Anda di halaman 1dari 2

Nama

: Jefry Hermawan

NIM

: 0604101020149

Tugas Aspek Hukum

Arkansas Business Litigation Lawyer & Attorney : Allen Law


Firm : Serving Little Rock, Fort Smith, North Little Rock
CDI Contractors Wins $40,000 Attorney's Fees Defending Contract Claim
Against Sub-Contractor
The Arkansas Court of Appeals affirmed an award of attorney's fees in Meyer v. CDI
Contractors, LLC, No. 07- (5/21/08).
CDI hired Meyer as a subcontractor to perform earthwork a project for the Church at Rock
Creek. After CDI canceled the contract, Meyer filed suit for fraudulent inducement to contract.
CDI later learned that Meyer submitted false information when he applied for his contractor
license. CDI moved for summary judgment under Ark. Code Ann. 17-25-103(d), which
prohibits any action to enforce a contract that violates the Arkansas Contractors Licensing Law.
The trial court granted summary judgment and also awarded CDI attorney's fees of $40,000.
The court of appeals affirmed, although it did say a fraud claim could potentially survive this
statute. However, Meyer's fraudulent inducement claim was linked entirely to the illegal contract,
and he sought breach of contract damages. The court also found the attorney's fee award was
reasonable.
Tags: Breach of Contract
http://www.arbusinesslitigation.com/admin/trackback/72302

Berita diatas menjelaskan pihak CDI menunjuk Meyer sebagai sub kontraktor untuk
menjalankan pekerjaan tanah pada proyek pembangunan gereja di Rock Creek. Setelah CDI
mengakhiri kontrak dengan Meyer, pihak CDI baru menyadari bahwa Meyer menyertakan
informasi yang salah ketika mendaftarkan lisensi kontraktornya. CDI langsung memperkarakan
masalah tersebut ke Ark. Kode Ann 17-25-103(d), yang melarang segala bentuk tindakan
pelanggaran kontrak juga melanggar Arkansas Contractors Licensing Law. Denda sebesar
$40,000 dimenangkan oleh CDI. Pertimbangan dari pengadilan menegaskan, walaupun kasus ini
dikatakan sebagai klaim yang dapat mempertahankan kesepakatan. Tetapi, klaim ini
berhubungan dengan tidak sahnya kontrak secara keseluruhan dan merusak kontrak itu sendiri.
Pengadilan juga menyebutkan bahwa denda yang dimenangkan masih wajar.
Dari berita diatas dapat disimpulkan bahwa klaim dapat juga dilakukan oleh kontraktor
utama kepada sub- kontraktor, dalam kasus ini yang menjadi kontraktor utama adalah CDI
Contractor, LLC sedangkan sub-kontraktornya adalah Meyer. Klaim yang dilakukan oleh pihak
CDI terjadi setelah pekerjaan selesai dimana kecurangan yang dilakukan oleh pihak Meyer
berupa pemalsuan data kontraktor. Dengan adanya perkara yang sangat mendasar ini karena
menyangkut sah tidaknya kontrak yang sudah berjalan maka pihak CDI membawa perkara
tersebut ke sebuah badan hukum (pengadilan) yaitu Arkansas Business Litigation Lawyer &
Attorney.
Dari proses pengadilan diputuskan bahwa pihak Meyer harus membayar denda sebesar
$40,000 kepada pihak CDI. Meyer diputuskan bersalah karena telah memalsukan data kontraktor
yang mungkin telah menimbulkan kerugian secara administrative karena tidak disebutkan adanya
kerugian secara materil. Pembatalan kontrak tidak mungkin dilakukan karena kontrak yang
sudah selesai berikut pekerjaannya. Kecurangan baru ditemukan saat menyelesaikan administrasi
pengakhiran kontrak. Dalam hal ini CDI juga dapat dianggap lalai karena baru menyadari
kecurangan ketika kontrak selesai padahal kecurangan tersebut dapat dideteksi ketika proses
tender berjalan dengan mengcek data-data kontraktor peserta tender. Namun inti dari masalah ini
adalah tindakan kriminal pemalsuan data kontraktor yang merusak kelegalan kontrak walaupun
klaim yang dilakukan oleh pihak CDI dengan mengharuskan Meyer membayar denda dapat
mempertahankan kontrak tersebut.