Anda di halaman 1dari 14

Sub Filum

Pelmatozoa
Kelompok 9 :
Rahmi Yaniska Putri
Afina Amalia
Hendra Setiawan
Nova Muryani
Afifah Ridha Izzati

(1410421018)
(1410421034)
(1410422019)
(1410422038)
(1410422042)

Filum Echinodermata

Sub filum
Pelmatozoa

Kelas Crinoidea

Ordo Articulate

Sub filum
Eleutherozoa

Filum Echinodermata
Jacob Klein pada tahun 1734.
Echinodermata merupakan hewan Laut
Hewan coelomata dengan simetri radial pentamerous,
Tidak mempunyai kepala.
Memiliki endoskeleton berupa ossikula kalkareus, terbentuk
dari mesodermis; terdapat juga spina eksternal yang dapat
digerakkan atau tidak. Ada sebuah coelom besar bersifat
enterocoelous bersilia membentuk ruangan perivisceral dan
beberapa sistem berbelit-belit, satu diantaranya disebut sistem
pembuluh air yang dibangun dari kaki tabung yang halus.

Karakteristik Subfilum Pelmatozoa


Sebagian besar sudah punah.
Tubuh mengaikatkan diri pada substrat
Mulut dan anus terdapat pada permukaan oral.
Organ-organ dalam terlindung di dalam kerangka/test
kalkareus.
Kaki tabung atau podia,
Sistem saraf utama di bagian aboral.
Disebut leli laut
Kelas Crinoidea

Kelas Crinoidea
Tidak bertangkai dan bergerak bebas,

Tubuh terdiri atas mangkuk aboral dan penutup oral


Gerakannya diatur oleh sistem hidrostatistik.
Sistem Saraf terletak di aboral,
Tangan-tangan dapat digerakkan,
Lekuk ambulakral
Mempunyai madreporit, spina-spina dan pedicellaria.
Larva disebut doliolaria.
Punya satu ordo yaitu Articulata

Ordo Articulate
Ordo ini meliputi Crinoidea yang sudah punah dan yang
masih hidup. Calyx bersifat pentamerous, fleksibel,
lentur menyatu pada ossikula tangan-tangan yang lebih
bawah. Tegmen kasar berisi partikel kalkareus atau
lempeng-lempeng kecil. Mulut dan lekuk ambulakral
tampak jelas

Crinoidea (Lily laut)

Antedon mediterranea

Ordo Articulata, yang terdiri atas :


Familia 1 Pentacrinidae, yang memiliki tangkai pada cirri yang
panjang, tidak memiliki akar, cakram tubuh pada lengan terbagi
secara dichotomi sampai 10 kali; Pannulae kecil; contoh :
Isocrinus, Asterias, yang banyak terdapat di laut Hindia.

Familia 2 Antedonidae, mempunyai tangkai pada hewan yang


masih muda; terdapat cirri pada dasar tangkai pada hewan yang
telah dewasa. Lengannya panjang berjumlah antara 5-25 buah;
mempunyai pinnulae yang beranggotakan sampai 100 species,
merupakan hewan yang kosmopolitan, contoh : Antedon tanella
yang terdapat di sepanjang pantai daerah Atlantik.

Familia 3 Cosmasteridae, mempunyai tangkai pada


hewan yang masih muda; memiliki cirri sedikit atau
tidaknya pada dasar tangkai. Mulut tidak tepat di tengah,
spesies dari familia ini banyak terdapat di laut dangkal
tropis; contoh : Neocomatella alata, terdapat di laut Hindia.

Peran bagi Manusia


Makanan.Misalnya telur landak laut yang banyak dikonsumsi
di Jepang dan keripik timun laut yang banyak dijual di
Sidoarjo. Jawa Timur.
Bahan penelitian mengenai fertilisasi dan perkembangan
awal.Para ilmuwan biologi sering mengggunakan gamet dan
embrio landak laut.Namun, bintang laut sering dianggap
merugikan oleh pembudidaya tiram mutiara dan kerang laut
karena merupakan predator hewan-hewan budidaya tersebut.