlukan.
- Mempertahankan akar gigi pada tempatnya sebagai unsur pendukung membantu
mempertahankan kontur linggir sehingga penampilan gigi tiruan jauh lebih baik. Unsur
pendukung seperti itu dapat menciptakan stabilitas yang lebih baik untuk protesa dengan
menambah permukaan dukungan periodontal. Unsur pendukung tersebut tidak
memperlihatkan seberapa banyak unsur pendukung menonjol diatas gusi, unsur
pendukung menonjol diatas gusi, unsur pendukung mengalami sedikit atau tanpa dya
memotong. Untuk alasan inilah akar dengan keterlibatan periodontal yang beratpun dapat

berguna untuk jangka panjang sebagai unsur pendukung dengan syarat akar tersebut telah
mendapat perawatan periodontal yang tepat.
kaitan tersembunyi bagian male dilekatkan ke gigi penyangga sebagai unsur primer
sementara bagian female tertanam pada landasan gigi tiruan sebagai unsur sekunder.
Kebanyakan kaitan tersembunyi dibuat pabrik. Kaitan ini lebih murah dari kaitan yang
dibuat oleh tekniker gigi seperti milled bar dan teleskop. Lagipula unsur sekundernya
lebih mudah diaktivasi dan penggantiannya tidak mahal.

3. Bagaimana konstruksi magnet overdenture?


- Magnet overdentur merupakan jenis overdentur yang menggunakan magnet sebagai
dukungan retentive.
- Jenis khusus dari kaitan tersembunyi yang bukan disain male-female adalah penjangkar
magnetik. Sistem magnetik terdiri dari magnet cobalt-samarium yang dipasang ke dalam
landasan gigi tiruan dan dowel koping yang bermagnet atau plat penahan dari logam
paladium-kobalt-nikel.
- Perlekatan magnet adalah elmen retentif yang tidak kaku dan oleh karena itu sangat
sedikit menyalurkan gaya menggesek ke akar.

4. Gigi non anatomis?


Gigi tiruan non anatomis memiliki tonjol datar sehingga tidak terjadi beban pengunyahan
yang terlalu besar terhadap linggir alveoral dan mengurangi resobsi tulang alveolar.
5. Bracing?
- Cangkolan kerangka logam
- Berfungsi mencegah gigi tiruan bergeser ke lateral
- Terletak diatas garis survey
- Pada GTSL yang berperan sebagai bracing adalah verkeilung

6. Problematika free end?


Masalah pada gigi tiruan berujung bebas adalah gigi tiruan tidak stabil, yaitu gigi tiruan
mudah bergeser dan mengungkit.
Hal ini terjadi karena adanya perbedaan kompresibilitas dukungan (support) antara
bagian posterior sadel ujung bebas dengan bagian anteriornya, dan tidak adanya gigi
kodrat di sebelah distal sadel (Keng, 1998). Perbedaan ini menimbulkan masalah yaitu
gigi tiruan berujung bebas selalu tidak stabil. Gigi tiruan yang tidak stabil selanjutnya
juga menimbulkan masalah terhadap kesehatan jaringan tersisa. Adanya perbedaan
kompresibilitas dukungan baik antara mukosa dengan mukosa, maupun antara mukosa
dengan jaringan periodontal gigi sandaran (yang mempunyai sandaran oklusal),
mengakibatkan pada saat gigi artifisial di bagian sadel tersebut kena tekanan kunyah,
sadel/ gigi tiruan akan berger ak rotasi/mengungkit/tidak stabil. Berapa besar gerak
ungkit yang terjadi tergantung pada besar dan penyebaran tekanan kunyah yang terjadi,
berapa besar perbedaan kompresibilitas dukungan yang ada, serta jarak/panjang sadel.
Penanganan masalah free end:
1. Untuk mengatasi ungkitan ke arah oklusal dapat dilakukan Perpanjangan landasan
lebih jauh ke anterior dari titik retensi, Menganjurkan pasien agar hati-hati/tidak
mengunyah makanan yang lengket
2. Untuk mengatasi ungkitan ke arah apikal dapat dilakukan Memperluas landasan
ujung bebas (daerah posterior), Implan di daerah ujung bebas yang akan mendukung
sadel, Memperkecil luas permukaan oklusal gigi artifisial pada sadel ujung bebas,
Mengurangi jumlah gigi artifisial di distal, Menganjurkan pasien mengunyah
makanan yang lebih lunak/
3. Untuk mencegah/mengurangi efek ungkitan oleh gigi tiruan ujung bebas terhadap gigi
sandaran dapat dilakukan : a. Disain retainer ungkitan kelas II
4. Untuk mengurangi pergeseran ke arah tersebut dapat dilakukan usaha-usaha sebagai
berikut Perluasan landasan yang maksimal (ant., post., sisi lain), Perluasan landasan
yang maksimal (ant., post., sisi lain), Menghilangkan sangkutan oklusi (interference).
5. Untuk mencegah atau mengurangi kemungkinan ini, dapat dilakukan Perluasan
landasan ke sisi lain, Retensi di sisi lain, Sandaran oklusal yang lebih lebar, Tangan
retentif di permukaan bukal dan mesial gigi sandaran (mod. Akers), Perluasan
landasan maksimal.
6. Untuk mencegah bagian sadel ujung bebas tergeser ke arah posterior dapat dilakuk
Retainer merangkum gigi sandaran, Sandaran oklusal diletakkan di bagian mesial
permukaan oklusal gigi sandaran, Retainer indirek, Ada sadel all tooth supported
7. Tripoding?
- Memberi tanda pada tiga titik supaya dapat diposisikan kembali dengan tilting yang
sama.
- Setelah satu titik diberi tanda, kunci spindle vertical pada ketinggalan vertical yang
sama pada saat memberi tanda pada 2 titik lainnya.

3 titik harus terpisah berjauhan


Letakan titik pada permukaan mulut pasien yang tidak bergerak (immobile), dan pada
daerah yang mudah dicetak pada saat pencetakan.
Hindari area yang dapat mengaburkan kerangka desain dan sebaliknya.

8. Blocking out?
- Menggunakan gips plaster
- Tidak menutupi garis survey