Anda di halaman 1dari 12

PENILAIAN READING

SKILL
Dipresentasikan oleh:
Komalasari
Syifa Silvia
Virna Nurpratiwi

Receptive Language Skill


Bahasa reseptif adalah pemahaman
bahasa - mendengarkan dan
memahami apa yang
dikomunikasikan
Bahasa reseptif adalah salah satu
dari dua aspek komunikasi dalam
teori bahasa atau komunikasi

Sistem Penilaian Languange


Receptive Skill Reading

Ada dua macam


teknik yang dapat
digunakan dalam
sistem penilaian
language receptive
skill tentang
reading, yaitu

teknik
tes

non
tes

a. Tingkat kemampuan
membaca siswa
b. Hasil pemahaman siswa
c. Perkembangan pemahaman
siswa
dalam kemampuan membaca
d. Keberhasilan guru dalam
melaksanakan kegiatan
pembelajaran

Menurut Sudjono, Teknik non


tes biasanya dilakukan
dengan cara wawancara,
pengamatan secara
sistematis, menyebarkan
angket, ataupun
menilai/mengamati dokumendokumen yang ada .

Rubrik Penilaian Reading Non


Test
1. Pengamatan atau observasi
Secara umum, pengertian observasi adalah
cara ,menghimpun bahan bahan keterangan
yang dilakukan dengan mengadakan
pengamatan dan pencatatan secara
sistematis terhadap fenomena fenomena
yang sedang dijadikan sasaran pengamatan.
Alat yang digunakan berupa lembar
observasi yang disusun dalam bentuk
checklist atau sekala penilaian.

2. Wawancara atau
interview
Secara umum yang
dimaksud dengan
wawancara adalah
menghimpun bahan
bahan keterangan
yang dilaksanakan
melalui Tanya jawab
lisan.

What do you do before you start reading?

Do you read the title and headings?

Do you look at the pictures?

Do you predict what the passage might be about?

Do you ask yourself what you already know about the


topic?

What do you do while youre reading?

Do you think about what youre reading?

Do you stop sometimes and ask yourself what youve


read about so far?

Do you picture in your mind the people, places, and


events youre reading about?

Contoh wawancara
interview:

Do you imagine that youre talking with the author while


youre reading?

What do you do when you come to a word you dont


understand?

Do you look for clues and try to figure it out?

Do you use a glossary or dictionary?


When you come to a part of the text that is confusing,
what do you do?

Do you read it again?

Do you just keep reading?

Do you try to get help from pictures or drawings?

After you finish reading, what do you do?

Rubrik penilaian tes


1. Reading aloud ( strategi membaca dengan
keras)

Guru memilih sebuah teks yang cukup menarik


untuk dibaca dengan keras, misalnya tentang berita
longsor yang terjadi di Banjarnegara. Guru
hendaknya membatasi dengan suatu pilihan teks
yang kurang dari 500 kata.
Guru menjelaskan teks itu pada anak didiknya
secara singkat. Guru memperjelas poin-poin pokok
yang dapat diangkat.
Guru membagi bacaan itu dengan alinea-alinea
atau beberapa cara lainnya. Guru menyuruh
sukarelawan untuk membaca keras bagian-bagian
yang berbeda.
Ketika bacaan-bacaan tersebut berjalan, guru

Contoh rubrik penilaian reading aloud :

ASPEK

SKOR
50

1. Fluency
2. Accuracy

3. Pronunciation
4. Intonation

60

70

TOTAL
80

1. Fluency

50

Bila terjadi hesitasi

60

Lancar, tetapi masih ada hesitasi

70

Lancar

80

Sangat lancar

2. Accuracy

50

Semua ucapan tidak dapat dipahami

60

Sebagian kecil ucapan sudah dapat dipahami

70

Sebagain besar ucapan sudah dapat dipahami

80

Semua ucapan dapat dipahami

3. Pronunciation

50

Hampir semua ucapan tidak benar

60

Sebagian kecil ucapan sudah benar

70

Sebagian besar ucapan benar

80

Semua ucapan benar

4. Intonation

50

Tekanan/irama semua kata salah

60

Tekanan/irama sebagian kecil kata benar

70

Tekanan/irama sebagian besar kata benar

80

Tekanan/irama semua kata, frasa, kalimat


benar

2. Tes bentuk betul-salah


(true false)
Adalah deretan jawaban yang dipersiapkan
untuk pertanyaan atau soal soal yang disusun.
Oleh karen itu, dalam hal ini test hanya diminta
melingkari atau memeberi tanda (X) pada
jawaban.
Mr.
Susilo wardoyo is a teacher of
Contoh soal

Instructional Evaluation
a. true
b. false
answer: true
Instructional Evaluation class is held in
Sunday morning
T(true) F(false)
answer: F (means false)

Dalam menskor tes ini ada dua


yaitu:
1. Tanpa hukuman/
denda
S= R-W
Contoh: menjawab soal 8 dengan benar
dari 10 total dan 2 soal sisanya salah. Maka
skor B adalah 8 - 2= 6

Keterangan
S= score
(nilai)
R= right (benar)
W= wrong (salah)
T = total/ jumlah
soal dalam tes

2. Dengan hukuman/dengan denda

S=T
-2W

Contoh: mengerjakan 10 soal tetapi 2


jawabannya salah. Maka skor ani adalah
10 - (2 x 2) / 10 - 4 = 6

3. Tes berbentuk jawaban


singkat (short answer
question)
Ada dua macam short answer question, yaitu soal
pilihan ganda (multipe choice) dan esai (essay)
Contoh soal pilhan
ganda

Contoh soal esai

What is the city of Indonesia


country?
a. Jakarta *
b. Yogyakarta
c.Semarang
d.Bogor
What is the city of Indonesia
contry?
Answer: Jakarta

Thank
you