Anda di halaman 1dari 3

Laporan Kunjungan Panti Asuhan

Hendra darmawan
C4
Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana
Jl. Arjuna Utara No. 6 Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Telp. 021-56942061
A. Pendahuluan

Pada tanggal 3 Oktober 2015, kami mahasiswa FK Ukrida angkatan 2015 kelompok C4
berkesempatan untuk mengunjungi yayasan anak asus Nurul Asih yang berlokasi di jalan Menteng,
Sukabumi gang sepuluh kecamatan Menteng Jakarta Pusat. Terdapat dua orang pengurus yayasan
tersebut yaitu ibu Enny dan ibu Yani. Dalam yayasan tersebut menampung 20 anak yatim/piatu. Anakanak tersebut berumur berkisar tujuh sampai lima belas tahun.
Saat sampai disana, kami disambut dengan hangat oleh pengurus yayasan serta anak-anak.
Kami berkumpul dalam satu ruangan. Kunjungan yayasan tersebut dimulai dengan doa, kemudian
kelompok C4 mengadakan game-game seru yang membuat semua anak bisa berpartisipasi dalam
permainan tersebut. Kemudian berlanjut ke sesi makan, semua anak makan dengan nikmat. Saat sesi
makan, kami kelompok C4 masing-masing mewawancarai anak-anak.

B. Tujuan
1

Mahasiswa mampu meningkatkan komunikasi dan sikap empati kepada semua


masyarakat demi tercapainya hubungan dokter dan pasien dimasa mendatang.
C. Isi
Kami memulai perjalanan pada jam 13.30 dan kemudian sampai dilokasi jam 14.30.
Kami berangkat menggunakan 1 mobil. Saat sesi makan berlangsung, saya dan teman saya
mewawancarai dua anak. Yang pertama bernama fira, fira merupakan anak asuh cewek yang
tertua yang ada di yayasan itu. Sekarang dia berusia sebelas tahun. Fira bersekolah di
Muhammad diyah kelas satu smp. Fira bercita-cita menjadi seorang dokter. Fira sudah berada
dalam yayasan ini selama tiga tahun. Kerjaannya sehari-hari di yayasan biasanya belajar
bersama anak yang lain. Fira memiliki hobi berenang. Setiap harinya, biasa fira bersama anak
yang lain bermain karet. Selain fira, saya juga mewawancarai anak yang bernama kuntum.
Saat ini dia berusia delapan tahun dan bersekolah di Muhammad diyah kelas empat. Kuntum
memiliki cita-cita yang menarik dengan banyak pilihan yaitu dia ingin menjadi pilot karena
menurutnya profesi tersebut sangat keren. Dia juga ingin menjadi dokter, serta ingin menjadi
seorang koki. Dia sangat suka sama pelajaran matematika di kelas. Kuntum sangat
berantusias dalam bersekolah.
Setelah sesi makan selesai, acara dilanjutkan dengan sesi game lagi dan kami
memberikan peraturan bagi yang kalah akan disuruh
chika-chika. Kemudian kami mengadakan sesi foto
bersama pengurus serta anak-anak. Dan pada akhir
acara, kami memberikan hadiah berupa peralatan tulis
serta sejumlah uang dalam amplop.
D. Penutup
Kesannya, setelah mewawancarai dan bermain,
kami mendapatkan pelajaran dari anak-anak di yayasan tersebut bahwa dengan komunikasi
menjadikan kami lebih dekat serta mengenal satu sama lain. Anak-anak yayasan ini
mengajarkan kami bagaimana cara untuk tetap tersenyum dan menikmati kehidupan
walaupun banyak masalah yang harus dihadapi.
Saran yang dapat kami berikan adalah pada pihak yayasan agar selalu menjaga,
mengawasi dan membimbing anak-anaknya untuk menjadi orang yang lebih baik
kedepannya.
2

Dapat disimpulkan bahwa dengan berkomunikasi, kita bisa mendapatkan suatu


pengetahuan lebih tentang kehidupan anak-anak yayasan selain itu kita bisa jadi lebih dekat
dengan mereka dan jika kita melakukannya dengan cara yang tepat seperti bersikap sopan,
ramah, sabar, empati, dan komunikatif maka mereka akan merespon dengan cara yang sama.
Ini diperlukan oleh seorang dokter, juga menjadi pelajaran bagi kami sebagai mahasiswa
kedokteran dalam menangani pasien dimasa mendatang.