Anda di halaman 1dari 10

PERHITUNGAN REGRESI LINEAR SEDERHANA

SOAL :
Hubungan antara mengikuti Les Bahasa Inggris per minggu dengan Nilai Ujian Akhir Bahasa
Inggris pada Siswa Kelas 3 SMA Negeri 2 Ambon
n
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22

Frekuensi Ikult Les (Mingguan)


2
3
1
3
3
2
3
2
2
2
1
3
2
2
1
2
2
2
3
1
2
3

Nilai Ujian Akhir Bahasa . Inggris


90
100
80
88
98
85
95
80
85
70
85
93
75
75
70
80
85
85
90
70
80
95

1. Identifikasi tujuan penelitian


Untuk Mengetahui hubungan antara frekuensi mengikuti les bahasa inggris dengan nilai
ujian akhir Bahasa Inggris pada Siswa Kelas 3 SMA Negeri 2 Ambon
Ho = Tidak ada hubungan antara frekuensi mengikuti les dengan nilai ujian akhir siswa
Ha = ada hubungan antara frekuensi mengikuti les dengan nilai ujian akhir siswa
2. Identifikasi skala variable independent (X)
Frekuensi mengikuti Les per minggu
3. Identifikasi skala variable dependent
Nilai Ujian Akhir
4. Identifikasi jumlah variable
2
5. Uji apa yang dipakai
Regresi Linear Sederhana

Perhitungan Manual Regresi Linear Sederhana

Rumus koefisien regresi :

Y b0 b1 X 1
Dengan :

Y X X XY

n X X
2

b0

a.

b1

n XY X Y

dan

n X 2 X

Tabel Bantu Perhitungan

N
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22

Frekuensi Les
(X)
2
3
1
3
3
2
3
2
2
2
1
3
2
2
1
2
2
2
3
1
2
3
X= 47

Nilai
(Y)
90
100
80
88
98
85
95
80
85
70
85
93
75
75
70
80
85
85
90
70
80
95
Y=185
4

XY

X2

180
300
80
264
294
170
285
160
170
140
85
279
150
150
70
160
170
170
270
70
160
285
XY=406
2

4
9
1
9
9
4
9
4
4
4
1
9
4
4
1
4
4
4
9
1
4
9
X2=111

Y X X XY

n X X
2

b0

b0

b1

1854111 47 4062

n XY X Y
n X 2 X

22(111) (47) 2

205794 190914
b0
2442 2209

b1

14880
b0
233

22(4062) (47)(1854)
22(111) (47) 2

b1

b0 63.86

89364 87138
2442 2209
b1

2226
233

b1 9.55

Model Regresi yang diperoleh adalah :

Y b0 b1 X 1

Y = 63,86 + 9,55 X

Dari hasil perhitungan ditemukan persamaan koefisien regresi Y = 63,86 + 9,55


X. dari persamaan ini terlihat bahwa ada hubungan yang positif antara mengikuti
Frekunsi Mengikuti Les Bahasa Inggris dengan Nilai Bahasa Inggris yang
didapatkan Oleh siswa pada SMA NEgeri 2 Ambon, dengan demikian gambaran
grafik regresi sederhananya seperti di bawah ini :
Y
Nil
ai

Interpretasi

: Semakin

sering

siswa

mengikuti le Bahasa Inggris semakin


tinggi nilai Ujian Akhir bahasa Inggris
yang diperoleh olrh siswa Kelas 3 SMA
Negeri 2 Ambon

Frekuensi Les

Menghitung Kemaknaan Koefisiensi Regresi


H0 ditolak jika t hitung > t tabel atau t hitung <-t tabel
1. Menghiitung Thitung :

t hitung

b
sb

Sebelum menghitung Thitung

kita harus menghitung Standart error

regresi kemudian menghitung galat baku dari koefisien regresi, sbb :


Untuk menghitung Standart Error kita harus menentukan nilai Y
Prediksi, dimana rumus Y prediksi = b0 (b1 * X)
Tabel Bantu :

N
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22

Frekuensi
Les
(X)
2
3
1
3
3
2
3
2
2
2
1
3
2
2
1
2
2
2
3
1
2
3
X= 47

Nilai
Ujian
(Y)
90
100
80
88
98
85
95
80
85
70
85
93
75
75
70
80
85
85
90
70
80
95
Y=185
4

YPrediksi

82.97
92.52
73.42
92.52
92.52
82.97
92.52
82.97
82.97
82.97
73.42
92.52
82.97
82.97
73.42
82.97
82.97
82.97
92.52
73.42
82.97
92.52
Yp=1854

Y-YPrediksi

7.03
7.48
6.58
-4.52
5.48
2.03
2.48
-2.97
2.03
-12.97
11.58
0.48
-7.97
-7.97
-3.42
-2.97
2.03
2.03
-2.52
-3.42
-2.97
2.48
Y-Yp=0,00

(Y-YPrediksi)2

49.42
55.90
43.34
20.46
29.99
4.12
6.13
8.82
4.12
168.22
134.18
0.23
63.52
63.52
11.67
8.82
4.12
4.12
6.37
11.67
8.82
6.13
2
(Y- Yp) =713.71

Dari tabel pembantu di atas kita masukan ke dalam rumus galat baku di
bawah ini :

Sb

Se
( X ) 2
Se
X
n
2

Se

(Y Y )

nk

5.97
713.71
Sb
20
111 100.41

Se 35.69
Sb

5.97 Sb 5.97
10.59
3.25

Se 5.97
Sb 1.84
Maka T hitung kita dapat peroleh :

t hitung

9.55
1.84

t hitung 5.205

Dengan menggunakan alfa = 0,05 diperoleh ttabel = t1/2 (n-2) = t0,025 (20) =
2,086
Kesimpulan :
Karena T hitung > T tabel maka H0 : ditolak, dengan demikian disimpulkan
bahwa ada pengaruh frekuensi mengikuti Les Bahasa Inggris dengan Nilai Ujian
Akhir Bahasa Inggris Pada Siswa SMA Negeri 2 Ambon.

Perhitungan dengan SPSS Persamaan Regres Linear sederhana


Penelitian
a.

Input data variabel independent dan dependent (Frekuensi Ikut Les Bahasa
Inggris & Nilai Ujian Akhir Bahasa Inggris)

b. Pilih analyze regression - linear

c. Pada colom dependent masukan variabel dependent (Nilai Ujian


Bahasa
INggris)
Pada
kolom
Independet
masukan
variabel
Independent (Frekuensi Ikut Les) .
Cara masukan variabelnya : Klik variabel dependent pada kolom varibel
sebelah kiri, setelah tersorot, klik panah masuk yang terdapat di samping
kolom variabel Dependent, untuk memasukan variabel independent sama
seperti memasukan variabel dependent.
Hasilnya seperti gambar di bawah ini :

d. Klik OK. tampilan perhitungan REGRESI terlihat hasilnya seperti gambar


di bawah

Interpretasi tabel spss :


Tabel 1.

Variables Entered/Removedb
Model
1

Variables Entered

Variables Removed

Frekunsi Ikut Lesa

Method
. Enter

Tabel Pertama di atas memperlihatkan variabel independent (Frekuensi Ikut Les) yang di uji
pengaruhnya terhadap variabel dependent
Tabel 2.
Model Summary
Model
1

R
.758a

R Square

Adjusted R Square

.575

Std. Error of the Estimate

.554

5.974

a. Predictors: (Constant), Frekunsi Ikut Les


Pada tabel ke dua, menampilkan nilai R yang merupakan simbol dari nilai koefisien korelasi.
Pada hasil di atas nilai korelasi adalah 0,758. Nilai ini dapat diinterpreasikan bahwa
hubungan kedua variabel penelitian tergolong Kuat.
Untuk memudahkan melakukan interpretasi mengenai kekuatan hubungan antara 2 variabel
kriteria yang di pakai adalah sebagai berikut (Sarwono; 2006) :
0

: tidak ada korelasi antara 2 variabel

0,1 0,25

: Korelasi sangat lemah

0,26 0,5

: Korelasi Cukup

0,51 0,75 : Korelasi Kuat


0,76 0,99 : Korelasi Sangat Kuat
1

: Korelasi Sempurna

Melalui tabel ini juga diperoleh nilai R Square atau koefisien determinasi (KD) yang
menunjukkan seberapa bagus model regresi yang dibentuk oleh interaksi variabel bebas dan
variabel terikat.
Pada colom R Square dapat dilihat bahwa nilainya 0,575 dapat diinterpretasikan bahwa
variabel frekuensi mengikuti les Bahasa Inggris mempunyai pengaruh sebesar 57,5%

terhadap nilai ujian akhir Bahasa Inggris dan 42,5% dipengaruhi oleh variabel di luar
frekuensi ikut les.

Tabel 3.

ANOVAb
Model
1

Sum of Squares

Df

Mean Square

Regression

966.655

Residual

713.708

20

1680.364

21

Total

Sig.
.000a

966.655 27.088
35.685

a. Predictors: (Constant), Frekunsi Ikut Les


b. Dependent Variable: Nilai Ujian
Tabel ketiga digunakan untuk menentukan taraf signifikansi atau linieritas dari regresi.
Kriterianya dapat ditentukan berdasarkan uji F atau uji nilai Signifikansi (Sig.). Cara yang
paling mudah dengan uji Sig., dengan ketentuan, jika Nilai Sig. < 0,05, maka model regresi
adalah linier, dan berlaku sebaliknya. Berdasarkan tabel ketiga, diperoleh nilai Sig. = 0,000
yang berarti < kriteria signifikan (0,05), dengan demikian model persamaan regresi
berdasarkan data penelitian adalah signifikan artinya, model regresi linier memenuhi kriteria
linieritas.
Tabel 4.
Coefficientsa
Standardized
Unstandardized Coefficients
Model
1

B
(Constant)
Frekunsi Ikut Les

Std. Error
63.863

4.123

9.554

1.836

Coefficients
Beta

.758

Sig.

15.489

.000

5.205

.000

a. Dependent Variable: Nilai Ujian

Tabel keempat menginformasikan model persamaan regresi yang diperoleh dengan koefisien
konstanta dan koefisien variabel yang ada di kolom Unstandardized Coefficients B.
Berdasarkan tabel ini diperoleh model persamaan regresi : Y =63,863 + 9,554 X
Terlihat pada tabel 4 juga pada nilai t hitung adalah 5,025 > 2,068 (t tabel) maka Ho di tolak
dengan kesimpulan bahwa ada pengaruh yang kuat dari Frekuensi ikut les Bahasa Inggris
terhadap Nilai Ujian Akhir Bahasa Inggris Siswa Kelas 3 SMA Negeri 2 Ambon.

Jadi dari persamaan regresi juga diperoleh hubungan yang positif antara variabel X
(Frekuensi Ikut Les Bahasa Inggris ) dan Variabel Y (Nilai Ujian Akhir Bahasa Inggris).

Anda mungkin juga menyukai