Anda di halaman 1dari 1

1.

Bahaya Perokok Pasif dan Perokok Aktif


Merokok merupakan penyebab berbagai macam penyakit berbahaya yang mematikan. Pengguna
rokok bukan hanya orang dewasa saja, tetapi sudah merambah ke remaja hingga anak kecil.
Merokok bukan hanya meningkatkan risiko terhadap penyakit paru-paru saja, tetapi juga dapat
meningkatkan risiko terkena penyakit kanker paru-paru, emphysema, stroke, kanker mulut dan
penyakit jantung. Dengan berbagai dampak buruk kesehatan, menghisap rokok bukanlah
aktivitas yang baik, bak bagi diri sendiri, maupun orang lain.
Merokok memiliki banyak dampak buruk bagi kesehatan. Merokok dapat merusak sistem
kardiovaskular, meningkatkan denyut jantung, menyebabkan tekanan darah tinggi, meningkatkan
risiko stroke, merusak pembuluh darah, mengurangi aliran darah ke jantung dan mengurangi
jumlah oksigen yang masuk ke jaringan tubuh.
Merokok bukan hanya merugikan bagi yang orang merokok saja, tetapi juga orang yang di
sekitarnya. Orang yang bukan perokok yang di sekitar orang merokok dapat menghirup asap
rokok. Orang seperti ini disebut dengan perokok pasif atau perokok sekunder.
Risiko perokok pasif lebih tinggi pada perempuan, anak-anak dan bayi. Asap rokok yang terhisap
oleh anak-anak dan bayi dapat menyebabkan asma, infeksi telinga, bahkan bayi yang menjadi
perokok pasif dapat mengalami sindrom kematian bayi.
Perokok pasif dapat mengalami gejala seperti pembentukan lendir yang berlebihan pada saluran
napas, batuk, iritasi paru-paru, nyeri dada dan ada rasa tidak nyaman di dada. Perokok pasif juga
bisa merasa iritasi pada hidung, mata dan tenggorokan. Bila perokok pasif mengalami nyeri
dada, hal tersebut bisa dijadikan indikator bahwa seseorang terkena penyakit jantung.
Pada perokok aktif, merokok dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung, meningkatkan
kadar kolesterol dalam darah, tekanan darah tinggi dan diabetes. Selain menurunkan risiko
terkena serangan jantung, menghentikan kebiasaan merokok juga dapat mengurangi risiko
terkena penyakit jantung koroner. Menghentikan kebiasaan merokok perlu upaya fisik dan
mental. Perokok harus memahami bahaya dari merokok.
Jadi, dengan berbagai dampak buruk kesehatan, merokok bukanlah merupakan kebiasaan yang
baik dan merupakan kebiasaan yang harus dihindari. Adalah langkah yang baik untuk
meninggalkan kebiasaan merokok.

Daftar pustaka :