Anda di halaman 1dari 9

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

Profil japfa comfeed


PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk merupakan salah satu perusahaan yang
bergerak dalam bidang agri-food terbesar dan ter-integritas di Indonesia.
Unit bisnis utama perusahaan ini yakni pembuatan pakan ternak, pembibitan
ayam, pengolahan unggas serta pembudidayaan pertanian. Keunggulan dari
perusahaan ini meliputi integrasi vertikal dan skala ekonomi. Hal ini
dimaksud bahwa perusahaan menjalin hubungan baik antara operasional
yang dilakukan di hulu dengan hilir. Dengan dijaganya hubungan tersebut
maka akan terjamin kualitas produk yang unggul. Di samping itu dengan
skala ekonomi, Japfa menawarkan produk-produk dengan biaya yang
terjangkau bagi konsumen Indonesia.
1. Analisis Fundamental
a. Analisis Ekonomi
PENJUALAN JAPFA CAPAI Rp21,41 TRILIUN DI 2013.
Penjualan PT Japfa Comfeed Tbk (JPFA) alami kenaikan sebesar 20,07
persen hingga Desember 2013 menjadi Rp21,41 triliun dibandingkan
dengan penjualan periode sama tahun sebelumnya Rp17,83 triliun.
Dalam laporan keuangan perseroan Jumat disebutkan beban pokok
naik jadi Rp17,79 triliun dari beban pokok sebelumnya Rp14,65 triliun
dan laba kotor naik jadi Rp3,62 triliun dibandingkan laba kotor tahun
sebelumnya Rp3,18 triliun.
Perseroan menderita rugi kurs sebesar US$316,54 juta dibandingkan
laba kurs sebesar US$24,61 juta dan laba sebelum pajak turun jadi
US$895,95 juta dibandingkan laba sebelum pajak tahun sebelumnya
yang US$1,36 miliar.
Laba yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk per
Desember 2013 mencapai US$595,24 juta dibandingkan laba periode
sama tahun sebelumnya yang US$991,66 juta. Jumlah aset perseroan
hingga Desember 2013 mencapai US$14,92 miliar naik dari jumlah
aset per Desember 2012 yang US$10,96 miliar.
Sumber: finance.detik.com

Analisa:

PT Japfa Comfeed masih akan menjadi perusahaan pakan ternak


terbesar di Indonesia. Dilihat dari terus meningkatnya aset
perusahaan yang signifikan dari tahun ke tahun.

b. Analisis Industri
Japfa Comfeed Masih Merajai Pasar Pakan Ternak Indonesia
Sejak berdirinya perusahaan terus melakukan ekspansi. Puncaknya
yakni perubahan status perusahaan menjadi perusahaan terbuka
seiring dengan pencatatan saham perusahaan di Bursa Efek Jakarta
dan Surabaya sejak Oktober 1989. Dengan dilakukannya penawaran
saham sejak tahun 1990, perusahaan kemudian menjelma menjadi
perusahaan yang memiliki kekuatan finansial dalam sektor pakan
ternak.
Japfa terus melakukan pengembangan perusahaan dengan
melakukan kerjasama kemitraan dengan beberapa perusahaan
lainnya. Pada era tahun 1990-an, Japfa melakukan akuisisi strategis
dengan empat perusahaan yang bergerak dalam bidang pakan
ternak. Perusahaan tersebut antara lain PT Comfeed Indonesia, PT
Ometraco Satwafeed, PT Indopell Raya serta PT Suri Tani Pemuka. Di
samping itu, Japfa juga melakukan proses akuisisi tahap kedua pada
tahun 1992 dengan mengambil alih PT Multibreeder Adirama
Indonesia dengan bisnis utama pembibitan ayam. Tak hanya itu,
pada tahun yang sama Japfa juga melakukan pengambilalihan
terhadap PT Ciomas Adisatwa yang bergerak dalam pengolahan
unggas dan Suri Tani Pemuka dengan budidaya udang. Dengan
berbagai rangkaian akuisisi ini mendukung perusahaan menjadi
salah satu perusahaan produsen pakan ternak terbesar di
Indonesia.
Sumber: www.bisnis.com
News about corporate action

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk -CSR: Proyek Biogas hingga


Kampanye Gizi
Menyadari perkembangan perusahaan tak lepas dari dukungan para
pemangku kepentingan, seperti pelanggan, karyawan, pemegang
saham, hingga masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya,
Japfa terlibat aktif dalam berbagai kegiatan sosial.
Tanggung jawab sosial perusahaan ini difokuskan pada bidang
pendidikan dan kesehatan. Meski begitu, Japfa pun aktif melakukan
kegiatan pengembangan masyarakat, lingkungan, dan olahraga.
Selain itu, menyadari peternakan bertanggung jawab atas 18% dari
efek gas rumah kaca yang menyebabkan pemanasan global, Divisi
Beef Japfa sebagai tempat penggemukan sapi terbesar di Asia juga
telah melaksanakan proyek pengelolaan air limbah biogas di
penggemukan di Bekri, Lampung bernama The Lampung Bekri
Biogas Project.
Proyek ini adalah pengurangan metana untuk kotoran sapi di dunia.
Sistem pengelolaan sampah di Lampung Bekri akan mengurangi
emisi gas rumah kaca setara lebih dari 20.000 ton CO2 setiap
tahun. Selain berkontribusi terhadap lingkungan yang bersih dengan
mengurangi emisi CO2, gas metan yang diambil dari kotoran ternak
mampu diubah menjadi energi untuk menghasilkan listrik.
Dengan kotoran yang dihasilkan dari ratarata 15.000 ekor sapi,
proyek ini dapat memproduksi hingga satu megawatt listrik. Dengan
cara ini, Divisi Beef Japfa berkomitmen menyediakan energi
alternatif nonfosil untuk mendukung swasembada energi. Japfa juga
gencar mengampanyekan kepedulian gizi. Kampanye gizi
JAPFA4Kids mengambil tema Anak Indonesia Peduli Gizi.
Kampanye gizi ini bertujuan meningkatkan wawasan pengetahuan
tentang pentingnya mengonsumsi pangan hewani bagi kesehatan
dan kecerdasan anak-anak. Sejak dimulai pada 2008, hingga saat
ini kegiatan Kampanye Gizi JAPFA4Kids sudah digelar di 18 provinsi
di seluruh Indonesia. Kampanye gizi JAPFA4Kids dilakukan selama
dua hari berturutturut di satu lokasi, berfokus pada anak-anak
murid sekolah dasar negeri di wilayah sekitar unit operasional Japfa.

Tidak hanya melalui kampanye gizi JAPFA4Kids, Japfa juga turut


serta membangun dan memperbaiki sarana dan prasarana
pendidikan di beberapa sekolah dasar yang rusak akibat bencana
alam. Dengan infrastruktur yang layak dan mendukung, Japfa
berharap proses kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung
dengan lebih baik, dan anak-anak dapat menikmati pendidikan
yang menjadi hak mereka. Selain gizi yang seimbang, kesehatan
juga bergantung pada olahraga.
Menyadari pentingnya kesehatan untuk masa depan bangsa
Indonesia yang lebih baik, Japfa memiliki agenda pengembangan
dan pemeliharaan jasmani serta pola hidup yang sehat. Japfa dan
anak-anak perusahaan mendukung kegiatan olahraga di Indonesia,
terutama catur melalui Japfa Chess Club. Japfa juga memberikan
pelatihan karate yang terbuka untuk umum di Sidoarjo, dan turut
mendukung olahraga lain, seperti sepak bola, balap sepeda, serta
bulutangkis.
Sumber: www.koran-sindo.com
Analisa:
Japfa Comfeed masih merajai pangsa pasar pakan ternak di
Indonesia dengan kekuatan finansial yang dimiliki perusahaan dan
aktif dalam berbagai kegiatan sosial membuat Japfa Comfeed
bertahan di puncak.

c. Analisis Perusahaan

Rasio laba terhadap jumlah saham


beredar (earning per share atau EPS) :
EPS = Keuntungan bersih dibagi jumlah
saham yang beredar.
Lalu kita akan dapatkan nilai keuntungan
setiap lembar saham. Indikator ini untuk
menilai berapa keuntungan perusahaan
sehingga
kita
bisa
memprediksi
kenaikan/penurunan harga saham.
Rasio harga saham terhadap laba
(price earning ratio atau P/E ratio)
P/E ratio = harga saham dibagi EPS.
Harga saham menunjukan 28.60 X dari laba
bersih

2. Analisis Teknikal

Support and Resistance


Support dan resistance adalah istilah untuk menyebutkan batas
bawah dan batas atas. Dalam analisis teknikal, batas bawah dan
batas atas bukanlah batas yang tidak bisa dilewati. Namun apabila
sebuah saham turun lebih rendah dari batas bawahnya maka pada
waktu-waktu berikutnya saham tersebut lebih cenderung untuk
menguat. Demikian juga jika sebuah saham sempat naik hingga lebih
tinggi dari batas atasnya maka pada waktu-waktu berikutnya saham
tersebut lebih cenderung untuk melemah, untuk kembali ke posisi
diantara garis support dan resistance-nya.
Analisa:

Dilihat dari grafik titik Support berada pada kisaran angka 1.200
Tidak lama ketika saham bergerak turun lebih rendah dari 1.200
harga saham kembali menguat. Titik Resistance berada pada
kisaran angka 1.680 Ketika saham naik sampai menembus angka
lebih tinggi dari 1.680 tidak lama setelahnya saham cenderung
melemah.

Simple Moving Average (SMA)


Simple Moving Average adalah Moving Average paling sederhana dan
tidak

menggunakan

pembobotannya

dalam

perhitungan

terhadap

pergerakan closing price. Jika garis moving average berada diatas candle

maka itu menunjukkan kondisi bearish (turun) dan sebaliknya jika berada
dibawah maka menunjukkan keadaan bullish (naik). Selain itu indikator SMA
menunjukkan tren pada saham.
Analisa :

Garis Simple Moving Average pada Japfa Comfeed cenderung berada di


atas candlestick kondisi ini menunjukkan harga berada dalam kondisi
cenderung turun (Bearish) maka pada saat itu dianjurkan untuk
menjual saham dari Japfa Comfeed ataupun membeli sellshort dari
Japfa Comfeed.

Relative Strength Index (RSI)


Relative Strength Index memberikan signal untuk kapan membeli dan
menjual saham yang kita hold. Jika grafik berada dibawah garis maka tanda
untuk membeli saham tersebut dan menjual ketika berada diatas garis.
Analisa :
Pada grafik RSI diatas dapat dilihat sebelah kanan terdapat angka 0-100. Di
kisaran angka 50-80 merupakan over bought sehingga disarankan untuk
menjual dan di kisaran angka 20-50 merupakan over sold sehingga
disarankan untuk membeli.

Moving Average Convergence Difference (MACD)


MACD memiliki 2 garis utama, Garis pertama adalah garis indikator
MACD (selisih moving average jangka pandek dan panjang) dan garis kedua
adalah garis Sinyal (garis moving average). Periode yang umum digunakan
adalah 26 hari dan 12 hari serta 9 hari untuk sinyal.
Signal jual adalah pada saat garis signal memotong garis moving average
dari bawah dan kebalikannya signal jual ketika garis signal memotong garis
moving average dari atas.
Sinyal beli akan terlihat jika MACD mengalami apa yang sering disebut
GOLDEN Cross (GC), yaitu kondisi dimana garis MACD memotong garis Sinyal
dari bawah sehingga posisi garis MACD akan berada di atas garis Sinyal. Saat
inilah pada umumnya kita akan mengambil keputusan.
Analisa :

Garis indikator MACD (biru) menuju garis Sinyal (merah) dari atas
kebawah akan memotong garis Sinyal (merah) maka harga akan turun.

Di posisi ini sebaiknya JUAL.


Histogram juga menunjukan positif menuju negatif

jadi cocok untuk

JUAL.

3. Analisis Keuntungan Investasi pada Saham Japfa.


Berdasarkan analisis Fundamental berinvestasi pada saham ini merupakan
pilihan yang bagus mengingat bahwa industri pakan ternak di Indonesia
masih belum ketat persaingannya. Dengan menjadi produsen terbesar dan
kekuatan finansialnya, Japfa Comfeed masih akan merajai pangsa pasar di
Indonesia.
Berdasarkan analisis teknikal saham ini memiliki kecenderungan menurun,
oleh sebab itu investor sebaiknya menerapkan strategi sell high buy low
yaitu dengan melakukan short selling pada saham Japfa Comfeed ini.

4. Hubungan antara Analisis Teknikal dan Fundamental

Analisis fundamental adalah analisis terhadap fundamental suatu


negara yang didasarkan pada isu-isu situasi ekonomi, politik, keamanan
secara global dan juga tiap-tiap Negara yang mengeluarkan indek saham.
Prinsipnya analisis fundamental membutuhkan keahlian seni tersendiri untuk
memperhitungkan penting tidaknya suatu informasi menjadi faktor yang
akan mempengaruhi fluktuasi nilai saham.
Analisis teknikal adalah alat untuk mengetahui pola-pola pergerakan
harga saham di masa datang dengan berdasarkan pada observasi
pergerakan harga saham di masa lalu, yang bertentangan dengan hipotesis
efisiensi pasar yang menyatakan bahwa harga saham di pasar
mencerminkan semua informasi yang ada di pasar. Kinerja saham di masa
lalu tidak mempengaruhi kinerja saham di masa datang.Keputusan analis
teknikal dalam menjual atau membeli saham didasari data-data harga dan
volume perdagangan saham di masa lalu,. Informasi data masa lalu tersebut
akan mendasari prediksi mereka atas pola perilaku harga saham di masa
datang.
nilai pasar barang dan jasa, ditentukan oleh interaksi permintaan dan
penawaran. Interaksi permintaan dan penawaran ditentukan oleh berbagai
faktor, baik faktor rasional maupun faktor yang tidak rasional. Faktor-faktor
tersebut meliputi berbagai variabel ekonomi dan variabel fundamental, serta
faktor-faktor, seperti opini yang beredar, mood investor, dan ramalanramalan investor. Harga-harga sekuritas secara individual dan nilai pasar
dapat berubah karena perubahan hubungan permintaan dan penawaran.
Hubungan-hubungan tersebut akan dapat dideteksi dengan melihat berita
mengenai suatu pangsa pasar saham yang akan menjadi prediksi
pergerakan diagram reaksi pasar yang akan terjadi di masa yang akan
datang.